MODUL AJAR Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bab 3 — Masa Kanak-kanak Yesus INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Masa Kanak-kanak Yesus |
|---|
| Alokasi Waktu | 18 JP (18 x 35 menit = 630 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 6 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 2.3.1 Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret
- TP 2.3.2 Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah
- TP 2.3.3 Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
- TP 2.3.4 Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Di kota manakah Yesus tinggal bersama Ibu Maria dan Santo Yusuf sewaktu masih kanak-kanak?
- Apa saja yang dilakukan Yesus ketika bertumbuh besar di rumah-Nya di Nazaret?
- Siapakah yang membawa bayi Yesus ke Bait Allah di Yerusalem?
- Apa yang terjadi ketika bayi Yesus bertemu dengan Kakek Simeon di Bait Allah?
- Ke mana keluarga Yesus pergi ketika Yesus berusia 12 tahun?
- Apa yang dilakukan Yesus bersama Maria dan Yusuf di kota Yerusalem?
- Di manakah Maria dan Yusuf akhirnya menemukan Yesus setelah mencarinya selama tiga hari?
- Sedang melakukan apakah Yesus ketika ditemukan orang tua-Nya di dalam Bait Allah?
- Pada umur berapakah Yesus pergi bersama orang tua-Nya ke Yerusalem untuk merayakan Paskah?
- Di manakah Maria dan Yusuf menemukan Yesus setelah mencari-Nya selama tiga hari?
- Sedang apakah Yesus saat ditemukan di Bait Allah?
- Bagaimana urutan kisah masa kanak-kanak Yesus mulai dari tinggal di Nazaret hingga berada di Bait Allah?
- Apa saja peristiwa penting yang dialami Yesus saat berumur 12 tahun di Bait Allah?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menceritakan Masa Kanak-kanak Yesus di Nazaret — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.1 Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak berdoa pembuka bersama, dan memeriksa kehadiran murid di kelas (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan 2 hal tentang masa kanak-kanak Yesus: (1) 'Keluarga Yesus tinggal di kota mana?' (acuan: Nazaret); (2) 'Siapa nama orang tua Yesus di bumi?' (acuan: Ibu Maria dan Santo Yusuf) untuk memetakan kesiapan bercerita (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menceritakan masa kanak-kanak Yesus saat tinggal dan bertumbuh di kota Nazaret (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan kisah Injil Matius 2:19-23 dan Lukas 2:39-40 tentang Keluarga Kudus yang kembali dari Mesir lalu menetap di kota Nazaret, serta bagaimana Yesus bertumbuh menjadi anak yang bertambah besar, kuat, penuh hikmat, dan dikasihi Allah serta sesama (10 menit).
- Guru memperlihatkan 3 gambar seri kisah masa kanak-kanak Yesus di Nazaret: Gambar 1 (Keluarga Kudus tiba dan tinggal di rumah sederhana di Nazaret), Gambar 2 (Yesus kanak-kanak membantu Santo Yusuf bertukang kayu dan membantu Ibu Maria), Gambar 3 (Yesus tekun berdoa dan bertumbuh makin besar, sehat, serta bijaksana) (10 menit).
- Guru memandu tanya-jawab untuk mendalami 3 peristiwa penting dari gambar: (1) tempat tinggal Yesus (Nazaret); (2) pekerjaan/kegiatan Yesus membantu orang tua; (3) pertumbuhan Yesus yang taat, bertambah besar, dan dikasihi Allah (acuan: ketiga unsur peristiwa masa kanak-kanak Yesus) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru menyelenggarakan permainan menggembirakan 'Estafet Gambar Cerita Nazaret': murid secara berpasangan bergantian memegang 3 kartu gambar alur (Kartu A: Tinggal di Nazaret; Kartu B: Membantu orang tua; Kartu C: Bertumbuh taat dan berhikmat) lalu saling menceritakan kejadian pada gambar pasangannya (15 menit).
- Setiap murid berlatih menceritakan kembali masa kanak-kanak Yesus di Nazaret secara utuh mencakup 3 unsur: tempat tinggal di Nazaret bersama Maria dan Yusuf, kegiatan membantu orang tua, serta pertumbuhan-Nya yang taat kepada Allah dan sesama, baik secara berpasangan maupun di depan guru (20 menit).
Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid diajak merenungkan sikap Yesus semasa kanak-kanak yang rajin membantu orang tua dan tekun berdoa di Nazaret agar dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari di rumah (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kisah masa kanak-kanak Yesus yang tinggal di Nazaret, taat membantu orang tua, dan dikasihi Allah serta sesama (5 menit).
- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek lisan acak kepada murid untuk menceritakan 1 hal yang dilakukan Yesus di Nazaret (acuan: membantu Santo Yusuf/Ibu Maria, berdoa, belajar firman) serta memberikan umpan balik (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa syukur meneladani kanak-kanak Yesus dan salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang masih memerlukan bimbingan, disediakan kartu gambar bertuliskan kata kunci alur (Nazaret, Membantu Orang Tua, Bertumbuh Taat). Bagi murid yang cepat memahami, kartu gambar disajikan tanpa teks panduan.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menceritakan dibantu guru dengan pertanyaan pemandu bertahap per gambar; murid yang mandiri langsung menceritakan ketiga alur secara berurutan.
