Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Aku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Aku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Aku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Aku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAku Bangga sebagai Bangsa Indonesia: Kekayaan Alam dan Budaya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi minimal tiga kekayaan alam dan budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia sebagai anugerah Tuhan.
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan sebagai warga bangsa Indonesia atas kekayaan alam dan budaya yang dimiliki.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu mengunjungi tempat wisata alam atau budaya di Indonesia? Apa yang paling membuatmu kagum dari tempat itu?
  2. Mengapa menurut kamu Indonesia disebut sebagai negeri yang kaya? Kekayaan apa saja yang kamu tahu dimiliki Indonesia?
  3. Jika Tuhan menciptakan semua keindahan alam dan budaya Indonesia, apa yang sebaiknya kita lakukan sebagai bentuk syukur kita kepada-Nya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa pembuka bersama dengan penuh khidmat.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan suasana kelas kondusif.
  • Asesmen Awal — Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan diagnostik: 'Sebutkan satu kekayaan alam atau budaya Indonesia yang pernah kamu lihat atau dengar!' Guru mencatat respons murid di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal kelas.
  • Guru menyampaikan topik hari ini: 'Hari ini kita akan belajar tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang patut kita syukuri dan banggakan.'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara singkat dan cara penilaian yang akan digunakan.
  • Guru memutar atau menyanyikan bersama lagu 'Tanah Airku' (karya Bu Sud) sebagai pemantik semangat kebangsaan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau foto berbagai kekayaan alam Indonesia (Raja Ampat, Komodo, hutan tropis, flora-fauna langka) dan kekayaan budaya (Candi Borobudur, Wayang Kulit, Tari Kecak, batik, dsb) melalui proyektor atau kartu gambar cetak.
  • Guru membacakan dan menjelaskan daftar Warisan Dunia UNESCO dari Indonesia, meliputi kekayaan alam, kekayaan budaya benda, dan kekayaan budaya tak benda, menggunakan tabel sederhana di papan tulis atau lembar kerja.
  • Guru meminta murid membaca secara bergantian kutipan Mazmur 104:1-9 dan 24 dengan suara nyaring, lalu guru menjelaskan bahwa mazmur ini memuji Tuhan atas keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Dari gambar dan tabel tadi, kekayaan alam apa yang paling mengagumkanmu? Kekayaan budaya mana yang belum pernah kamu dengar sebelumnya?'
  • Murid menjawab secara lisan atau menuliskan jawabannya di buku catatan masing-masing.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang per kelompok).
  • Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Murid (LKPD): 'Anugerah Tuhan untuk Indonesia'. Tugas: (1) Tuliskan minimal 3 kekayaan alam dan 3 kekayaan budaya Indonesia beserta keterangan singkatnya. (2) Tandai mana yang sudah menjadi warisan dunia UNESCO. (3) Tuliskan satu kalimat rasa syukur kepada Tuhan untuk masing-masing kekayaan yang dipilih.
  • Kelompok berdiskusi dan mengisi LKPD bersama. Guru berkeliling memantau, memberi bimbingan, dan mencatat perkembangan diskusi sebagai asesmen proses.
  • Setiap kelompok memilih satu wakil untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara singkat (1–2 menit per kelompok).
  • Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan informasi yang belum disebutkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid hening sejenak (1 menit) sambil menampilkan gambar panorama alam Indonesia yang indah, diiringi musik instrumental lembut.
  • Guru membimbing refleksi pribadi dengan pertanyaan: 'Setelah melihat betapa kayanya Indonesia, apa yang kamu rasakan dalam hatimu? Bagaimana perasaanmu sebagai bagian dari bangsa yang kaya ini?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan atau lembar refleksi: satu kalimat rasa syukur kepada Tuhan dan satu niat konkret sebagai bentuk kebanggaan menjadi warga Indonesia (contoh: menjaga kebersihan lingkungan, mempelajari tarian daerah, bangga memakai batik, dsb).
  • Beberapa murid diminta secara sukarela membacakan refleksinya di depan kelas.
  • Guru menegaskan pesan inti: 'Kekayaan alam dan budaya Indonesia adalah anugerah Tuhan yang luar biasa. Mensyukurinya berarti kita memuliakan Tuhan dan mencintai tanah air kita.'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: kekayaan alam dan budaya Indonesia adalah ciptaan dan anugerah Tuhan yang wajib disyukuri dan dijaga.
  • Guru memberikan kuis lisan penutup (asesmen akhir): 'Sebutkan tiga kekayaan alam atau budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia!' untuk mengecek ketercapaian TP [6.1.1.1].
  • Guru meminta murid mengisi lembar penilaian sikap (tabel centang: Selalu/Sering/Kadang-kadang/Tidak Pernah) untuk indikator bangga dan bersyukur sebagai warga Indonesia.
  • Guru menyampaikan pesan motivasi singkat: 'Kalian adalah generasi penerus yang dipercaya Tuhan untuk menjaga kekayaan bangsa ini. Jadilah bangga dan bertanggung jawab!'
  • Pembelajaran ditutup dengan menyanyikan lagu 'Syukur' bersama-sama dengan penuh khidmat.
  • Guru memimpin doa penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan kartu gambar bergambar kekayaan alam dan budaya dengan keterangan singkat sehingga mereka dapat mengidentifikasi secara visual tanpa harus membaca teks panjang.
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu dapat mengisi LKPD hanya untuk bagian kekayaan alam (bukan budaya) terlebih dahulu, dengan bantuan teman sebangku atau guru. Murid yang cepat dapat menambahkan kolom 'Kaitan dengan Mazmur 104' pada LKPD mereka.
  • Produk: Murid yang lebih mahir dapat membuat mini-poster sederhana tentang satu kekayaan alam atau budaya Indonesia pilihan mereka (gambar dan kalimat syukur) sebagai bentuk pengayaan, sementara murid yang masih kesulitan cukup menyelesaikan tabel di LKPD.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: 'Sebutkan satu kekayaan alam atau budaya Indonesia yang kamu ketahui!' — guru mencatat respons di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal dan menentukan titik mulai pembelajaran.
  • Guru mengamati sejauh mana murid sudah mengenal konsep 'warisan dunia UNESCO' sebelum materi disampaikan.

