MODUL AJAR Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Membiasakan Diri Merawat Tubuh dan Bersyukur melalui Doa INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Membiasakan Diri Merawat Tubuh dan Bersyukur melalui Doa |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui diskusi dan kegiatan aksi, murid mampu menyebutkan kebiasaan sehari-hari dalam merawat tubuh dan menjelaskan mengapa merawat tubuh merupakan bentuk syukur kepada Allah
- Melalui bimbingan guru, murid mampu mengucapkan doa syukur sederhana atas tubuh yang sehat sebagai ungkapan iman bahwa dirinya dicintai dan dipelihara oleh Allah
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang kamu lakukan setiap pagi setelah bangun tidur untuk merawat tubuhmu?
- Mengapa kita harus merawat tubuh yang diberikan Allah kepada kita?
- Bagaimana caramu berterima kasih kepada Allah atas tubuh yang sehat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid dengan penuh kasih sayang dan menciptakan suasana yang menyenangkan
- Guru mengajak murid berdoa pembuka bersama-sama
- Guru menyanyikan lagu 'Ini Mata, Ini Mulut' untuk mengingat kembali anggota tubuh yang telah dipelajari
- Asesmen awal: Guru menanyakan kepada murid, 'Siapa yang sudah mandi pagi ini? Siapa yang sudah gosok gigi?' untuk mengidentifikasi pemahaman awal tentang kebiasaan merawat tubuh
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar cara merawat tubuh dan bersyukur kepada Allah
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan gambar atau poster berbagai kegiatan merawat tubuh (mandi, gosok gigi, keramas, potong kuku, cuci tangan)
- Murid mengamati gambar dengan seksama dan menyebutkan kegiatan apa yang ada di gambar
- Guru bertanya: 'Kegiatan mana yang sudah kamu lakukan hari ini?'
- Murid menceritakan pengalaman mereka merawat tubuh di rumah
- Guru menjelaskan bahwa merawat tubuh adalah cara kita berterima kasih kepada Allah yang sudah memberi kita tubuh yang indah dan berguna
- Guru membacakan cerita dari Markus 6:53-56 tentang Yesus menyembuhkan orang sakit di Genesaret dengan bahasa sederhana
- Murid mendengarkan dengan penuh perhatian
- Guru memandu diskusi: 'Mengapa orang-orang mencari Yesus? Apa yang dilakukan Yesus kepada orang sakit? Apa yang terjadi pada orang yang menyentuh jubah Yesus?'
- Guru menghubungkan cerita dengan kehidupan: 'Yesus senang bila kita sehat. Karena itu, kita harus merawat tubuh kita'
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan lembar kerja yang berisi gambar anggota tubuh dan alat untuk merawatnya (seperti di buku siswa hal. 25)
- Murid mencocokkan/memasangkan anggota tubuh dengan alat perawatannya (misalnya: gigi dengan sikat gigi, rambut dengan sisir, kuku dengan gunting kuku)
- Guru berkeliling membantu murid yang membutuhkan bantuan
- Setelah selesai, beberapa murid diminta mempresentasikan hasil pekerjaannya
- Guru dan murid lain memberikan apresiasi
- Guru mengajak murid melakukan simulasi/praktik gerakan merawat tubuh: gerakan mandi, gosok gigi, keramas, cuci tangan dengan benar
- Murid melakukan gerakan dengan gembira sambil diiringi lagu atau tepuk tangan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dengan tenang
- Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaanmu setelah belajar merawat tubuh? Kegiatan merawat tubuh mana yang paling kamu suka? Mengapa kita harus merawat tubuh kita?'
- Murid diberi kesempatan menjawab dengan jujur
- Guru membantu murid menyimpulkan: 'Tubuh adalah anugerah Allah. Merawat tubuh adalah cara kita berterima kasih kepada Allah'
- Guru mengajak murid membuat komitmen sederhana: 'Apa yang akan kamu lakukan besok untuk merawat tubuhmu?'