- Produk: Murid dapat menceritakan masa kanak-kanak Yesus dengan kalimat sederhana langsung di depan guru atau berpasangan dengan bimbingan gambar seri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan di pendahuluan: (1) 'Di kota manakah keluarga Yesus menetap dan tinggal?' (acuan: Nazaret); (2) 'Siapakah nama orang tua Yesus yang membesarkan-Nya di Nazaret?' (acuan: Ibu Maria dan Santo Yusuf/Bapa Yusuf). Murid yang menjawab 2 benar siap mandiri; 0-1 benar mendapat bimbingan intensif saat mengamati gambar.
Proses:- Penilaian unjuk kerja lisan menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret berdasarkan 3 unsur peristiwa: (1) Peristiwa tinggal di Nazaret bersama Maria dan Yusuf; (2) Peristiwa Yesus membantu orang tua (pekerjaan rumah/tukang kayu); (3) Peristiwa pertumbuhan Yesus yang bertambah besar, bijaksana, dan taat dikasihi Allah serta manusia.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir pembelajaran: Murid menceritakan kembali secara ringkas teladan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (kriteria penerimaan: menyebutkan minimal 1 tindakan nyata Yesus di Nazaret seperti membantu orang tua, patuh/taat kepada Maria dan Yusuf, atau rajin berdoa).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik awal tentang kota tempat tinggal Yesus dan orang tua-Nya.
- Observasi unjuk kerja menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret dengan rubrik penilaian proses.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret | Belum mampu menceritakan peristiwa masa kanak-kanak Yesus di Nazaret meskipun diberikan panduan gambar seri. | Mampu menceritakan 1 dari 3 unsur peristiwa masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (acuan unsur: [1] tinggal di Nazaret bersama Maria dan Yusuf; [2] membantu orang tua; [3] bertumbuh taat dan dikasihi Allah) dengan bantuan bimbingan pertanyaan guru. | Mampu menceritakan 2 dari 3 unsur peristiwa masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (acuan unsur: [1] tinggal di Nazaret bersama Maria dan Yusuf; [2] membantu orang tua; [3] bertumbuh taat dan dikasihi Allah) secara mandiri. | Mampu menceritakan seluruh 3 unsur peristiwa masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (acuan unsur: [1] tinggal di Nazaret bersama Maria dan Yusuf; [2] membantu orang tua; [3] bertumbuh taat dan dikasihi Allah) secara lengkap, runtut, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media 3 gambar seri masa kanak-kanak Yesus di Nazaret efektif membantu murid menceritakan kembali kisah tersebut?
- Bagaimana keterlibatan murid saat permainan estafet gambar cerita berlangsung, apakah seluruh murid berani bercerita?
Murid:- Bagian cerita manakah tentang kanak-kanak Yesus di Nazaret yang paling kamu sukai?
- Sikap kanak-kanak Yesus apa yang ingin kamu tiru saat berada di rumah bersama orang tuamu?
Pertemuan 2 — Menceritakan Peristiwa Yesus Dipersembahkan di Bait Allah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.2 Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak membuat tanda salib, berdoa pembuka bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan mengenai pengetahuan dasar kisah Yesus dibawa ke Bait Allah: (1) 'Siapakah orang tua yang membawa Yesus?' (acuan jawaban: Maria dan Yusuf); (2) 'Ke kota manakah Yesus dibawa?' (acuan jawaban: Yerusalem/Bait Allah) untuk memetakan kesiapan bercerita (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan narasi Kitab Suci Lukas 2:21-40 tentang Yesus Dipersembahkan di Bait Allah sambil memperlihatkan gambar berurutan: (1) Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Bait Allah Yerusalem serta mempersembahkan sepasang burung tekukur; (2) Simeon menyambut dan menggendong bayi Yesus sambil memuji Allah; (3) Maria dan Yusuf kembali bersama Yesus ke Nazaret (15 menit).
- Guru membimbing murid mengidentifikasi 3 alur utama peristiwa melalui tanya jawab terpimpin: bagian awal (Maria dan Yusuf membawa Yesus ke Bait Allah), bagian tengah (Simeon menggendong dan memuji Yesus), dan bagian akhir (keluarga Yesus kembali ke Nazaret) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru mengadakan permainan pasangan gambar alur gembira: murid berpasangan menerima 3 kartu gambar bernomor (Kartu 1: Maria & Yusuf membawa bayi Yesus dan burung tekukur; Kartu 2: Simeon menggendong bayi Yesus di Bait Allah; Kartu 3: Yusuf & Maria menggendong Yesus pulang ke Nazaret) lalu saling berlatih menceritakan peristiwa itu secara bergantian berdasarkan urutan kartu (20 menit).
- Secara bergiliran, murid menceritakan kembali peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah di hadapan guru atau kelompok kecil secara runtut sesuai 3 urutan peristiwa: membawa persembahan burung tekukur ke Bait Allah, penyambutan oleh Simeon, dan kepulangan ke Nazaret (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid merefleksikan makna kisah bahwa orang tua Yesus setia membawa Yesus ke rumah Tuhan sejak bayi, dan murid diajak menyadari kebaikan Tuhan dalam hidupnya (10 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan bersama 3 bagian urutan cerita Yesus dipersembahkan di Bait Allah (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas kemampuan murid menceritakan peristiwa secara runtut, kemudian menutup pembelajaran dengan doa penutup dan tanda salib (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu gambar alur dengan nomor penunjuk urutan yang jelas; murid yang mahir menggunakan gambar tanpa nomor urut.
