Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Pengertian Maaf dan Memaafkan dalam Ajaran Islam

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Pengertian Maaf dan Memaafkan dalam Ajaran Islam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Pengertian Maaf dan Memaafkan dalam Ajaran Islam

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Pengertian Maaf dan Memaafkan dalam Ajaran Islam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPengertian Maaf dan Memaafkan dalam Ajaran Islam
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian maaf dan memaafkan menurut ajaran Islam dengan tepat melalui kegiatan membaca dan diskusi kelompok.
  2. Murid dapat mengidentifikasi nilai-nilai akhlak mulia yang terkandung dalam sikap saling memaafkan terhadap teman dan sesama berdasarkan ajaran Islam.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian merasa sulit untuk meminta maaf atau memaafkan orang lain? Mengapa hal itu terasa berat?
  2. Kata 'maaf' sering kita ucapkan sehari-hari, tetapi apakah kalian tahu apa arti sesungguhnya menurut ajaran Islam?
  3. Apa yang akan terjadi jika sesama teman tidak saling memaafkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan melakukan tadarus Al-Qur'an singkat (surah pendek) sebagai pembiasaan.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Guru menampilkan gambar ilustrasi dua orang yang sedang bersalaman dan meminta murid mengamati lalu menceritakan secara singkat apa yang mereka lihat (apersepsi).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan bertanya: 'Siapa yang pernah meminta maaf hari ini? Menurut kalian, apa arti kata maaf?'
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Kata maaf sering kita dengar, tetapi seberapa pentingkah maaf dan memaafkan dalam Islam?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara individu membaca materi tentang pengertian maaf dan memaafkan dalam buku siswa Bab 3 (halaman terkait) selama 5 menit dengan penuh konsentrasi.
  • Guru menjelaskan secara singkat bahwa kata 'maaf' menurut KBBI berarti ungkapan permintaan ampun atau penyesalan, dan menurut Al-Qur'an berasal dari kata 'afwu' yang artinya menghapus.
  • Guru menuliskan poin-poin kunci di papan tulis: (1) Maaf menurut KBBI, (2) Maaf menurut Al-Qur'an (afwu), (3) Memaafkan artinya menghapus dan melepaskan rasa dendam.
  • Murid mencatat poin-poin penting di buku catatan masing-masing.
  • Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang hal yang belum dipahami dari bacaan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok (4-5 orang per kelompok) secara heterogen.
  • Setiap kelompok mendiskusikan dua pertanyaan: (1) Apa pengertian maaf dan memaafkan menurut ajaran Islam? (2) Nilai-nilai akhlak mulia apa saja yang terkandung dalam sikap saling memaafkan?
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi pada kertas plano atau kertas besar yang telah disediakan guru.
  • Kelompok mempresentasikan hasil diskusi dengan metode Market Place Activity: kertas plano ditempel di dinding, satu anggota menjaga dan menjelaskan, anggota lain berkeliling ke kelompok lain untuk memberi masukan (poster comment).
  • Guru memfasilitasi proses kunjungan antar kelompok dan memastikan setiap murid aktif memberikan komentar atau pertanyaan.
  • Guru memberikan penguatan tentang konsep pengertian maaf dan memaafkan serta nilai-nilai akhlak mulia yang terkandung di dalamnya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan menenangkan diri sejenak.
  • Murid secara individu menuliskan di buku catatan: (1) Satu hal baru yang dipelajari tentang maaf dan memaafkan, (2) Satu pengalaman pribadi ketika meminta maaf atau memaafkan orang lain, (3) Apa yang akan dilakukan setelah memahami pentingnya memaafkan.
  • Beberapa murid (2-3 orang) diminta membacakan refleksinya di depan kelas secara sukarela.
  • Guru memberikan apresiasi dan menghubungkan refleksi murid dengan nilai-nilai akhlak Islam tentang pentingnya memaafkan.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran: pengertian maaf (KBBI dan Al-Qur'an), pengertian memaafkan, serta nilai-nilai akhlak mulia dalam sikap saling memaafkan.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 pertanyaan tertulis singkat kepada murid.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya tentang pentingnya menyatakan penyesalan.
  • Guru mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poin-poin sederhana bergambar. Untuk murid cepat, disediakan teks tambahan berupa ayat Al-Qur'an terkait afwu beserta terjemahannya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dipasangkan dengan teman yang lebih mampu dalam kelompok (peer tutoring). Murid cepat diberi peran sebagai penjelas utama saat Market Place Activity.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup menuliskan 2-3 poin hasil diskusi. Murid cepat diminta menuliskan hasil diskusi disertai dalil atau contoh nyata dari kehidupan sehari-hari.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang arti kata maaf?'
  • Guru meminta murid mengangkat tangan jika pernah meminta maaf hari ini dan menjelaskan alasannya secara singkat.
  • Guru mencatat pemahaman awal murid untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan.