- Murid menyebutkan satu kebiasaan baik yang akan dilakukan (misalnya: rajin gosok gigi, mandi dua kali sehari)
- Guru memberikan penguatan positif dan motivasi
Penutup:- Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: tubuh adalah anugerah Allah, harus dirawat agar bersih dan sehat, merawat tubuh adalah bentuk syukur kepada Allah
- Asesmen akhir: Guru memberikan pertanyaan lisan/tertulis sederhana (seperti di buku guru hal. 42): 'Anggota tubuh harus dirawat agar bersih dan... (sehat)', 'Bila ada anggota tubuh yang sakit, kita harus segera... (berobat/ke dokter)'
- Guru membimbing murid membaca doa syukur sederhana bersama-sama: 'Allah yang Mahabaik, terima kasih karena kami sudah belajar cara merawat anggota tubuh. Amin' (sesuai buku guru hal. 42)
- Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Yang Sakit Disembuhkan' (Ayo Puji Tuhan no. 35) atau lagu rohani lain yang sesuai
- Guru menutup pembelajaran dengan penuh sukacita dan memberi salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan gambar visual yang lebih banyak. Untuk murid yang sudah lancar, guru memberikan teks cerita Kitab Suci sederhana untuk dibaca sendiri
- Proses: Murid yang cepat menyelesaikan tugas memasangkan gambar dapat membantu teman yang membutuhkan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman atau mendapat bimbingan langsung dari guru
- Produk: Murid dapat mengungkapkan refleksi mereka dengan cara yang berbeda: lisan (bercerita), gambar (menggambar kegiatan merawat tubuh), atau gerakan (mempraktikkan)
ASESMENAwal:- Tanya jawab: 'Siapa yang sudah mandi pagi ini? Siapa yang sudah gosok gigi?' untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang kebiasaan merawat tubuh
Proses:- Observasi saat diskusi: apakah murid dapat menyebutkan kegiatan merawat tubuh
- Observasi saat mengerjakan lembar kerja: apakah murid dapat mencocokkan anggota tubuh dengan alat perawatannya dengan benar
- Observasi saat simulasi: apakah murid dapat mempraktikkan gerakan merawat tubuh dengan antusias
- Observasi saat refleksi: apakah murid dapat menjelaskan mengapa merawat tubuh penting sebagai bentuk syukur kepada Allah
Akhir:- Tes lisan/tertulis: Anggota tubuh harus dirawat agar bersih dan... (sehat)
- Tes lisan/tertulis: Bila ada anggota tubuh yang sakit, kita harus segera... (berobat/ke dokter)
- Tes lisan/tertulis: Ada orang... yang mohon kesembuhan dari Yesus (sakit)
- Tes lisan/tertulis: Orang-orang sakit itu sembuh karena percaya pada... (Yesus)
- Tes lisan/tertulis: Tuhan Yesus senang bila kita... (sehat)
- Penilaian praktik: murid mengucapkan doa syukur sederhana dengan bimbingan guru
Formatif:- Observasi saat murid melakukan diskusi dan menjawab pertanyaan guru
- Observasi saat murid mengerjakan lembar kerja memasangkan gambar
- Observasi partisipasi murid saat simulasi gerakan merawat tubuh
- Penilaian sikap kesungguhan dan rasa syukur murid saat berdoa
Sumatif:- Tes lisan/tertulis dengan pertanyaan isian sederhana (5 soal @ skor 20, total 100)
- Penilaian keterampilan praktik mengucapkan doa syukur dengan penuh kesadaran
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengetahuan: Menyebutkan kebiasaan merawat tubuh | Belum dapat menyebutkan kebiasaan merawat tubuh sama sekali | Dapat menyebutkan 1-2 kebiasaan merawat tubuh dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 3-4 kebiasaan merawat tubuh secara mandiri | Dapat menyebutkan lebih dari 4 kebiasaan merawat tubuh dan menjelaskan manfaatnya | | Pemahaman: Menjelaskan merawat tubuh sebagai bentuk syukur | Belum dapat menjelaskan hubungan antara merawat tubuh dengan syukur kepada Allah | Mulai memahami bahwa merawat tubuh penting, namun belum dapat menghubungkan dengan syukur kepada Allah | Dapat menjelaskan bahwa merawat tubuh adalah cara bersyukur kepada Allah dengan bantuan pertanyaan guru | Dapat menjelaskan dengan jelas dan percaya diri bahwa merawat tubuh adalah wujud syukur kepada Allah yang memberi tubuh sehat | | Keterampilan: Mengucapkan doa syukur | Belum dapat mengikuti doa syukur yang dipandu guru | Dapat mengikuti doa syukur dengan bimbingan penuh dari guru | Dapat mengucapkan doa syukur dengan sedikit bantuan guru | Dapat mengucapkan doa syukur secara mandiri dengan penuh kesadaran dan kesungguhan | | Sikap: Rasa syukur dan tanggung jawab merawat tubuh | Belum menunjukkan kesadaran akan pentingnya merawat tubuh | Mulai menunjukkan kesadaran merawat tubuh namun masih perlu diingatkan | Menunjukkan komitmen untuk merawat tubuh dan berusaha melakukannya | Menunjukkan komitmen kuat, rasa syukur yang tulus, dan antusias dalam merawat tubuh sebagai anugerah Allah |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pembelajaran hari ini berhasil menumbuhkan kesadaran murid bahwa merawat tubuh adalah bentuk syukur kepada Allah?
- Strategi apa yang paling efektif dalam membantu murid memahami pentingnya merawat tubuh?
- Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih intensif dalam membiasakan diri merawat tubuh?
- Apakah suasana pembelajaran sudah cukup menggembirakan dan bermakna bagi murid?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar murid lebih antusias berdoa syukur?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dalam belajar hari ini?
- Kegiatan merawat tubuh apa yang sudah kamu lakukan hari ini?
- Mengapa kita harus merawat tubuh kita?
- Bagaimana perasaanmu setelah berdoa syukur kepada Allah?
- Apa yang akan kamu lakukan besok untuk merawat tubuhmu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kemendikbudristek, 2021) halaman 23-27
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1 SD (Kemendikbudristek, 2021) halaman 38-42
- Alkitab: Markus 6:53-56 (Yesus menyembuhkan orang sakit di Genesaret)
- Buku Ayo Puji Tuhan, lagu no. 35 'Yang Sakit Disembuhkan'
- Lagu 'Ini Mata, Ini Mulut' (dari buku siswa halaman 24)
- Gambar/poster kegiatan merawat tubuh (mandi, gosok gigi, keramas, potong kuku, cuci tangan)
- Lembar kerja memasangkan anggota tubuh dengan alat perawatannya
- Alat peraga: sikat gigi, sisir, sabun, handuk, gunting kuku (opsional untuk demonstrasi)
|