- Proses: Murid yang memerlukan bimbingan didampingi dengan pertanyaan pemandu alur cerita; murid yang mahir langsung menceritakan 3 peristiwa secara mandiri tanpa jeda bantuan.
- Produk: Semua murid menceritakan kembali secara lisan alur peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah sesuai kemampuan artikulasi masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan lisan diagnostik: (1) Siapa yang membawa bayi Yesus ke Bait Allah? (acuan: Maria dan Yusuf); (2) Ke manakah Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus? (acuan: Bait Allah di Yerusalem); (3) Hewan persembahan apa yang dibawa orang tua Yesus? (acuan: sepasang burung tekukur/merpati).
Proses:- Observasi unjuk kerja saat murid menceritakan kembali peristiwa berdasarkan 3 kartu gambar alur: (1) Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus serta sepasang burung tekukur ke Bait Allah Yerusalem; (2) Kakek Simeon menggendong dan memuji Allah atas keselamatan yang dilihatnya; (3) Keluarga Yesus kembali ke Nazaret.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan singkat di penutup: Murid menyebutkan urutan awal-tengah-akhir peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah (acuan: awal = Yesus dibawa ke Bait Allah; tengah = Yesus digendong dan diberkati Simeon; akhir = pulang ke Nazaret).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran tentang tokoh dan tempat peristiwa
- Pengamatan unjuk kerja menceritakan kembali peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah dengan panduan lembar observasi alur 3 peristiwa
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan dan Keruntutan Cerita Peristiwa Yesus Dipersembahkan di Bait Allah | Hanya mampu menceritakan 1 peristiwa dari 3 alur kisah (acuan alur: 1. Yesus dibawa Maria & Yusuf ke Bait Allah dengan burung tekukur; 2. Simeon menyambut dan menggendong Yesus; 3. Yesus dan keluarga pulang ke Nazaret) dengan bantuan penuh guru. | Mampu menceritakan 2 dari 3 alur kisah peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah secara berurutan dengan bimbingan guru. | Mampu menceritakan seluruh 3 alur kisah peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah secara runtut (awal, tengah, akhir) secara mandiri. | Mampu menceritakan seluruh 3 alur kisah peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah secara lengkap, runtut, dan lancar tanpa ragu atau bantuan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media kartu gambar alur membantu memfasilitasi seluruh murid menceritakan kembali peristiwa secara berurutan?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam latihan berpasangan saat saling menceritakan kisah Kitab Suci?
Murid:- Bagian cerita manakah dari kisah bayi Yesus di Bait Allah yang paling kamu sukai?
- Apakah kamu merasa senang menceritakan kembali kisah bayi Yesus dan Kakek Simeon kepada temanmu?
Pertemuan 3 — Menceritakan Perjalanan Keluarga Yesus ke Yerusalem hingga Berada di Bait Allah pada Umur 12 Tahun — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.3 Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan tanda salib, doa pembuka bersama, dan menyapa kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan mengenai kisah perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem: 'Siapakah orang tua Yesus yang pergi ke Yerusalem?' (acuan: Maria dan Yusuf) dan 'Dalam rangka perayaan apa keluarga Yesus pergi ke Yerusalem?' (acuan: Hari Raya Paskah) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menceritakan perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem hingga Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak guru membacakan kisah berdasarkan Lukas 2:41-47 tentang Yesus pada umur 12 tahun yang pergi bersama Maria dan Yusuf dari Nazaret ke Yerusalem untuk merayakan Paskah hingga Yesus berada di Bait Allah (15 menit).
- Murid bersama guru mencermati 3 gambar alur berurutan di papan tulis: Gambar 1: Yesus berusia 12 tahun berjalan bersama Maria dan Yusuf ke Yerusalem; Gambar 2: Yesus bersama orang tua merayakan Paskah di kota Yerusalem; Gambar 3: Yesus berada di dalam Bait Allah sedang duduk mendengarkan para guru agama (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain tantangan berpasangan 'Estafet Cerita Bergambar': murid berpasangan memegang lembar 3 gambar berseri lalu bergantian menceritakan alur peristiwa perjalanan keluarga Yesus dari Nazaret ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah pada umur 12 tahun (20 menit).
- Secara bergantian, murid menceritakan secara mandiri di hadapan guru atau teman sebangku perjalanan keluarga Yesus hingga berada di Bait Allah dengan memuat 3 kejadian: (1) Yesus berumur 12 tahun bersama Maria dan Yusuf pergi ke Yerusalem untuk merayakan Paskah, (2) sehabis perayaan Yesus tinggal di Yerusalem, dan (3) Yesus berada di Bait Allah mendengarkan dan bertanya kepada para guru agama (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengungkapkan perasaan sukacitanya saat menceritakan kembali perjalanan kanak-kanak Yesus yang setia beribadah ke Bait Allah bersama orang tua-Nya (10 menit).
Penutup:- Murid bersama guru menyimpulkan isi cerita perjalanan Yesus ke Yerusalem pada umur 12 tahun (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap cerita murid dan menyampaikan bahwa alur penemuan Yesus akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya (5 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa penutup dan tanda salib bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan 3 gambar berseri dengan kata kunci (1. Pergi ke Yerusalem, 2. Rayakan Paskah, 3. Berada di Bait Allah), sedangkan murid mahir menceritakan langsung secara mandiri.
