MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Bab 8 — Peduli Lingkungan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Bab 8 — Peduli Lingkungan |
|---|
| Alokasi Waktu | 9 JP (9 x 35 menit = 315 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 3 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 6.8.1 Menerapkan akhlak terhadap tumbuhan melalui tindakan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa agama Islam mengajarkan kita untuk menyayangi dan merawat tumbuhan di sekitar kita?
- Tindakan nyata apa saja yang membuktikan bahwa kita memiliki akhlak mulia terhadap tanaman sekolah?
- Mengapa menanam bibit tumbuhan baru termasuk perwujudan akhlak mulia dalam ajaran Islam?
- Bagaimana cara menanam bibit tanaman dengan benar agar dapat tumbuh subur dan melestarikan lingkungan sekitar kita?
- Bagaimana cara kita membuktikan rasa syukur kepada Allah Swt. saat merawat tumbuhan di sekitar sekolah?
- Tindakan nyata apa saja yang termasuk akhlak terpuji terhadap tanaman yang sedang kita pelihara dan lestarikan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menerapkan Akhlak terhadap Tumbuhan melalui Praktik Perawatan dan Pembersihan Tanaman Sekolah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.8.1 Menerapkan akhlak terhadap tumbuhan melalui tindakan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, mengecek kehadiran, dan menyiapkan perlengkapan belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran tentang penerapan akhlak terhadap tumbuhan melalui perawatan dan pembersihan tanaman sekolah (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan 3 gambar tindakan dan meminta murid mengangkat kartu 'Akhlak Terpuji' atau 'Bukan Akhlak Terpuji': (1) Menyiram tanaman yang layu; (2) Mematahkan ranting pohon hias sembarangan; (3) Membersihkan gulma dan daun kering di pot tanaman (acuan: gambar 1 = Akhlak Terpuji, gambar 2 = Bukan Akhlak Terpuji, gambar 3 = Akhlak Terpuji) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid mengamati tayangan/gambar dan menyimak penjelasan guru mengenai bentuk-bentuk akhlak terhadap tumbuhan dalam pandangan Islam, mencakup 3 tindakan utama: (1) menyiram secukupnya, (2) membuang daun kering/gulma pengganggu, dan (3) menjaga ranting/daun agar tidak rusak (15 menit).
- Murid bermain kuis cepat interaktif 'Tebak Tindakan Peduli Tumbuhan': secara berpasangan, murid menebak tindakan yang tepat saat menghadapi 2 kondisi tanaman, yaitu tanah pot kering kerontang (tindakan tepat: disiram air secukupnya) dan pot dipenuhi rumput liar/daun mati (tindakan tepat: dicabuti rumput dan dibersihkan daun keringnya) (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil dan menuju taman/halaman sekolah membawa alat perawatan (gayung/gembor air, sarung tangan kain, sekop kecil/plastik sampah) (5 menit).
- Murid secara berkelompok menerapkan tindakan akhlak terhadap tumbuhan di area taman/pot yang ditentukan dengan melakukan 3 tindakan nyata: (1) menyiram tanaman secara merata tanpa berlebihan, (2) mencabuti gulma/rumput liar di sekitar pangkal batang, dan (3) mengumpulkan serta membuang daun-daun kering ke wadah sampah organik (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap kelompok memeriksa kembali kondisi tanaman yang telah dirawat dan memastikan area tanaman sudah rapi dan bersih dari daun kering/gulma (10 menit).
- Murid duduk melingkar di dekat area taman bersama guru untuk mengutarakan perasaan dan kesadaran spiritual bahwa merawat ciptaan Allah Swt. seperti tumbuhan merupakan ibadah dan bentuk syukur (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bahwa akhlak terhadap tumbuhan dibuktikan dengan merawat dan menjaga kebersihan tanaman sekolah secara nyata (5 menit).
- Guru melakukan cek pemahaman akhir secara lisan mengenai 3 tindakan perawatan tanaman yang baru saja dipraktikkan (acuan: menyiram air secukupnya, membersihkan gulma/rumput liar, dan merapikan daun kering) serta menutup sesi dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan bergambar langkah-langkah merawat tanaman bagi murid yang memerlukan bantuan visual.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru saat mencabut gulma agar tidak merusak akar utama tanaman; murid yang telah mahir secara mandiri merawat area pot yang memiliki lebih banyak gulma/daun kering.
