Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Maria dan Yusuf Pergi ke Betlehem

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Maria dan Yusuf Pergi ke Betlehem". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Maria dan Yusuf Pergi ke Betlehem

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Maria dan Yusuf Pergi ke Betlehem

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMaria dan Yusuf Pergi ke Betlehem
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui mendengarkan cerita Kitab Suci Lukas 2:1-20, murid mampu menceritakan kembali alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem dan situasi kelahiran Yesus di kandang hewan
  2. Melalui refleksi cerita, murid mampu menyebutkan tokoh-tokoh utama dalam kisah kelahiran Yesus (Maria, Yusuf, dan bayi Yesus) beserta peran mereka masing-masing

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melakukan perjalanan jauh bersama keluarga? Kemana kalian pergi?
  2. Bagaimana perasaan Maria dan Yusuf saat harus pergi jauh ke Betlehem?
  3. Siapa saja tokoh yang kalian dengar dalam cerita kelahiran Yesus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dan membuat tanda salib
  • Guru menyapa murid dengan penuh sukacita dan menanyakan kabar mereka
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang perjalanan jauh bersama keluarga
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mendengarkan cerita tentang perjalanan Maria dan Yusuf ke Betlehem
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menunjukkan gambar Maria dan Yusuf dalam perjalanan ke Betlehem
  • Guru mengajak murid mengamati gambar dan bertanya: Apa yang kalian lihat dalam gambar ini?
  • Guru membacakan cerita Kitab Suci Lukas 2:1-20 dengan intonasi yang menarik dan ekspresif
  • Guru menjelaskan konteks cerita: ada perintah dari kaisar untuk mendaftarkan diri, sehingga Maria dan Yusuf harus pergi ke Betlehem
  • Guru melakukan tanya jawab untuk memastikan pemahaman: Untuk apa Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem? Di mana Yesus dilahirkan? Siapa yang mengunjungi bayi Yesus?
  • Guru meminta murid menyebutkan tokoh-tokoh yang mereka dengar: Maria, Yusuf, bayi Yesus, para gembala, dan malaikat

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 anak)
  • Setiap kelompok diminta menceritakan kembali kisah perjalanan Maria dan Yusuf dengan bahasa mereka sendiri
  • Guru memberikan gambar-gambar tokoh (Maria, Yusuf, bayi Yesus) dan meminta murid mengurutkan peran mereka dalam cerita
  • Murid diminta menempel gambar tokoh di papan dan menjelaskan peran masing-masing: Maria adalah ibu Yesus, Yusuf adalah bapak Yesus, bayi Yesus adalah Juru Selamat
  • Guru memfasilitasi murid untuk bermain peran sederhana: beberapa murid menjadi Maria dan Yusuf yang melakukan perjalanan, yang lain menjadi gembala yang mengunjungi bayi Yesus

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan refleksi bersama
  • Guru mengajukan pertanyaan reflektif: Bagaimana perasaan Maria dan Yusuf saat tidak ada tempat di penginapan? Bagaimana perasaan mereka saat Yesus lahir di kandang?
  • Guru menghubungkan cerita dengan kehidupan murid: Pernahkah kalian merasa tidak nyaman di suatu tempat? Apa yang kalian rasakan?
  • Murid diminta menyampaikan apa yang mereka pelajari hari ini tentang kasih Allah yang mengutus Yesus lahir dengan sederhana
  • Guru mengajak murid bersyukur bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan kita semua
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang paling berkesan dari cerita hari ini di buku mereka

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menceritakan kembali alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem
  • Guru memberikan penguatan: Yesus lahir di tempat yang sederhana karena Dia sangat mencintai semua orang, termasuk yang miskin dan lemah
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Wartakan dengan Lantang' atau lagu Natal lainnya
  • Guru memberikan tugas sederhana: di rumah, ceritakan kisah hari ini kepada keluarga kalian
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur dan berkat

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat, guru memberikan teks Kitab Suci sederhana untuk dibaca sendiri. Untuk murid yang lambat, guru menyediakan gambar berseri yang lebih visual
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menceritakan kembali secara mandiri. Murid yang lambat didampingi guru dengan pertanyaan terbimbing dan menggunakan media gambar
  • Produk: Murid yang cepat dapat menuliskan cerita dengan kalimat sederhana. Murid yang lambat dapat menggambar tokoh-tokoh dan menunjukkan dengan menyebutkan nama mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang perjalanan jauh: Pernahkah kalian bepergian jauh? Kemana? Dengan siapa?
  • Guru menanyakan pengetahuan awal murid tentang kelahiran Yesus: Siapa yang pernah mendengar cerita tentang bayi Yesus?

