Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan pemahamannya bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat-Nya.
  2. Murid mampu mengungkapkan komitmen untuk meneladani Yesus Kristus dalam sikap dan tindakan nyata sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu ingat paling berkesan dari kisah Yesus yang sudah kita pelajari bersama selama Bab III ini?
  2. Menurutmu, mengapa Yesus melakukan mukjizat dan berbicara melalui perumpamaan — apa yang ingin Ia tunjukkan kepada kita?
  3. Kalau kamu ingin meneladani Yesus hari ini, satu tindakan nyata apa yang paling mudah kamu lakukan di rumah atau di sekolah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa pembuka bersama-sama: 'Ya Tuhan Yesus, berkati kami dalam pertemuan hari ini agar kami semakin mengenal dan mencintai-Mu. Amin.'
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan suasana kelas kondusif untuk asesmen sumatif.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: hari ini adalah asesmen sumatif Bab III untuk melihat sejauh mana pemahaman dan komitmen murid tentang Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah.
  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik singkat secara lisan (asesmen awal): 'Siapa yang bisa menyebutkan satu perumpamaan Yesus? Siapa yang bisa menyebutkan satu mukjizat Yesus?' — guru mencatat respons untuk mengetahui kesiapan belajar awal.
  • Guru menyampaikan alur pertemuan: (1) mengingat kembali materi secara singkat, (2) mengerjakan soal sumatif tertulis secara mandiri, (3) mengungkapkan komitmen pribadi, dan (4) refleksi bersama.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan semangat: 'Dari semua yang kita pelajari tentang Yesus, hal apa yang paling membekas di hatimu?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melakukan 'Kilas Balik 3 Menit' secara klasikal: guru menampilkan 3 kartu gambar di papan tulis mewakili tiga subbab (Yesus Pemenuhan Janji Allah / Perumpamaan / Mukjizat), lalu bertanya singkat kepada beberapa murid untuk menyebutkan isi masing-masing subbab.
  • Guru meluruskan atau melengkapi jawaban murid secara ringkas, memastikan semua murid memiliki gambaran utuh materi Bab III sebelum mengerjakan asesmen.
  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif tertulis yang terdiri dari: (a) 10 soal pilihan ganda tentang fakta dan konsep Yesus sebagai pemenuhan janji Allah, perumpamaan, dan mukjizat; (b) 3 soal isian singkat; (c) 1 soal uraian: 'Jelaskan dengan kata-katamu sendiri bagaimana Yesus mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat-Nya!'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan lembar soal asesmen sumatif secara mandiri dan tenang selama ± 25 menit. Guru berkeliling memantau dan memastikan murid bekerja jujur.
  • Setelah soal tertulis selesai dikumpulkan, guru membagikan 'Kartu Komitmen Iman' — selembar kartu kecil bergambar salib sederhana. Murid diminta menuliskan: (1) satu hal tentang Yesus yang paling berkesan bagi mereka, dan (2) satu tindakan nyata yang akan mereka lakukan minggu ini untuk meneladani Yesus (misalnya: membantu teman yang kesusahan, berkata jujur, mendoakan orang lain).
  • Beberapa murid (3–4 orang) diundang secara sukarela untuk membacakan isi Kartu Komitmen mereka di depan kelas sebagai wujud mengungkapkan komitmen iman secara terbuka.
  • Guru memberikan respons positif dan singkat atas setiap komitmen yang dibagikan, memvalidasi keberanian murid berbicara di depan kelas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang sejenak (± 2 menit hening) sambil memegang Kartu Komitmen masing-masing, merenungkan pertanyaan yang guru bacakan perlahan: 'Apa satu hal yang kamu syukuri setelah mempelajari Yesus Kristus selama Bab III ini?'
  • Murid mengisi bagian belakang Kartu Komitmen dengan menjawab dua pertanyaan refleksi pendek: (a) 'Apa yang sudah aku pahami dengan baik tentang Yesus?' dan (b) 'Apa yang masih ingin aku pelajari lebih lanjut tentang Yesus?'
  • Guru meminta beberapa murid berbagi jawaban refleksi secara lisan, menciptakan suasana berbagi pengalaman belajar yang hangat.
  • Kartu Komitmen dikumpulkan oleh guru sebagai bahan asesmen proses (portofolio) sekaligus bahan refleksi guru untuk pembelajaran berikutnya.