- Produk: Semua murid menghasilkan bukti praktik yang sama berupa tanaman sekolah yang telah disiram dan terbebas dari daun kering serta gulma liar.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik identifikasi 3 gambar tindakan terhadap tumbuhan: (1) Menyiram tanaman yang layu; (2) Mematahkan ranting sembarangan; (3) Membersihkan gulma dan daun kering (acuan jawaban: gambar 1 dan 3 adalah tindakan akhlak terpuji; gambar 2 adalah bukan akhlak terpuji).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid mempraktikkan 3 tindakan akhlak terhadap tumbuhan di taman sekolah: (1) teknik penyiraman secukupnya pada media tanah, (2) pembersihan gulma/rumput liar di sekitar batang, dan (3) pengumpulan daun kering yang mengotori pot/tanaman.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Murid menyebutkan 3 tindakan nyata akhlak merawat tumbuhan yang telah dipraktikkan (kriteria acuan ketercapaian: menyebutkan dengan benar 3 tindakan, yaitu menyiram tanaman secukupnya, mencabut gulma/rumput pengganggu, dan membersihkan daun kering/sampah di sekitar tanaman).
Formatif:- Observasi unjuk kerja praktik perawatan dan pembersihan tanaman sekolah menggunakan lembar ceklis
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan tindakan pemeliharaan dan pembersihan tanaman (menyiram, membersihkan gulma, merapikan daun kering) | Belum mampu menerapkan salah satu pun dari 3 tindakan pemeliharaan dan pembersihan tanaman meskipun telah dibimbing guru. | Menerapkan 1 dari 3 tindakan (menyiram saja, mencabut gulma saja, atau membersihkan daun kering saja) dengan arahan dan bantuan penuh guru. | Menerapkan 2 sampai 3 tindakan pemeliharaan dan pembersihan tanaman secara tepat dengan sedikit bimbingan guru. | Menerapkan seluruh 3 tindakan pemeliharaan dan pembersihan tanaman secara tepat, cermat, dan mandiri tanpa bergantung bimbingan guru. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu praktik perawatan tanaman di luar kelas berjalan efektif dan tertib?
- Bagaimana keterlibatan setiap murid dalam menunjukkan rasa peduli terhadap tanaman ciptaan Allah Swt.?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil merawat dan membersihkan tanaman di sekolah hari ini?
- Mengapa merawat tumbuhan termasuk perbuatan baik yang disukai Allah Swt.?
Pertemuan 2 — Menerapkan Akhlak terhadap Tumbuhan melalui Praktik Pelestarian dan Penanaman Bibit Lingkungan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.8.1 Menerapkan akhlak terhadap tumbuhan melalui tindakan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid memilih 1 dari 2 tindakan pelestarian bibit: (A) Membiarkan bibit tanpa tanah di tempat terik, (B) Menanam bibit ke media tanah gembur dan menyiram secukupnya (acuan jawaban benar: tindakan B menunjukkan akhlak pelestarian tumbuhan) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menerapkan akhlak terhadap tumbuhan melalui praktik pelestarian dan penanaman bibit tanaman di taman sekolah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan peragaan 4 langkah baku penanaman bibit: (1) Menyiapkan media tanam campuran tanah dan pupuk, (2) Membuat lubang tanam sedalam akar bibit, (3) Memasukkan bibit tegak lurus tanpa merusak akar, (4) Menutup lubang serta memadatkan tanah secara perlahan lalu menyiramnya (15 menit).
- Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) mencocokkan kartu urutan penanaman bibit: Kartu A (Penyiraman awal), Kartu B (Pembuatan lubang tanam), Kartu C (Penyiapan tanah), Kartu D (Memasukkan bibit tegak lurus). Acuan urutan benar: C - B - D - A (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Guru membagikan perlengkapan per kelompok: 1 polybag/pot kecil, sekop kecil, media tanam, dan 1 bibit tanaman (misal: cabai atau tomat) serta air (5 menit).
- Game Tantangan Ceria 'Pekebun Berakhlak': secara berkelompok dan bergembira, murid berkolaborasi mempraktikkan 4 langkah penanaman bibit sesuai panduan dengan pengawasan guru (30 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama kelompoknya memeriksa hasil tanamannya memastikan bibit berdiri tegak, tanah dipadatkan dengan pas, dan media cukup lembap tidak tergenang (15 menit).
