Modul AjarPertemuan 11Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia serta perannya sebagai warga dunia melalui asesmen sumatif.
  2. Murid dapat mengungkapkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia sekaligus keterbukaan sebagai warga dunia yang terpanggil membangun kerja sama dan persaudaraan antarbangsa berdasarkan iman Kristiani.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Setelah belajar tentang hak dan kewajiban warga negara serta menjadi warga dunia, hal apa yang paling membekas di hatimu?
  2. Bagaimana iman Katolik membantumu menjadi warga Indonesia yang baik sekaligus warga dunia yang terbuka?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pertemuan dengan salam, doa pembuka, dan mengecek kehadiran murid. (Berkesadaran)
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: asesmen sumatif Bab 1 'Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia' dan menjelaskan bentuk asesmen yang akan dihadapi murid.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik singkat) secara lisan: 'Sebutkan satu hak dan satu kewajibanmu sebagai warga negara Indonesia!' dan 'Apa artinya menjadi warga dunia menurut iman Katolik?' Beberapa murid diminta menjawab; guru mencatat kesiapan awal kelas.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menyegarkan ingatan murid tentang materi Bab 1 dan membangkitkan semangat sebelum mengerjakan asesmen. (Menggembirakan)

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid mendengarkan penjelasan guru tentang teknis pengerjaan asesmen sumatif: jumlah soal, jenis soal (pilihan ganda, isian singkat, dan uraian reflektif), alokasi waktu, serta aturan pengerjaan.
  • Murid menerima lembar soal dan lembar jawab asesmen sumatif Bab 1. Guru memastikan setiap murid mendapat kelengkapan soal.
  • Murid membaca seluruh soal dengan saksama sebelum memulai menjawab. Guru memberi waktu 5 menit untuk membaca dan memahami setiap butir soal. (Bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan soal pilihan ganda (10 soal) yang mencakup materi: kekayaan alam dan budaya Indonesia, hak dan kewajiban warga negara berdasarkan UUD 1945, panggilan sebagai warga dunia, serta sikap menghormati umat beragama lain.
  • Murid mengerjakan soal isian singkat (5 soal) yang menuntut pemahaman tentang warisan dunia di Indonesia, isu-isu global, contoh kerja sama antarbangsa, dan teladan iman Kristiani dalam hidup bermasyarakat.
  • Murid mengerjakan soal uraian reflektif (3 soal) yang menuntut kemampuan mengungkapkan: (a) rasa bangga sebagai bangsa Indonesia disertai contoh nyata, (b) keterbukaan sebagai warga dunia yang terpanggil membangun persaudaraan antarbangsa berdasarkan iman Katolik, dan (c) pengalaman menghormati umat beragama lain. (Bermakna)
  • Guru berkeliling memantau pengerjaan, memastikan murid bekerja secara mandiri dan jujur. (Berkesadaran)

Merefleksi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setelah waktu pengerjaan selesai, murid mengumpulkan lembar jawab dengan tertib.
  • Guru mengajak murid merefleksikan proses asesmen secara singkat: 'Bagian mana yang terasa mudah? Bagian mana yang menantang?', 'Apakah kalian merasa bangga saat menuliskan jawaban tentang Indonesia?' (Menggembirakan)
  • Murid diminta menuliskan satu kalimat refleksi pribadi di kertas kecil tentang apa yang paling mereka syukuri setelah mempelajari Bab 1. Kertas dikumpulkan sebagai data afektif guru. (Bermakna)
  • Guru memberi apresiasi atas usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen.

Penutup:

  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: hasil asesmen akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya disertai pembahasan soal dan program remedial/pengayaan.
  • Guru menutup pertemuan dengan doa syukur atas pembelajaran Bab 1 dan memohon berkat Tuhan agar murid semakin bangga sebagai bangsa Indonesia dan terbuka sebagai warga dunia. (Berkesadaran)
  • Guru memberi salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Soal uraian reflektif disediakan dalam dua tingkat: (1) Soal dengan bantuan kata kunci dan kalimat pemandu bagi murid yang memerlukan dukungan lebih; (2) Soal terbuka penuh bagi murid yang sudah mahir.
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih diberi perpanjangan waktu maksimal 10 menit tambahan. Murid yang selesai lebih awal dapat mengerjakan soal pengayaan berupa teka-teki silang tentang warisan dunia Indonesia.
  • Produk: Murid dengan hambatan menulis diperbolehkan menjawab soal uraian secara lisan kepada guru secara individual di sudut kelas yang tenang.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan singkat: Guru mengajukan dua pertanyaan kunci: (1) 'Sebutkan satu hak dan satu kewajibanmu sebagai warga negara Indonesia!' dan (2) 'Apa artinya menjadi warga dunia menurut iman Katolik?' Guru mencatat respons murid untuk mengukur kesiapan menghadapi asesmen sumatif.

