MODUL AJAR Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Aku Bangga Menjadi Diriku: Rangkuman dan Penguatan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Aku Bangga Menjadi Diriku: Rangkuman dan Penguatan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui kegiatan presentasi sederhana, murid mampu menceritakan kembali secara lisan tiga hal tentang dirinya (kekhasan diri, anggota tubuh dan fungsinya, cara merawat tubuh) sebagai anugerah Allah yang patut disyukuri.
- Melalui kegiatan kreasi gambar diri, murid mampu mengekspresikan rasa bangga dan syukur atas dirinya yang khas sebagai ciptaan Allah yang dicintai.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja yang sudah kamu pelajari tentang dirimu sebagai anugerah Allah?
- Bagaimana perasaanmu tentang dirimu yang khas dan istimewa?
- Apa yang paling kamu syukuri dari tubuhmu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa sederhana dan membuat tanda salib bersama.
- Guru menyapa murid dengan penuh kasih sayang dan menanyakan kabar mereka.
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang masih ingat apa saja yang sudah kita pelajari tentang diri kita?' dan 'Siapa yang bisa menyebutkan satu anggota tubuh dan kegunaannya?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mengingat kembali semua yang sudah kita pelajari tentang diri kita yang istimewa dan membuat karya tentang diri kita.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajak murid duduk melingkar untuk menciptakan suasana akrab dan nyaman.
- Guru menampilkan gambar anak atau boneka dan mengajak murid mengingat kembali tiga hal penting: kekhasan diri, anggota tubuh dan fungsinya, cara merawat tubuh.
- Murid diajak menyebutkan satu per satu hal-hal yang sudah dipelajari dengan bantuan gambar visual (kekhasan: nama, wajah, kesukaan; anggota tubuh: mata, telinga, tangan, kaki, dll; perawatan: mandi, gosok gigi, cuci tangan).
- Guru memberikan penegasan bahwa semua itu adalah anugerah Allah yang indah dan harus disyukuri.
- Murid diajak bernyanyi lagu tentang anggota tubuh atau lagu syukur sederhana untuk memperkuat pemahaman dengan cara yang menyenangkan.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (3-4 anak) atau secara individu sesuai kesiapan.
- Setiap murid diminta menceritakan secara lisan tiga hal tentang dirinya: satu kekhasan diri (nama atau kesukaan), satu anggota tubuh dan fungsinya, satu cara merawat tubuh.
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik positif kepada setiap murid, mencatat perkembangan mereka.
- Setelah presentasi lisan, murid diminta membuat kreasi gambar diri sederhana di kertas yang sudah disiapkan. Mereka menggambar wajah atau seluruh tubuh mereka, kemudian mewarnainya.
- Murid dapat menambahkan gambar hal yang mereka sukai atau tanda hati sebagai simbol cinta Allah pada gambar mereka.
- Guru membimbing murid yang memerlukan bantuan tambahan dengan penuh kesabaran.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid kembali duduk melingkar dengan membawa hasil karya gambar mereka.
- Murid secara sukarela menunjukkan gambar diri mereka dan menceritakan apa yang mereka gambar.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaanmu setelah menggambar dirimu?' dan 'Apa yang membuat kamu bangga dengan dirimu?'
- Murid diajak merefleksi: 'Apakah aku sudah bersyukur atas diriku yang khas?' dan 'Apa yang akan aku lakukan untuk merawat tubuhku?'
- Guru memberikan penguatan bahwa setiap anak adalah ciptaan Allah yang istimewa dan dicintai, tidak ada yang sama persis.
- Murid diajak mengucapkan syukur sederhana: 'Terima kasih Allah atas diriku yang khas dan istimewa.'
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyebutkan satu hal yang mereka pelajari hari ini.
- Guru memberikan apresiasi dan pujian atas usaha semua murid dalam belajar hari ini.
- Guru mengajak murid merapikan alat tulis dan hasil karya mereka.
- Hasil karya gambar diri dapat dipajang di kelas atau dibawa pulang untuk ditunjukkan kepada orang tua.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur sederhana dan membuat tanda salib bersama.
- Guru memberikan pesan: 'Ingat selalu bahwa kalian adalah ciptaan Allah yang istimewa dan dicintai.'
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah lancar dapat menceritakan lebih dari tiga hal tentang dirinya, sedangkan yang memerlukan bantuan cukup menyebutkan dua hal dengan bantuan guru.
- Proses: Murid yang percaya diri dapat presentasi di depan kelas, sedangkan yang pemalu dapat menceritakan dalam kelompok kecil atau langsung kepada guru. Guru memberikan scaffolding berupa gambar visual atau kata kunci untuk membantu murid yang kesulitan.
