Modul AjarPertemuan 7Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Persembahan Tiga Orang Majus: Emas, Kemenyan, dan Mur

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Persembahan Tiga Orang Majus: Emas, Kemenyan, dan Mur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Persembahan Tiga Orang Majus: Emas, Kemenyan, dan Mur

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Persembahan Tiga Orang Majus: Emas, Kemenyan, dan Mur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikPersembahan Tiga Orang Majus: Emas, Kemenyan, dan Mur
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui diskusi dan pendalaman cerita Matius 2:1-12, murid mampu menyebutkan persembahan yang dibawa tiga orang Majus (emas, kemenyan, dan mur) kepada bayi Yesus sebagai wujud penyembahan kepada Sang Penyelamat.
  2. Melalui kegiatan refleksi, murid mampu mengungkapkan satu bentuk persembahan kasih sederhana yang dapat diberikan kepada sesama sebagai wujud pewartaan kelahiran Yesus.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memberi hadiah kepada seseorang? Hadiah apa yang kalian berikan?
  2. Siapakah tiga orang Majus yang datang mengunjungi bayi Yesus?
  3. Mengapa tiga orang Majus membawa persembahan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dengan khidmat.
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan mengecek kehadiran.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah memberi hadiah kepada orang lain? Bagaimana perasaanmu saat memberi hadiah?'
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran hari ini: 'Persembahan Tiga Orang Majus kepada Bayi Yesus'.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang hadiah istimewa yang dibawa tiga orang Majus untuk bayi Yesus dan bagaimana kita juga bisa memberi kasih kepada sesama.'
  • Guru menyanyikan lagu 'Tiga Raja dari Timur' bersama-sama untuk membangun suasana gembira.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan kisah tiga orang Majus dari Injil Matius 2:1-12 dengan cara yang menarik, menggunakan gambar atau boneka tangan untuk visualisasi.
  • Guru menjelaskan bahwa tiga orang Majus bernama Melkior, Baltasar, dan Gaspar adalah orang yang ahli melihat bintang.
  • Guru menunjukkan gambar bintang besar yang menjadi petunjuk bagi tiga orang Majus untuk mencari bayi Yesus.
  • Guru bertanya kepada murid: 'Kemana tiga orang Majus pergi mencari bayi Yesus?' (Betlehem)
  • Guru menjelaskan tiga persembahan: emas (simbol Raja), kemenyan (simbol Allah), dan mur (simbol manusia yang akan menderita).
  • Murid menyebutkan kembali nama tiga orang Majus dan tiga persembahan yang mereka bawa.
  • Guru mengajak murid berdiskusi sederhana: 'Mengapa tiga orang Majus mau membawa hadiah kepada bayi Yesus yang miskin?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3-4 anak).
  • Setiap kelompok mendapat gambar bintang kosong dan diminta menuliskan atau menggambar perbuatan baik yang dapat mereka lakukan untuk teman atau keluarga.
  • Guru membimbing murid dengan contoh: meminjamkan pensil, membagikan makanan, mengunjungi teman yang sakit, menolong teman yang kesusahan.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas dengan menunjukkan bintang yang sudah diisi.
  • Guru memberikan apresiasi dan pujian untuk setiap ide perbuatan baik yang disampaikan.
  • Guru mengajak murid mewarnai gambar tiga orang Majus dan bayi Yesus di buku siswa.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk duduk tenang dan menutup mata sejenak.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi dengan suara lembut: 'Apakah aku sudah meminjamkan pensil kepada teman? Apakah aku sudah membagikan makanan kepada teman? Apakah aku pernah mengunjungi teman yang sakit?'
  • Murid diberi waktu untuk memikirkan dalam hati perbuatan baik apa yang sudah dan belum mereka lakukan.
  • Guru meminta beberapa murid secara sukarela untuk mengungkapkan satu perbuatan baik yang akan mereka lakukan minggu ini sebagai persembahan kasih kepada Yesus.
  • Guru meneguhkan bahwa memberi kasih kepada sesama adalah cara kita menyembah dan memuliakan Yesus, seperti yang dilakukan tiga orang Majus.
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen perbuatan baik di kertas kecil yang akan ditempel di papan kelas.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan bertanya: 'Siapa yang bisa menyebutkan tiga persembahan yang dibawa orang Majus?' dan 'Apa perbuatan baik yang akan kamu lakukan minggu ini?'
  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran: tiga orang Majus membawa emas, kemenyan, dan mur untuk menyembah Yesus; kita juga dapat memberi persembahan kasih dengan berbuat baik kepada sesama.
  • Guru membacakan doa penutup: 'Allah yang Mahabaik, Engkau telah datang untuk menyelamatkan semua orang. Bimbinglah kami agar dapat mengikuti teladan tiga orang Majus yang selalu mencari dan menyembahMu. Amin.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyanyikan kembali lagu 'Tiga Raja dari Timur' dan salam penutup yang menggembirakan.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat, guru memberikan bacaan tambahan tentang makna simbolis emas, kemenyan, dan mur. Untuk murid yang lambat, guru menggunakan lebih banyak gambar visual dan mengulangi penjelasan dengan kalimat lebih sederhana.
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat diberi waktu lebih lama untuk mengungkapkan ide dan didampingi guru lebih intensif saat kegiatan refleksi.
  • Produk: Murid yang cepat dapat menuliskan lebih banyak perbuatan baik (3-5 perbuatan) dan menambahkan gambar berwarna. Murid yang lambat cukup menuliskan 1-2 perbuatan baik atau menggambarnya saja dengan bantuan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka memberi hadiah: 'Siapa yang pernah memberi hadiah? Kepada siapa? Hadiah apa?'
  • Guru mengamati respons dan antusiasme murid tentang topik memberi hadiah sebagai indikasi kesiapan belajar.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita tentang tiga orang Majus
  • Tanya jawab lisan selama pembelajaran: 'Siapa nama tiga orang Majus?', 'Apa yang mereka bawa?', 'Mengapa mereka datang?'
  • Pengamatan kerja kelompok: kemampuan bekerja sama dan menghasilkan ide perbuatan baik
  • Penilaian proses mewarnai gambar: kesungguhan dan kerapian murid
  • Pengamatan ekspresi dan kesungguhan murid saat refleksi

