Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Penerapan Hukum Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Penerapan Hukum Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Penerapan Hukum Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Penerapan Hukum Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPenerapan Hukum Halal dan Haram dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan contoh penerapan hukum halal dan haram pada makanan, minuman, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap memilih yang halal dan menjauhi yang haram sebagai wujud akhlak terpuji kepada Allah Swt.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Tahukah kalian bagaimana penerapan hukum halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Pernahkah kalian menghadapi situasi di mana harus memilih antara makanan atau minuman yang halal dan yang haram? Apa yang kalian lakukan?
  3. Mengapa seorang muslim harus memilih yang halal dan menjauhi yang haram?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru mengajak murid melakukan kegiatan pembiasaan tadarus Al-Qur'an (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan bertanya: 'Sebutkan satu contoh makanan halal dan satu contoh makanan haram yang kalian ketahui!' untuk mengecek pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menampilkan pertanyaan pemantik: 'Tahukah kalian bagaimana penerapan hukum halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari?'
  • Guru mengaitkan materi dengan pengalaman murid sehari-hari terkait memilih jajanan di kantin atau warung.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang contoh makanan/minuman halal dan haram serta perilaku halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari.
  • Murid mengamati dan mencatat contoh-contoh yang ditampilkan.
  • Guru menjelaskan secara singkat kategori penerapan hukum halal dan haram: (a) pada makanan, (b) pada minuman, (c) pada perilaku.
  • Murid membaca buku siswa halaman terkait penerapan hukum halal dan haram dan mengidentifikasi poin-poin penting.
  • Guru melakukan tanya jawab untuk memastikan pemahaman murid tentang contoh penerapan hukum halal dan haram.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok (4-5 orang).
  • Setiap kelompok diberikan satu kasus/peristiwa kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan hukum halal dan haram (misalnya: menemukan jajanan tanpa label halal, teman mengajak berbohong, melihat minuman beralkohol dijual di warung).
  • Murid secara berkelompok berdiskusi untuk menentukan: (1) apakah kasus tersebut termasuk halal atau haram, (2) alasan berdasarkan pengetahuan yang telah dipelajari, (3) sikap yang seharusnya dilakukan sebagai muslim.
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi pada kertas karton.
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas (model market place activity sederhana).
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk masing-masing.
  • Murid secara individu menuliskan di buku tulis: (1) tiga contoh penerapan halal-haram yang paling berkesan dari diskusi hari ini, (2) satu komitmen pribadi untuk memilih yang halal dan menjauhi yang haram.
  • Beberapa murid diminta membacakan komitmennya di depan kelas.
  • Guru memberikan penguatan bahwa memilih yang halal adalah wujud akhlak terpuji dan ketaatan kepada Allah Swt.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran hari ini.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 soal singkat tertulis tentang penerapan hukum halal dan haram.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan kasus yang lebih kompleks (misalnya makanan yang proses pembuatannya meragukan). Murid yang membutuhkan bantuan diberikan kasus sederhana dengan petunjuk tambahan berupa kata kunci.
  • Proses: Murid yang cepat berperan sebagai tutor sebaya membantu teman sekelompok yang kesulitan. Guru mendampingi kelompok yang membutuhkan bimbingan lebih intensif.
  • Produk: Murid yang cepat diminta menuliskan penjelasan lengkap beserta dalil sederhana. Murid yang membutuhkan bantuan cukup menuliskan contoh dan sikap yang benar dalam bentuk poin singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Sebutkan satu contoh makanan halal dan satu contoh makanan haram yang kalian ketahui!'
  • Guru meminta 2-3 murid menyebutkan contoh perilaku yang halal dan perilaku yang haram untuk mengukur pemahaman awal.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan (aktif bertanya, menanggapi, dan berkolaborasi).
  • Penilaian ketepatan identifikasi hukum halal/haram pada kasus yang diberikan.
  • Tanya jawab lisan untuk mengecek pemahaman selama presentasi kelompok.

Akhir:

  • Tes tertulis singkat berisi 3 soal: (1) Sebutkan 2 contoh makanan halal dan 2 contoh makanan haram beserta alasannya, (2) Jelaskan satu contoh perilaku haram dalam kehidupan sehari-hari dan sikap yang seharusnya dilakukan, (3) Mengapa seorang muslim harus memilih yang halal dan menjauhi yang haram?
  • Penilaian tulisan refleksi komitmen pribadi murid.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid dalam diskusi kelompok.
  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami.
  • Penilaian hasil kerja kelompok pada kertas karton.

Sumatif:

  • Tes tertulis singkat 3 soal di akhir pembelajaran.
  • Penilaian komitmen pribadi murid (tulisan refleksi individu).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menunjukkan contoh penerapan hukum halal dan haram (TP 6.4.3.1)Belum mampu menyebutkan contoh penerapan hukum halal dan haram pada makanan, minuman, atau perilaku.Mampu menyebutkan 1 contoh penerapan hukum halal atau haram tetapi belum tepat kategorinya.Mampu menyebutkan 2-3 contoh penerapan hukum halal dan haram pada makanan, minuman, atau perilaku dengan benar.Mampu menyebutkan lebih dari 3 contoh penerapan hukum halal dan haram pada makanan, minuman, dan perilaku dengan benar disertai alasan yang tepat.
Sikap memilih yang halal dan menjauhi yang haram (TP 6.4.3.2)Belum menunjukkan kesadaran untuk memilih yang halal dan menjauhi yang haram.Menunjukkan kesadaran memilih yang halal tetapi belum konsisten dan belum mampu menjelaskan alasannya.Menunjukkan sikap memilih yang halal dan menjauhi yang haram serta mampu menjelaskan alasan sederhana sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt.Menunjukkan sikap tegas memilih yang halal dan menjauhi yang haram, mampu menjelaskan alasan berdasarkan ketentuan Islam, dan menuliskan komitmen pribadi yang konkret.
Kemampuan berdiskusi dan berkolaborasi dalam kelompokTidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi.Terlibat dalam diskusi tetapi hanya sebagai pendengar, jarang memberikan pendapat.Aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan menghargai pendapat teman dalam kelompok.Aktif memimpin atau mengorganisasi diskusi, memberikan ide-ide yang relevan, membantu teman yang kesulitan, dan menyampaikan hasil diskusi dengan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid telah mencapai tujuan pembelajaran hari ini?
  • Apakah model problem based learning yang digunakan efektif untuk membantu murid memahami penerapan hukum halal dan haram?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu murid yang membutuhkan bantuan tambahan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang aku pelajari hari ini tentang penerapan hukum halal dan haram?
  • Apakah aku sudah bisa membedakan contoh makanan, minuman, dan perilaku yang halal dan haram?
  • Apa komitmenku untuk memilih yang halal dan menjauhi yang haram mulai hari ini?
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang masih belum aku pahami?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Bab 4: Hukum Halal dan Haram).
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI.
  3. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI.
  4. Kertas karton dan spidol warna untuk presentasi kelompok.
  5. LCD Projector dan laptop untuk menampilkan gambar/video contoh makanan halal dan haram.
  6. Lembar kasus/peristiwa untuk diskusi kelompok (disiapkan guru).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.