Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Kisah Penciptaan Langit dan Bumi (Kejadian 1:1-28)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Kisah Penciptaan Langit dan Bumi (Kejadian 1:1-28)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Kisah Penciptaan Langit dan Bumi (Kejadian 1:1-28)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Kisah Penciptaan Langit dan Bumi (Kejadian 1:1-28)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikKisah Penciptaan Langit dan Bumi (Kejadian 1:1-28)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui cerita dan bermain peran kisah penciptaan, murid mampu mengurutkan karya penciptaan Allah dari hari pertama hingga hari keenam secara berurutan
  2. Melalui pendalaman teks Kitab Suci Kejadian 1:1-28, murid mampu menjelaskan bahwa Allah menciptakan langit, bumi, dan seluruh isinya karena kasih-Nya kepada manusia

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menciptakan langit, bumi, dan semua yang kita lihat di sekitar kita?
  2. Apa saja ciptaan Allah yang kalian lihat setiap hari?
  3. Mengapa Allah menciptakan semua yang indah ini untuk kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa pembuka dengan tanda salib dan doa Bapa Kami
  • Guru menyapa murid dan mengecek kehadiran dengan penuh kehangatan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah melihat bunga? Ikan? Burung? Siapa yang membuatnya?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar tentang bagaimana Allah menciptakan langit dan bumi
  • Guru menampilkan gambar alam ciptaan Allah (matahari, bulan, pohon, hewan) dan mengajak murid mengamati keindahannya

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membacakan kisah penciptaan dari Kitab Kejadian 1:1-28 dengan suara yang ekspresif dan penuh semangat
  • Guru menjelaskan urutan penciptaan dengan bantuan gambar: Hari 1 (terang dan gelap), Hari 2 (langit dan awan), Hari 3 (daratan dan tumbuhan), Hari 4 (matahari, bulan, bintang), Hari 5 (ikan dan burung), Hari 6 (hewan darat dan manusia)
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi ciptaan Allah di setiap hari dengan bertanya: 'Apa yang Allah ciptakan pada hari pertama? Hari kedua?' dan seterusnya
  • Murid menyimak dengan seksama dan merespons pertanyaan guru secara lisan
  • Guru menekankan bahwa Allah menciptakan semua ini karena kasih-Nya kepada manusia

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi 7 kelompok kecil sesuai dengan hari penciptaan (kelompok 1-6 untuk hari 1-6, kelompok 7 untuk keseluruhan ciptaan bagi manusia)
  • Setiap kelompok membuat gambar ciptaan Allah sesuai bagian mereka menggunakan kertas, krayon, dan lidi untuk tongkat
  • Kelompok 1: menggambar bola bumi dengan bagian terang dan gelap, tulisan 'Hari Pertama'
  • Kelompok 2: menggambar lautan dan awan di langit, tulisan 'Hari Kedua'
  • Kelompok 3: menggambar daratan dengan pohon-pohon, tulisan 'Hari Ketiga'
  • Kelompok 4: menggambar matahari, bulan, dan bintang, tulisan 'Hari Keempat'
  • Kelompok 5: menggambar ikan di laut dan burung di udara, tulisan 'Hari Kelima'
  • Kelompok 6: menggambar hutan dengan banyak hewan, tulisan 'Hari Keenam'
  • Kelompok 7: menggambar laki-laki dan perempuan dengan semua ciptaan di sekitarnya, tulisan 'Semua Ciptaan untuk Manusia'
  • Guru membimbing setiap kelompok untuk berlatih memperagakan kisah penciptaan dengan melambaikan gambar mereka
  • Secara berurutan dari kelompok 1 hingga 7, murid memperagakan kisah penciptaan di depan kelas sambil menyebutkan: 'Pada hari pertama Allah menciptakan...' dan seterusnya
  • Guru memberikan apresiasi dan pujian untuk setiap kelompok

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan setelah mengetahui Allah menciptakan semua ini untuk kita?'
  • Murid berbagi perasaan mereka secara bergantian (misalnya: senang, kagum, bersyukur)
  • Guru menanyakan: 'Bagaimana cara kita berterima kasih kepada Allah atas ciptaan-Nya yang indah?'
  • Murid menyebutkan cara-cara merawat ciptaan Allah (tidak merusak tanaman, menyayangi hewan, menjaga kebersihan)
  • Guru menutup refleksi dengan menegaskan bahwa Allah menciptakan semua karena kasih-Nya, maka kita harus menjaga dan memeliharanya dengan baik

Penutup:

  • Guru meminta beberapa murid menyebutkan urutan ciptaan Allah dari hari pertama hingga keenam sebagai penguatan
  • Guru memberikan tugas sederhana: menggambar satu ciptaan Allah yang paling mereka sukai di buku tugas
  • Guru mengajak murid berdoa syukur: 'Terima kasih Tuhan atas semua ciptaan-Mu yang indah. Amin.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta menghafal urutan penciptaan, murid yang lambat cukup menunjuk gambar sesuai urutan
  • Proses: Murid yang cepat memimpin kelompoknya dalam bermain peran, murid yang lambat diberi peran sederhana seperti memegang gambar
  • Produk: Murid yang cepat menggambar dengan detail dan warna beragam, murid yang lambat boleh mewarnai gambar yang sudah disediakan guru

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengetahuan awal murid tentang ciptaan Allah dengan pertanyaan: 'Siapa yang pernah melihat bunga? Ikan? Burung? Siapa yang membuatnya?'
  • Guru mengamati respons murid untuk mengetahui pemahaman awal tentang Allah sebagai Pencipta

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan cerita Kejadian 1:1-28 dan merespons pertanyaan guru
  • Observasi saat murid bekerja dalam kelompok membuat gambar ciptaan Allah
  • Observasi saat murid bermain peran memperagakan kisah penciptaan secara berurutan
  • Tanya jawab spontan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman

Akhir:

  • Guru meminta beberapa murid secara acak menyebutkan urutan penciptaan dari hari pertama hingga keenam
  • Guru memberikan lembar kerja sederhana berisi gambar acak ciptaan Allah, murid mengurutkannya sesuai hari penciptaan
  • Penilaian hasil gambar ciptaan Allah favorit murid di buku tugas

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid saat mendengarkan cerita penciptaan
  • Observasi kemampuan murid mengurutkan ciptaan Allah saat bermain peran
  • Tanya jawab lisan tentang urutan penciptaan dan alasan Allah menciptakan

Sumatif:

  • Penilaian hasil gambar dan kemampuan menjelaskan ciptaan Allah yang digambar
  • Penilaian kemampuan mengurutkan penciptaan dari hari pertama hingga keenam melalui permainan tempel gambar

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengurutkan karya penciptaan AllahMurid belum mampu mengurutkan ciptaan Allah dari hari pertama hingga keenamMurid mampu menyebutkan sebagian urutan ciptaan Allah (1-3 hari) dengan bantuan guruMurid mampu mengurutkan sebagian besar ciptaan Allah (4-5 hari) secara mandiriMurid mampu mengurutkan seluruh ciptaan Allah dari hari pertama hingga keenam secara lengkap dan berurutan
Menjelaskan kasih Allah dalam penciptaanMurid belum mampu menjelaskan alasan Allah menciptakan langit dan bumiMurid mampu menyebutkan bahwa Allah yang menciptakan dengan bantuan pertanyaan guruMurid mampu menjelaskan bahwa Allah menciptakan karena sayang kepada manusia dengan kalimat sederhanaMurid mampu menjelaskan dengan lengkap bahwa Allah menciptakan langit, bumi, dan isinya karena kasih-Nya dan untuk kebaikan manusia
Keterlibatan dalam bermain peranMurid pasif dan tidak terlibat dalam kegiatan bermain peranMurid terlibat dalam bermain peran dengan banyak bimbingan guruMurid aktif terlibat dalam bermain peran dan bekerja sama dengan kelompokMurid sangat antusias, memimpin kelompok, dan menampilkan peran dengan ekspresif
Kreativitas dalam membuat gambarMurid belum mampu membuat gambar ciptaan Allah sesuai temaMurid membuat gambar sederhana dengan bantuan guru atau mewarnai gambar yang disediakanMurid membuat gambar ciptaan Allah dengan cukup detail dan warna yang sesuaiMurid membuat gambar ciptaan Allah dengan sangat kreatif, detail, dan pewarnaan yang indah

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu memahami urutan penciptaan Allah?
  • Apakah metode bermain peran efektif untuk membantu murid mengingat kisah penciptaan?
  • Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus dalam kegiatan kelompok?
  • Bagaimana saya bisa membuat pembelajaran lebih bermakna dan menggembirakan di pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari cerita penciptaan hari ini?
  • Ciptaan Allah mana yang paling membuatmu kagum?
  • Bagaimana perasaanmu setelah bermain peran kisah penciptaan?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk merawat ciptaan Allah?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kitab Kejadian 1:1-28)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Buku Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1
  4. Gambar ilustrasi ciptaan Allah (matahari, bulan, bintang, pohon, hewan, manusia)
  5. Kertas gambar A4 atau kertas tebal
  6. Krayon, pensil warna, atau spidol
  7. Lidi atau tongkat kecil untuk pegangan gambar
  8. Lem dan gunting

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.