Akhir:

  • Tes lisan: murid diminta menyebutkan tiga persembahan yang dibawa orang Majus (emas, kemenyan, mur)
  • Penilaian produk: hasil gambar bintang berisi perbuatan baik yang telah dibuat murid
  • Penilaian komitmen: murid mengungkapkan satu perbuatan baik konkret yang akan dilakukan sebagai persembahan kasih kepada sesama
  • Observasi kemampuan murid menyimpulkan pembelajaran: keterkaitan antara persembahan orang Majus dengan perbuatan baik kita

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: kemampuan murid menyebutkan tiga persembahan orang Majus
  • Tanya jawab lisan tentang isi cerita Matius 2:1-12
  • Penilaian hasil gambar bintang berisi perbuatan baik

Sumatif:

  • Penilaian tertulis sederhana: murid menuliskan atau menggambar tiga persembahan orang Majus
  • Penilaian presentasi kelompok: kemampuan mengungkapkan perbuatan baik
  • Penilaian komitmen refleksi: kesungguhan murid dalam mengungkapkan satu perbuatan baik yang akan dilakukan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan tentang tiga persembahan orang MajusMurid belum dapat menyebutkan satupun persembahan yang dibawa orang MajusMurid dapat menyebutkan 1 persembahan yang dibawa orang Majus (emas/kemenyan/mur)Murid dapat menyebutkan 2 persembahan yang dibawa orang Majus dengan sedikit bantuanMurid dapat menyebutkan ketiga persembahan (emas, kemenyan, dan mur) dengan lancar dan percaya diri
Kemampuan mengungkapkan perbuatan baik sebagai wujud kasihMurid belum dapat mengungkapkan ide perbuatan baik untuk sesamaMurid dapat mengungkapkan 1 perbuatan baik dengan banyak bantuan guruMurid dapat mengungkapkan 1-2 perbuatan baik dengan sedikit bantuan guruMurid dapat mengungkapkan 2 atau lebih perbuatan baik dengan konkret dan percaya diri tanpa bantuan
Sikap menghargai dan menyembah Yesus melalui kasih kepada sesamaMurid belum menunjukkan pemahaman bahwa berbuat baik adalah bentuk kasih kepada YesusMurid mulai memahami kaitan antara berbuat baik dengan kasih kepada Yesus dengan banyak bimbinganMurid memahami dan dapat menjelaskan sederhana bahwa berbuat baik kepada sesama adalah persembahan kepada YesusMurid memahami dan menunjukkan komitmen nyata untuk berbuat baik sebagai wujud kasih dan penyembahan kepada Yesus
Partisipasi dan kolaborasi dalam kegiatan kelompokMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompokMurid mulai berpartisipasi tetapi masih sangat pasif dan perlu dorongan terus-menerusMurid berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan memberikan kontribusi ideMurid sangat aktif, memberikan banyak ide, dan membantu teman lain dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah cerita tentang tiga orang Majus disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami murid kelas 1?
  • Apakah semua murid dapat memahami makna persembahan kasih dalam konteks kehidupan mereka sehari-hari?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mengakomodasi keberagaman kecepatan belajar murid?
  • Apakah kegiatan refleksi cukup memberi ruang bagi murid untuk menyadari dan berkomitmen pada perbuatan baik konkret?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran ini agar lebih mendalam dan bermakna di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari cerita tiga orang Majus hari ini?
  • Perbuatan baik apa yang akan kamu lakukan minggu ini untuk teman atau keluargamu?
  • Apa yang kamu rasakan saat belajar tentang persembahan kasih kepada Yesus?
  • Apakah kamu senang belajar hari ini? Apa yang membuatmu senang?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Injil Matius 2:1-12
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (halaman 103-109)
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD
  4. Gambar atau poster tiga orang Majus dan bayi Yesus
  5. Boneka tangan atau alat peraga untuk bercerita
  6. Kertas berbentuk bintang untuk menulis perbuatan baik
  7. Pensil warna atau krayon untuk mewarnai
  8. Lagu 'Tiga Raja dari Timur'
  9. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.