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok saat mengerjakan LKPD: guru memantau apakah murid mampu mengidentifikasi kekayaan alam dan budaya dengan tepat serta menuliskan kalimat syukur yang bermakna.
  • Penilaian presentasi kelompok: guru menilai ketepatan informasi, kelancaran komunikasi, dan kemampuan merespons tanggapan teman.
  • Pengamatan keterlibatan murid selama sesi refleksi: apakah murid mampu mengungkapkan rasa syukur secara autentik.

Akhir:

  • Kuis lisan: murid secara individual menyebutkan minimal tiga kekayaan alam dan budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia (mengukur TP [6.1.1.1]).
  • Lembar refleksi tertulis: murid menuliskan satu ungkapan rasa syukur dan satu niat konkret sebagai bentuk kebanggaan (mengukur TP [6.1.1.2]).
  • Lembar penilaian sikap (tabel centang) dikumpulkan sebagai dokumentasi afektif.

Formatif:

  • Observasi diskusi kelompok: guru mencatat keaktifan dan ketepatan murid dalam mengidentifikasi kekayaan alam dan budaya Indonesia.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid mengomunikasikan hasil diskusi secara lisan.
  • Lembar penilaian sikap (tabel centang Selalu/Sering/Kadang-kadang/Tidak Pernah) untuk indikator bangga dan bersyukur sebagai warga Indonesia.