- Guru memberikan penguatan nilai akhlak bahwa menanam bibit pohon merupakan amal jariyah dan bentuk kepedulian terhadap sesama makhluk ciptaan Allah Swt. (5 menit).
Penutup:- Murid membersihkan dan merapikan kembali alat-alat penanaman bibit yang telah dipakai ke tempat semula (5 menit).
- Murid dan guru menyimpulkan inti praktik pelestarian tumbuhan hari ini serta menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan bergambar urutan menanam bagi kelompok yang memerlukan bantuan visual.
- Proses: Kelompok yang membutuhkan pendampingan dipandu langkah demi langkah oleh guru, sedangkan kelompok mandiri langsung mengeksekusi penanaman bibit secara otonom.
- Produk: Semua kelompok menghasilkan bibit tertanam rapi; kelompok yang selesai lebih cepat dapat menambahkan mulsa daun kering di atas media tanam untuk menjaga kelembapan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik: 'Manakah tindakan yang mencerminkan akhlak pelestarian bibit tanaman: (A) Membiarkan bibit tanpa tanah di tempat terik, atau (B) Menanam bibit ke media tanah gembur dan menyiram secukupnya?' (Acuan jawaban benar: B)
Proses:- Lembar observasi unjuk kerja praktik penanaman bibit mencakup 4 langkah baku: (1) Penyiapan media tanam, (2) Pembuatan lubang tanam sesuai ukuran akar, (3) Peletakan bibit secara tegak tanpa merusak akar, (4) Penutupan tanah perlahan dan penyiraman secukupnya. Acuan: 4 langkah dilakukan runtut dan benar.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman/refleksi singkat: Murid menyebutkan kondisi bibit hasil tanamannya apakah sudah memenuhi kriteria (bibit tegak lurus, tanah menutup akar, dan tersiram cukup) sebagai wujud akhlak terhadap tumbuhan (Acuan: bibit berdiri kokoh, akar tertutup tanah, tanah lembap).
Formatif:- Unjuk kerja praktik penanaman bibit (observasi 4 langkah penanaman bibit tanaman)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Praktik Penanaman Bibit sebagai Akhlak terhadap Tumbuhan | Mempraktikkan 1 dari 4 langkah penanaman bibit dengan benar dan memerlukan bimbingan penuh. | Mempraktikkan 2 dari 4 langkah penanaman bibit dengan benar dengan arahan guru. | Mempraktikkan 3 dari 4 langkah penanaman bibit dengan benar secara mandiri. | Mempraktikkan seluruh 4 langkah penanaman bibit (penyiapan media, pembuatan lubang, penanaman tegak, penutupan dan penyiraman) dengan tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid terlibat aktif dan antusias dalam praktik menanam bibit tanaman?
- Bagaimana pembagian peran antar-murid dalam kelompok selama penanaman bibit berlangsung?
Murid:- Bagian mana dari praktik menanam bibit yang paling menyenangkan bagi kalian?
- Mengapa kita harus memperlakukan bibit tanaman dengan lembut dan hati-hati saat menanamnya?
Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.8.1 Menerapkan akhlak terhadap tumbuhan melalui tindakan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, berdoa bersama, memeriksa kehadiran murid, serta mengondisikan kesiapan fisik untuk kegiatan praktik di luar kelas (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif praktik pemeliharaan dan pelestarian tumbuhan serta membagi murid ke dalam 7 kelompok kecil beranggotakan 4 murid (5 menit).
- Guru membagikan Lembar Catatan Pelaksanaan Akhlak Terpuji terhadap Tumbuhan dan menjelaskan rubrik penilaian unjuk kerja beserta pembagian zona taman/kebun sekolah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Setiap kelompok membaca petunjuk teknis pada Lembar Catatan Pelaksanaan Akhlak Terpuji terhadap Tumbuhan yang memuat 4 tindakan wajib: (1) pembersihan gulma/sampah di sekitar pangkal tanaman, (2) penggemburan tanah secara hati-hati tanpa merusak akar, (3) penyiraman air secara terukur ke area perakaran tanpa mematahkan batang/daun, dan (4) penanaman bibit atau pemupukan/penataan tanaman pelindung (10 menit).
