Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Pengantar Yesus Tampil di Depan Umum: Yesus sebagai Pemenuhan Janji Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Pengantar Yesus Tampil di Depan Umum: Yesus sebagai Pemenuhan Janji Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Pengantar Yesus Tampil di Depan Umum: Yesus sebagai Pemenuhan Janji Allah

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Pengantar Yesus Tampil di Depan Umum: Yesus sebagai Pemenuhan Janji Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikPengantar Yesus Tampil di Depan Umum: Yesus sebagai Pemenuhan Janji Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tanya jawab dan pengamatan gambar, murid mampu menjelaskan bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang hadir untuk menyelamatkan manusia.
  2. Melalui cerita dan diskusi, murid mampu menyebutkan minimal dua alasan mengapa Yesus mulai tampil di depan umum sebagai wujud karya keselamatan Allah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berjanji kepada seseorang? Apa yang kamu rasakan ketika janji itu ditepati?
  2. Menurut kamu, mengapa seseorang yang sangat baik dan penting mau hadir dan menolong orang yang membutuhkan?
  3. Jika kamu mendengar kabar bahwa ada seseorang yang datang untuk menyelamatkanmu, apa yang ingin kamu lakukan atau sampaikan kepadanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama: 'Ya Allah yang Mahabaik, terima kasih atas hari ini. Buka hati dan pikiran kami agar kami dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan memahami kasih-Mu. Amin.'
  • Guru melakukan asesmen awal: mengajukan dua pertanyaan diagnostik lisan kepada murid — (1) 'Siapa yang pernah mendengar nama Yesus Kristus? Apa yang kalian tahu tentang Yesus?' (2) 'Apakah kalian pernah mendengar kata janji Allah? Apa artinya menurut kalian?' — guru mencatat respons murid secara mental/sederhana untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi kesempatan 2–3 murid merespons secara lisan, membangun rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar bersama tentang mengapa Yesus hadir dan tampil di depan umum, dan apa hubungannya dengan janji Allah untuk kita.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid mengetahui apa yang akan mereka lakukan selama pembelajaran.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan dua gambar: (1) gambar seseorang yang sedang berjanji/bersumpah dengan tangan di dada, dan (2) gambar Yesus berdiri di depan banyak orang (bisa dari buku siswa atau gambar sederhana). Guru meminta murid mengamati kedua gambar dengan seksama selama 1–2 menit (Berkesadaran: fokus penuh pada gambar).
  • Guru memandu tanya jawab: 'Apa yang kalian lihat pada gambar pertama? Apa yang kalian lihat pada gambar kedua? Apa hubungan antara dua gambar ini?' Beri ruang bagi murid untuk mengungkapkan pendapatnya tanpa langsung dikoreksi.
  • Guru menyampaikan cerita singkat (narasi lisan atau dibacakan) tentang janji Allah kepada umat manusia: bahwa sejak awal Allah sudah menjanjikan keselamatan, dan Yesus adalah penggenapan janji itu. Cerita menggunakan bahasa anak yang sederhana dan konkret (Bermakna: dikaitkan dengan pengalaman berjanji dalam kehidupan sehari-hari).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Jadi, siapa yang dimaksud sebagai pemenuhan janji Allah?' dan 'Mengapa kehadiran Yesus penting bagi kita?' Murid menjawab secara bergantian.
  • Guru memberikan penguatan konsep: Yesus hadir bukan kebetulan, melainkan sebagai perwujudan kasih Allah yang ingin menyelamatkan manusia dari dosa. Yesus mulai tampil di depan umum karena sudah tiba waktunya untuk menjalankan misi keselamatan itu.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja sederhana berisi: satu kolom 'Janji Allah' dan satu kolom 'Yesus sebagai Pemenuhan' (Menggembirakan: kerja kelompok yang aktif dan hangat).
