Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menghafal Q.S. Al-A'la dengan Benar dan Lancar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menghafal Q.S. Al-A'la dengan Benar dan Lancar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menghafal Q.S. Al-A'la dengan Benar dan Lancar

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menghafal Q.S. Al-A'la dengan Benar dan Lancar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenghafal Q.S. Al-A'la dengan Benar dan Lancar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghafal Q.S. Al-A'la (19 ayat) dengan benar, lancar, dan sesuai kaidah makharijul huruf melalui metode drill dan make a match.
  2. Murid dapat menunjukkan hafalannya di depan kelas atau kepada teman sebaya sebagai bentuk kebiasaan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang sudah hafal surah pendek selain Al-Fatihah? Bagaimana perasaan kalian saat berhasil menghafal satu surah penuh?
  2. Tahukah kalian surah apa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW saat salat Jum'at dan hari raya? Mengapa beliau sangat menyukainya?
  3. Jika kita rutin menghafal dan membaca Al-Qur'an, kebaikan apa yang akan kita dapatkan di dunia dan akhirat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid dengan ramah, dan mengajak berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan memastikan suasana kelas kondusif.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menanyakan secara lisan berapa ayat Q.S. Al-A'la yang sudah murid hafal sejauh ini, dan meminta 2-3 murid melafalkan ayat yang sudah mereka ingat (tanpa menunjuk, secara sukarela).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu dan semangat menghafal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menghafal Q.S. Al-A'la dengan benar, lancar, sesuai makharijul huruf, dan berani menampilkan hafalan di depan kelas atau kepada teman.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperdengarkan rekaman murottal Q.S. Al-A'la ayat 1-19 secara utuh melalui speaker aktif. Murid menyimak dengan tenang dan khusyuk.
  • Guru membimbing murid membaca Q.S. Al-A'la secara klasikal ayat per ayat (dari ayat 1 sampai 19) dengan menekankan makharijul huruf yang benar. Murid mengikuti bacaan guru secara serempak.
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok menerima set potongan ayat Q.S. Al-A'la (kartu puzzle) yang masih acak.
  • Guru meminta setiap kelompok mengamati potongan ayat, mengidentifikasi nomor dan posisi ayat, lalu berdiskusi singkat untuk memahami urutan yang benar.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok menyusun potongan ayat Q.S. Al-A'la menjadi satu surah utuh (aktivitas make a match / puzzle ayat). Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi makharijul huruf pada setiap kelompok.
  • Setelah susunan benar, setiap kelompok membaca berulang-ulang (drill) surah tersebut secara bersama-sama hingga hafal dan lancar, dengan saling menyimak dan mengoreksi sesama anggota.
  • Guru meminta setiap kelompok menunjuk satu perwakilan untuk menunjukkan hafalannya di depan kelompok lain atau di depan kelas. Anggota lain menyimak dan memberikan apresiasi.
  • Setiap murid secara individu berlatih menghafal dengan pasangan (teman sebaya) secara bergantian: satu murid melafalkan beberapa ayat, murid lain menyimak dan memberikan umpan balik singkat tentang kelancaran dan pelafalan.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memandu murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengisi lembar refleksi singkat: berapa ayat yang sudah dihafal, bagian mana yang masih sulit, dan strategi apa yang akan digunakan untuk memperbaikinya di rumah.
  • Guru meminta 2-3 murid berbagi pengalaman: apa yang paling menyenangkan dari kegiatan menghafal dengan permainan puzzle, dan apa manfaat menghafal surah ini untuk salat dan kehidupan sehari-hari.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif atas proses menghafal murid, serta mengaitkan kebiasaan menghafal Al-Qur'an dengan akhlak berdoa dan bertawakal kepada Allah sebagai bentuk pengamalan nyata.

Penutup:

  • Guru mengajak murid bersama-sama mengulang hafalan Q.S. Al-A'la satu kali penuh secara klasikal (ayat 1-19).
  • Guru melakukan asesmen akhir: setiap murid melafalkan hafalan Q.S. Al-A'la secara individu (beberapa ayat yang dikuasai) di hadapan guru secara singkat; guru mencatat capaian pada lembar observasi.
  • Guru memberikan penguatan dan motivasi: menghafal Al-Qur'an adalah ibadah mulia; biasakan membaca Q.S. Al-A'la di setiap salat sebagai wujud pengamalan.
  • Guru menyampaikan pesan untuk melanjutkan hafalan di rumah dengan meminta bantuan orang tua menyimak; orang tua membubuhkan paraf pada buku pantauan hafalan siswa.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majelis dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah hafal seluruh surah mendapat tantangan menghafal beserta arti per ayat; murid yang masih kesulitan fokus menghafal 5-10 ayat pertama terlebih dahulu dengan bimbingan intensif guru.
  • Proses: Murid cepat dapat menjadi tutor sebaya yang menyimak dan membantu temannya menghafal; murid lambat diberi waktu tambahan, mendapat pendampingan langsung guru dalam kelompok kecil terpisah, serta dapat menggunakan pengulangan rekaman murottal untuk belajar mandiri.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan hafalan secara lisan di depan kelas, kepada teman sebaya, atau direkam dalam bentuk video pendek sebagai bukti hafalan. Murid dengan kebutuhan khusus (bila ada) dapat menunjukkan hafalan sesuai kemampuan dengan pengurangan jumlah ayat yang ditargetkan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan secara lisan dan sukarela: 'Siapa yang sudah bisa melafalkan beberapa ayat Q.S. Al-A'la? Coba lafalkan ayat yang kalian ingat.' Guru mencatat jumlah ayat yang sudah dikenal murid sebagai data diagnostik awal.

