Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku Ciptaan Tian yang Istimewa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Aku Ciptaan Tian yang Istimewa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku Ciptaan Tian yang Istimewa

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Aku Ciptaan Tian yang Istimewa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAku Ciptaan Tian yang Istimewa
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyatakan keyakinannya sebagai umat beragama Khonghucu bahwa dirinya adalah karunia Tian yang istimewa
  2. Murid dapat menjelaskan bahwa manusia diciptakan Tian melalui ayah dan ibu sebagai wakil Tian di dunia

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menciptakan kalian?
  2. Melalui siapa Tian menciptakan kalian?
  3. Mengapa orang tua disebut wakil Tian di dunia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: 'Apakah kalian pernah bersekolah sebelum masuk SD? Jika pernah, ingatkah siapa nama guru kalian? Siapa nama teman kalian? Sekarang kalian kelas berapa?'
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal diri sebagai karunia Tian dan memahami orang tua sebagai wakil Tian
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tahu apa artinya karunia? Siapa yang menciptakan kita?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid bermain peran memperkenalkan diri seperti tokoh Zhenhui dalam buku siswa (nama, umur, agama, asal, kelas)
  • Murid menirukan perkenalan dengan menyebutkan identitas diri masing-masing di depan teman sebangku
  • Guru menampilkan gambar bayi dalam kandungan dan kelahiran, kemudian meminta murid mengamati dan menceritakan apa yang mereka lihat
  • Guru menjelaskan konsep Tian sebagai pencipta dengan bahasa sederhana: 'Tian adalah Tuhan kita yang menciptakan semua manusia'
  • Guru menjelaskan bahwa Tian menciptakan manusia melalui ayah dan ibu, sehingga ayah dan ibu adalah wakil Tian di dunia
  • Murid diminta menyimak dan menghayati pernyataan: 'Aku karunia Tian. Aku lahir melalui orang tuaku. Orang tuaku adalah wakil Tian. Aku sayang orang tuaku'
  • Guru memfasilitasi murid menceritakan perasaan mereka setelah mengetahui bahwa mereka adalah karunia istimewa dari Tian

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar anak yang menghormati orang tua dalam buku siswa
  • Guru mendemonstrasikan sikap menghormat kepada orang tua sesuai tradisi Khonghucu (membungkuk dengan tangan menyatu di depan dada)
  • Murid mempraktikkan sikap menghormat secara berpasangan, saling bergantian menjadi anak dan orang tua
  • Guru meminta murid menceritakan kapan mereka harus menghormati orang tua dalam kehidupan sehari-hari (pagi hari, pulang sekolah, sebelum tidur)
  • Murid menggambar atau mewarnai diri bersama ayah dan ibu sebagai ungkapan rasa syukur menjadi karunia Tian

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Murid diminta menjawab pertanyaan refleksi: 'Apa yang kalian rasakan setelah tahu bahwa kalian adalah karunia istimewa dari Tian?'
  • Murid diminta menjawab: 'Bagaimana cara kalian menunjukkan rasa terima kasih kepada Tian dan orang tua?'
  • Beberapa murid berbagi pengalaman mereka di depan kelas
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menegaskan bahwa setiap anak adalah istimewa dan berharga di mata Tian
  • Murid menentukan satu tindakan konkret yang akan dilakukan di rumah untuk menghormati orang tua sebagai wujud syukur kepada Tian

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali: 'Siapa yang menciptakan kita?' dan 'Siapa wakil Tian di dunia?'
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Kita adalah karunia Tian yang istimewa. Tian menciptakan kita melalui ayah dan ibu sebagai wakil-Nya'
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya bersyukur dan menghormati orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya
  • Guru memberikan tugas rumah: mempraktikkan sikap hormat kepada orang tua di rumah

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca teks perkenalan Zhenhui secara mandiri; murid yang lambat dibimbing guru membaca kata per kata dengan bantuan visual
  • Proses: Murid yang cepat diminta memimpin praktik sikap hormat di kelompok kecil; murid yang lambat mendapat pendampingan individual dari guru saat praktik
  • Produk: Murid yang cepat menggambar diri bersama keluarga lengkap dengan latar belakang; murid yang lambat cukup mewarnai gambar yang sudah disediakan atau menempelkan foto keluarga

