Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Junzi: Manusia Berbudi Pekerti Luhur

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Junzi: Manusia Berbudi Pekerti Luhur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Junzi: Manusia Berbudi Pekerti Luhur

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Junzi: Manusia Berbudi Pekerti Luhur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Junzi: Manusia Berbudi Pekerti Luhur
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian Junzi sebagai manusia berbudi pekerti luhur yang memiliki watak sejati (cinta kasih, kebenaran, kesusilaan, dan kebijaksanaan) berdasarkan ajaran Nabi Kongzi.
  2. Murid dapat menyebutkan ciri-ciri perilaku seorang Junzi dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pengembangan watak sejati karunia Tian.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anak-anak, siapa yang ingin menjadi orang baik yang disukai semua orang?
  2. Menurut kalian, apa saja sifat-sifat orang baik yang kalian tahu?
  3. Apakah kalian pernah mendengar kata Junzi? Kira-kira apa artinya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum belajar sebagai wujud syukur kepada Tian.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang perilaku baik yang pernah mereka lakukan di rumah atau sekolah.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal siapa itu Junzi dan bagaimana cara menjadi Junzi.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang ingin menjadi orang baik? Apa saja sifat orang baik menurut kalian?'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana dan ramah.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan konsep Junzi dengan bahasa sederhana: Junzi adalah orang yang berbudi pekerti luhur, yaitu orang baik yang selalu berbuat kebaikan sesuai ajaran Nabi Kongzi.
  • Guru mengenalkan empat watak sejati yang dimiliki setiap manusia sebagai karunia Tian: cinta kasih (sayang pada semua orang), kebenaran (jujur dan benar), kesusilaan (sopan dan santun), dan kebijaksanaan (pintar dan bijak).
  • Guru menunjukkan gambar atau ilustrasi sederhana tentang perilaku Junzi dalam kehidupan sehari-hari: berbakti kepada orang tua, hormat kepada guru, berbagi dengan teman, dan bertanggung jawab.
  • Murid mengamati gambar dan menyebutkan perilaku baik yang mereka lihat dengan bimbingan guru.
  • Guru mengajak murid berdiskusi sederhana: 'Apakah kalian pernah melakukan hal baik seperti ini? Ceritakan!'
  • Murid mendengarkan cerita singkat tentang anak yang berperilaku seperti Junzi di sekolah dan di rumah.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar kerja bergambar sederhana yang menunjukkan berbagai perilaku (ada yang baik dan ada yang kurang baik).
  • Murid diminta mengidentifikasi dan memberi tanda gambar perilaku yang sesuai dengan Junzi (misalnya: memberi tanda ceklis atau mewarnai gambar perilaku baik).
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 anak) dan meminta mereka mendiskusikan: 'Perilaku Junzi apa yang bisa kita lakukan hari ini di sekolah?'
  • Setiap kelompok mempraktikkan satu perilaku Junzi secara sederhana (misalnya: cara mengucapkan terima kasih, cara membantu teman, cara hormat kepada guru).
  • Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menunjukkan praktik perilaku Junzi mereka di depan kelas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah belajar tentang Junzi? Apakah kalian merasa senang?'
  • Murid diminta menceritakan satu perilaku Junzi yang akan mereka lakukan ketika pulang ke rumah hari ini.
  • Guru membimbing murid melakukan refleksi diri dengan pertanyaan: 'Watak sejati mana yang sudah aku kembangkan hari ini? Cinta kasih, kebenaran, kesusilaan, atau kebijaksanaan?'
  • Murid menggambar atau menulis satu komitmen sederhana di kartu perilaku Junzi mereka (misalnya: 'Aku akan membantu ibu', 'Aku akan berbagi mainan').
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan semangat belajar mereka.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: Junzi adalah manusia berbudi pekerti luhur yang memiliki empat watak sejati karunia Tian.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan satu ciri perilaku Junzi yang mereka ingat.
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi kepada murid untuk menjadi Junzi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru mengajak murid berdoa penutup sebagai wujud syukur kepada Tian atas ilmu yang diperoleh.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan mengingatkan murid untuk mempraktikkan perilaku Junzi di rumah.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan contoh tambahan perilaku Junzi dari kisah tokoh Khonghucu. Untuk murid yang membutuhkan waktu lebih, guru menggunakan gambar visual lebih banyak dan memberikan penjelasan ulang dengan bahasa yang lebih sederhana.
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin kelompok kecil dan membantu teman yang membutuhkan bimbingan. Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat berpasangan dengan teman atau mendapat bimbingan langsung dari guru saat mengidentifikasi perilaku Junzi.
  • Produk: Murid yang sudah lancar menulis dapat menulis komitmen perilaku Junzi dalam kalimat sederhana. Murid yang belum lancar menulis dapat menggambar atau menyampaikan komitmen secara lisan yang kemudian dituliskan oleh guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang perilaku baik yang pernah dilakukan.
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang konsep orang baik dan perilaku terpuji.