- Proses: Murid yang belum lancar bercerita dipandu guru menceritakan satu demi satu gambar berseri, sedangkan murid yang sudah mahir menceritakan seluruh alur secara lengkap tanpa jeda.
- Produk: Semua murid menghasilkan bukti unjuk kerja yang sama yaitu menceritakan lisan kisah perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah pada umur 12 tahun.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan diagnostik kesiapan bercerita: (1) 'Siapa nama orang tua yang mengajak Yesus ke Yerusalem?' (acuan: Maria dan Yusuf/Bapa Yusuf dan Ibu Maria); (2) 'Untuk merayakan hari raya apa mereka pergi ke Yerusalem?' (acuan: Hari Raya Paskah).
Proses:- Guru mengamati unjuk kerja lisan murid saat menceritakan kisah dengan lembar ceklis 3 peristiwa acuan: (1) Yesus umur 12 tahun bersama Maria dan Yusuf pergi ke Yerusalem merayakan Paskah; (2) Sehabis perayaan Paskah, Yesus tinggal di Yerusalem; (3) Yesus berada di Bait Allah bersama para guru agama. Penskoran: Ya/Tidak untuk setiap kelengkapan peristiwa.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta murid menyebutkan di mana Yesus akhirnya berada pada umur 12 tahun (acuan: di dalam Bait Allah/Rumah Tuhan).
Formatif:- Tes lisan diagnostik di awal pembelajaran tentang tokoh dan tujuan perjalanan ke Yerusalem.
- Pengamatan unjuk kerja menceritakan peristiwa perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah pada umur 12 tahun menggunakan rubrik.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah pada umur 12 tahun | Belum mampu menceritakan peristiwa, atau hanya menceritakan 1 peristiwa dengan bantuan penuh guru (daftar acuan peristiwa: 1. Yesus usia 12 tahun pergi bersama Maria dan Yusuf ke Yerusalem untuk Paskah, 2. Yesus tinggal di Yerusalem sehabis perayaan, 3. Yesus berada di Bait Allah bersama guru agama). | Mampu menceritakan 1 sampai 2 peristiwa dari 3 daftar acuan peristiwa perjalanan Yesus ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah dengan bimbingan guru. | Mampu menceritakan 3 peristiwa lengkap dari daftar acuan (perjalanan ke Yerusalem untuk Paskah, tinggal di Yerusalem, dan berada di Bait Allah bersama guru agama) secara runtut dan mandiri. | Mampu menceritakan 3 peristiwa lengkap dari daftar acuan secara runtut, mandiri, lancar tanpa keraguan, serta mampu mengulang cerita secara runut dari awal hingga akhir. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan 3 gambar berseri efektif membantu murid kelas 2 menceritakan perjalanan keluarga Yesus ke Yerusalem hingga berada di Bait Allah?
- Bagian cerita mana yang paling sering terlewat oleh murid saat menceritakan peristiwa ini?
Murid:- Bagian cerita mana yang paling kamu sukai dari kisah Yesus berumur 12 tahun di Bait Allah?
- Apakah kamu merasa senang saat menceritakan kisah perjalanan Yesus ke Yerusalem kepada temanmu?
Pertemuan 4 — Menceritakan Alur Penemuan Yesus Berada di Bait Allah pada Umur 12 Tahun secara Lengkap — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.3 Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan tanda salib dan mengajak murid berdoa syukur atas penyertaan Tuhan Yesus (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menceritakan secara lengkap alur peristiwa penemuan Yesus di Bait Allah pada umur 12 tahun (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal lisan untuk memetakan kesiapan murid menceritakan peristiwa tersebut dengan menanyakan: 'Berapa lama Maria dan Yusuf mencari Yesus sampai akhirnya menemukan-Nya di Bait Allah?' (acuan jawaban: 3 hari / tiga hari) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Guru membacakan kembali kutipan Kitab Suci Lukas 2:44-49 tentang penemuan Yesus di Bait Allah dengan penekanan pada urutan kejadian (10 menit).
- Guru bersama murid membedah 4 alur penemuan Yesus secara berurutan: (1) Maria dan Yusuf menyadari Yesus tidak ada dalam rombongan lalu mencari Dia di antara kenalan; (2) Setelah 3 hari mencari, mereka kembali ke Yerusalem dan menemukan Yesus di Bait Allah; (3) Yesus ditemukan sedang duduk mendengarkan para guru agama serta mengajukan pertanyaan; (4) Ibu Maria bertanya mengapa Yesus berbuat demikian, dan Yesus menjawab bahwa Ia harus berada di dalam rumah Bapa-Nya (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagikan media permainan kartu bergambar alur penemuan Yesus kepada murid secara berpasangan. Terdapat 4 kartu bergambar: Kartu A (Maria dan Yusuf mencari Yesus di jalan), Kartu B (Maria dan Yusuf berjalan kembali ke Yerusalem dan masuk Bait Allah), Kartu C (Yesus duduk dikelilingi para guru agama sambil bertanya jawab), Kartu D (Maria dan Yusuf berbicara dengan Yesus di dalam Bait Allah). Murid menyusun ke-4 kartu sesuai urutan kejadian yang benar (urutan benar: Kartu A -> Kartu B -> Kartu C -> Kartu D) (15 menit).
