Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Makna dan Tata Perayaan Sakramen Ekaristi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Makna dan Tata Perayaan Sakramen Ekaristi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Makna dan Tata Perayaan Sakramen Ekaristi

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Makna dan Tata Perayaan Sakramen Ekaristi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMakna dan Tata Perayaan Sakramen Ekaristi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan gambar dan ceramah, murid mampu menguraikan bagian-bagian utama tata perayaan Ekaristi (ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, ritus penutup) dengan urutan yang benar.
  2. Melalui refleksi, murid mampu mengungkapkan sikap disiplin dan hormat dalam mengikuti perayaan Ekaristi sebagai wujud iman kepada Yesus Kristus.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu ikut Misa di gereja bersama keluarga? Apa yang paling kamu ingat dari perayaan itu?
  2. Mengapa kita perlu mengikuti Perayaan Ekaristi dengan sikap yang sopan dan tenang?
  3. Menurutmu, apa yang membuat Perayaan Ekaristi berbeda dari kegiatan doa biasa di rumah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa pembuka bersama (doa singkat memohon pencerahan Roh Kudus).
  • Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Asesmen Awal — Guru bertanya secara lisan: 'Siapa yang pernah ikut Misa? Coba sebutkan satu hal yang kamu lakukan atau lihat saat Misa.' Guru mencatat respons singkat untuk mengetahui pengetahuan awal murid.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid menjawab bebas.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan ramah: 'Hari ini kita akan belajar mengenal urutan bagian-bagian Perayaan Ekaristi dan merenungkan bagaimana kita bersikap saat mengikuti Misa.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru menampilkan 4–5 gambar suasana Perayaan Ekaristi (ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, ritus penutup) satu per satu di papan tulis atau layar.
  • Murid diminta mengamati setiap gambar dengan seksama dan menyebutkan apa yang mereka lihat (Berkesadaran: murid fokus mengamati sebelum berpendapat).
  • Guru menyampaikan penjelasan (ceramah singkat ±10 menit) tentang 4 bagian utama Perayaan Ekaristi: (1) Ritus Pembuka — mempersiapkan hati; (2) Liturgi Sabda — mendengarkan firman Tuhan melalui bacaan, homili, doa umat, dan syahadat; (3) Liturgi Ekaristi — persiapan persembahan, Doa Syukur Agung, dan komuni; (4) Ritus Penutup — berkat dan perutusan.
  • Setelah ceramah, guru menunjukkan kartu-kartu bergambar bertuliskan nama setiap bagian. Murid diminta menyusun kartu tersebut di papan dengan urutan yang benar secara bergantian (Menggembirakan: aktivitas menyusun kartu membuat suasana hidup).
  • Guru memberikan penguatan dan koreksi jika ada urutan yang keliru, lalu bersama-sama membaca urutan lengkapnya.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid dibagi menjadi 4–5 kelompok kecil (3–4 orang per kelompok).
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja berisi tabel kosong dengan kolom: Bagian Perayaan — Apa yang Terjadi — Sikap yang Tepat.
  • Kelompok berdiskusi mengisi tabel berdasarkan penjelasan guru dan pengamatan gambar sebelumnya (Bermakna: murid menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata mengikuti Misa).
  • Setiap kelompok menuliskan minimal satu contoh sikap disiplin dan hormat yang perlu ditunjukkan pada masing-masing bagian perayaan (misalnya: tenang dan memperhatikan saat Liturgi Sabda; berdiri/duduk/berlutut sesuai aba-aba saat Liturgi Ekaristi).
  • Satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi. Kelompok lain diberi kesempatan menambahkan atau bertanya.
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan meluruskan pemahaman yang belum tepat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang, menutup mata sejenak, dan membayangkan mereka sedang berada di gereja mengikuti Perayaan Ekaristi (Berkesadaran: melatih ketenangan dan kesadaran penuh).
  • Guru membacakan pertanyaan refleksi pelan-pelan: 'Bagian mana dari Perayaan Ekaristi yang paling berkesan bagimu? Bagaimana sikapmu saat mengikuti bagian itu? Apakah kamu sudah menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan?'
  • Murid membuka mata dan menuliskan jawaban refleksi pribadi di lembar refleksi yang disediakan (Bermakna: refleksi mengaitkan iman dengan pengalaman nyata murid).
  • Beberapa murid yang bersedia diminta berbagi refleksinya secara lisan. Guru merespons dengan hangat dan apresiatif.
  • Guru menegaskan pesan utama: Mengikuti Perayaan Ekaristi dengan sikap disiplin dan hormat adalah salah satu cara kita mengungkapkan iman dan cinta kita kepada Yesus Kristus.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum materi: menyebutkan kembali 4 bagian Perayaan Ekaristi secara bersama-sama dengan lantang dan berurutan.
  • Asesmen Akhir — Guru membagikan kuis tertulis singkat (4 soal pilihan ganda dan 1 soal uraian pendek) untuk mengukur ketercapaian TP 3.4.6.1 dan 3.4.6.2.
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid yang sudah paham diberi pengayaan (mencatat pengalaman mengikuti Misa berikutnya); murid yang belum paham diberi bimbingan tambahan (remedial dengan kartu urutan dan pertanyaan panduan).
  • Guru menyampaikan pesan motivasi singkat: 'Setiap kali kalian mengikuti Misa dengan hormat dan penuh perhatian, kalian sedang menunjukkan cinta kepada Yesus.'
  • Pembelajaran ditutup dengan doa penutup bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum bisa membaca lancar, guru menyediakan kartu bergambar dengan ikon visual setiap bagian Ekaristi sebagai pengganti teks. Untuk murid yang sudah maju, disediakan teks bacaan tambahan dari Buku Siswa halaman 102–104 tentang detail setiap bagian liturgi.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi tabel lembar kerja dengan panduan pertanyaan terbimbing (scaffolding). Murid yang cepat dapat langsung mengisi tabel secara mandiri tanpa panduan dan diminta menambahkan kolom 'alasan sikap tersebut penting'.
  • Produk: Murid yang sudah berkembang dapat membuat bagan urutan Perayaan Ekaristi secara kreatif (dilengkapi gambar/ilustrasi sederhana). Murid yang masih berkembang cukup menjawab soal kuis tertulis.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di pendahuluan: guru bertanya 'Siapa yang pernah ikut Misa? Coba sebutkan satu hal yang kamu lakukan atau lihat saat Misa.' untuk memetakan pengetahuan dan pengalaman awal murid.
  • Guru mencatat respons murid untuk menyesuaikan penekanan ceramah (bagian mana yang sudah dikenal, bagian mana yang masih asing).

