MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Swt. Maha Segalanya INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 2: Allah Swt. Maha Segalanya |
|---|
| Alokasi Waktu | 1x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat membuat paparan (lisan atau tulisan) tentang makna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad beserta penerapannya sebagai bukti pemahaman terhadap Asmaulhusna.
- Murid dapat menunjukkan sikap terpuji (tabayyun dan pemaaf) sebagai cerminan iman kepada sifat-sifat Allah Swt. yang dipelajari dalam bab ini.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian berbuat salah lalu meminta maaf? Bagaimana rasanya ketika dimaafkan?
- Apa jadinya jika seluruh dosa manusia ditampakkan oleh Allah Swt. kepada semua orang?
- Mengapa kita tidak boleh langsung percaya pada berita buruk tentang teman kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama dipimpin salah satu murid. (Berkesadaran)
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid (alat tulis, tempat duduk).
- Guru melakukan asesmen diagnostik awal secara lisan: 'Sebutkan empat Asmaulhusna yang sudah kita pelajari di Bab 2 beserta artinya!'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: murid akan membuat paparan tentang makna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad serta menunjukkan sikap tabayyun dan pemaaf.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan semangat dan mengingat kembali materi yang telah dipelajari.
- Guru memberikan motivasi agar murid percaya diri mengerjakan asesmen sumatif dengan jujur dan sungguh-sungguh. (Menggembirakan)
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):- Guru mengajak murid mengingat kembali makna empat Asmaulhusna melalui tanya jawab singkat dan menyenangkan: Al-Gaffār (Yang Maha Menutupi dosa), Al-Afuw (Yang Maha Menghapus dosa), Al-Wāḥid (Yang Maha Esa/Tunggal), dan Al-Ṣamad (Yang Maha Dibutuhkan, tempat bergantung). (Bermakna)
- Guru menempelkan kartu Asmaulhusna dan kartu artinya secara acak di papan tulis, lalu menunjuk beberapa murid untuk mencocokkan kartu Asmaulhusna dengan artinya. (Menggembirakan)
- Guru mengulas kembali contoh penerapan Asmaulhusna dalam kehidupan sehari-hari: minta maaf ketika bersalah, tidak langsung percaya berita buruk (tabayyun), dan memaafkan teman. (Berkesadaran)
- Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang materi yang masih belum dipahami sebelum asesmen dimulai.
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru membagikan Lembar Kerja Asesmen Sumatif kepada setiap murid. (Bermakna)
- Murid membuat paparan tertulis tentang makna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad lengkap dengan arti dan satu contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari untuk masing-masing Asmaulhusna. (Bermakna)
- Murid menuliskan contoh perilaku tabayyun dan pemaaf yang pernah atau akan mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai cerminan iman kepada Allah Swt. (Berkesadaran)
- Murid yang memiliki kecepatan belajar tinggi dapat menambahkan hiasan kaligrafi sederhana pada paparannya; murid yang memerlukan bimbingan diberikan pendampingan langsung oleh guru atau tutor sebaya. (Menggembirakan)
- Guru berkeliling memantau proses pengerjaan, memberikan motivasi, dan memastikan setiap murid bekerja secara mandiri dan jujur.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengecek kembali hasil paparan yang telah dibuat, memastikan semua Asmaulhusna sudah ditulis arti dan contoh penerapannya. (Berkesadaran)
- Murid menuliskan refleksi singkat di bagian bawah kertas: 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran Bab 2 ini?' dan 'Sikap baik apa yang akan aku terapkan dalam kehidupan sehari-hari?' (Bermakna)
- Beberapa murid secara sukarela membacakan hasil refleksinya di depan kelas. (Menggembirakan)
- Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen sumatif.
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh hasil asesmen sumatif murid.
- Guru memberikan umpan balik umum: menyampaikan hal-hal yang sudah baik dan memberi semangat untuk terus mengamalkan Asmaulhusna dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya (Bab 3).
- Guru memberikan tugas rumah: menceritakan kepada orang tua tentang pengalaman belajar Bab 2 dan menuliskan tanggapan orang tua di buku penghubung.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama, hamdalah, dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memiliki kecepatan belajar tinggi diberikan tantangan menambahkan kaligrafi sederhana dan contoh penerapan Asmaulhusna yang lebih beragam. Murid yang mengalami kesulitan difokuskan pada minimal dua Asmaulhusna dengan bimbingan guru atau tutor sebaya.
- Proses: Murid dengan kecepatan belajar tinggi dapat menjadi tutor sebaya membantu teman yang kesulitan setelah menyelesaikan tugasnya. Murid yang lambat diberikan pendampingan langsung oleh guru secara bertahap dengan pertanyaan pemandu sederhana.
