Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikNabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan proses panggilan Nabi Yesaya oleh Allah dan situasi bangsa Israel pada zaman Yesaya berdasarkan Yesaya 1:2-4, 13-17 dan Yesaya 6:1-13
  2. Murid dapat menemukan pesan Nabi Yesaya tentang harapan bagi bangsa Israel yang berdosa dan menghubungkannya dengan kerinduan akan Juruselamat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasa dipanggil Allah untuk melakukan sesuatu? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Mengapa Allah masih memberikan harapan kepada bangsa Israel yang telah berbuat dosa?
  3. Apa hubungan antara panggilan Nabi Yesaya dengan kerinduan bangsa Israel akan Juruselamat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa pembuka
  • Guru menyanyikan lagu rohani bersama murid untuk menciptakan suasana belajar yang menggembirakan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang tokoh-tokoh nabi yang sudah dipelajari sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca teks Yesaya 1:2-4, 13-17 secara berkelompok untuk memahami situasi bangsa Israel pada zaman Nabi Yesaya
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok dengan pertanyaan penuntun: Apa saja dosa yang dilakukan bangsa Israel? Bagaimana sikap mereka terhadap Allah?
  • Murid membaca teks Yesaya 6:1-13 tentang panggilan Nabi Yesaya
  • Guru menjelaskan konteks penglihatan Yesaya dan proses panggilannya dengan menggunakan media gambar atau video pendek
  • Murid mencatat poin-poin penting: situasi bangsa Israel yang berdosa, penglihatan Yesaya di Bait Allah, respons Yesaya terhadap panggilan Allah

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid bekerja dalam kelompok kecil untuk membuat bagan/peta konsep yang menggambarkan: kondisi bangsa Israel, panggilan Yesaya, dan pesan harapan yang disampaikan
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang hubungan antara dosa bangsa Israel, panggilan Nabi Yesaya, dan harapan akan Juruselamat
  • Murid menuliskan refleksi pribadi: Apa pesan Nabi Yesaya yang relevan bagi hidupku saat ini?

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk merenungkan pengalaman belajar hari ini dengan pertanyaan reflektif
  • Murid berbagi pengalaman: Bagaimana aku merespons panggilan Allah dalam hidupku sehari-hari?
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk hidup sesuai dengan panggilan Allah
  • Guru memberikan penguatan tentang Allah yang selalu memberikan harapan meskipun manusia berdosa
  • Murid mengerjakan soal evaluasi untuk mengukur pemahaman mereka

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran tentang panggilan Nabi Yesaya dan situasi bangsa Israel
  • Guru memberikan penguatan terhadap dimensi profil lulusan yang telah ditunjukkan murid
  • Guru memberikan tugas untuk membaca Yesaya 8:21-23; 9:1,5-6 sebagai persiapan pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup dan menyanyikan lagu 'Kurenungkan Sabda-Mu, Tuhan'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bantuan tambahan diberikan teks Kitab Yesaya yang sudah diberi penjelasan singkat di marginnya. Murid yang cepat menangkap dapat membaca teks tambahan Yesaya 41:1-20 untuk pengayaan
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan lebih dikelompokkan dengan teman sebaya yang dapat membantu. Guru memberikan bimbingan intensif kepada kelompok ini. Murid yang mandiri diberi kebebasan untuk mengeksplorasi teks lebih dalam dengan panduan pertanyaan tingkat tinggi
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk presentasi: bagan visual, drama singkat, atau narasi tertulis sesuai dengan kekuatan mereka masing-masing

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang tokoh nabi yang sudah dipelajari sebelumnya
  • Menanyakan pengetahuan awal murid tentang Nabi Yesaya

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid dalam membaca dan mendiskusikan teks Kitab Yesaya
  • Mengamati kemampuan murid dalam menganalisis situasi bangsa Israel dan proses panggilan Yesaya
  • Memantau kualitas pertanyaan dan tanggapan murid dalam diskusi kelas
  • Memeriksa peta konsep yang dibuat kelompok untuk melihat pemahaman mereka

Akhir:

  • Soal tertulis: 1) Bagaimana situasi bangsa Israel pada zaman Yesaya? 2) Bagaimana proses panggilan Nabi Yesaya? 3) Apa pesan harapan dari Nabi Yesaya bagi bangsa Israel?
  • Penilaian sikap dengan skala percaya (Sangat percaya/Cukup percaya/Kurang percaya/Tidak percaya) terhadap pernyataan: a) Percaya akan harapan dari Allah sebagaimana disampaikan Nabi Yesaya, b) Percaya bahwa pesan Nabi Yesaya adalah dari Allah
  • Refleksi tertulis: Apa pesan Nabi Yesaya yang relevan bagi hidupku saat ini?

