Modul AjarPertemuan 10Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 2: Allah Membimbing Umat Israel
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang karya keselamatan Allah melalui tokoh Musa dan Yosua, Sepuluh Perintah Allah, serta para pemimpin Israel (Samuel, Saul, dan Daud) melalui asesmen tertulis.
  2. Murid mampu mengungkapkan refleksi pribadi tentang bagaimana bimbingan Allah kepada bangsa Israel menjadi inspirasi untuk mewujudkan iman dalam sikap dan tindakan hidup sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua kisah yang sudah kita pelajari di Bab 2, tokoh mana yang paling berkesan bagimu dan mengapa?
  2. Jika Allah membimbing bangsa Israel melewati banyak kesulitan, apakah Allah juga membimbing hidupmu? Berikan satu contoh nyata!
  3. Menurut kamu, apa yang membuat seseorang menjadi pemimpin yang baik seperti Musa, Yosua, atau Daud?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Allah yang senantiasa membimbing mereka.
  • Guru melakukan presensi dan memastikan suasana kelas kondusif serta nyaman untuk pelaksanaan asesmen.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk menghangatkan ingatan murid tentang seluruh materi Bab 2 (±5 menit diskusi singkat).
  • Asesmen awal diagnostik: guru meminta murid menuliskan satu kata atau frasa yang langsung terlintas ketika mendengar kata 'Allah membimbing umat Israel' pada secarik kertas kecil — hasilnya digunakan guru untuk memetakan kesiapan belajar.
  • Guru menjelaskan tujuan pertemuan hari ini, yaitu melaksanakan asesmen sumatif Bab 2 yang terdiri atas dua bagian: (1) tes tertulis pengetahuan dan (2) tulisan refleksi pribadi.
  • Guru menyampaikan prosedur dan waktu pengerjaan agar murid memahami alur kegiatan secara utuh.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif tertulis (Bagian A: Pengetahuan) kepada setiap murid.
  • Soal Bagian A terdiri atas: (a) 10 soal pilihan ganda mencakup kisah Musa, Yosua, Sepuluh Perintah Allah, Samuel, Saul, dan Daud; (b) 5 soal isian singkat tentang fakta penting dari setiap sub-materi Bab 2; (c) 3 soal uraian pendek yang meminta murid menjelaskan makna peristiwa atau peran tokoh secara runtut.
  • Murid mengerjakan Bagian A secara mandiri dan tenang selama ±25 menit.
  • Guru memantau pelaksanaan dengan berjalan perlahan mengelilingi kelas, memastikan murid mengerjakan secara jujur dan mandiri — mencatat murid yang tampak kesulitan untuk catatan tindak lanjut.
  • Guru memberikan isyarat waktu (5 menit sebelum waktu habis) agar murid dapat memeriksa kembali jawaban mereka.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru meminta murid meletakkan lembar jawaban Bagian A di pojok meja, lalu membagikan lembar Bagian B: Keterampilan Tematik.
  • Soal Bagian B menyajikan satu pilihan tugas diferensiasi — murid MEMILIH SATU dari tiga opsi berikut sesuai bakat atau kecenderungannya: (Opsi 1) Membuat garis waktu (timeline) sederhana urutan peristiwa penting dari Mesir hingga zaman Raja Daud disertai keterangan singkat; (Opsi 2) Menuliskan kembali Sepuluh Perintah Allah secara lengkap dan berurutan dengan hiasan gambar sederhana di tepi kertas; (Opsi 3) Membuat doa singkat yang berisi permohonan bagi para pemimpin bangsa saat ini, terinspirasi dari kisah pemimpin Israel.
  • Murid mengerjakan pilihan mereka secara mandiri selama ±15 menit.
  • Guru berkeliling dan memberikan pujian singkat yang spesifik ('Garis waktumu rapi dan urut!') untuk menjaga semangat dan motivasi murid.
  • Murid yang selesai lebih awal diminta meneliti kembali hasil kerjanya atau menambahkan detail yang memperkaya jawaban.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar Bagian C: Refleksi Pribadi kepada murid.
  • Murid menulis refleksi singkat (±5–8 kalimat) dengan panduan pertanyaan: (1) Dari kisah-kisah Bab 2, pelajaran iman apa yang paling berkesan bagimu? (2) Bagaimana bimbingan Allah kepada bangsa Israel menginspirasi sikap atau tindakanmu dalam kehidupan sehari-hari? (3) Satu hal konkret apa yang ingin kamu lakukan sebagai wujud imanmu mulai hari ini?
  • Murid mengerjakan refleksi secara mandiri dan jujur selama ±10 menit — guru mengingatkan bahwa tidak ada jawaban benar atau salah dalam refleksi, yang dinilai adalah ketulusan dan kedalamannya.
  • Setelah selesai, guru mengajak 2–3 murid (sukarela) untuk membacakan satu kalimat refleksi favorit mereka di depan kelas sebagai penutup bagian inti — menciptakan momen berbagi yang hangat.
  • Guru memberikan apresiasi verbal atas keberanian berbagi dan menegaskan bahwa setiap refleksi adalah tanda iman yang bertumbuh.