- Produk: Murid yang cepat dapat menambahkan detail pada gambar (pakaian favorit, mainan kesukaan), sedangkan yang lambat cukup menggambar wajah sederhana dengan beberapa warna. Hasil karya dapat berupa gambar, kolase sederhana, atau kombinasi gambar dan tulisan nama.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Siapa yang masih ingat apa saja yang sudah kita pelajari tentang diri kita?'
- Permintaan sederhana: 'Coba sebutkan satu anggota tubuh dan apa kegunaannya'
Proses:- Observasi saat presentasi lisan: apakah murid dapat menyebutkan minimal dua dari tiga hal (kekhasan diri, anggota tubuh dan fungsi, cara merawat tubuh)
- Observasi saat menggambar: keterlibatan aktif, kreativitas, dan ekspresi rasa bangga
- Pertanyaan individual saat berkeliling: 'Apa yang kamu gambar?' dan 'Mengapa kamu memilih warna ini?'
- Catatan anekdot tentang sikap dan partisipasi murid
Akhir:- Penilaian hasil karya gambar diri menggunakan rubrik: kelengkapan elemen gambar dan ekspresi kreativitas
- Penilaian kemampuan presentasi lisan menggunakan rubrik: kemampuan menceritakan kembali tiga hal tentang diri
- Refleksi lisan murid: 'Apa yang kamu pelajari hari ini?' dan 'Bagaimana perasaanmu tentang dirimu?'
- Penilaian sikap spiritual: rasa syukur atas diri sebagai anugerah Allah
Formatif:- Observasi selama presentasi lisan: kemampuan menceritakan tiga hal tentang diri
- Observasi selama proses menggambar: keterlibatan dan ekspresi kreativitas
- Tanya jawab saat kegiatan refleksi: pemahaman dan sikap syukur
Sumatif:- Penilaian hasil karya gambar diri: kelengkapan elemen dan ekspresi kreativitas
- Penilaian kemampuan presentasi lisan: kejelasan dan kelengkapan informasi
- Penilaian sikap syukur dan rasa bangga melalui observasi dan refleksi
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menceritakan kembali tiga hal tentang diri (kekhasan, anggota tubuh, perawatan) | Murid belum dapat menyebutkan hal apapun tentang dirinya meskipun dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan satu hal tentang dirinya dengan bantuan guru atau gambar visual | Murid dapat menyebutkan dua hal tentang dirinya dengan sedikit bantuan | Murid dapat menceritakan tiga hal atau lebih tentang dirinya dengan jelas dan percaya diri tanpa bantuan | | Kreativitas dalam membuat gambar diri | Murid belum dapat menggambar atau hanya membuat coretan tidak jelas | Murid dapat menggambar bentuk dasar (lingkaran untuk wajah) dengan satu atau dua warna | Murid dapat menggambar wajah atau tubuh dengan beberapa detail (mata, hidung, mulut) dan mewarnai dengan rapi | Murid dapat menggambar diri dengan detail lengkap, warna menarik, dan menambahkan elemen kreatif (latar belakang, aksesori, kesukaan) | | Ekspresi rasa bangga dan syukur atas diri sebagai ciptaan Allah | Murid belum menunjukkan pemahaman bahwa dirinya adalah anugerah Allah | Murid mulai menyebutkan bahwa dirinya ciptaan Allah namun belum mengekspresikan rasa syukur | Murid dapat menyebutkan bahwa dirinya anugerah Allah dan mengucapkan syukur dengan bimbingan guru | Murid dengan jelas mengekspresikan rasa bangga dan syukur atas dirinya sebagai ciptaan Allah yang khas dan dicintai, baik melalui kata-kata maupun karya | | Sikap percaya diri dan kemandirian dalam mengerjakan tugas | Murid sangat bergantung pada guru dan tidak berani mencoba sendiri | Murid mulai mencoba mengerjakan dengan banyak bantuan dan bimbingan guru | Murid dapat mengerjakan tugas dengan sedikit bantuan dan mulai menunjukkan kepercayaan diri | Murid mengerjakan tugas dengan mandiri, percaya diri, dan antusias tanpa banyak bimbingan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan presentasi dan kreasi gambar?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid yang kesulitan?
- Apakah suasana pembelajaran cukup menggembirakan dan bermakna bagi murid?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk semua kegiatan atau perlu penyesuaian?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu sukai dari pelajaran hari ini?
- Hal apa tentang dirimu yang paling membuatmu bangga?
- Bagaimana perasaanmu setelah menggambar dirimu sendiri?
- Apakah kamu sudah bersyukur kepada Allah atas dirimu yang istimewa?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 (Susi Bonardy & Yenny Suria)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1
- Alkitab (opsional untuk referensi guru)
- Kertas gambar atau kertas HVS ukuran A4
- Pensil, krayon, atau pensil warna
- Gambar visual: gambar anak, gambar anggota tubuh, gambar kegiatan merawat tubuh
- Lagu anak tentang anggota tubuh atau lagu syukur sederhana
- Boneka atau alat peraga sederhana (opsional)
|