Proses:

  • Observasi selama murid menyusun kartu urutan bagian Ekaristi: apakah urutan yang disusun sudah benar.
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan mengidentifikasi nama bagian, kegiatan di dalamnya, dan contoh sikap yang sesuai.
  • Pengamatan kualitas partisipasi presentasi kelompok: kejelasan penyampaian dan pemahaman yang ditunjukkan.
  • Pengamatan lembar refleksi tertulis: apakah murid mampu mengaitkan bagian Ekaristi tertentu dengan sikap iman yang konkret.

Akhir:

  • Kuis tertulis: 4 soal pilihan ganda menguji kemampuan mengidentifikasi dan mengurutkan bagian-bagian Perayaan Ekaristi (TP 3.4.6.1), skor masing-masing 15 poin.
  • 1 soal uraian pendek: 'Tuliskan dua sikap disiplin dan hormat yang harus kamu tunjukkan saat mengikuti Perayaan Ekaristi dan jelaskan mengapa sikap itu penting!' (TP 3.4.6.2), skor 40 poin.
  • Skor total maksimal 100. Nilai = (skor diperoleh ÷ 100) × 100.
  • KKM: 70. Murid dengan nilai di bawah 70 mengikuti remedial; di atas 85 mendapat pengayaan.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat pengamatan gambar untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang bagian-bagian Perayaan Ekaristi.
  • Observasi keaktifan dan ketepatan saat murid menyusun kartu urutan bagian Ekaristi di papan tulis.
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan mengisi tabel bagian perayaan, kegiatan, dan sikap yang tepat.
  • Pengamatan guru terhadap kualitas refleksi lisan dan tertulis murid.

