MODUL AJAR Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui kegiatan rangkuman bersama, murid mampu menyebutkan kembali pokok-pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh yang hadir, kabar malaikat, kunjungan gembala dan tiga Majus) secara runtut.
- Melalui doa syukur bersama, murid mampu mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Yesus dengan berdoa menggunakan doa pujian dan syukur secara sederhana.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang masih ingat di mana Yesus dilahirkan?
- Siapa saja yang datang mengunjungi bayi Yesus?
- Mengapa kita harus bersyukur atas kelahiran Yesus?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dengan khidmat.
- Guru menyanyikan lagu 'Wartakan dengan Lantang' bersama murid untuk menciptakan suasana gembira.
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Anak-anak, siapa yang masih ingat cerita tentang kelahiran Yesus yang sudah kita pelajari?'
- Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah pertemuan rangkuman untuk mengingat kembali kisah indah kelahiran Yesus Sang Juru Selamat.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan gambar kelahiran Yesus di palungan dan meminta murid mengamati dengan saksama.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Di mana Yesus lahir? Siapa ibu dan bapak Yesus? Apa yang dikatakan malaikat kepada para gembala?'
- Guru membimbing murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara berurutan: kelahiran di Betlehem, Maria dan Yusuf, bayi Yesus di palungan, kabar malaikat kepada gembala, kunjungan para gembala.
- Guru menampilkan gambar tiga orang Majus dan menjelaskan singkat tentang Baltasar, Melkior, dan Gaspar yang mengikuti bintang besar untuk menemukan bayi Yesus.
- Guru membacakan ayat Lukas 2:11 'Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud' dan membahasnya bersama murid.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak) untuk melakukan kegiatan rangkuman bersama.
- Setiap kelompok diminta menyusun urutan kisah kelahiran Yesus menggunakan kartu gambar yang diacak (gambar Betlehem, Maria-Yusuf, palungan, malaikat, gembala, tiga Majus).
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil urutan mereka dan menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus dengan kata-kata sendiri.
- Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada kesalahan pemahaman.
- Murid secara individu melengkapi lembar kerja rangkuman di Buku Siswa halaman 97-98 dengan menuliskan atau menggambar pokok-pokok kisah kelahiran Yesus.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan makna kelahiran Yesus bagi kehidupan mereka.
- Guru membacakan cerita Nona Klara dari Buku Siswa halaman 96 dan mendiskusikan bagaimana perbuatan kasih adalah wujud syukur atas kelahiran Yesus.
- Murid diminta merefleksikan pertanyaan: 'Pernahkah aku meminjamkan pensil kepada temanku? Pernahkah aku membagikan makanan kepada temanku? Pernahkah aku mengunjungi teman yang sakit?'
- Setiap murid menyampaikan satu perbuatan kasih yang akan mereka lakukan sebagai wujud syukur atas kelahiran Yesus.
- Guru mencatat komitmen murid dan memberikan penguatan positif.
Penutup:- Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: Yesus lahir di Betlehem sebagai Juru Selamat bagi semua orang, dan kita bersyukur dengan melakukan perbuatan kasih.
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan kembali pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara runtut.
- Murid berdiri melingkar dan berdoa syukur bersama menggunakan doa pujian sederhana: 'Yesus yang baik, terima kasih Engkau telah lahir untuk menyelamatkan kami. Bantulah kami untuk selalu berbuat kasih kepada sesama. Amin.'
- Guru memberikan tugas rumah: Melakukan satu perbuatan kasih di rumah dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
- Guru menutup pembelajaran dengan lagu 'Wartakan dengan Lantang' dan salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan kartu gambar bergambar dengan simbol sederhana. Untuk murid yang sudah lancar, disediakan teks ringkasan singkat untuk dibaca.
- Proses: Murid yang cepat dapat membantu teman yang lambat dalam menyusun urutan kartu gambar. Murid yang membutuhkan pendampingan ekstra dibimbing secara langsung oleh guru saat kegiatan kelompok.
- Produk: Murid dapat memilih untuk menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus secara lisan, menggambar urutan cerita, atau menuliskan poin-poin penting sesuai kemampuan mereka.