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian proses pembuatan bagan/peta konsep
  • Tanya jawab selama kegiatan pembelajaran
  • Refleksi tertulis murid

Sumatif:

  • Tes tertulis tentang situasi bangsa Israel dan panggilan Nabi Yesaya
  • Penilaian sikap percaya pada janji Allah menggunakan skala sikap
  • Penilaian presentasi kelompok dengan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman tentang situasi bangsa IsraelMurid belum dapat menjelaskan situasi bangsa Israel pada zaman YesayaMurid dapat menyebutkan beberapa dosa bangsa Israel tetapi belum menjelaskan dampaknyaMurid dapat menjelaskan situasi bangsa Israel yang berdosa berdasarkan teks Yesaya 1:2-4, 13-17Murid dapat menjelaskan situasi bangsa Israel secara lengkap dan mengaitkannya dengan konteks sejarah pada masa itu
Pemahaman tentang panggilan Nabi YesayaMurid belum dapat menjelaskan proses panggilan Nabi YesayaMurid dapat menceritakan sebagian peristiwa panggilan Yesaya tetapi belum lengkapMurid dapat menjelaskan proses panggilan Yesaya berdasarkan Yesaya 6:1-13 dengan urutMurid dapat menjelaskan proses panggilan Yesaya secara lengkap dan memahami makna penglihatan serta respons Yesaya terhadap panggilan Allah
Kemampuan menemukan pesan harapanMurid belum dapat menemukan pesan harapan dalam nubuat YesayaMurid dapat menyebutkan bahwa ada harapan tetapi belum dapat menjelaskan isinyaMurid dapat menemukan pesan harapan Nabi Yesaya tentang kedatangan JuruselamatMurid dapat menemukan pesan harapan dan menghubungkannya dengan kerinduan bangsa Israel akan Juruselamat serta mengaitkan dengan hidup beriman saat ini
Kolaborasi dalam kelompokMurid tidak terlibat dalam kerja kelompokMurid mulai terlibat dalam kelompok tetapi masih pasifMurid aktif berdiskusi dan berkontribusi dalam pembuatan peta konsepMurid aktif berdiskusi, berkontribusi, dan membantu teman kelompok memahami materi
Komunikasi dalam presentasiMurid tidak dapat menyampaikan hasil kerja kelompokMurid dapat menyampaikan hasil kerja tetapi kurang sistematis dan jelasMurid dapat menyampaikan hasil kerja dengan sistematis dan jelasMurid dapat menyampaikan hasil kerja dengan sistematis, jelas, dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif membantu murid memahami panggilan Nabi Yesaya dan situasi bangsa Israel?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam menganalisis teks Kitab Suci?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan belajar murid?
  • Apa tantangan yang saya hadapi dalam mengajarkan materi ini dan bagaimana mengatasinya di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan bagiku dari kisah panggilan Nabi Yesaya?
  • Bagaimana aku merespons panggilan Allah dalam hidupku sehari-hari?
  • Apa pesan harapan dari Nabi Yesaya yang ingin aku terapkan dalam hidupku?
  • Apakah aku percaya bahwa Allah selalu memberikan harapan meskipun aku berbuat kesalahan?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab Kitab Suci (Kitab Yesaya pasal 1 dan 6)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI
  4. Media gambar/ilustrasi tentang penglihatan Nabi Yesaya di Bait Allah
  5. Video pendek tentang konteks sejarah bangsa Israel (opsional)
  6. Kertas karton/flip chart untuk membuat peta konsep
  7. Spidol warna
  8. Teks lagu 'Kurenungkan Sabda-Mu, Tuhan'

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.