Modul AjarPertemuan 8Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Kerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga Dunia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Kerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga Dunia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Kerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga Dunia

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Kerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga Dunia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikKerja Sama Antarbangsa sebagai Wujud Persaudaraan Warga Dunia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan berbagai bentuk kerja sama antarbangsa, seperti alih teknologi, pertukaran pelajar, dan bantuan bencana, sebagai wujud persaudaraan warga dunia.
  2. Murid dapat menghubungkan semangat kerja sama antarbangsa dengan ajaran Gereja dalam Gaudium et Spes artikel 3 tentang panggilan manusia membangun dunia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat atau mendengar berita tentang negara lain yang membantu Indonesia saat terjadi bencana? Apa yang kalian rasakan?
  2. Mengapa manusia di seluruh dunia perlu bekerja sama meskipun berbeda bangsa, bahasa, dan agama?
  3. Apa yang diajarkan Gereja tentang tanggung jawab kita terhadap sesama manusia di seluruh dunia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa pembuka: 'Ya Bapa, kami bersyukur atas anugerah bumi, tempat tinggal dan penghidupan kami. Kami bersyukur pula atas warga dunia yang saling membantu untuk membangun kehidupan yang damai. Semoga apa yang kami alami semakin mendorong kami untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang dapat membangun kerja sama antarwarga dunia. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.'
  • Guru melakukan apersepsi: mengingatkan bahwa pada pertemuan sebelumnya murid telah mempelajari kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan bahwa kemerdekaan Indonesia membutuhkan dukungan bangsa lain.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan bertanya: 'Siapa yang bisa menyebutkan satu contoh kerja sama Indonesia dengan negara lain?' dan mencatat jawaban murid di papan tulis.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan klip video pendek (2-3 menit) tentang contoh kerja sama antarbangsa, misalnya klip DW Indonesia tentang pandemi Covid-19 atau klip pertandingan Piala Dunia 2018 yang melibatkan warga antarbangsa.
  • Murid mengamati klip dengan penuh perhatian dan mencatat hal-hal penting yang mereka lihat tentang bentuk kerja sama antarbangsa.
  • Guru memandu tanya-jawab klasikal: Apa saja bentuk kerja sama antarbangsa yang terlihat dalam klip? Murid menyebutkan contoh-contoh seperti alih teknologi, pertukaran pelajar, bantuan bencana, dan kerja sama mengatasi masalah global.
  • Guru menjelaskan secara singkat tiga bentuk utama kerja sama antarbangsa: (1) alih teknologi, (2) pertukaran pelajar, (3) bantuan bencana, dengan contoh konkret yang dekat dengan kehidupan murid.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi tabel dengan kolom: No, Kegiatan/Kasus Kerja Sama Antarbangsa, Dampak bagi Dunia/Hubungan Antarbangsa/Bumi.
  • Setiap kelompok berdiskusi dan mengisi minimal 3 contoh kerja sama antarbangsa beserta dampaknya. Guru berkeliling membimbing kelompok yang membutuhkan bantuan.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat (1-2 menit per kelompok). Kelompok lain memberikan tanggapan atau tambahan.
  • Guru membacakan kutipan inti Gaudium et Spes artikel 3 dengan bahasa yang disederhanakan: bahwa Gereja mengajak umat untuk membangun dunia melalui dialog, kerja sama, dan kesetiakawanan. Murid diminta menghubungkan hasil diskusi mereka dengan ajaran ini.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid hening sejenak dan merenungkan: 'Sebagai warga dunia dan warga Gereja, apa yang bisa aku lakukan untuk ikut membangun persaudaraan antarbangsa?'
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi di buku tulis tentang tindakan nyata yang akan mereka lakukan sebagai wujud persaudaraan warga dunia (misalnya: mendoakan korban bencana di negara lain, menghormati teman yang berbeda budaya, tidak membuang sampah sembarangan demi bumi bersama).
  • Beberapa murid secara sukarela membagikan komitmen mereka kepada kelas.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita adalah warga dunia yang dipanggil untuk bekerja sama membangun persaudaraan, dan Gereja melalui Gaudium et Spes mengajak kita berdialog serta berkesetiakawanan.
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan: meminta 2-3 murid menjawab pertanyaan ringkas tentang bentuk kerja sama antarbangsa dan kaitannya dengan ajaran Gereja.
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi murid dan mengingatkan untuk melaksanakan komitmen yang telah ditulis.
  • Pelajaran ditutup dengan doa penutup dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat lembar kerja dengan contoh yang sudah terisi sebagian sebagai panduan. Murid yang cepat memahami mendapat tantangan tambahan untuk mencari contoh kerja sama antarbangsa yang melibatkan Indonesia secara spesifik.
  • Proses: Kelompok heterogen sehingga murid yang lebih cepat memahami dapat membantu teman sekelompoknya. Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan penuntun bagi kelompok yang kesulitan.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan 2 contoh dalam tabel. Murid yang cepat diminta menuliskan 4 contoh beserta penjelasan hubungannya dengan Gaudium et Spes artikel 3.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Sebutkan satu contoh kerja sama antara Indonesia dengan negara lain yang pernah kalian ketahui!' — untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang kerja sama antarbangsa.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok: apakah murid aktif menyumbangkan ide dan mendengarkan teman?
  • Pemeriksaan lembar kerja kelompok: apakah murid mampu menyebutkan minimal 3 contoh kerja sama antarbangsa dan dampaknya?
  • Tanya-jawab lisan saat presentasi: apakah murid mampu menghubungkan kerja sama antarbangsa dengan ajaran Gaudium et Spes artikel 3?

