Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Berdoa sebagai Ungkapan Syukur atas Karunia Tian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Berdoa sebagai Ungkapan Syukur atas Karunia Tian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Berdoa sebagai Ungkapan Syukur atas Karunia Tian

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Berdoa sebagai Ungkapan Syukur atas Karunia Tian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBerdoa sebagai Ungkapan Syukur atas Karunia Tian
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan sikap berdoa (bao xin bade) yang benar sebagai ungkapan syukur kepada Tian atas karunia hidup
  2. Murid dapat membiasakan diri berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas sebagai bentuk pengakuan bahwa dirinya adalah karunia Tian
  3. Murid dapat melafalkan doa pagi dan doa malam dengan sikap bao xin bade yang tepat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian selalu berdoa setiap pagi saat bangun tidur dan malam sebelum tidur?
  2. Bagaimana sikap tangan yang benar ketika kita berdoa kepada Tian?
  3. Mengapa kita perlu berterima kasih kepada Tian setiap hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru menyanyikan lagu rohani 'Sinar Pancaran' bersama murid untuk membangun suasana spiritual yang menggembirakan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tadi pagi sudah berdoa saat bangun tidur? Bagaimana sikap tangan kalian saat berdoa?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar sikap berdoa yang benar dan membiasakan diri berdoa setiap hari
  • Guru menjelaskan bahwa berdoa adalah cara kita mengucap syukur kepada Tian atas semua karunia yang diberikan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar sikap bao xin bade dan bertanya: 'Bu guru, sikap seperti ini disebut apa?' untuk memancing rasa ingin tahu murid
  • Guru menjelaskan bahwa sikap tangan bao xin bade adalah sikap tangan yang digunakan ketika umat Khonghucu hendak berdoa
  • Guru mendemonstrasikan langkah demi langkah cara melakukan sikap bao xin bade: tangan kiri di luar, tangan kanan di dalam, kedua ibu jari disatukan membentuk huruf 'xin' (hati)
  • Guru menjelaskan makna sikap bade: tangan kanan di dalam melambangkan ketulusan hati, tangan kiri di luar melambangkan kesantunan
  • Murid mengamati dengan seksama setiap gerakan yang ditunjukkan guru
  • Guru meminta murid menjelaskan kembali apa yang mereka pahami tentang sikap bao xin bade

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid untuk mempraktikkan sikap bao xin bade secara perlahan bersama-sama
  • Setiap murid mempraktikkan sikap bao xin bade secara mandiri, guru berkeliling memberikan bimbingan individual
  • Guru membacakan teks doa pagi hari saat bangun tidur: 'Terima kasih Tian selalu besertaku. Bimbinglah aku pada hari ini, agar hari ini dapat berjalan baik. Shanzai.'
  • Murid membaca teks doa secara bergantian per baris tempat duduk, diulang beberapa kali hingga lancar
  • Guru membacakan teks doa malam sebelum tidur: 'Terima kasih Tian atas perlindungan-Mu. Jagalah aku malam ini, agar dapat tidur dengan nyenyak. Shanzai.'
  • Murid mempraktikkan berdoa dengan sikap bao xin bade sambil melafalkan doa pagi dan doa malam
  • Guru memberikan umpan balik langsung kepada murid tentang sikap dan lafal doa mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah belajar berdoa dengan sikap bao xin bade yang benar?'
  • Murid berbagi pengalaman tentang kapan saja mereka biasa berdoa di rumah
  • Guru menanyakan: 'Mengapa kita harus berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas?'
  • Murid merefleksi bahwa diri mereka adalah karunia Tian, sehingga harus selalu mengucap syukur
  • Guru meminta murid membuat komitmen untuk membiasakan diri berdoa pagi dan malam setiap hari
  • Murid menuliskan atau menggambar di buku catatan tentang kapan mereka akan berdoa (pagi bangun tidur, sebelum makan, sebelum belajar, malam sebelum tidur)
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengajak murid meyakini bahwa berdoa adalah cara mendekatkan diri kepada Tian

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid secara sukarela mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan salah satu doa di depan kelas
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan kemajuan mereka
  • Guru mengingatkan murid untuk mempraktikkan berdoa dengan sikap bao xin bade di rumah setiap pagi dan malam
  • Guru meminta murid menghafalkan doa pagi dan doa malam sebagai tugas rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama menggunakan sikap bao xin bade yang telah dipelajari
  • Guru memberikan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang sudah fasih berdoa: diberikan teks doa tambahan (doa sebelum belajar). Untuk murid yang masih kesulitan: fokus pada penguasaan satu doa (doa pagi) terlebih dahulu
  • Proses: Murid yang cepat memahami diminta membantu teman yang masih kesulitan membentuk sikap bao xin bade. Murid yang lambat diberi bimbingan individual lebih intensif dan waktu latihan lebih banyak
  • Produk: Murid yang sudah lancar dapat mempraktikkan di depan kelas dan merekam video doa di rumah. Murid yang masih berlatih cukup mempraktikkan di tempat duduk dengan pendampingan guru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang sudah berdoa pagi ini? Bagaimana sikap tangan kalian saat berdoa?'
  • Observasi pemahaman awal murid tentang sikap berdoa dalam agama Khonghucu