ASESMENAwal:- Tanya jawab singkat tentang pengetahuan awal murid mengenai kisah kelahiran Yesus
- Mengamati respons murid saat melihat gambar kelahiran Yesus untuk mengidentifikasi pemahaman awal mereka
Proses:- Observasi kerja kelompok: kolaborasi, partisipasi, dan pemahaman saat menyusun urutan kartu gambar
- Mendengarkan presentasi kelompok dan memberikan umpan balik langsung
- Mengamati pengisian lembar kerja rangkuman: kelengkapan dan ketepatan informasi
- Mendengarkan refleksi murid tentang perbuatan kasih yang akan dilakukan
Akhir:- Unjuk kerja lisan: meminta 3-4 murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara runtut
- Observasi praktik doa: sikap khidmat, keikutsertaan dalam doa bersama, dan kemampuan mengucapkan doa syukur sederhana
- Penilaian komitmen perbuatan kasih yang disampaikan murid
Formatif:- Observasi selama diskusi kelompok: kemampuan murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus
- Tanya jawab lisan tentang urutan dan tokoh dalam kisah kelahiran Yesus
- Pengamatan saat presentasi kelompok tentang ketepatan urutan dan kelengkapan cerita
Sumatif:- Unjuk kerja: murid menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus secara runtut
- Produk: lembar kerja rangkuman di Buku Siswa
- Praktik: murid berdoa syukur dengan sikap khidmat dan mengucapkan doa pujian sederhana
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus | Murid belum dapat menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus atau hanya menyebutkan 1 tokoh/peristiwa dengan bantuan penuh guru | Murid dapat menyebutkan 2-3 pokok kisah kelahiran Yesus (misalnya tempat lahir dan tokoh utama) dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan 4-5 pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh, malaikat, gembala atau tiga Majus) secara runtut dengan sedikit bantuan | Murid dapat menyebutkan semua pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh yang hadir, kabar malaikat, kunjungan gembala dan tiga Majus) secara runtut dan lengkap tanpa bantuan | | Kemampuan berdoa syukur dengan doa pujian sederhana | Murid belum dapat berdoa atau tidak mengikuti doa bersama dengan sikap yang kurang khidmat | Murid dapat mengikuti doa bersama dengan sikap yang cukup khidmat tetapi belum dapat mengucapkan doa pujian sendiri | Murid dapat berdoa dengan sikap khidmat dan mengucapkan sebagian doa pujian syukur sederhana dengan bantuan | Murid dapat berdoa dengan sikap sangat khidmat dan mengucapkan doa pujian syukur sederhana secara mandiri dengan penuh penghayatan | | Partisipasi dan kolaborasi dalam kegiatan kelompok | Murid belum berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok atau bekerja sendiri tanpa berinteraksi dengan teman | Murid mulai berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tetapi masih perlu banyak dorongan dan bimbingan | Murid berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok dan dapat bekerja sama dengan teman dengan baik | Murid sangat aktif berpartisipasi, membantu teman, dan berkontribusi positif dalam menyelesaikan tugas kelompok dengan penuh antusias | | Refleksi dan komitmen melakukan perbuatan kasih | Murid belum dapat merefleksikan atau menyampaikan komitmen perbuatan kasih yang akan dilakukan | Murid dapat menyampaikan satu komitmen perbuatan kasih dengan bantuan dan contoh dari guru | Murid dapat merefleksikan pengalaman dan menyampakan komitmen perbuatan kasih yang konkret dan realistis | Murid dapat merefleksikan dengan mendalam dan menyampaikan komitmen perbuatan kasih yang konkret, realistis, dan menunjukkan pemahaman makna syukur atas kelahiran Yesus |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus dengan baik?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami dan mengingat kisah kelahiran Yesus?
- Bagaimana suasana doa syukur bersama? Apakah semua murid terlibat dengan khidmat?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pertemuan rangkuman berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu ingat dari kisah kelahiran Yesus?
- Bagaimana perasaanmu saat belajar tentang kelahiran Yesus hari ini?
- Perbuatan kasih apa yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan rasa syukur atas kelahiran Yesus?
- Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?
SUMBER BELAJAR- Alkitab: Lukas 2:1-20 dan Matius 2:1-12
- Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD halaman 96-98
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD halaman 110-112
- Gambar kelahiran Yesus di palungan
- Gambar tiga orang Majus dari Timur
- Kartu gambar urutan kisah kelahiran Yesus (Betlehem, Maria-Yusuf, palungan, malaikat, gembala, tiga Majus)
- Lagu 'Wartakan dengan Lantang' (halaman 99 Buku Siswa)
- Lembar kerja rangkuman
- Video/film kisah kelahiran Yesus (opsional)
|