  • Guru membacakan atau meminta murid membaca bersama sebuah kutipan cerita pendek tentang Yesus yang mulai tampil di depan umum (misalnya, peristiwa pembaptisan Yesus sebagai awal misi-Nya, dari buku siswa halaman 56). Setelah membaca, kelompok berdiskusi untuk menemukan minimal dua alasan mengapa Yesus mulai tampil di depan umum (Bermakna: dikaitkan langsung dengan teks cerita nyata).
  • Setiap kelompok menuliskan dua alasan yang mereka temukan pada lembar kerja atau selembar kertas, lalu satu perwakilan kelompok membacakan hasilnya di depan kelas.
  • Guru memfasilitasi klarifikasi dan penguatan: memastikan setiap kelompok memahami bahwa alasan Yesus tampil di depan umum antara lain: (1) untuk mewujudkan rencana keselamatan Allah bagi manusia, dan (2) untuk mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan dan perbuatan-Nya.
  • Guru mengajak murid membuat hubungan dengan kehidupan mereka sendiri: 'Kalau Yesus hadir untuk menyelamatkan kita, apa yang bisa kita lakukan sebagai ungkapan terima kasih kita kepada-Nya?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dengan tenang sejenak (Berkesadaran: momen hening 1 menit untuk merenung).
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi secara lisan: 'Apa satu hal paling penting yang kamu pelajari hari ini tentang Yesus?' dan 'Bagaimana perasaanmu mengetahui bahwa Yesus hadir khusus untuk menyelamatkanmu?'
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di selembar kertas kecil (sticky note atau secarik kertas): 'Yesus adalah pemenuhan janji Allah karena...' — diisi oleh murid sendiri (Bermakna: ekspresi pribadi yang otentik).
  • Beberapa murid diundang secara sukarela untuk membacakan kalimat refleksinya.
  • Guru menutup tahap inti dengan mengajak murid bersyukur bersama secara spontan atau menggunakan doa pendek dari buku siswa.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: 'Hari ini kita belajar bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang hadir untuk menyelamatkan manusia, dan Ia tampil di depan umum karena sudah tiba waktunya menjalankan misi keselamatan itu.'
  • Guru memberikan asesmen akhir: murid secara individu menjawab dua pertanyaan tertulis singkat di kertas — (1) 'Jelaskan dengan kalimatmu sendiri: mengapa Yesus disebut pemenuhan janji Allah?' (2) 'Sebutkan dua alasan mengapa Yesus mulai tampil di depan umum!'
  • Guru mengumpulkan kertas jawaban murid untuk dijadikan bukti pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Guru menyampaikan pesan penutup yang hangat dan menyemangati: 'Kalian semua sudah belajar dengan baik hari ini. Ingat, Yesus hadir untuk kita — dan itu adalah kabar gembira yang bisa kita bawa pulang ke rumah.'
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama: 'Ya Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau hadir untuk menyelamatkan kami. Semoga kami selalu ingat kasih-Mu. Amin.'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan gambar berseri dengan keterangan singkat sebagai pengganti teks cerita. Untuk murid yang sudah mahir, disediakan teks tambahan pendek dari Injil Lukas 4:18 dengan pertanyaan lanjutan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak dukungan dapat menjawab pertanyaan diskusi dengan bantuan petunjuk/kata kunci yang disediakan guru di lembar kerja. Murid yang cepat memahami didorong untuk menjelaskan kepada teman sekelompoknya (peer teaching sederhana).
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup menyebutkan dua alasan secara lisan. Murid yang sudah berkembang diminta menuliskan dua alasan beserta penjelasan singkat menggunakan kalimat mereka sendiri.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan: 'Siapa yang pernah mendengar nama Yesus Kristus? Apa yang kalian tahu tentang Yesus?' — untuk memetakan pengetahuan awal murid.
  • Pertanyaan diagnostik lisan: 'Apakah kalian pernah mendengar kata janji Allah? Apa artinya menurut kalian?' — untuk mengetahui sejauh mana murid memahami konsep janji dalam konteks iman.