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik: 'Siapa yang tahu apa artinya karunia?' dan 'Siapa yang menciptakan kita?'
  • Guru mengamati respon awal murid untuk mengukur pemahaman dasar tentang konsep Tian dan penciptaan

Proses:

  • Observasi saat murid memperkenalkan diri: apakah murid dapat menyebutkan identitas dengan percaya diri
  • Tanya jawab selama penjelasan: 'Melalui siapa Tian menciptakan kita?'
  • Pengamatan saat murid mempraktikkan sikap hormat: ketepatan gerakan dan kesungguhan
  • Mendengarkan cerita murid tentang perasaan mereka sebagai karunia Tian

Akhir:

  • Murid menjawab pertanyaan: 'Siapa yang menciptakan kita?' dan 'Siapa wakil Tian di dunia?'
  • Penilaian hasil karya gambar/mewarnai diri bersama orang tua
  • Murid menyampaikan satu tindakan konkret yang akan dilakukan untuk menghormati orang tua

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat bermain peran memperkenalkan diri
  • Tanya jawab lisan tentang siapa yang menciptakan manusia dan siapa wakil Tian
  • Pengamatan praktik sikap menghormat kepada orang tua

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menyatakan keyakinan sebagai karunia Tian melalui cerita lisan
  • Penilaian hasil gambar/mewarnai diri bersama orang tua sebagai ungkapan syukur
  • Penilaian kemampuan menjelaskan peran orang tua sebagai wakil Tian

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keyakinan sebagai karunia TianMurid belum dapat menyatakan bahwa dirinya adalah karunia TianMurid dapat menyatakan bahwa dirinya adalah karunia Tian dengan bantuan guruMurid dapat menyatakan bahwa dirinya adalah karunia Tian dengan percaya diriMurid dapat menyatakan bahwa dirinya adalah karunia Tian dengan percaya diri dan menjelaskan artinya dengan bahasa sendiri
Pemahaman orang tua sebagai wakil TianMurid belum dapat menjelaskan bahwa orang tua adalah wakil TianMurid dapat menyebutkan bahwa orang tua adalah wakil Tian namun belum dapat menjelaskan maknanyaMurid dapat menjelaskan bahwa Tian menciptakan manusia melalui ayah dan ibu sebagai wakil-NyaMurid dapat menjelaskan peran orang tua sebagai wakil Tian dan mengaitkannya dengan sikap hormat dalam kehidupan sehari-hari
Praktik sikap menghormati orang tuaMurid belum dapat mempraktikkan sikap hormat dengan benarMurid dapat mempraktikkan sikap hormat dengan bimbingan guruMurid dapat mempraktikkan sikap hormat secara mandiri dengan tepatMurid dapat mempraktikkan sikap hormat secara mandiri dengan tepat dan penuh penghayatan
Komunikasi dan ekspresi diriMurid belum dapat memperkenalkan diri atau menceritakan perasaannyaMurid dapat memperkenalkan diri atau menceritakan perasaan dengan bantuan pertanyaan guruMurid dapat memperkenalkan diri dan menceritakan perasaan dengan lancarMurid dapat memperkenalkan diri dan mengungkapkan perasaan dengan lancar, jelas, dan ekspresif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep Tian dan orang tua sebagai wakil-Nya dengan bahasa yang saya gunakan?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid menghayati diri sebagai karunia Tian?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan murid yang beragam?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan pembelajaran agar lebih bermakna dan menggembirakan di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu?
  • Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa kamu adalah karunia Tian yang istimewa?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk menghormati ayah dan ibu sebagai wakil Tian?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas I (Novita Sari, Liana Tri Hapsari, 2021)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas I (Novita Sari, Liana Tri Hapsari, 2021)
  3. Gambar/ilustrasi bayi dalam kandungan dan proses kelahiran
  4. Gambar/ilustrasi anak menghormati orang tua
  5. Kertas gambar dan alat mewarnai (krayon/pensil warna)
  6. Foto keluarga murid (opsional, dapat dibawa dari rumah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.