Sumatif:

  • Kuis tertulis singkat: 4 soal pilihan ganda tentang urutan dan nama bagian Perayaan Ekaristi, dan 1 soal uraian pendek tentang sikap yang harus ditunjukkan saat mengikuti Perayaan Ekaristi.
  • Nilai kuis dihitung: (skor diperoleh ÷ skor maksimal) × 100.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menguraikan urutan bagian-bagian Perayaan Ekaristi (TP 3.4.6.1)Murid tidak dapat menyebutkan bagian-bagian Perayaan Ekaristi atau menyebutkan dengan urutan yang seluruhnya salah.Murid dapat menyebutkan 1–2 bagian Perayaan Ekaristi tetapi urutan masih banyak yang keliru.Murid dapat menyebutkan 3–4 bagian Perayaan Ekaristi dengan urutan yang sebagian besar benar.Murid dapat menguraikan keempat bagian utama Perayaan Ekaristi (ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, ritus penutup) beserta isi singkatnya dengan urutan yang benar dan lengkap.
Mengungkapkan sikap disiplin dan hormat dalam Perayaan Ekaristi (TP 3.4.6.2)Murid tidak dapat menyebutkan sikap disiplin dan hormat yang sesuai, atau menyebutkan sikap yang tidak relevan dengan Perayaan Ekaristi.Murid menyebutkan satu sikap disiplin atau hormat tetapi tidak dapat menjelaskan kaitannya dengan iman kepada Yesus Kristus.Murid menyebutkan dua sikap disiplin dan hormat yang tepat dan mampu menjelaskan secara sederhana bahwa sikap tersebut merupakan wujud iman.Murid menyebutkan minimal dua sikap disiplin dan hormat yang tepat, menjelaskan dengan kalimat sendiri kaitannya dengan iman kepada Yesus Kristus, dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi mengikuti Misa.
Partisipasi aktif dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid tidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi pada lembar kerja.Murid terlibat dalam diskusi tetapi kontribusinya sangat terbatas atau hanya mengikuti jawaban teman.Murid aktif berdiskusi, memberikan pendapat sendiri, dan membantu pengisian lembar kerja kelompok.Murid memimpin atau mendorong diskusi kelompok, memberikan ide yang tepat, membantu teman yang kesulitan, dan mempresentasikan hasil dengan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah mampu menyebutkan keempat bagian Perayaan Ekaristi dengan urutan yang benar setelah pembelajaran hari ini?
  • Apakah metode pengamatan gambar dan penyusunan kartu urutan efektif membantu murid memahami tata perayaan?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk mencakup semua tahap pembelajaran (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut, dan tindak lanjut apa yang paling tepat untuk mereka?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil membangkitkan keingintahuan dan keterlibatan murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari Perayaan Ekaristi yang baru kamu ketahui hari ini dan paling berkesan bagimu?
  • Sikap apa yang akan kamu tunjukkan saat mengikuti Perayaan Ekaristi berikutnya sebagai tanda cintamu kepada Yesus?
  • Apakah ada bagian dari pelajaran hari ini yang masih membuatmu bingung? Bagian mana?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (halaman 102–104) — bagian Perayaan Ekaristi.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (halaman 121–132) — Bab 4 Sakramen Ekaristi.
  3. Gambar-gambar suasana Perayaan Ekaristi (ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, ritus penutup) — dicetak atau ditampilkan di layar/papan tulis.
  4. Kartu urutan bergambar bertuliskan nama keempat bagian Perayaan Ekaristi (untuk aktivitas menyusun di papan).
  5. Lembar kerja kelompok: tabel Bagian Perayaan — Apa yang Terjadi — Sikap yang Tepat.
  6. Lembar refleksi pribadi murid.
  7. Lembar kuis tertulis sumatif.
  8. Video/film singkat suasana Perayaan Ekaristi (opsional, jika tersedia proyektor dan koneksi).
  9. Spidol dan papan tulis untuk menempel kartu urutan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.