Proses:

  • Observasi dan tanya jawab selama pengamatan gambar: guru memantau keterlibatan dan respons murid.
  • Pemantauan diskusi kelompok saat tahap Mengaplikasi: guru mencatat kelompok mana yang sudah menemukan dua alasan dan mana yang masih membutuhkan bimbingan.
  • Kalimat refleksi pribadi pada tahap Merefleksi: digunakan guru untuk melihat kedalaman pemahaman dan respons afektif murid.

Akhir:

  • Tes tulis individu dua pertanyaan: (1) Jelaskan dengan kalimatmu sendiri mengapa Yesus disebut pemenuhan janji Allah. (2) Sebutkan dua alasan mengapa Yesus mulai tampil di depan umum.
  • Dinilai guru menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) berdasarkan ketepatan dan kelengkapan jawaban.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami untuk memeriksa pemahaman awal murid tentang Yesus dan janji Allah.
  • Observasi aktif saat diskusi kelompok: guru berkeliling dan mencatat apakah setiap kelompok mampu menemukan minimal dua alasan Yesus tampil di depan umum.
  • Kalimat refleksi tertulis di sticky note/kertas kecil pada tahap Merefleksi sebagai bukti pemahaman bermakna murid.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis individu di akhir pembelajaran: dua pertanyaan singkat tentang Yesus sebagai pemenuhan janji Allah dan alasan Yesus tampil di depan umum.
  • Dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan kelengkapan dan ketepatan jawaban.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah (TP 3.3.1.1)Murid tidak dapat menjelaskan hubungan antara Yesus dan janji Allah, atau jawabannya tidak relevan.Murid dapat menyebutkan bahwa Yesus berkaitan dengan janji Allah tetapi belum mampu menjelaskan dengan kalimat yang tepat.Murid mampu menjelaskan bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang hadir untuk menyelamatkan manusia, menggunakan kalimat yang cukup jelas.Murid mampu menjelaskan secara lengkap dan dengan kata-kata sendiri bahwa Yesus adalah pemenuhan janji Allah yang hadir untuk menyelamatkan manusia, disertai contoh atau alasan yang logis dan sesuai.
Menyebutkan alasan Yesus tampil di depan umum (TP 3.3.1.2)Murid tidak dapat menyebutkan satu pun alasan yang relevan mengapa Yesus tampil di depan umum.Murid hanya menyebutkan satu alasan mengapa Yesus tampil di depan umum, meskipun kurang lengkap penjelasannya.Murid mampu menyebutkan minimal dua alasan mengapa Yesus tampil di depan umum dengan tepat.Murid mampu menyebutkan minimal dua alasan dengan penjelasan singkat menggunakan kalimat sendiri yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang misi keselamatan Yesus.
Partisipasi dalam diskusi dan kolaborasi kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi.Murid terlibat dalam diskusi kelompok namun hanya sesekali dan perlu dorongan dari guru atau teman.Murid aktif terlibat dalam diskusi kelompok dan memberikan kontribusi nyata dalam menemukan jawaban bersama.Murid aktif, antusias, mampu mendorong diskusi kelompok, menghargai pendapat teman, dan membantu teman yang belum memahami.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya sampaikan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu saya perbaiki?
  • Apakah semua murid, termasuk yang membutuhkan dukungan, dapat terlibat aktif dalam kegiatan pengamatan gambar dan diskusi kelompok?
  • Apakah tujuan pembelajaran 3.3.1.1 dan 3.3.1.2 tercapai oleh sebagian besar murid berdasarkan hasil asesmen akhir?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling menarik bagi murid, dan bagian mana yang terlihat membosankan atau membingungkan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling penting yang kamu pelajari hari ini tentang Yesus?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Yesus hadir untuk menyelamatkanmu?
  • Masih adakah hal yang ingin kamu tanyakan atau belum kamu mengerti tentang Yesus sebagai pemenuhan janji Allah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Penulis: Susi Bonardy & Yenny Suria, Kemendikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-244-567-8)
  2. Buku Teks Murid Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Penulis: Susi Bonardy & Yenny Suria, Kemendikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-244-596-8) — halaman 55–56
  3. Gambar ilustrasi: seseorang yang berjanji dan gambar Yesus tampil di depan orang banyak (dapat diambil dari buku siswa atau dicetak oleh guru)
  4. Lembar kerja sederhana berisi kolom 'Janji Allah' dan 'Yesus sebagai Pemenuhan' untuk diskusi kelompok
  5. Kertas kecil/sticky note untuk menulis kalimat refleksi murid
  6. Kutipan singkat Injil Lukas 4:18 (untuk diferensiasi murid yang sudah mahir)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.