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik umum atas proses asesmen: mengapresiasi ketenangan, kejujuran, dan keberanian murid dalam mengungkapkan komitmen iman.
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen sumatif akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik tertulis.
  • Guru mengingatkan murid untuk menjalankan komitmen yang telah mereka tulis di Kartu Komitmen selama seminggu ke depan.
  • Guru mengajak murid menutup pelajaran dengan doa bersama: 'Ya Yesus Sang Juruselamat, ajarilah kami untuk setia seperti Engkau juga setia. Ajari kami untuk kuat dalam menghadapi berbagai godaan dan tantangan, agar kami memperoleh sukacita. Ajari kami untuk rela mengorbankan kesenangan diri, untuk memperjuangkan apa yang lebih baik dan luhur sesuai dengan kehendak-Mu, karena Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami kini dan sepanjang masa. Amin.'
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum siap, guru menyediakan 'Lembar Kisi-Kisi Mini' berisi daftar kata kunci penting (nama perumpamaan, nama mukjizat, ayat kunci) yang boleh mereka lihat selama mengerjakan bagian uraian — bukan soal pilihan ganda.
  • Proses: Untuk murid yang cepat selesai mengerjakan soal, mereka langsung melanjutkan ke Kartu Komitmen dan diminta menuliskan minimal dua tindakan nyata (bukan satu) serta memberikan alasan mengapa mereka memilih tindakan tersebut.
  • Produk: Murid yang kesulitan menulis dapat mengungkapkan komitmen iman mereka secara lisan kepada guru atau teman sebangku sebagai alternatif pengisian Kartu Komitmen.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat di pendahuluan: guru bertanya 'Siapa yang bisa menyebutkan satu perumpamaan Yesus?' dan 'Siapa yang bisa menyebutkan satu mukjizat Yesus?' untuk mengetahui kesiapan belajar awal dan apakah murid masih mengingat materi Bab III.
  • Pertanyaan pemantik: 'Dari semua yang kita pelajari tentang Yesus, hal apa yang paling membekas di hatimu?' — guru mencatat respons untuk menyesuaikan intensitas kilas balik materi.

Proses:

  • Observasi guru selama kilas balik dan pengerjaan soal: mencatat tingkat keterlibatan dan kebingungan murid.
  • Pengisian Kartu Komitmen Iman: guru membaca dan mencatat kedalaman refleksi serta konkretnya tindakan yang dituliskan murid sebagai indikator pencapaian TP 4.3.6.2.
  • Presentasi sukarela komitmen iman di depan kelas: guru memberikan umpan balik verbal langsung atas keberanian dan kedalaman ungkapan murid.

Akhir:

  • Lembar soal asesmen sumatif tertulis (pilihan ganda, isian singkat, uraian) yang dikumpulkan di akhir sesi mengaplikasi — dinilai menggunakan rubrik penilaian tertulis.
  • Kartu Komitmen Iman yang dikumpulkan di akhir kegiatan inti — dinilai menggunakan rubrik komitmen iman.
  • Refleksi tertulis di balik Kartu Komitmen ('Apa yang sudah aku pahami?' dan 'Apa yang masih ingin aku pelajari?') sebagai bukti metakognisi murid.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat kilas balik materi di awal kegiatan inti (mengecek pemahaman konsep sebelum asesmen tertulis dimulai).
  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: guru mencatat murid yang tampak kebingungan untuk mendapat perhatian ekstra.
  • Kartu Komitmen Iman: penilaian keaslian dan kedalaman ungkapan komitmen murid sebagai wujud TP 4.3.6.2.
  • Penilaian diri melalui pertanyaan refleksi di bagian belakang Kartu Komitmen.

Sumatif:

  • Lembar soal tertulis: 10 soal pilihan ganda + 3 soal isian singkat + 1 soal uraian — mengukur pemahaman TP 4.3.6.1 tentang Yesus sebagai pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat.
  • Kartu Komitmen Iman (produk tertulis): mengukur kemampuan murid mengungkapkan komitmen meneladani Yesus dalam tindakan nyata sesuai TP 4.3.6.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep Yesus sebagai pemenuhan janji Allah (TP 4.3.6.1) — soal tertulisMurid tidak mampu menjawab dengan benar pertanyaan dasar tentang Yesus sebagai pemenuhan janji Allah, perumpamaan, dan mukjizat-Nya (skor < 50%).Murid mampu menjawab sebagian kecil soal dengan benar, namun pemahaman tentang kaitan antara nubuat nabi, karya Yesus, dan Kerajaan Allah masih sangat terbatas (skor 50–64%).Murid mampu menjawab sebagian besar soal dengan benar dan dapat menjelaskan dalam uraian bahwa Yesus mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat meskipun penjelasan masih kurang lengkap (skor 65–80%).Murid mampu menjawab hampir semua soal dengan benar dan menjelaskan secara runtut dan lengkap dalam uraian bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan, perbuatan, dan mukjizat-Nya dengan contoh konkret (skor 81–100%).
Ungkapan komitmen meneladani Yesus dalam tindakan nyata (TP 4.3.6.2) — Kartu Komitmen ImanMurid tidak menuliskan komitmen, atau komitmen yang ditulis sangat umum dan tidak menunjukkan kaitan dengan teladan Yesus (contoh: 'aku mau jadi baik').Murid menuliskan komitmen yang berkaitan dengan teladan Yesus namun masih abstrak dan belum menunjukkan tindakan nyata yang spesifik.Murid menuliskan komitmen berupa tindakan nyata yang spesifik dan berkaitan dengan teladan Yesus, meskipun hubungan antara tindakan tersebut dengan nilai Kerajaan Allah belum dijelaskan secara eksplisit.Murid menuliskan komitmen berupa tindakan nyata yang spesifik, realistis, dan secara eksplisit dikaitkan dengan teladan Yesus serta nilai-nilai Kerajaan Allah yang sudah dipelajari (misalnya: kasih, keadilan, kepedulian terhadap sesama).
Refleksi diri dan metakognisi — bagian refleksi Kartu KomitmenMurid tidak mengisi bagian refleksi atau menjawab dengan satu kata tanpa makna.Murid mengisi refleksi dengan kalimat pendek yang menunjukkan sedikit kesadaran tentang proses belajarnya namun belum mampu mengidentifikasi apa yang sudah dipahami dan apa yang ingin dipelajari lebih lanjut.Murid mampu mengidentifikasi satu hal yang sudah dipahami dan satu hal yang masih ingin dipelajari, meskipun uraiannya singkat.Murid mampu mengidentifikasi secara spesifik apa yang sudah dipahami dengan baik tentang Yesus dan secara tulus mengungkapkan apa yang masih ingin dipelajari lebih lanjut, menunjukkan kesadaran diri dan motivasi belajar yang kuat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal asesmen sumatif yang saya susun sudah mampu mengukur pemahaman murid tentang Yesus sebagai pemenuhan janji Allah secara adil dan sesuai dengan materi yang sudah diajarkan?
  • Seberapa autentik komitmen yang dituliskan murid di Kartu Komitmen — apakah kegiatan ini sungguh mendorong mereka menghubungkan iman dengan kehidupan nyata?
  • Murid mana yang tampak belum mencapai tujuan pembelajaran, dan tindak lanjut apa yang perlu saya rancang untuk membantu mereka?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen sumatif tertulis dan ungkapan komitmen iman?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal paling penting yang sudah kamu pahami tentang Yesus Kristus selama Bab III ini?
  • Apakah kamu merasa sudah menjawab soal asesmen dengan jujur dan sesuai dengan apa yang kamu pahami? Bagian mana yang terasa paling sulit?
  • Tindakan nyata apa yang kamu tulis di Kartu Komitmen — dan kapan kamu akan mulai melakukannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Daniel Boli Kotan & Marianus Didi Kasmudi, Kemendikbudristek 2021, ISBN 978-602-244-405-3) — Bab III: Yesus Kristus Wujud Kehadiran Allah.
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek 2021) — Bab III.
  3. Lembar Soal Asesmen Sumatif (dibuat guru): 10 pilihan ganda + 3 isian singkat + 1 uraian.
  4. Kartu Komitmen Iman (dibuat guru): kartu kecil bergambar salib untuk pengisian komitmen dan refleksi murid.
  5. 3 kartu gambar tematik untuk kilas balik materi (Yesus Pemenuhan Janji Allah / Perumpamaan / Mukjizat) yang ditempel di papan tulis.
  6. Alkitab / Kitab Suci (untuk referensi ayat kunci bila dibutuhkan selama kilas balik).
  7. Papan tulis dan spidol.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.