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan cerita Kitab Suci
  • Tanya jawab untuk mengecek pemahaman: Untuk apa Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem? Di mana Yesus lahir?
  • Pengamatan saat murid bekerja dalam kelompok menceritakan kembali kisah
  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan tokoh-tokoh dan perannya saat kegiatan menempel gambar
  • Observasi ekspresi dan keterlibatan murid saat bermain peran

Akhir:

  • Guru meminta 3-4 murid secara acak untuk menceritakan kembali alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem
  • Guru meminta murid menyebutkan tokoh-tokoh utama: Maria, Yusuf, bayi Yesus, dan peran mereka
  • Penilaian hasil gambar atau tulisan refleksi murid tentang hal yang paling berkesan
  • Guru memberikan umpan balik positif dan perbaikan jika diperlukan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita dan menjawab pertanyaan
  • Tanya jawab lisan tentang isi cerita Lukas 2:1-20
  • Penilaian saat murid menceritakan kembali dalam kelompok
  • Pengamatan saat murid bermain peran

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan menceritakan kembali alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem
  • Penilaian kemampuan menyebutkan tokoh-tokoh utama dan peran mereka
  • Hasil gambar atau tulisan refleksi murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menceritakan kembali alasan Maria dan Yusuf pergi ke BetlehemMurid belum mampu menceritakan alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem meskipun dengan bantuan guruMurid mampu menceritakan sebagian kecil alasan dengan bantuan pertanyaan terbimbing dari guruMurid mampu menceritakan alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem (untuk mendaftarkan diri) dengan sedikit bantuanMurid mampu menceritakan dengan lengkap alasan Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem dan situasi kelahiran Yesus di kandang secara mandiri
Kemampuan menyebutkan tokoh-tokoh utama dan perannyaMurid belum mampu menyebutkan tokoh-tokoh dalam kisah kelahiran YesusMurid mampu menyebutkan 1 tokoh (misalnya bayi Yesus saja) tanpa perannyaMurid mampu menyebutkan 2 tokoh (Maria dan Yesus atau Yusuf dan Yesus) beserta peran salah satunyaMurid mampu menyebutkan 3 tokoh utama (Maria, Yusuf, dan bayi Yesus) beserta peran mereka masing-masing dengan tepat
Partisipasi dan antusiasme dalam pembelajaranMurid pasif, tidak mau terlibat dalam kegiatan mendengarkan cerita atau bermain peranMurid mendengarkan cerita tetapi kurang aktif dalam kegiatan kelompok atau bermain peranMurid aktif mendengarkan, ikut menjawab pertanyaan, dan terlibat dalam kegiatan kelompokMurid sangat antusias, aktif bertanya, menjawab, terlibat dalam semua kegiatan, dan membantu teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode bercerita dan bermain peran efektif membantu murid memahami kisah kelahiran Yesus?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik perhatian murid?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kalian sukai dari cerita hari ini?
  • Siapa tokoh yang paling kalian ingat? Mengapa?
  • Bagaimana perasaan kalian setelah mendengar cerita kelahiran Yesus?
  • Apa yang akan kalian ceritakan kepada keluarga di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Injil Lukas 2:1-20)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1
  4. Gambar Maria dan Yusuf dalam perjalanan ke Betlehem
  5. Gambar kelahiran Yesus di kandang
  6. Gambar tokoh-tokoh: Maria, Yusuf, bayi Yesus, para gembala
  7. Lagu 'Wartakan dengan Lantang' atau lagu Natal lainnya
  8. Media audio/visual tentang kisah kelahiran Yesus (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.