Akhir:

  • Murid menjawab secara lisan atau tertulis: (1) Sebutkan 3 bentuk kerja sama antarbangsa dan jelaskan dampaknya! (2) Apa yang diajarkan Gaudium et Spes artikel 3 tentang panggilan manusia membangun dunia? Bagaimana kaitannya dengan kerja sama antarbangsa?

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid selama diskusi kelompok
  • Tanya-jawab lisan selama tahap Memahami
  • Penilaian lembar kerja kelompok (tabel kerja sama antarbangsa)

Sumatif:

  • Penilaian komitmen pribadi tertulis murid
  • Jawaban lisan murid saat asesmen akhir tentang kaitan kerja sama antarbangsa dengan Gaudium et Spes artikel 3

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan bentuk kerja sama antarbangsa (TP 6.1.8.1)Belum mampu menyebutkan contoh kerja sama antarbangsa meskipun dengan bimbingan guru.Mampu menyebutkan 1 contoh kerja sama antarbangsa tetapi belum dapat menjelaskan dampaknya.Mampu menyebutkan 2-3 contoh kerja sama antarbangsa dan menjelaskan dampaknya dengan bantuan minimal.Mampu menyebutkan lebih dari 3 contoh kerja sama antarbangsa, menjelaskan dampaknya secara rinci, dan memberikan contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Menghubungkan kerja sama antarbangsa dengan Gaudium et Spes artikel 3 (TP 6.1.8.2)Belum mampu menyebutkan isi ajaran Gaudium et Spes artikel 3 meskipun dengan bimbingan.Mampu menyebutkan bahwa Gereja mengajak kerja sama tetapi belum dapat menghubungkannya dengan contoh kerja sama antarbangsa.Mampu menjelaskan ajaran Gaudium et Spes artikel 3 dan menghubungkannya dengan satu contoh kerja sama antarbangsa.Mampu menjelaskan ajaran Gaudium et Spes artikel 3 secara tepat dan menghubungkannya dengan berbagai contoh kerja sama antarbangsa serta menyatakan komitmen pribadi yang konkret.
Kolaborasi dalam diskusi kelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok.Berpartisipasi pasif, hanya menyimak tanpa menyumbangkan ide.Aktif menyumbangkan ide dan mendengarkan pendapat teman dalam kelompok.Aktif menyumbangkan ide, mendengarkan teman, membantu teman yang kesulitan, dan mampu menyajikan hasil diskusi dengan jelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu menyebutkan berbagai bentuk kerja sama antarbangsa dan menjelaskan dampaknya?
  • Apakah murid mampu menghubungkan kerja sama antarbangsa dengan ajaran Gaudium et Spes artikel 3?
  • Apakah strategi diskusi kelompok efektif dalam mendorong partisipasi semua murid?
  • Aspek mana dari pembelajaran hari ini yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang aku pelajari hari ini tentang kerja sama antarbangsa?
  • Mengapa kerja sama antarbangsa penting bagi kehidupan kita sebagai warga dunia?
  • Apa yang akan aku lakukan sebagai wujud persaudaraan dengan warga dunia?
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling menarik bagiku dan mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI, Bab I: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI
  3. Dokumen Gaudium et Spes artikel 3 (kutipan yang disederhanakan untuk murid SD)
  4. Video/klip YouTube: DW Indonesia (kata pencarian: Awal Mula Wabah Corona) atau klip Piala Dunia 2018
  5. Lembar kerja kelompok (tabel: Kegiatan/Kasus Kerja Sama Antarbangsa dan Dampaknya)
  6. Papan tulis dan spidol
  7. Proyektor/layar untuk menampilkan video (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.