Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Ayat Suci tentang Manusia sebagai Karunia Tian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Ayat Suci tentang Manusia sebagai Karunia Tian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Ayat Suci tentang Manusia sebagai Karunia Tian

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Ayat Suci tentang Manusia sebagai Karunia Tian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAyat Suci tentang Manusia sebagai Karunia Tian
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membaca dan memahami ayat suci dari Xiaojing 1:4 yang berkaitan dengan keberadaan manusia sebagai karunia Tian melalui orang tua
  2. Murid dapat menjelaskan makna ayat suci Lunyu XII:5/2 yang berkaitan dengan rasa syukur dan sikap berbakti sebagai wujud karunia Tian
  3. Murid dapat menceritakan pengalaman nyata berbakti kepada orang tua sebagai bentuk syukur atas karunia Tian

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang memberikan tubuh dan kehidupan kepada kalian?
  2. Bagaimana cara kita berterima kasih kepada Tian atas kehidupan yang diberikan?
  3. Apa yang bisa kalian lakukan untuk membuat orang tua senang sebagai wujud syukur kepada Tian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama menurut tata cara agama Khonghucu (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Siapa yang menciptakan kalian? Melalui siapa Tian menciptakan kalian? (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar ayat suci yang mengajarkan bahwa kita adalah karunia Tian dan bagaimana kita bersyukur (2 menit)
  • Guru menghubungkan dengan pembelajaran sebelumnya tentang diriku dan tubuhku sebagai karunia Tian melalui pertanyaan pemantik (5 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau menuliskan ayat suci Xiaojing 1:4 di papan tulis dengan huruf sederhana: 'Tubuh, rambut, dan kulit diterima dari ayah dan ibu, tidak berani melukai adalah awal bakti' (5 menit)
  • Guru membacakan ayat dengan lantang dan murid mendengarkan dengan seksama (berkesadaran: murid diminta menutup mata sejenak, merasakan tubuh mereka sendiri saat mendengar ayat) (3 menit)
  • Guru menjelaskan makna ayat: tubuh kita adalah pemberian orang tua yang menjadi wakil Tian, maka kita harus merawat dan menjaganya (bermakna: dikaitkan dengan pengalaman murid menjaga tubuh sehari-hari) (5 menit)
  • Guru menampilkan ayat suci Lunyu XII:5/2 dengan kata-kata sederhana: 'Orang yang berbakti adalah yang menghormati dan menyayangi orang tua dengan sepenuh hati' (5 menit)
  • Guru mengajak murid berdiskusi: Apa artinya bersyukur kepada Tian? Bagaimana cara kita berbakti kepada orang tua? (bermakna: murid menghubungkan ayat dengan kehidupan mereka) (5 menit)
  • Guru memberikan contoh konkret sikap berbakti: tidak membuat orang tua sedih, merawat tubuh agar tidak sakit, menuruti nasihat orang tua (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid berpasangan dan memberikan tugas: Ceritakan satu tindakan berbakti yang pernah kalian lakukan di rumah (contoh: membantu ibu, membereskan mainan, tidak rewel) (5 menit)
  • Setiap pasangan menuliskan atau menggambar satu sikap berbakti di kertas (menggembirakan: murid boleh menggambar dengan kreativitas mereka, guru memutar musik lembut) (7 menit)
  • Beberapa murid maju ke depan menceritakan dan menunjukkan gambar sikap berbakti mereka sebagai wujud syukur kepada Tian (5 menit)
  • Guru memberikan apresiasi dan konfirmasi bahwa semua tindakan baik kepada orang tua adalah wujud syukur kepada Tian (2 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang dan merenungkan: Apa yang kalian rasakan setelah mengetahui bahwa tubuh kalian adalah karunia Tian melalui orang tua? (berkesadaran: murid diminta meletakkan tangan di dada dan merasakan napas mereka) (3 menit)
  • Murid menjawab secara lisan atau dengan mengangkat tangan: Apa satu hal baru yang kalian pelajari hari ini? Apa yang akan kalian lakukan besok untuk berbakti kepada orang tua? (4 menit)
  • Guru memfasilitasi murid mengisi lembar refleksi sederhana (dengan gambar emotikon atau menggambar hati): Apakah aku sudah memahami ayat suci hari ini? Apakah aku akan merawat tubuhku dan berbakti kepada orang tua? (3 menit)

Penutup:

  • Guru menyimpulkan pembelajaran: Kita adalah karunia Tian yang lahir melalui orang tua. Merawat tubuh dan berbakti kepada orang tua adalah cara kita bersyukur kepada Tian (3 menit)
  • Guru memberikan tugas rumah: Melakukan satu tindakan berbakti di rumah dan menceritakannya kepada keluarga, lalu menggambarnya di buku (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur kepada Tian dan mengucapkan salam (3 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat membaca ayat suci sendiri dari buku siswa. Murid yang belum lancar membaca dapat mendengarkan guru membacakan dan mengikuti dengan telunjuk di buku.
  • Proses: Murid cepat dapat diminta menceritakan lebih dari satu contoh sikap berbakti dan menjelaskan alasannya. Murid lambat dapat difasilitasi dengan pertanyaan terbimbing: Apakah kamu pernah membantu ibu? Apa yang kamu lakukan? Bagaimana perasaanmu?
  • Produk: Murid cepat dapat menuliskan kalimat sederhana tentang sikap berbakti mereka. Murid lambat dapat menggambar dan guru membantu menuliskan satu kata kunci di bawah gambar.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang menciptakan kalian? Melalui siapa Tian menciptakan kalian? Apa yang sudah kalian lakukan untuk merawat tubuh kalian?
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang konsep Tian dan orang tua sebagai wakil Tian dari pembelajaran sebelumnya