Penutup:

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban (Bagian A, B, dan C) dari murid.
  • Guru mengajak murid melakukan 'Jempol Hatiku': setiap anak mengacungkan jempol dan menyebutkan dalam hati satu hal dari Bab 2 yang akan mereka bawa pulang dan terapkan — sebagai asesmen diri informal.
  • Guru menyampaikan umpan balik umum secara positif atas keseluruhan pelaksanaan asesmen: 'Kalian sudah bekerja keras dan jujur hari ini, itu sendiri adalah tanda bahwa Allah membimbing kalian.'
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan dikembalikan pada pertemuan berikutnya disertai catatan umpan balik personal dari guru.
  • Guru menyampaikan pesan penutup yang menghubungkan materi dengan kehidupan: 'Seperti Allah membimbing Musa, Yosua, dan Daud, Ia pun membimbing setiap langkah hidup kalian — percayalah.'
  • Kegiatan ditutup dengan doa syukur bersama yang dipimpin oleh seorang murid secara sukarela.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan kartu ringkasan materi (mind map sederhana tokoh dan peristiwa Bab 2) yang disediakan guru sebagai alat bantu selama mengerjakan Bagian A — bukan sebagai contekan, melainkan sebagai scaffolding untuk membantu mengingat.
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan Bagian A dan B diberikan soal pengayaan berupa pertanyaan analitis tambahan: 'Bandingkan gaya kepemimpinan Saul dan Daud — apa yang membuat Allah lebih berkenan kepada Daud?' Murid yang lambat diberi prioritas perhatian guru saat berkeliling dan bila perlu diberikan perpanjangan waktu pengerjaan Bagian B.
  • Produk: Pada Bagian B, murid memilih satu dari tiga produk (timeline, penulisan Sepuluh Perintah Allah, atau doa) sesuai bakat dan minat masing-masing, sehingga setiap anak dapat mengekspresikan pemahamannya melalui cara yang paling nyaman baginya.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kata atau frasa yang langsung terlintas saat mendengar 'Allah membimbing umat Israel' pada secarik kertas — guru menggunakannya untuk memotret kesiapan dan kosakata iman murid sebelum asesmen dimulai.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan selama ±5 menit dan mencermati respons murid untuk mengidentifikasi siapa yang sudah siap dan siapa yang mungkin membutuhkan scaffolding.

Proses:

  • Observasi sistematis guru saat berkeliling: mencatat nama murid yang tampak bingung pada soal tertentu sebagai data untuk umpan balik personal.
  • Guru mencatat pilihan produk Bagian B setiap murid sebagai data gaya belajar dan preferensi ekspresi.
  • Murid yang berbagi refleksi lisan (sukarela) mendapat umpan balik verbal langsung dari guru yang memvalidasi dan memperdalam pemikiran mereka.

Akhir:

  • Bagian A (Pengetahuan Tertulis): dinilai dengan kunci jawaban — pilihan ganda skor 1/soal, isian singkat skor 2/soal, uraian pendek skor 4/soal; total maksimal 60 poin.
  • Bagian B (Keterampilan Tematik): dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek kelengkapan, keakuratan isi, dan kreativitas tampilan; total maksimal 20 poin.
  • Bagian C (Refleksi Pribadi): dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek kesesuaian tema, kedalaman refleksi, dan penggunaan bahasa; total maksimal 20 poin.
  • Nilai akhir asesmen sumatif = total poin Bagian A + B + C (maksimal 100 poin).

Formatif:

  • Asesmen awal: kartu kata/frasa diagnostik di pendahuluan untuk memetakan kesiapan murid.
  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: mencatat murid yang tampak kesulitan untuk tindak lanjut.
  • Penilaian diri informal 'Jempol Hatiku' di penutup sebagai refleksi diri murid.
  • Apresiasi verbal spesifik selama murid mengerjakan Bagian B sebagai umpan balik proses.