- Dalam permainan berpasangan 'Estafet Cerita Penemuan Yesus', satu murid memegang 2 kartu pertama dan menceritakannya, lalu pasangannya memegang 2 kartu berikutnya dan melanjutkan ceritanya hingga selesai (15 menit).
- Secara bergantian di depan kelompok atau kelas, murid secara mandiri menceritakan alur peristiwa penemuan Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun secara lengkap dari alur 1 hingga 4 berdasarkan panduan gambar (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid mengheningkan cipta sejenak dan menyadari bagaimana kasih orang tua Yesus yang tekun mencari-Nya serta ketaatan Yesus yang mencintai rumah Bapa-Nya (5 menit).
- Murid mengungkapkan satu kalimat refleksi lisan tentang perasaan mereka mendengarkan kisah Yesus yang berada di rumah Bapa-Nya untuk belajar (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap ketepatan alur peristiwa yang telah diceritakan murid (5 menit).
- Guru menutup kegiatan dengan doa penutup dan tanda salib (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan 4 kartu gambar berseri dengan teks ringkas pembantu untuk murid yang membutuhkan scaffolding, dan kartu bergambar tanpa teks untuk murid yang sudah mahir.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menceritakan alur dibantu pertanyaan penuntun guru per gambar alur, sedangkan murid yang mahir menceritakan langsung ke-4 alur secara berkesinambungan tanpa jeda.
- Produk: Murid yang memerlukan pendampingan menceritakan minimal 2 bagian alur dengan benar, sedangkan murid mahir menceritakan ke-4 bagian alur secara lengkap dan terperinci.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran: 'Berapa hari Maria dan Yusuf mencari Yesus hingga menemukan-Nya di Bait Allah?' (acuan: 3 hari / tiga hari). Bila murid belum tahu, guru memberikan penekanan khusus pada durasi dan kegigihan pencarian dalam penjelasan.
Proses:- Observasi unjuk kerja saat murid menceritakan 4 alur penemuan Yesus di Bait Allah pada umur 12 tahun menggunakan rubrik penilaian unjuk kerja bercerita.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta murid menyebutkan apa yang sedang dilakukan Yesus ketika akhirnya ditemukan orang tua-Nya di Bait Allah (acuan: duduk mendengarkan para guru agama dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan).
Formatif:- Unjuk kerja menceritakan alur penemuan Yesus di Bait Allah pada umur 12 tahun secara lisan
- Pengamatan kinerja penyusunan kartu alur bergambar berpasangan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Menceritakan Alur Penemuan Yesus di Bait Allah pada Umur 12 Tahun | Hanya mampu menceritakan 1 dari 4 bagian alur penemuan Yesus (acuan alur: [1] pencarian di jalan rombongan, [2] pencarian kembali ke Bait Allah Yerusalem selama 3 hari, [3] Yesus duduk mendengarkan dan bertanya kepada para guru agama, [4] percakapan Maria dan Yesus tentang rumah Bapa) | Mampu menceritakan 2 dari 4 bagian alur penemuan Yesus secara berurutan sesuai acuan | Mampu menceritakan 3 dari 4 bagian alur penemuan Yesus secara berurutan sesuai acuan | Mampu menceritakan seluruh (4 bagian) alur penemuan Yesus di Bait Allah secara lengkap dan berurutan sesuai acuan secara mandiri |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan kartu alur bergambar efektif membantu murid kelas 2 menceritakan kembali peristiwa penemuan Yesus di Bait Allah secara runtut?
- Bagian alur manakah yang paling sering terlewat oleh murid saat menceritakan kisah penemuan Yesus?
Murid:- Apakah kamu senang menyusun kartu gambar dan menceritakan peristiwa penemuan Yesus di Bait Allah?
- Bagian cerita mana dari penemuan Yesus di Bait Allah yang paling kamu ingat?
Pertemuan 5 — Menyebutkan Informasi Penting tentang Peristiwa Yesus Berada di Bait Allah pada Umur 12 Tahun — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.4 Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan tanda salib dan doa pembuka bersama murid (5 menit).
- Guru melakukan presensi kehadiran dan mengajak murid menyanyikan lagu rohani singkat tentang memuji Tuhan (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan mengajukan 2 pertanyaan fakta: (1) 'Berapa umur Yesus saat pergi merayakan Paskah ke Yerusalem?' (acuan jawaban: 12 tahun); (2) 'Di manakah orang tua Yesus menemukan-Nya saat tertinggal?' (acuan jawaban: di Bait Allah) untuk mengecek kesiapan murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan kembali perikop Kitab Suci Lukas 2:41-52 dengan penekanan pada butir-butir fakta peristiwa (10 menit).
- Guru menampilkan bagan papan tulis berisi 5 butir fakta informasi penting peristiwa Yesus di Bait Allah: (1) Tempat perayaan Paskah: Bait Allah di Yerusalem; (2) Umur Yesus saat peristiwa terjadi: 12 tahun; (3) Lama orang tua mencari Yesus: 3 hari; (4) Aktivitas Yesus saat ditemukan: sedang duduk mendengarkan para guru agama dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan; (5) Jawaban Yesus kepada ibu-Nya: 'Harus ada di dalam rumah Bapa-Ku' (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru mengadakan permainan kuis menggembirakan 'Tebak Fakta Yesus di Bait Allah': Murid secara berpasangan mengambil gulungan kartu soal fakta dan menyebutkan jawaban informasinya secara lisan. 4 kartu soal yang disiapkan: Kartu 1 'Berapa umur Yesus saat ke Yerusalem?', Kartu 2 'Di kota manakah letak Bait Allah tempat Yesus berada?', Kartu 3 'Berapa hari Yusuf dan Maria mencari Yesus?', Kartu 4 'Sedang apakah Yesus bersama para guru agama saat ditemukan?' (acuan jawaban: Kartu 1 = 12 tahun; Kartu 2 = Yerusalem; Kartu 3 = 3 hari; Kartu 4 = duduk mendengarkan dan bertanya) (25 menit).