- Kelompok memeriksa kelengkapan alat (sekop kecil, gembor air, bibit/pupuk) dan menyepakati pembagian tugas di antara 4 anggota kelompok sesuai instruksi teknis (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid dalam 7 kelompok kecil secara serentak melaksanakan tindakan nyata pemeliharaan dan pelestarian tumbuhan di zona taman sekolah masing-masing: membersihkan gulma liar, menggemburkan tanah di sekitar tanaman, menyiram tanaman secukupnya dengan gembor, dan menanam bibit tanaman baru dengan menutup tanah perakaran secara kokoh (40 menit).
- Setiap kelompok mengisi Lembar Catatan Pelaksanaan Akhlak Terpuji terhadap Tumbuhan dengan mencatat 4 butir tindakan yang telah diselesaikan: (1) kondisi kebersihan area tanaman dari gulma/sampah, (2) teknik penggemburan tanah yang dilakukan, (3) takaran dan cara penyiraman tanaman, dan (4) langkah penanaman bibit pelestarian yang berhasil dilakukan, sementara guru melakukan observasi unjuk kerja dengan lembar penilaian (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Setiap kelompok mengumpulkan Lembar Catatan Pelaksanaan Akhlak Terpuji terhadap Tumbuhan dan merapikan kembali seluruh peralatan berkebun ke tempat semula (5 menit).
- Murid mengevaluasi keterlaksanaan tindakan akhlak terhadap tumbuhan yang baru saja dipraktikkan bersama kelompoknya sebagai bentuk ibadah dan amanah menjaga ciptaan Allah Swt. (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik umum atas keterlaksanaan seluruh rangkaian asesmen unjuk kerja pemeliharaan dan pelestarian tumbuhan oleh 7 kelompok (5 menit).
- Guru merangkum capaian Bab 8 'Peduli Lingkungan', mengajak murid membiasakan akhlak mulia terhadap tumbuhan di lingkungan tempat tinggal, dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Proses: Pemberian pendampingan berupa penunjukan titik batas penggemburan bagi murid yang membutuhkan akomodasi fisik tanpa mengurangi 4 tindakan praktik yang dinilai.
Asesmen Pertemuan:Sumatif Bab:- unjuk kerja praktik pemeliharaan tumbuhan secara kelompok: praktik tindakan langsung merawat atau menanam tumbuhan di taman sekolah beserta catatan ringkas pelaksanaan akhlak terpuji terhadap tumbuhan
- unjuk kerja kelompok: tindakan nyata memelihara dan melestarikan tumbuhan (menyiram, membersihkan gulma, menggemburkan tanah, atau menanam bibit) yang dipraktikkan serentak dalam 7 kelompok kecil (@4 murid) di area taman/kebun sekolah disertai lembar catatan pelaksanaan akhlak terpuji terhadap tumbuhan (105 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja pemeliharaan tumbuhan dan lembar observasi guru)
Sumatif:- unjuk kerja praktik pemeliharaan tumbuhan secara kelompok: praktik tindakan langsung merawat atau menanam tumbuhan di taman sekolah beserta catatan ringkas pelaksanaan akhlak terpuji terhadap tumbuhan
- unjuk kerja kelompok: tindakan nyata memelihara dan melestarikan tumbuhan (menyiram, membersihkan gulma, menggemburkan tanah, atau menanam bibit) yang dipraktikkan serentak dalam 7 kelompok kecil (@4 murid) di area taman/kebun sekolah disertai lembar catatan pelaksanaan akhlak terpuji terhadap tumbuhan (105 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja pemeliharaan tumbuhan dan lembar observasi guru)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Tindakan Pemeliharaan Tumbuhan (Pembersihan Gulma, Penggemburan Tanah, dan Penyiraman Air) | Melakukan 1 dari 3 tindakan pemeliharaan tumbuhan (Daftar tindakan: 1. membersihkan gulma/sampah di sekitar batang, 2. menggemburkan tanah tanpa merusak akar, 3. menyiram air secukupnya ke media tanam tanpa merusak daun/batang), atau melakukan tindakan yang merusak bagian fisik tumbuhan. | Melakukan 2 dari 3 tindakan pemeliharaan tumbuhan (Daftar tindakan: 1. membersihkan gulma/sampah