Proses:

  • Guru mengamati keterlibatan setiap murid dalam menyusun puzzle ayat (make a match): ketepatan urutan, kecepatan kerja kelompok, dan kemampuan membaca potongan ayat.
  • Guru mencatat kelancaran murid saat kegiatan drill berpasangan: berapa kali murid mengulang, bagian ayat mana yang masih terbata, dan ketepatan makharijul huruf.
  • Guru memeriksa lembar penilaian sejawat yang diisi murid saat menyimak temannya melafalkan hafalan.

Akhir:

  • Setiap murid melafalkan hafalan Q.S. Al-A'la secara individu di hadapan guru; guru menilai menggunakan rubrik yang mencakup aspek kelancaran, ketepatan makharijul huruf, dan keberanian menunjukkan hafalan.
  • Murid mengumpulkan lembar refleksi diri tentang capaian hafalan hari ini dan rencana tindak lanjut di rumah.

Formatif:

  • Observasi proses menghafal: guru mengamati keaktifan dan kelancaran murid saat kegiatan drill, make a match, dan menyimak teman.
  • Penilaian sejawat (peer-assessment): murid saling menyimak dan mencatat kelancaran hafalan teman pada lembar checklist sederhana.

Sumatif:

  • Demonstrasi hafalan individu: setiap murid melafalkan hafalan Q.S. Al-A'la di hadapan guru (minimal 10 ayat) sebagai bukti ketercapaian TP.
  • Lembar pantauan hafalan yang ditandatangani orang tua sebagai bukti pembiasaan di rumah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelancaran HafalanMurid hanya mampu menghafal 1-4 ayat dengan tersendat-sendat dan banyak lupa.Murid mampu menghafal 5-9 ayat dengan sedikit tersendat dan sesekali dibantu guru.Murid mampu menghafal 10-15 ayat dengan lancar tanpa bantuan dan sedikit jeda berpikir.Murid mampu menghafal seluruh Q.S. Al-A'la (19 ayat) dengan sangat lancar, tanpa jeda, dan percaya diri.
Ketepatan Makharijul HurufMurid melafalkan banyak huruf dengan makhraj yang keliru sehingga mengubah arti (misalnya huruf hijaiyah tidak tertata/tidak sesuai tempat keluar).Murid melafalkan sebagian besar ayat dengan makhraj cukup baik, namun terdapat 4-5 kesalahan makharijul huruf yang tidak disengaja.Murid melafalkan hampir seluruh ayat dengan makharijul huruf yang tepat, hanya 1-2 kesalahan kecil.Murid melafalkan seluruh ayat dengan makharijul huruf yang sangat tepat, jelas, dan sesuai kaidah tajwid dasar.
Keberanian dan Pembiasaan (Menunjukkan Hafalan di Depan Kelas/Teman)Murid belum berani menunjukkan hafalan di depan kelas atau kepada teman, perlu dorongan intensif.Murid mulai berani menunjukkan hafalan kepada teman sebaya, namun masih malu dan membutuhkan pendampingan guru.Murid berani menunjukkan hafalan di depan kelas atau kelompok dengan suara lantang, sesekali masih gugup.Murid dengan antusias dan percaya diri menunjukkan hafalan di depan kelas, bersedia menyimak teman, dan berniat membiasakan membaca surah ini dalam salat sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode drill dan make a match efektif mendorong murid menghafal Q.S. Al-A'la? Bagian mana yang berjalan baik dan mana yang perlu diperbaiki?
  • Bagaimana keterlibatan murid selama kegiatan kelompok dan berpasangan? Adakah murid yang pasif dan memerlukan pendekatan khusus?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk mencapai target hafalan yang direncanakan?

Refleksi Murid:

  • Berapa ayat Q.S. Al-A'la yang sudah kamu hafal hari ini? Bagian ayat mana yang paling sulit dihafal?
  • Apa yang paling menyenangkan dari permainan menyusun puzzle ayat tadi? Bagaimana perasaanmu saat berhasil melafalkan hafalan di depan teman?
  • Apa rencanamu di rumah agar hafalanmu semakin lancar? Kapan kamu akan membiasakan membaca surah ini dalam salat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD/MI Kelas VI, Nazirwan & Kholili Abdullah, Kemdikbudristek 2022 (Bab 6: Mengaji Al-Qur'an Surah Al-A'la).
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD/MI Kelas VI, Kemdikbudristek 2022.
  3. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI, Juz 30.
  4. Media pembelajaran: laptop, speaker aktif, rekaman murottal Q.S. Al-A'la (audio), potongan ayat Q.S. Al-A'la per ayat (kartu puzzle / flashcard).
  5. Lembar refleksi diri (self-assessment) dan lembar penilaian sejawat (peer-assessment).
  6. Lembar pantauan hafalan siswa (untuk ditandatangani orang tua).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.