- Murid secara mandiri melengkapi Lembar Kerja Informasi Penting berisi 5 butir rumpang berikut: (1) Yesus dan orang tua-Nya merayakan Paskah di kota ...; (2) Yesus berada di Bait Allah saat berumur ... tahun; (3) Maria dan Yusuf mencari Yesus selama ... hari; (4) Di Bait Allah, Yesus sedang ... para guru agama dan bertanya; (5) Yesus menyebut Bait Allah sebagai rumah ...-Nya (acuan kunci jawaban lengkap: 1 = Yerusalem; 2 = 12 / dua belas; 3 = 3 / tiga; 4 = mendengarkan / menyimak; 5 = Bapa / Allah) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengheningkan cipta sejenak dan merenungkan kerinduan Yesus untuk berada di rumah Bapa guna belajar tentang Allah (10 menit).
Penutup:- Guru dan murid bersama-sama merangkum 5 informasi penting peristiwa Yesus di Bait Allah pada umur 12 tahun (5 menit).
- Guru memberikan penguatan materi, menyampaikan gambaran umum pertemuan berikutnya yaitu asesmen sumatif bercerita dan tes lisan, serta menutup kegiatan dengan doa dan tanda salib (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja berpilihan jawaban (opsi kata), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan lembar isian langsung tanpa opsi bantuan.
- Proses: Pada aktivitas kuis berpasangan, murid yang lancar membaca membacakan kartu soal untuk rekannya yang masih mengeja.
- Produk: Murid dapat menyebutkan informasi penting baik secara lisan langsung kepada guru maupun melalui tulisan pada lembar kerja rumpang.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik singkat: (1) Berapa umur Yesus saat peristiwa di Yerusalem? (acuan jawaban: 12 tahun); (2) Di mana Maria dan Yusuf menemukan Yesus? (acuan jawaban: di Bait Allah)
Proses:- Observasi kinerja lisan saat permainan kuis tebak fakta 4 kartu (acuan: Kartu 1 = 12 tahun, Kartu 2 = Yerusalem, Kartu 3 = 3 hari, Kartu 4 = duduk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan)
- Pemeriksaan ketepatan pengisian lembar kerja rumpang 5 butir informasi penting (acuan kunci: 1 = Yerusalem; 2 = 12 / dua belas tahun; 3 = 3 / tiga hari; 4 = mendengarkan para guru agama; 5 = Bapa)
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Murid diminta menyebutkan secara cepat 3 dari 5 informasi penting peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun (acuan fakta: umur 12 tahun, kota Yerusalem / Bait Allah, dicari 3 hari, mendengarkan guru agama, berada di rumah Bapa)
Formatif:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran
- Kuis berpasangan tebak fakta informasi penting
- Pemeriksaan lembar kerja rumpang 5 informasi penting peristiwa Yesus di Bait Allah
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun | Menyebutkan 0-1 informasi penting dengan tepat dari 5 butir acuan (Yerusalem, 12 tahun, dicari 3 hari, mendengarkan para guru agama dan bertanya, rumah Bapa) dengan bimbingan penuh guru. | Menyebutkan 2-3 informasi penting dengan tepat dari 5 butir acuan (Yerusalem, 12 tahun, dicari 3 hari, mendengarkan para guru agama dan bertanya, rumah Bapa) dengan sedikit bantuan. | Menyebutkan 4 informasi penting dengan tepat dari 5 butir acuan (Yerusalem, 12 tahun, dicari 3 hari, mendengarkan para guru agama dan bertanya, rumah Bapa) secara mandiri. | Menyebutkan seluruh 5 informasi penting dengan tepat dari 5 butir acuan (Yerusalem, 12 tahun, dicari 3 hari, mendengarkan para guru agama dan bertanya, rumah Bapa) secara mandiri dan tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media kartu kuis dan bagan fakta membantu murid kelas 2 mengingat butir informasi penting dengan menyenangkan?
- Apakah murid yang mengalami kesulitan membaca terbantu dalam menyebutkan informasi penting secara lisan?
Murid:- Fakta apa yang paling kamu ingat tentang Yesus saat berumur 12 tahun di Bait Allah?
- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menyenangkan bagimu?
Pertemuan 6 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 2.3.1 Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret
- TP 2.3.2 Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah
- TP 2.3.3 Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
- TP 2.3.4 Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun
Pendahuluan:- Guru membuka sesi sumatif dengan tanda salib, doa bersama memohon penyertaan Roh Kudus, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab 3, yaitu unjuk kerja bercerita berpasangan mengenai tiga peristiwa masa kanak-kanak Yesus dan tes lisan mandiri tentang peristiwa Yesus pada umur 12 tahun di Bait Allah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menjelaskan petunjuk unjuk kerja bercerita berpasangan dengan bantuan stimulus 3 gambar berseri: Gambar 1 (Keluarga Yesus menetap dan Yesus bertumbuh di Nazaret), Gambar 2 (Yesus dipersembahkan oleh Maria dan Yosef di Bait Allah Yerusalem serta disambut Simeon dan Hana), dan Gambar 3 (Yesus berumur 12 tahun berada di tengah alim ulama di Bait Allah) (5 menit).