Sumatif:

  • Bagian A — Tes Tertulis Pengetahuan: 10 soal pilihan ganda + 5 soal isian singkat + 3 soal uraian pendek tentang seluruh materi Bab 2 (bobot 60%).
  • Bagian B — Keterampilan Tematik Pilihan: produk berupa timeline, penulisan Sepuluh Perintah Allah dengan hiasan, atau doa bagi pemimpin bangsa (bobot 20%).
  • Bagian C — Refleksi Pribadi Tertulis: tulisan refleksi 5–8 kalimat tentang inspirasi bimbingan Allah dalam kehidupan sehari-hari (bobot 20%).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan Tertulis (Bagian A — Uraian)Murid tidak dapat menjelaskan peran tokoh atau peristiwa; jawaban tidak relevan atau kosong.Murid menyebutkan nama tokoh atau peristiwa tetapi penjelasannya sangat terbatas dan mengandung kesalahan fakta yang signifikan.Murid menjelaskan peran tokoh dan peristiwa dengan cukup tepat; ada sedikit kesalahan fakta atau penjelasan kurang lengkap.Murid menjelaskan peran tokoh dan peristiwa secara runtut, lengkap, dan akurat; mampu mengaitkan satu peristiwa dengan peristiwa lain dalam alur karya keselamatan Allah.
Keterampilan Tematik (Bagian B — Produk Pilihan)Produk tidak selesai atau tidak sesuai dengan pilihan tugas; isi sangat minim dan tidak mencerminkan pemahaman materi.Produk selesai sebagian; isi mencerminkan pemahaman yang terbatas dengan beberapa kesalahan pokok.Produk selesai dan isinya mencerminkan pemahaman yang memadai; tampilan cukup rapi walaupun masih ada kekurangan minor.Produk selesai, isi akurat dan lengkap, tampilan rapi dan kreatif; mencerminkan pemahaman mendalam dan usaha sungguh-sungguh.
Refleksi Pribadi (Bagian C)Refleksi tidak ditulis atau hanya terdiri dari 1–2 kalimat yang tidak relevan dengan tema bimbingan Allah.Refleksi ditulis tetapi bersifat permukaan; murid menyebutkan tokoh/kisah tanpa mengaitkannya dengan pengalaman atau tindakan pribadi.Refleksi mengaitkan kisah Bab 2 dengan kehidupan pribadi secara cukup konkret; murid menyebutkan satu tindakan nyata yang ingin dilakukan.Refleksi mengungkapkan penghayatan iman yang tulus dan mendalam; murid mengaitkan bimbingan Allah kepada Israel dengan pengalaman hidupnya sendiri secara spesifik dan menyebutkan komitmen tindakan yang konkret dan terukur.
Sikap Kemandirian dan Kejujuran selama AsesmenMurid tidak mengerjakan secara mandiri; terlihat mencontek atau tidak berusaha sama sekali.Murid berusaha mengerjakan sendiri tetapi mudah menyerah dan membutuhkan dorongan terus-menerus dari guru.Murid mengerjakan secara mandiri dan jujur; fokus selama sebagian besar waktu dengan sesekali terlihat kurang konsentrasi.Murid mengerjakan secara mandiri, jujur, dan penuh fokus dari awal hingga akhir; memanfaatkan waktu dengan baik dan memeriksa kembali jawabannya.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah soal-soal asesmen yang saya buat sudah merepresentasikan seluruh sub-materi Bab 2 secara proporsional (Musa, Yosua, Sepuluh Perintah Allah, Samuel, Saul, Daud)?
  • Berapa murid yang tampak kesulitan pada bagian mana dari asesmen ini, dan apa kemungkinan penyebabnya — apakah materi kurang didalami pada pertemuan sebelumnya?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga bagian asesmen? Bagian mana yang perlu penyesuaian waktu pada pelaksanaan berikutnya?
  • Seberapa efektif pilihan produk diferensiasi pada Bagian B dalam mengakomodasi keberagaman murid? Apakah ada opsi lain yang lebih relevan?
  • Apakah murid mampu menuliskan refleksi yang mendalam, atau refleksi masih bersifat permukaan? Apa yang perlu saya lakukan berbeda dalam pembelajaran berikutnya agar refleksi iman lebih kaya?

Refleksi Murid:

  • Dari semua kisah di Bab 2 (Musa, Yosua, Sepuluh Perintah Allah, Samuel, Saul, Daud), bagian mana yang paling mudah kamu ingat dan bagian mana yang masih membingungkan?
  • Saat mengerjakan asesmen hari ini, apakah kamu sudah mengerjakan dengan jujur dan sungguh-sungguh? Bagaimana perasaanmu setelah mengerjakannya?
  • Satu pelajaran iman apa dari Bab 2 yang ingin kamu bawa pulang dan terapkan dalam hidupmu mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Daniel Boli Kotan & Marianus Didi Kasmudi (Kemendikbudristek, 2021, ISBN: 978-602-244-405-3)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Lembar soal asesmen sumatif Bab 2 (Bagian A, B, C) yang disiapkan guru
  4. Lembar refleksi pribadi terstruktur dengan panduan pertanyaan
  5. Kartu ringkasan/mind map tokoh dan peristiwa Bab 2 (sebagai scaffolding bagi murid yang memerlukan dukungan)
  6. Alkitab / Kitab Suci (sebagai rujukan kisah Perjanjian Lama)
  7. Kertas HVS polos dan alat tulis/warna untuk murid yang memilih Opsi 2 Bagian B

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.