Modul AjarPertemuan 4Bab 9Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Praktik dan Asesmen Sumatif: Mengamalkan Puasa Sunah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Praktik dan Asesmen Sumatif: Mengamalkan Puasa Sunah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Praktik dan Asesmen Sumatif: Mengamalkan Puasa Sunah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 9 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Praktik dan Asesmen Sumatif: Mengamalkan Puasa Sunah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPraktik dan Asesmen Sumatif: Mengamalkan Puasa Sunah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan tata cara pelaksanaan puasa sunah secara simulasi (bermain peran) dari niat hingga berbuka dengan benar
  2. Murid dapat menunjukkan komitmen untuk mengamalkan puasa sunah dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara kalian melaksanakan puasa sunah dari niat hingga berbuka?
  2. Apa saja ibadah dan aktivitas yang bisa dilakukan saat berpuasa sunah?
  3. Mengapa kita perlu mengamalkan puasa sunah dalam kehidupan sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru memimpin tadarus Al-Qur'an secara bersama-sama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan singkat tentang jenis-jenis puasa sunah yang sudah dipelajari pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan mempraktikkan pelaksanaan puasa sunah melalui bermain peran dan menunjukkan komitmen mengamalkannya
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi 4-5 kelompok (4-5 orang per kelompok)
  • Guru menjelaskan secara singkat rangkaian aktivitas yang akan dilakukan dalam bermain peran: niat puasa sunah (malam hari), sahur, aktivitas di siang hari (salat Dhuha, membaca Al-Qur'an, menahan diri dari hal yang membatalkan puasa), dan berbuka puasa
  • Setiap kelompok mendiskusikan dan menyusun skenario bermain peran pelaksanaan puasa sunah, mencakup urutan kegiatan dari niat hingga berbuka
  • Murid dalam kelompok menentukan peran masing-masing anggota (siapa yang berperan sebagai ayah/ibu/anak yang melaksanakan puasa, siapa yang menjadi narator, dll)
  • Guru berkeliling membimbing kelompok yang membutuhkan bantuan dalam menyusun skenario

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok tampil secara bergantian mempraktikkan bermain peran pelaksanaan puasa sunah di depan kelas (maksimal 5-7 menit per kelompok)
  • Kelompok lain mengamati penampilan dengan menggunakan lembar observasi sederhana: apakah urutan pelaksanaan sudah benar, apakah niat diucapkan, apakah adab-adab puasa ditunjukkan
  • Setelah setiap kelompok tampil, kelompok lain memberikan apresiasi dan saran perbaikan
  • Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap praktik yang ditampilkan, meluruskan jika ada kesalahan pemahaman

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu menuliskan refleksi di buku catatan: Apa yang sudah saya pelajari hari ini? Bagaimana perasaan saya saat mempraktikkan puasa sunah? Apa yang akan saya lakukan untuk mengamalkan puasa sunah di rumah?
  • Beberapa murid diminta menyampaikan refleksinya secara lisan di depan kelas
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang komitmen mengamalkan puasa sunah sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt
  • Murid membuat komitmen pribadi: puasa sunah apa yang akan mereka coba laksanakan (misalnya puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa Arafah) dan menuliskannya di buku catatan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen sumatif dengan meminta murid mengerjakan soal evaluasi tertulis dan/atau membuat infografis sederhana tentang urutan tata cara pelaksanaan puasa sunah
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: praktik puasa sunah dimulai dari niat, dilanjutkan dengan menjaga diri dari hal yang membatalkan puasa, dan diakhiri dengan berbuka
  • Guru memberikan penguatan spiritual: puasa sunah adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah Swt dan akan mendatangkan pahala serta keberkahan
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mencoba melaksanakan puasa sunah di rumah dan mencatatnya dalam jurnal ibadah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diberikan tantangan untuk menjelaskan perbedaan niat berbagai jenis puasa sunah (Senin-Kamis, Daud, Arafah). Murid yang membutuhkan dukungan diberikan kartu berisi urutan kegiatan puasa sunah sebagai panduan.
  • Proses: Murid yang cepat belajar dapat menjadi sutradara kelompoknya dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan pendampingan guru saat penyusunan skenario dan latihan bermain peran.
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk output: bermain peran (performansi), membuat infografis urutan puasa sunah, atau membuat video simulasi singkat pelaksanaan puasa sunah (jika memungkinkan).

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang jenis-jenis puasa sunah yang sudah dipelajari (puasa Senin-Kamis, Daud, Arafah, dll)
  • Pertanyaan diagnostik: Siapa yang pernah melaksanakan puasa sunah? Apa yang dilakukan saat puasa sunah?