- Guru membagikan lembar stimulus gambar berseri kepada setiap meja pasangan (14 pasang untuk 28 murid) dan menjelaskan aturan giliran bercerita serta giliran tes lisan ke meja guru (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1: Murid secara berpasangan serentak melaksanakan unjuk kerja bercerita bergantian (murid A bercerita pada 15 menit pertama, lalu murid B bercerita pada 15 menit kedua, dan 5 menit penuntasan); murid menceritakan secara lisan alur 3 gambar berseri: (1) masa kanak-kanak Yesus di Nazaret yang bertumbuh taat dan dikasihi Allah serta manusia; (2) peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah Yerusalem membawa persembahan burung tekukur serta bertemu Simeon dan Hana; dan (3) peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun saat hari raya Paskah; sementara guru berkeliling mengamati dan menilai ketercapaian TP 1, TP 2, dan TP 3 menggunakan rubrik unjuk kerja (35 menit).
- Tugas 2: Murid secara individual dipanggil bergantian ke meja guru selama 2 menit per murid (28 murid x 2 menit = 56 menit, dibulatkan 40 menit efektif penilaian lisan langsung sambil murid lain mewarnai gambar alur kisah di meja masing-masing) untuk menjawab 3 pertanyaan lisan: (1) 'Di kota/tempat manakah perayaan Paskah diadakan dan Yesus tertinggal?' (kunci acuan: Yerusalem / Bait Allah); (2) 'Berapa umur Yesus saat tertinggal di Bait Allah?' (kunci acuan: 12 tahun); dan (3) 'Apa yang dilakukan Yesus di Bait Allah bersama para alim ulama?' (kunci acuan: duduk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan / bertanya jawab) (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi refleksi bersama atas pengalaman menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen unjuk kerja bercerita dan tes lisan bab Masa Kanak-kanak Yesus (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kejujuran dan ketertiban seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif bab 3 (3 menit).
- Guru merangkum inti pembelajaran Bab 3 mengenai teladan kepatuhan Yesus dan menutup sesi dengan doa syukur serta berkat penutup (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Stimulus gambar berseri yang sama dibagikan kepada semua murid sebagai pemandu urutan cerita tanpa mengubah isi kompetensi.
- Proses: Akomodasi akses berupa pengulangan pembacaan pertanyaan secara lisan dengan artikulasi lebih jelas bagi murid yang memerlukan penegasan pertanyaan saat tes lisan di meja guru.
- Produk: Semua murid menghasilkan bukti yang setara berupa tuturan lisan kisah dan jawaban lisan terhadap 3 butir pertanyaan tanpa penurunan standar kriteria.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- unjuk kerja bercerita berpasangan serentak dan tes lisan bergiliran: penuturan lisan yang runtut mengenai masa kanak-kanak Yesus di Nazaret, peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah, dan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun yang diceritakan kepada pasangan secara bergantian terpantau guru, serta jawaban lisan langsung mengenai tempat perayaan, usia, dan hal yang dilakukan Yesus di Bait Allah
- unjuk kerja bercerita serentak dalam pasangan: penuturan lisan bergantian dalam 14 pasang murid dipandu lembar stimulus 3 gambar berseri (menetap di Nazaret, dipersembahkan di Bait Allah, dan ditemukan di Bait Allah usia 12 tahun), di mana setiap murid menceritakan ketiga alur peristiwa secara runtut kepada rekannya dan diamati langsung oleh guru yang berkeliling (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja bercerita (kriteria: keruntutan alur peristiwa masa kanak-kanak di Nazaret, ketepatan penuturan kisah persembahan di Bait Allah, dan ketepatan alur penemuan Yesus pada umur 12 tahun))
- tes lisan bergiliran: jawaban lisan langsung tiap murid saat dipanggil ke meja guru selama 2 menit per murid mengenai 3 informasi penting: nama tempat perayaan, usia Yesus saat tertinggal di Bait Allah, dan hal yang dilakukan Yesus bersama para alim ulama (60 menit / 2 menit per murid = 30 slot panggilan, tuntas untuk 28 murid sementara murid lain mewarnai gambar alur kisah) (60 menit; individual; instrumen: lembar cek tes lisan (indikator: menyebutkan kota/tempat Yerusalem/Bait Allah, menyebutkan usia 12 tahun, menyebutkan kegiatan mendengarkan dan bertanya jawab dengan alim ulama))
Sumatif:- unjuk kerja bercerita berpasangan serentak dan tes lisan bergiliran: penuturan lisan yang runtut mengenai masa kanak-kanak Yesus di Nazaret, peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah, dan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun yang diceritakan kepada pasangan secara bergantian terpantau guru, serta jawaban lisan langsung mengenai tempat perayaan, usia, dan hal yang dilakukan Yesus di Bait Allah