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan ayat suci: apakah murid menunjukkan sikap berkesadaran dan penghayatan
  • Observasi diskusi berpasangan: apakah murid dapat menyebutkan contoh sikap berbakti
  • Penilaian produk sederhana: gambar atau tulisan sikap berbakti yang dibuat murid
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan: Apa artinya ayat ini? Bagaimana caranya berbakti?
  • Penilaian diri melalui lembar refleksi dengan emotikon

Akhir:

  • Penilaian kinerja: murid menceritakan pengalaman berbakti mereka di depan kelas (komunikasi dan pemahaman)
  • Penilaian produk: hasil gambar/tulisan sikap berbakti yang dikumpulkan
  • Refleksi lisan: murid menjawab pertanyaan guru tentang pembelajaran hari ini dan tindak lanjut yang akan mereka lakukan
  • Tugas rumah: melakukan tindakan berbakti di rumah dan melaporkannya dalam bentuk gambar dan cerita sederhana (akan dinilai pada pertemuan berikutnya)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan dan berdiskusi tentang ayat suci
  • Penilaian diri murid melalui lembar refleksi dengan emotikon tentang pemahaman mereka
  • Tanya jawab lisan tentang makna ayat suci dan contoh sikap berbakti

Sumatif:

  • Penilaian produk: gambar atau tulisan sikap berbakti murid
  • Penilaian kinerja: kemampuan murid menceritakan pengalaman berbakti di depan kelas
  • Tugas rumah: laporan tindakan berbakti yang dilakukan di rumah (gambar dan cerita sederhana)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman ayat suci Xiaojing 1:4 dan Lunyu XII:5/2Murid belum dapat menyebutkan isi ayat suci atau maknanya meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan sebagian isi ayat suci dengan bantuan guru tetapi belum memahami maknanyaMurid dapat menyebutkan isi ayat suci dan menjelaskan maknanya dengan sedikit bantuan guruMurid dapat menyebutkan isi ayat suci dan menjelaskan maknanya dengan jelas tanpa bantuan, serta mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari
Kemampuan menjelaskan konsep manusia sebagai karunia TianMurid belum dapat menjelaskan bahwa manusia diciptakan Tian melalui orang tuaMurid dapat menyebutkan bahwa Tian menciptakan manusia melalui orang tua tetapi belum memahami konsep karuniaMurid dapat menjelaskan bahwa manusia adalah karunia Tian melalui orang tua dan memberikan satu contoh wujud syukurMurid dapat menjelaskan dengan jelas konsep manusia sebagai karunia Tian dan memberikan beberapa contoh wujud syukur dan sikap berbakti
Kemampuan menceritakan pengalaman berbaktiMurid belum dapat menceritakan pengalaman berbakti meskipun dengan bantuanMurid dapat menceritakan pengalaman berbakti dengan bantuan pertanyaan guruMurid dapat menceritakan pengalaman berbakti dengan lancar dan jelasMurid dapat menceritakan pengalaman berbakti dengan lancar, jelas, dan mengaitkan dengan sikap syukur kepada Tian
Sikap berkesadaran dan penghayatan saat belajarMurid tidak fokus dan tidak menunjukkan sikap menghayati pembelajaranMurid sesekali fokus tetapi mudah teralihkan saat kegiatan berkesadaran (mendengarkan ayat, refleksi)Murid fokus dan menunjukkan sikap menghayati saat mendengarkan ayat suci dan refleksiMurid sangat fokus, menunjukkan sikap menghayati, dan dapat mengungkapkan perasaan atau pemahaman mereka setelah kegiatan berkesadaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid menunjukkan pemahaman terhadap makna kedua ayat suci yang diajarkan?
  • Apakah kegiatan berkesadaran (mendengarkan dengan menutup mata, refleksi dengan tangan di dada) efektif membantu murid menghayati pembelajaran?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid cepat dan lambat?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu sudah sesuai atau perlu penyesuaian?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang ayat suci dari Xiaojing dan Lunyu?
  • Apa yang kamu rasakan saat mendengarkan ayat suci tentang tubuh sebagai karunia Tian?
  • Apa satu hal yang akan kamu lakukan besok untuk berbakti kepada orang tuamu?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apakah ada yang masih belum kamu mengerti tentang pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Papan tulis atau media proyeksi untuk menampilkan ayat suci
  4. Kertas gambar dan alat tulis/pewarna untuk aktivitas murid
  5. Lembar refleksi sederhana dengan emotikon atau gambar hati
  6. Musik instrumental lembut untuk menciptakan suasana berkesadaran dan menggembirakan (opsional)
  7. Xiaojing (孝经 - Kitab Bakti) ayat 1:4
  8. Lunyu (论语 - Kitab Percakapan) XII:5/2

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.