Proses:

  • Observasi saat murid mempraktikkan sikap bao xin bade: apakah posisi tangan sudah benar (kanan di dalam, kiri di luar, ibu jari membentuk xin)
  • Mendengarkan lafal doa murid saat membaca bersama dan individual
  • Memberikan umpan balik segera untuk perbaikan sikap dan lafal
  • Penilaian sejawat: murid mengamati temannya dan memberikan komentar positif

Akhir:

  • Praktik individu: 3-5 murid secara sukarela mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan doa pagi atau doa malam di depan kelas
  • Penilaian diri: murid menjawab pertanyaan refleksi tentang pentingnya berdoa dan komitmen untuk membiasakan diri
  • Observasi sikap spiritual: apakah murid menunjukkan rasa syukur dan kesungguhan saat berdoa

Formatif:

  • Observasi sikap bao xin bade murid selama praktik di kelas
  • Penilaian sejawat saat murid saling membantu mempraktikkan sikap doa
  • Umpan balik langsung dari guru saat murid melafalkan doa

Sumatif:

  • Praktik individu mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan doa pagi atau doa malam di depan kelas
  • Penilaian diri murid tentang komitmen membiasakan diri berdoa setiap hari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Sikap Bao Xin BadeMurid belum dapat membentuk sikap bao xin bade dengan benar (posisi tangan masih terbalik atau ibu jari tidak menyatu)Murid dapat membentuk sikap bao xin bade tetapi masih perlu bimbingan dan koreksi berulangMurid dapat membentuk sikap bao xin bade dengan benar secara mandiriMurid dapat membentuk sikap bao xin bade dengan benar, penuh kesadaran, dan membantu teman yang kesulitan
Lafal DoaMurid belum dapat melafalkan doa dengan benar dan masih sangat terbata-bataMurid dapat melafalkan sebagian doa dengan bimbingan guruMurid dapat melafalkan doa pagi atau doa malam dengan lancarMurid dapat melafalkan doa pagi dan doa malam dengan lancar, jelas, dan penuh penghayatan
Pembiasaan BerdoaMurid belum menunjukkan komitmen untuk membiasakan diri berdoa setiap hariMurid mulai menyadari pentingnya berdoa tetapi masih perlu diingatkanMurid menunjukkan komitmen untuk berdoa pagi dan malam serta mencoba mempraktikkannyaMurid secara mandiri membiasakan diri berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas serta mengajak keluarga untuk berdoa bersama
Sikap Syukur kepada TianMurid belum memahami makna berdoa sebagai ungkapan syukur kepada TianMurid mulai memahami bahwa berdoa adalah cara berterima kasih kepada TianMurid memahami dan menghayati bahwa dirinya adalah karunia Tian sehingga harus bersyukurMurid menghayati secara mendalam bahwa segala yang dimilikinya adalah karunia Tian dan mengekspresikan rasa syukur melalui doa dan perbuatan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah dapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan benar?
  • Strategi apa yang paling efektif dalam membantu murid menghafal dan melafalkan doa?
  • Bagaimana cara saya memastikan murid benar-benar membiasakan diri berdoa di rumah?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran selanjutnya agar murid lebih menghayati makna spiritual dari berdoa?

Refleksi Murid:

  • Apakah aku sudah bisa membentuk sikap bao xin bade dengan benar?
  • Apakah aku sudah hafal doa pagi dan doa malam?
  • Kapan saja aku akan berdoa mulai hari ini?
  • Bagaimana perasaanku setelah berdoa dengan sikap yang benar?
  • Apa yang akan aku lakukan agar tidak lupa berdoa setiap hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (halaman 175-178)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I
  3. Gambar ilustrasi cara melakukan sikap bao xin bade (langkah demi langkah)
  4. Teks doa pagi dan doa malam dalam bahasa Indonesia dan Hanyu Pinyin
  5. Lagu rohani 'Sinar Pancaran'
  6. Peralatan audio untuk memutar lagu rohani
  7. Kitab Sishu sebagai referensi nilai kebajikan
  8. Papan tulis dan spidol untuk menuliskan langkah-langkah sikap bao xin bade

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.