Modul AjarPertemuan 9Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Rangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikRangkuman dan Penguatan: Yesus Sang Juru Selamat yang Lahir bagi Semua Orang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan rangkuman bersama, murid mampu menyebutkan kembali pokok-pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh yang hadir, kabar malaikat, kunjungan gembala dan tiga Majus) secara runtut.
  2. Melalui doa syukur bersama, murid mampu mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Yesus dengan berdoa menggunakan doa pujian dan syukur secara sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang masih ingat di mana Yesus dilahirkan?
  2. Siapa saja yang datang mengunjungi bayi Yesus?
  3. Mengapa kita harus bersyukur atas kelahiran Yesus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dengan khidmat.
  • Guru menyanyikan lagu 'Wartakan dengan Lantang' bersama murid untuk menciptakan suasana gembira.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Anak-anak, siapa yang masih ingat cerita tentang kelahiran Yesus yang sudah kita pelajari?'
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah pertemuan rangkuman untuk mengingat kembali kisah indah kelahiran Yesus Sang Juru Selamat.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar kelahiran Yesus di palungan dan meminta murid mengamati dengan saksama.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Di mana Yesus lahir? Siapa ibu dan bapak Yesus? Apa yang dikatakan malaikat kepada para gembala?'
  • Guru membimbing murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara berurutan: kelahiran di Betlehem, Maria dan Yusuf, bayi Yesus di palungan, kabar malaikat kepada gembala, kunjungan para gembala.
  • Guru menampilkan gambar tiga orang Majus dan menjelaskan singkat tentang Baltasar, Melkior, dan Gaspar yang mengikuti bintang besar untuk menemukan bayi Yesus.
  • Guru membacakan ayat Lukas 2:11 'Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud' dan membahasnya bersama murid.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 anak) untuk melakukan kegiatan rangkuman bersama.
  • Setiap kelompok diminta menyusun urutan kisah kelahiran Yesus menggunakan kartu gambar yang diacak (gambar Betlehem, Maria-Yusuf, palungan, malaikat, gembala, tiga Majus).
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil urutan mereka dan menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus dengan kata-kata sendiri.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada kesalahan pemahaman.
  • Murid secara individu melengkapi lembar kerja rangkuman di Buku Siswa halaman 97-98 dengan menuliskan atau menggambar pokok-pokok kisah kelahiran Yesus.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan makna kelahiran Yesus bagi kehidupan mereka.
  • Guru membacakan cerita Nona Klara dari Buku Siswa halaman 96 dan mendiskusikan bagaimana perbuatan kasih adalah wujud syukur atas kelahiran Yesus.
  • Murid diminta merefleksikan pertanyaan: 'Pernahkah aku meminjamkan pensil kepada temanku? Pernahkah aku membagikan makanan kepada temanku? Pernahkah aku mengunjungi teman yang sakit?'
  • Setiap murid menyampaikan satu perbuatan kasih yang akan mereka lakukan sebagai wujud syukur atas kelahiran Yesus.
  • Guru mencatat komitmen murid dan memberikan penguatan positif.

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: Yesus lahir di Betlehem sebagai Juru Selamat bagi semua orang, dan kita bersyukur dengan melakukan perbuatan kasih.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan kembali pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara runtut.
  • Murid berdiri melingkar dan berdoa syukur bersama menggunakan doa pujian sederhana: 'Yesus yang baik, terima kasih Engkau telah lahir untuk menyelamatkan kami. Bantulah kami untuk selalu berbuat kasih kepada sesama. Amin.'
  • Guru memberikan tugas rumah: Melakukan satu perbuatan kasih di rumah dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan lagu 'Wartakan dengan Lantang' dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan kartu gambar bergambar dengan simbol sederhana. Untuk murid yang sudah lancar, disediakan teks ringkasan singkat untuk dibaca.
  • Proses: Murid yang cepat dapat membantu teman yang lambat dalam menyusun urutan kartu gambar. Murid yang membutuhkan pendampingan ekstra dibimbing secara langsung oleh guru saat kegiatan kelompok.
  • Produk: Murid dapat memilih untuk menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus secara lisan, menggambar urutan cerita, atau menuliskan poin-poin penting sesuai kemampuan mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab singkat tentang pengetahuan awal murid mengenai kisah kelahiran Yesus
  • Mengamati respons murid saat melihat gambar kelahiran Yesus untuk mengidentifikasi pemahaman awal mereka

Proses:

  • Observasi kerja kelompok: kolaborasi, partisipasi, dan pemahaman saat menyusun urutan kartu gambar
  • Mendengarkan presentasi kelompok dan memberikan umpan balik langsung
  • Mengamati pengisian lembar kerja rangkuman: kelengkapan dan ketepatan informasi
  • Mendengarkan refleksi murid tentang perbuatan kasih yang akan dilakukan

Akhir:

  • Unjuk kerja lisan: meminta 3-4 murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus secara runtut
  • Observasi praktik doa: sikap khidmat, keikutsertaan dalam doa bersama, dan kemampuan mengucapkan doa syukur sederhana
  • Penilaian komitmen perbuatan kasih yang disampaikan murid

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: kemampuan murid menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus
  • Tanya jawab lisan tentang urutan dan tokoh dalam kisah kelahiran Yesus
  • Pengamatan saat presentasi kelompok tentang ketepatan urutan dan kelengkapan cerita

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid menceritakan kembali kisah kelahiran Yesus secara runtut
  • Produk: lembar kerja rangkuman di Buku Siswa
  • Praktik: murid berdoa syukur dengan sikap khidmat dan mengucapkan doa pujian sederhana

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran YesusMurid belum dapat menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus atau hanya menyebutkan 1 tokoh/peristiwa dengan bantuan penuh guruMurid dapat menyebutkan 2-3 pokok kisah kelahiran Yesus (misalnya tempat lahir dan tokoh utama) dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 4-5 pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh, malaikat, gembala atau tiga Majus) secara runtut dengan sedikit bantuanMurid dapat menyebutkan semua pokok kisah kelahiran Yesus (tempat lahir, tokoh yang hadir, kabar malaikat, kunjungan gembala dan tiga Majus) secara runtut dan lengkap tanpa bantuan
Kemampuan berdoa syukur dengan doa pujian sederhanaMurid belum dapat berdoa atau tidak mengikuti doa bersama dengan sikap yang kurang khidmatMurid dapat mengikuti doa bersama dengan sikap yang cukup khidmat tetapi belum dapat mengucapkan doa pujian sendiriMurid dapat berdoa dengan sikap khidmat dan mengucapkan sebagian doa pujian syukur sederhana dengan bantuanMurid dapat berdoa dengan sikap sangat khidmat dan mengucapkan doa pujian syukur sederhana secara mandiri dengan penuh penghayatan
Partisipasi dan kolaborasi dalam kegiatan kelompokMurid belum berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok atau bekerja sendiri tanpa berinteraksi dengan temanMurid mulai berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tetapi masih perlu banyak dorongan dan bimbinganMurid berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok dan dapat bekerja sama dengan teman dengan baikMurid sangat aktif berpartisipasi, membantu teman, dan berkontribusi positif dalam menyelesaikan tugas kelompok dengan penuh antusias
Refleksi dan komitmen melakukan perbuatan kasihMurid belum dapat merefleksikan atau menyampaikan komitmen perbuatan kasih yang akan dilakukanMurid dapat menyampaikan satu komitmen perbuatan kasih dengan bantuan dan contoh dari guruMurid dapat merefleksikan pengalaman dan menyampakan komitmen perbuatan kasih yang konkret dan realistisMurid dapat merefleksikan dengan mendalam dan menyampaikan komitmen perbuatan kasih yang konkret, realistis, dan menunjukkan pemahaman makna syukur atas kelahiran Yesus

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menyebutkan pokok-pokok kisah kelahiran Yesus dengan baik?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif dalam membantu murid memahami dan mengingat kisah kelahiran Yesus?
  • Bagaimana suasana doa syukur bersama? Apakah semua murid terlibat dengan khidmat?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu semua murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pertemuan rangkuman berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu ingat dari kisah kelahiran Yesus?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar tentang kelahiran Yesus hari ini?
  • Perbuatan kasih apa yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan rasa syukur atas kelahiran Yesus?
  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Lukas 2:1-20 dan Matius 2:1-12
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD halaman 96-98
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD halaman 110-112
  4. Gambar kelahiran Yesus di palungan
  5. Gambar tiga orang Majus dari Timur
  6. Kartu gambar urutan kisah kelahiran Yesus (Betlehem, Maria-Yusuf, palungan, malaikat, gembala, tiga Majus)
  7. Lagu 'Wartakan dengan Lantang' (halaman 99 Buku Siswa)
  8. Lembar kerja rangkuman
  9. Video/film kisah kelahiran Yesus (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.