Proses:

  • Observasi proses pengerjaan: Guru mengamati kemandirian, ketelitian, dan kejujuran setiap murid selama mengerjakan soal menggunakan lembar observasi dengan indikator: (a) bekerja tanpa bertanya teman, (b) membaca soal dengan saksama, (c) menjawab sesuai kemampuan sendiri, dan (d) mengelola waktu dengan baik.
  • Refleksi singkat: Murid menuliskan satu kalimat tentang hal yang paling mereka syukuri setelah mempelajari Bab 1. Guru menggunakan data ini untuk menilai ketercapaian aspek afektif.

Akhir:

  • Tes sumatif tertulis Bab 1: 10 soal pilihan ganda (bobot 40%), 5 soal isian singkat (bobot 25%), dan 3 soal uraian reflektif (bobot 35%). Total nilai maksimal 100.
  • Lembar penilaian diri (self-assessment) sikap: Murid memberi tanda centang pada 4 indikator sikap (bangga sebagai bangsa Indonesia, bersyukur sebagai bangsa Indonesia, keterbukaan sebagai warga dunia, dan sikap menghormati pemeluk agama lain) dengan skala Selalu-Sering-Kadang-Tidak Pernah.

Formatif:

  • Observasi kemandirian dan kejujuran selama pengerjaan asesmen (catatan anekdotal guru)
  • Refleksi tertulis singkat murid tentang rasa syukur setelah mempelajari Bab 1

Sumatif:

  • Tes tertulis: 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat, dan 3 soal uraian reflektif
  • Penilaian sikap: lembar penilaian diri tentang kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan keterbukaan sebagai warga dunia

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman hak dan kewajiban warga negara IndonesiaBelum mampu menyebutkan hak dan kewajiban warga negara, jawaban tidak tepat atau kosong.Mampu menyebutkan 1-2 contoh hak atau kewajiban warga negara tetapi belum lengkap atau masih tertukar antara hak dan kewajiban.Mampu menyebutkan hak dan kewajiban warga negara dengan benar, disertai 1-2 contoh dari UUD 1945 atau kehidupan sehari-hari.Mampu menjelaskan hak dan kewajiban warga negara secara lengkap, disertai contoh konkret dari UUD 1945 dan kehidupan sehari-hari, serta mampu menghubungkannya dengan teladan iman Katolik.
Sikap bangga sebagai bangsa Indonesia dan keterbukaan sebagai warga duniaBelum mampu mengungkapkan rasa bangga terhadap Indonesia atau keterbukaan terhadap bangsa lain, jawaban sangat minim.Mampu mengungkapkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia secara sederhana namun belum menunjukkan pemahaman tentang keterbukaan sebagai warga dunia.Mampu mengungkapkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan menunjukkan keterbukaan sebagai warga dunia dengan menyebutkan contoh kerja sama antarbangsa.Mampu mengungkapkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan keterbukaan sebagai warga dunia secara mendalam, disertai contoh nyata dan refleksi iman Kristiani yang mendorong persaudaraan antarbangsa.
Kemandirian dan kejujuran dalam mengerjakan asesmenMurid beberapa kali mencoba bertanya/melihat jawaban teman, perlu diingatkan berulang kali oleh guru.Murid 1-2 kali mencoba melihat jawaban teman atau bertanya, namun segera kembali mandiri setelah diingatkan guru.Murid mengerjakan soal secara mandiri, tidak bertanya kepada teman, dan mengumpulkan jawaban tepat waktu.Murid mengerjakan soal secara mandiri, jujur, tenang, mengelola waktu dengan baik, dan menunjukkan kepercayaan diri dalam menjawab setiap soal tanpa ragu-ragu.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid menunjukkan kesiapan yang cukup dalam menghadapi asesmen sumatif ini? Bagaimana hasil diagnostik awal memengaruhi pelaksanaan asesmen?
  • Bagaimana tingkat kejujuran dan kemandirian murid selama mengerjakan asesmen? Apakah ada murid yang perlu pendampingan khusus?
  • Apakah soal-soal asesmen telah mencakup seluruh TP yang diharapkan? Bagian mana yang paling banyak dijawab benar dan mana yang paling banyak salah?
  • Apakah kegiatan refleksi di akhir asesmen berhasil menangkap sikap bangga dan keterbukaan murid? Bagaimana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari Bab 1 yang paling kalian pahami dan banggakan? Mengapa?
  • Apakah kalian merasa jujur dan mandiri saat mengerjakan asesmen tadi? Apa yang membantu kalian tetap fokus?
  • Setelah mengerjakan asesmen ini, apa satu hal baru yang kalian sadari tentang dirimu sebagai warga Indonesia dan warga dunia?
  • Apa yang ingin kalian lakukan sebagai wujud nyata rasa bangga terhadap Indonesia dan keterbukaan terhadap bangsa lain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2022.
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 yang disusun guru (10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat, 3 soal uraian reflektif).
  4. Lembar penilaian diri (self-assessment) sikap: kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan keterbukaan sebagai warga dunia.
  5. Alkitab: Mazmur 104:1-31 (sebagai sumber refleksi kekayaan alam), Matius 17:24-27 (teladan Yesus sebagai warga negara), Lukas 7:1-10 (teladan keterbukaan dan iman).
  6. Lembar observasi guru untuk mencatat kemandirian dan kejujuran murid selama asesmen.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.