Proses:

  • Guru mengamati partisipasi setiap murid dalam diskusi kelompok menggunakan lembar observasi (aspek: keaktifan, kemampuan menyampaikan pendapat, kerja sama).
  • Guru memeriksa catatan murid saat membaca materi untuk memastikan poin kunci tercatat.
  • Guru memberikan umpan balik lisan saat Market Place Activity terhadap ketepatan penjelasan kelompok tentang pengertian maaf dan memaafkan.

Akhir:

  • Soal 1: Jelaskan pengertian maaf menurut KBBI dan menurut Al-Qur'an!
  • Soal 2: Apa yang dimaksud dengan memaafkan dalam ajaran Islam?
  • Soal 3: Sebutkan minimal 3 nilai akhlak mulia yang terkandung dalam sikap saling memaafkan!

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid selama diskusi kelompok dan Market Place Activity.
  • Penilaian hasil tulisan refleksi individu murid.
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran.

Sumatif:

  • Tes tertulis singkat (3 soal uraian) di akhir pembelajaran tentang pengertian maaf, memaafkan, dan nilai akhlak mulia yang terkandung di dalamnya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Pengertian Maaf dan MemaafkanBelum dapat menyebutkan pengertian maaf dan memaafkan baik menurut KBBI maupun Al-Qur'an.Dapat menyebutkan pengertian maaf menurut KBBI atau Al-Qur'an saja, belum lengkap.Dapat menjelaskan pengertian maaf menurut KBBI dan Al-Qur'an serta pengertian memaafkan dengan cukup tepat.Dapat menjelaskan pengertian maaf menurut KBBI dan Al-Qur'an serta pengertian memaafkan dengan tepat, lengkap, dan disertai contoh atau dalil.
Identifikasi Nilai Akhlak Mulia dalam Sikap MemaafkanBelum dapat menyebutkan nilai akhlak mulia yang terkandung dalam sikap memaafkan.Dapat menyebutkan 1 nilai akhlak mulia namun belum dapat menjelaskan keterkaitannya dengan ajaran Islam.Dapat menyebutkan 2-3 nilai akhlak mulia dan menjelaskan keterkaitannya dengan ajaran Islam.Dapat menyebutkan lebih dari 3 nilai akhlak mulia, menjelaskan keterkaitannya dengan ajaran Islam, dan memberikan contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi dalam Diskusi KelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan Market Place Activity.Berpartisipasi pasif, hanya mendengarkan tanpa menyampaikan pendapat.Aktif menyampaikan pendapat dalam diskusi dan memberikan komentar saat Market Place Activity.Aktif memimpin diskusi, menyampaikan pendapat dengan jelas, memberikan masukan konstruktif kepada kelompok lain, dan membantu teman yang kesulitan.
Komunikasi dan Penyampaian HasilBelum mampu menyampaikan hasil diskusi secara lisan maupun tulisan.Mampu menyampaikan hasil diskusi secara tulisan namun belum lancar secara lisan.Mampu menyampaikan hasil diskusi secara lisan dan tulisan dengan cukup jelas dan runtut.Mampu menyampaikan hasil diskusi secara lisan dan tulisan dengan jelas, runtut, percaya diri, dan menggunakan istilah yang tepat sesuai ajaran Islam.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai tujuan pembelajaran tentang pengertian maaf dan memaafkan?
  • Apakah metode diskusi kelompok dan Market Place Activity berjalan efektif untuk memfasilitasi pemahaman murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang aku pelajari hari ini tentang maaf dan memaafkan dalam Islam?
  • Apakah aku sudah memahami perbedaan pengertian maaf menurut KBBI dan Al-Qur'an?
  • Apa yang masih sulit aku pahami dan perlu aku tanyakan lagi?
  • Bagaimana aku akan menerapkan sikap saling memaafkan dalam kehidupan sehari-hari mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6 SD/MI, Bab 3: Hidup Damai dengan Saling Memaafkan.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6 SD/MI.
  3. Al-Qur'an dan terjemahan (ayat terkait afwu/memaafkan).
  4. Kertas plano, spidol warna, dan alat tulis untuk kegiatan diskusi kelompok.
  5. Gambar ilustrasi dua orang bersalaman (untuk apersepsi).
  6. LCD Projector dan laptop (jika tersedia) untuk menampilkan materi pendukung.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.