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok dengan lembar checklist: apakah murid aktif berdiskusi, memberikan ide, menyusun skenario dengan urutan yang benar
  • Observasi saat bermain peran: guru mencatat penampilan setiap kelompok menggunakan rubrik (ketepatan niat, urutan kegiatan, adab puasa)
  • Penilaian sejawat: kelompok lain memberikan penilaian dan saran terhadap penampilan kelompok yang tampil
  • Umpan balik lisan segera setelah setiap kelompok tampil

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja bermain peran menggunakan rubrik dengan aspek: ketepatan urutan (niat-sahur-aktivitas siang hari-berbuka), penghayatan, kerja sama kelompok
  • Penilaian produk infografis: kelengkapan urutan, kerapian, kreativitas
  • Tes tertulis 10 soal mencakup: ketentuan puasa sunah, urutan pelaksanaan, hikmah puasa sunah
  • Penilaian refleksi dan komitmen: kedalaman refleksi, keseriusan komitmen mengamalkan puasa sunah

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: partisipasi, pemahaman urutan pelaksanaan puasa sunah
  • Observasi saat bermain peran: ketepatan urutan, penghayatan peran, kerja sama kelompok
  • Tanya jawab saat pemberian umpan balik

Sumatif:

  • Unjuk kerja (performansi) bermain peran pelaksanaan puasa sunah dinilai dengan rubrik
  • Produk infografis urutan tata cara pelaksanaan puasa sunah
  • Tes tertulis singkat (5-10 soal pilihan ganda/uraian) tentang tata cara dan ketentuan puasa sunah
  • Penilaian komitmen melalui refleksi tertulis dan rencana pengamalan puasa sunah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan urutan pelaksanaan puasa sunah (niat, sahur, aktivitas siang hari, berbuka)Murid belum dapat menunjukkan urutan yang benar, banyak langkah yang terlewat atau salahMurid dapat menunjukkan sebagian urutan dengan benar, namun masih ada langkah penting yang terlewat (misalnya niat atau adab berbuka)Murid dapat menunjukkan urutan pelaksanaan puasa sunah dengan benar, hanya ada 1-2 kesalahan kecilMurid dapat menunjukkan urutan pelaksanaan puasa sunah dengan lengkap dan benar, dari niat hingga berbuka, disertai adab-adabnya
Pemahaman ketentuan dan adab puasa sunahMurid belum memahami ketentuan puasa sunah (niat, hal yang membatalkan, waktu pelaksanaan)Murid memahami sebagian ketentuan puasa sunah, namun masih banyak yang keliruMurid memahami ketentuan puasa sunah dengan baik, hanya sedikit kekurangan dalam penjelasanMurid memahami ketentuan dan adab puasa sunah secara lengkap dan dapat menjelaskannya dengan benar
Kreativitas dan penghayatan dalam bermain peranPenampilan sangat sederhana, tidak ada penghayatan, terlihat tidak siapPenampilan cukup sederhana, penghayatan kurang, masih terlihat kaku atau malu-maluPenampilan cukup kreatif dengan properti sederhana, ada penghayatan peran, komunikasi cukup jelasPenampilan sangat kreatif dengan skenario yang menarik, penghayatan peran sangat baik, komunikasi jelas dan percaya diri
Kerja sama dan kolaborasi dalam kelompokTidak terlihat kerja sama, hanya beberapa anggota yang aktif, ada anggota yang tidak berperanKerja sama masih terbatas, sebagian besar anggota berperan tetapi tidak merataKerja sama cukup baik, semua anggota berperan, komunikasi dalam kelompok cukup lancarKerja sama sangat baik, semua anggota terlibat aktif dengan peran yang jelas, saling membantu dan mendukung
Komitmen mengamalkan puasa sunahMurid belum menunjukkan komitmen, refleksi sangat singkat dan tidak spesifikMurid menyatakan komitmen namun masih umum, belum ada rencana konkretMurid menunjukkan komitmen dengan rencana yang cukup jelas (jenis puasa dan waktu yang akan dicoba)Murid menunjukkan komitmen kuat dengan rencana pengamalan yang jelas, spesifik, dan realistis, disertai motivasi spiritual yang mendalam

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan bermain peran efektif membantu murid memahami dan mempraktikkan tata cara puasa sunah?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menantang bagi murid? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Bagaimana saya bisa lebih mendorong murid untuk benar-benar mengamalkan puasa sunah di kehidupan sehari-hari?
  • Apakah asesmen yang saya gunakan sudah mengukur pemahaman dan komitmen murid secara komprehensif?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Bagian mana dari pelaksanaan puasa sunah yang masih saya rasa sulit atau belum saya pahami?
  • Bagaimana perasaan saya saat mempraktikkan puasa sunah melalui bermain peran?
  • Puasa sunah apa yang ingin saya coba amalkan? Mengapa?
  • Apa yang akan saya lakukan agar bisa konsisten melaksanakan puasa sunah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6 (Bab 9: Mengamalkan Puasa Sunah)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6
  3. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI
  4. Buku Fikih atau referensi puasa sunah yang relevan
  5. Kartu skenario/panduan urutan pelaksanaan puasa sunah
  6. Lembar observasi dan lembar refleksi murid
  7. Properti sederhana untuk bermain peran (opsional: sajadah, mukena, Al-Qur'an, peralatan makan untuk berbuka)
  8. Papan tulis, spidol, kertas HVS/kertas gambar untuk membuat infografis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.