- unjuk kerja bercerita serentak dalam pasangan: penuturan lisan bergantian dalam 14 pasang murid dipandu lembar stimulus 3 gambar berseri (menetap di Nazaret, dipersembahkan di Bait Allah, dan ditemukan di Bait Allah usia 12 tahun), di mana setiap murid menceritakan ketiga alur peristiwa secara runtut kepada rekannya dan diamati langsung oleh guru yang berkeliling (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja bercerita (kriteria: keruntutan alur peristiwa masa kanak-kanak di Nazaret, ketepatan penuturan kisah persembahan di Bait Allah, dan ketepatan alur penemuan Yesus pada umur 12 tahun))
- tes lisan bergiliran: jawaban lisan langsung tiap murid saat dipanggil ke meja guru selama 2 menit per murid mengenai 3 informasi penting: nama tempat perayaan, usia Yesus saat tertinggal di Bait Allah, dan hal yang dilakukan Yesus bersama para alim ulama (60 menit / 2 menit per murid = 30 slot panggilan, tuntas untuk 28 murid sementara murid lain mewarnai gambar alur kisah) (60 menit; individual; instrumen: lembar cek tes lisan (indikator: menyebutkan kota/tempat Yerusalem/Bait Allah, menyebutkan usia 12 tahun, menyebutkan kegiatan mendengarkan dan bertanya jawab dengan alim ulama))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (TP 2.3.1) | Belum mampu menceritakan peristiwa masa kanak-kanak Yesus di Nazaret meskipun dipandu gambar berseri. | Mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret namun alur peristiwa belum runtut atau memerlukan dorongan pertanyaan panduan dari guru. | Mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret (Yesus tinggal dan bertumbuh di Nazaret dalam asuhan Maria dan Yosef dengan taat) secara runtut sesuai stimulus gambar. | Mampu menceritakan masa kanak-kanak Yesus di Nazaret secara lengkap, sangat runtut, dan mandiri tanpa keraguan. | | Menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah (TP 2.3.2) | Belum mampu menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah. | Mampu menceritakan sebagian peristiwa persembahan Yesus (misal: hanya menyebut dibawa ke Bait Allah) namun alur pokok terputus. | Mampu menceritakan peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah (dibawa ke Bait Allah Yerusalem oleh Maria dan Yosef, membawa persembahan burung, bertemu Simeon dan Hana) secara runtut. | Mampu menceritakan peristiwa persembahan Yesus di Bait Allah secara lengkap dan runtut dengan penuturan yang sangat lancar dan mandiri. | | Menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun (TP 2.3.3) | Belum mampu menceritakan peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun. | Mampu menceritakan peristiwa penemuan Yesus pada umur 12 tahun secara terbata-bata atau alurnya melompat. | Mampu menceritakan alur peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun (pergi ke Yerusalem saat Paskah, Yesus tertinggal di Bait Allah, dan ditemukan orang tua-Nya di tengah alim ulama) secara runtut. | Mampu menceritakan alur peristiwa Yesus berada di Bait Allah pada umur 12 tahun secara utuh, runtut, dan sangat jelas secara mandiri. | | Menyebutkan informasi penting tentang peristiwa Yesus berada di Bait Allah umur 12 tahun (TP 2.3.4) | Menyebutkan 0 informasi penting dengan benar dari 3 butir acuan (tempat: Yerusalem/Bait Allah; umur: 12 tahun; kegiatan: mendengarkan dan bertanya jawab dengan alim ulama). | Menyebutkan dengan tepat 1 dari 3 informasi penting sesuai acuan. | Menyebutkan dengan tepat 2 dari 3 informasi penting sesuai acuan. | Menyebutkan dengan tepat seluruh 3 informasi penting sesuai acuan: (1) Yerusalem/Bait Allah, (2) umur 12 tahun, (3) mendengarkan dan bertanya jawab dengan alim ulama. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu tes lisan bergiliran 2 menit per murid cukup efektif dan tertib?
- Bagaimana ketercapaian murid dalam menceritakan alur ketiga peristiwa kanak-kanak Yesus secara runtut?
Murid:- Cerita masa kanak-kanak Yesus manakah yang paling mudah dan menyenangkan untuk kuceritakan kepada teman?
- Apakah aku sudah mengingat dengan jelas usia dan kegiatan Yesus di Bait Allah saat tertinggal di Yerusalem?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek RI, 2021)
- Alkitab: Kitab Suci Perjanjian Baru (Injil Matius 2:19-23 dan Lukas 2:39-40)
- Gambar seri kehidupan keluarga kudus di Nazaret
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Puskurbuk, 2021)
- Alkitab Perjanjian Baru: Injil Lukas 2:21-40
- Set kartu gambar alur kisah Yesus Dipersembahkan di Bait Allah
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Alkitab/Kitab Suci Perjanjian Baru: Injil Lukas 2:41-47
- Gambar berseri kisah perjalanan Yesus umur 12 tahun ke Bait Allah Yerusalem
- Alkitab Anak / Kitab Suci (Lukas 2:41-52)
- Set Kartu Bergambar 4 Alur Penemuan Yesus di Bait Allah
- Alkitab: Injil Lukas 2:41-52
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti untuk SD Kelas II
- Kartu kuis pertanyaan fakta dan lembar kerja rumpang informasi penting
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti SD Kelas II (Kemendikbudristek, 2021)
- Kutipan Kitab Suci: Matius 2:19-23, Lukas 2:21-40, Lukas 2:41-52
- Lembar stimulus 3 gambar berseri (Keluarga di Nazaret, Persembahan di Bait Allah, Yesus umur 12 tahun di Bait Allah)
- Lembar cek tes lisan dan rubrik unjuk kerja
|