Sumatif:

  • Kuis lisan penutup: murid diminta menyebutkan minimal tiga kekayaan alam atau budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia.
  • Lembar refleksi tertulis: murid menuliskan satu kalimat rasa syukur dan satu niat konkret sebagai bentuk kebanggaan menjadi warga Indonesia.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi kekayaan alam dan budaya Indonesia (TP 6.1.1.1)Murid tidak dapat menyebutkan satu pun kekayaan alam atau budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia meskipun sudah diberi bantuan.Murid dapat menyebutkan 1–2 kekayaan alam atau budaya Indonesia, namun belum mengaitkannya dengan warisan dunia atau anugerah Tuhan.Murid dapat menyebutkan minimal 3 kekayaan alam atau budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia dengan keterangan yang cukup tepat.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 kekayaan alam dan budaya Indonesia yang menjadi warisan dunia secara lengkap dan tepat, serta mampu menjelaskan mengapa kekayaan itu merupakan anugerah Tuhan.
Mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan sebagai warga Indonesia (TP 6.1.1.2)Murid tidak dapat mengungkapkan rasa syukur atau kebanggaan, bahkan dengan bantuan guru sekalipun.Murid mengungkapkan rasa syukur atau kebanggaan dalam kalimat yang sangat singkat dan umum, tanpa menghubungkannya dengan kekayaan alam atau budaya Indonesia secara spesifik.Murid mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan dan rasa bangga sebagai warga Indonesia dengan kalimat yang jelas dan mengacu pada kekayaan alam atau budaya tertentu.Murid mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan dengan kalimat yang mendalam, spesifik, dan disertai niat konkret untuk menjaga atau melestarikan kekayaan alam dan budaya Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan.
Sikap bangga dan bersyukur sebagai warga IndonesiaMurid menunjukkan sikap tidak peduli terhadap kekayaan alam dan budaya Indonesia, tidak mau terlibat dalam diskusi atau kegiatan refleksi.Murid sesekali menunjukkan rasa bangga atau syukur, namun hanya jika dipancing oleh guru.Murid secara konsisten menunjukkan rasa bangga dan syukur dalam diskusi, presentasi, dan refleksi tertulis.Murid secara aktif dan antusias menunjukkan rasa bangga dan syukur, serta mendorong teman-temannya untuk turut menghargai kekayaan alam dan budaya Indonesia.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid sudah mampu mengidentifikasi minimal tiga kekayaan alam dan budaya Indonesia sebagai warisan dunia pada akhir pembelajaran?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok berjalan efektif? Apakah ada kelompok yang perlu pendampingan lebih intensif?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan ketiga tahap kegiatan inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau disesuaikan untuk pertemuan berikutnya berdasarkan hasil asesmen hari ini?

Refleksi Murid:

  • Kekayaan alam atau budaya Indonesia mana yang paling membuatmu kagum hari ini? Mengapa?
  • Apa yang baru kamu pelajari hari ini tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia yang belum kamu ketahui sebelumnya?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa kekayaan alam dan budaya Indonesia adalah anugerah dari Tuhan?
  • Niat apa yang ingin kamu lakukan sebagai bentuk rasa syukur dan kebanggaanmu sebagai warga Indonesia?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI SD (Kurikulum Merdeka) — Bab I: Aku Warga Indonesia dan Warga Dunia
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI SD (Kurikulum Merdeka) — Bab I
  3. Alkitab: Mazmur 104:1-31
  4. Daftar Warisan Dunia UNESCO asal Indonesia (dapat diakses di whc.unesco.org atau buku siswa halaman tabel warisan budaya)
  5. Gambar/foto kekayaan alam Indonesia: Raja Ampat, Komodo, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Nasional Lorentz, dsb (disiapkan guru dalam bentuk cetak atau tayang proyektor)
  6. Video atau rekaman lagu 'Tanah Airku' (Bu Sud) — rekomendasi: aransemen Victorian Philharmonic Orchestra ft. Addie Ms (YouTube channel: Tem Kris)
  7. Lagu 'Syukur' (untuk pembuka dan penutup pembelajaran)
  8. Lembar Kerja Murid (LKPD): 'Anugerah Tuhan untuk Indonesia' (disiapkan guru)
  9. Lembar penilaian sikap (tabel centang Selalu/Sering/Kadang-kadang/Tidak Pernah)
  10. Proyektor atau papan tulis dan spidol warna untuk menampilkan gambar dan tabel

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.