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi gambar perilaku Junzi.
  • Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan perilaku Junzi dalam kelompok.
  • Penilaian proses saat diskusi kelompok tentang perilaku Junzi yang bisa dilakukan.
  • Pengamatan partisipasi dan antusiasme murid selama kegiatan pembelajaran.

Akhir:

  • Tes lisan: murid menyebutkan pengertian Junzi dan minimal 2 ciri perilaku Junzi.
  • Penilaian produk: kartu komitmen perilaku Junzi yang dibuat murid (kesesuaian dengan konsep yang dipelajari).
  • Refleksi diri: murid menyampaikan watak sejati mana yang sudah mereka kembangkan hari ini.

Formatif:

  • Observasi aktivitas murid saat mengidentifikasi perilaku Junzi pada gambar.
  • Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan perilaku Junzi dalam kelompok.
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman.

Sumatif:

  • Penilaian produk: kartu komitmen perilaku Junzi yang dibuat murid.
  • Tes lisan: murid menyebutkan pengertian Junzi dan ciri-ciri perilaknya.
  • Penilaian sikap: pengamatan perilaku Junzi yang ditunjukkan murid selama pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep JunziMurid belum dapat menjelaskan pengertian Junzi meskipun dengan bantuan guru.Murid dapat menjelaskan pengertian Junzi dengan bantuan dan bimbingan penuh dari guru.Murid dapat menjelaskan pengertian Junzi dengan sedikit bantuan guru.Murid dapat menjelaskan pengertian Junzi secara mandiri dengan bahasa sendiri yang tepat.
Penyebutan ciri-ciri perilaku JunziMurid belum dapat menyebutkan ciri-ciri perilaku Junzi.Murid dapat menyebutkan 1 ciri perilaku Junzi dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan 2-3 ciri perilaku Junzi dengan tepat.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 ciri perilaku Junzi dan memberikan contoh konkret.
Praktik perilaku JunziMurid belum dapat mempraktikkan perilaku Junzi meskipun dengan panduan.Murid dapat mempraktikkan perilaku Junzi dengan bimbingan penuh guru dan contoh berulang.Murid dapat mempraktikkan perilaku Junzi dengan sedikit bimbingan.Murid dapat mempraktikkan perilaku Junzi secara mandiri dan mengajak teman lain.
Refleksi dan komitmenMurid belum dapat menyampaikan refleksi atau komitmen perilaku Junzi.Murid dapat menyampaikan refleksi atau komitmen dengan bantuan pertanyaan guru.Murid dapat menyampaikan refleksi dan membuat komitmen perilaku Junzi secara sederhana.Murid dapat menyampaikan refleksi mendalam dan komitmen konkret yang realistis untuk dilakukan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep Junzi dengan baik?
  • Metode dan media apa yang paling efektif dalam pembelajaran hari ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya?
  • Bagaimana saya dapat lebih membimbing murid untuk mempraktikkan perilaku Junzi di luar kelas?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku pelajari tentang Junzi hari ini?
  • Perilaku Junzi apa yang paling mudah aku lakukan?
  • Watak sejati mana yang sudah aku kembangkan hari ini?
  • Apa yang aku rasakan setelah belajar menjadi Junzi?
  • Perilaku Junzi apa yang akan aku lakukan besok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar ilustrasi perilaku Junzi dalam kehidupan sehari-hari
  4. Lembar kerja bergambar untuk identifikasi perilaku Junzi
  5. Kartu komitmen perilaku Junzi
  6. Alat tulis dan pewarna
  7. Kitab Suci Sishu dan Wujing (untuk referensi guru)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.