di sekitar batang, 2. menggemburkan tanah tanpa merusak akar, 3. menyiram air secukupnya ke media tanam tanpa merusak daun/batang) dengan cara yang aman bagi tanaman. | Melakukan seluruh 3 tindakan pemeliharaan tumbuhan (Daftar tindakan: 1. membersihkan gulma/sampah di sekitar batang, 2. menggemburkan tanah tanpa merusak akar, 3. menyiram air secukupnya ke media tanam tanpa merusak daun/batang) secara tepat dan berhati-hati. | Melakukan seluruh 3 tindakan pemeliharaan tumbuhan (Daftar tindakan: 1. membersihkan gulma/sampah di sekitar batang, 2. menggemburkan tanah tanpa merusak akar, 3. menyiram air secukupnya ke media tanam tanpa merusak daun/batang) secara tepat, cermat, mandiri tanpa teguran, dan menjaga kerapian media tanam di sekitarnya. | | Tindakan Pelestarian Tumbuhan (Penanaman Bibit Lingkungan) | Belum mampu mempraktikkan langkah penanaman bibit pelestarian tumbuhan (bibit tidak tertanam kokoh di dalam lubang tanah atau akarnya terbuka). | Mempraktikkan penanaman bibit tumbuhan ke dalam tanah tetapi posisi bibit miring atau pemadatan tanah penopang masih belum cukup kokoh. | Mempraktikkan penanaman bibit tumbuhan secara tepat: memasukkan perakaran bibit ke dalam lubang tanam, menutup dengan tanah gembur secara merata, dan memastikan posisi batang tegak kokoh. | Mempraktikkan penanaman bibit tumbuhan secara tepat (akar tertutup sempurna, tanah dipadatkan proporsional, batang tegak kokoh) dan merapikan area sekitar perakaran dengan saksama. | | Pencatatan Pelaksanaan Akhlak terhadap Tumbuhan | Mengisi 1 dari 4 catatan tindakan pada lembar kerja (Daftar catatan: 1. kondisi pembersihan gulma, 2. proses penggemburan tanah, 3. tata cara penyiraman, 4. proses penanaman bibit). | Mengisi 2 sampai 3 dari 4 catatan tindakan pada lembar kerja (Daftar catatan: 1. kondisi pembersihan gulma, 2. proses penggemburan tanah, 3. tata cara penyiraman, 4. proses penanaman bibit) sesuai praktik lapangan. | Mengisi seluruh 4 catatan tindakan pada lembar kerja (Daftar catatan: 1. kondisi pembersihan gulma, 2. proses penggemburan tanah, 3. tata cara penyiraman, 4. proses penanaman bibit) secara lengkap dan sesuai dengan praktik nyata yang dilakukan. | Mengisi seluruh 4 catatan tindakan pada lembar kerja (Daftar catatan: 1. kondisi pembersihan gulma, 2. proses penggemburan tanah, 3. tata cara penyiraman, 4. proses penanaman bibit) secara lengkap, rinci, dan menyertakan deskripsi adab kehati-hatian memperlakukan tumbuhan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dalam 7 kelompok dapat mempraktikkan langsung tindakan pemeliharaan dan pelestarian tumbuhan secara merata?
- Bagaimana tingkat kesadaran murid dalam menunjukkan adab dan kehati-hatian merawat tumbuhan sebagai makhluk ciptaan Allah Swt. selama praktik lapangan berlangsung?
Murid:- Tindakan pemeliharaan tumbuhan apa yang paling lancar kamu lakukan bersama kelompokmu hari ini?
- Mengapa merawat dan menanam tumbuhan dengan penuh kehati-hatian merupakan salah satu bukti akhlak mulia kita kepada Allah Swt.?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022)
- Tanaman di taman/lingkungan sekolah, gembor/gayung air, wadah/kantong pengumpul daun kering dan gulma
- Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas VI SD/MI, Kemendikbudristek
- Buku Panduan Guru PAI dan Budi Pekerti Kelas VI SD/MI, Kemendikbudristek
- Media tanam (tanah, pupuk/kompos), sekop kecil, pot/polybag, bibit tanaman, dan air siraman
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas VI (Kemendikbudristek 2022)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas VI (Kemendikbudristek 2022)
- Area taman/kebun sekolah, bibit tanaman, gembor/alat penyiram, sekop kecil, dan Lembar Catatan Pelaksanaan Akhlak Terpuji terhadap Tumbuhan
|