- Produk: Murid reguler membuat paparan tertulis minimal 1-2 paragraf. Murid dengan kecepatan tinggi dapat membuat paparan lebih panjang dengan kaligrafi. Murid yang kesulitan dapat membuat paparan dalam bentuk poin-poin singkat atau menggambar.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Sebutkan empat Asmaulhusna yang sudah dipelajari di Bab 2 beserta artinya! (Dilakukan di awal pendahuluan untuk mengukur kesiapan murid sebelum asesmen sumatif)
Proses:- Observasi guru selama kegiatan Memahami: keaktifan murid dalam tanya jawab dan mencocokkan kartu Asmaulhusna dengan artinya, dicatat dalam lembar observasi.
- Observasi guru selama kegiatan Mengaplikasi: kemandirian, kejujuran, dan ketelitian murid dalam mengerjakan paparan, dicatat dalam catatan anekdotal.
- Penilaian antarteman: setiap murid mengamati teman sebangkunya dan memberi tanda centang pada aspek 'bekerja mandiri' dan 'jujur'.
Akhir:- Penilaian hasil paparan tertulis: guru menilai paparan murid menggunakan rubrik penilaian dengan aspek kelengkapan Asmaulhusna, ketepatan arti, kesesuaian contoh penerapan, dan kerapian tulisan.
- Penilaian refleksi diri: guru membaca dan menilai kedalaman refleksi yang ditulis murid.
- Rekap nilai asesmen sumatif sebagai data untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran Bab 2.
Formatif:- Tanya jawab lisan saat kegiatan Memahami (mencocokkan kartu Asmaulhusna)
- Observasi sikap selama proses pengerjaan (kemandirian, kejujuran, ketelitian)
Sumatif:- Tes tulis: membuat paparan makna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad beserta arti dan contoh penerapannya
- Tes tulis: menuliskan contoh sikap tabayyun dan pemaaf sebagai cerminan iman
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan Empat Asmaulhusna | Murid hanya menuliskan 1 Asmaulhusna tanpa arti dan contoh yang tepat. | Murid menuliskan 2-3 Asmaulhusna dengan arti yang kurang tepat dan contoh yang masih umum. | Murid menuliskan 4 Asmaulhusna lengkap dengan arti yang tepat dan contoh penerapan yang sesuai. | Murid menuliskan 4 Asmaulhusna lengkap dengan arti tepat, contoh penerapan yang spesifik dan kontekstual, serta menunjukkan pemahaman mendalam. | | Pemahaman Makna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad | Murid belum mampu menjelaskan makna Asmaulhusna dengan benar. | Murid dapat menjelaskan makna 2-3 Asmaulhusna namun masih terdapat kekeliruan. | Murid dapat menjelaskan makna 4 Asmaulhusna dengan benar dan memberikan contoh yang sesuai. | Murid dapat menjelaskan makna 4 Asmaulhusna secara mendalam serta mengaitkan contoh penerapan dengan pengalaman pribadi yang nyata. | | Penerapan Sikap Tabayyun dan Pemaaf | Murid belum mampu menyebutkan contoh sikap tabayyun dan pemaaf. | Murid hanya mampu menyebutkan satu contoh sikap baik (tabayyun atau pemaaf) dengan penjelasan yang sederhana. | Murid mampu menyebutkan contoh sikap tabayyun dan pemaaf dengan penjelasan yang cukup jelas. | Murid mampu menyebutkan contoh sikap tabayyun dan pemaaf secara rinci, mengaitkannya dengan iman kepada Asmaulhusna, serta menunjukkan tekad untuk mengamalkannya. | | Kerapian dan Kejelasan Paparan | Tulisan sulit dibaca, tidak terstruktur, dan banyak coretan. | Tulisan cukup terbaca namun kurang rapi dan susunan belum teratur. | Tulisan rapi, mudah dibaca, dan susunan paparan terstruktur. | Tulisan sangat rapi, susunan paparan terstruktur dengan baik, dilengkapi hiasan/kaligrafi, dan terbaca dengan jelas. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mampu menyelesaikan paparan Asmaulhusna sesuai alokasi waktu yang disediakan?
- Apakah strategi pembelajaran yang digunakan efektif membantu murid mengingat kembali materi sebelum asesmen sumatif?
- Berapa persen murid yang mencapai ketuntasan tujuan pembelajaran? Bagaimana tindak lanjut untuk murid yang belum tuntas?
- Apakah diferensiasi yang disediakan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Bagaimana cara meningkatkan kualitas pembelajaran pada asesmen sumatif di bab berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran Bab 2 tentang Asmaulhusna?
- Sikap baik apa yang akan aku terapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah mempelajari Asmaulhusna Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, dan Al-Ṣamad?
- Apakah aku sudah mengerjakan asesmen ini dengan jujur, mandiri, dan sungguh-sungguh?
- Bagian mana yang masih sulit aku pahami dari materi Bab 2?
SUMBER BELAJAR- Nazirwan dan Kholili Abdullah. 2022. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.
- Nazirwan dan Kholili Abdullah. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.
- Kartu Asmaulhusna dan kartu arti (Al-Gaffār, Al-Afuw, Al-Wāḥid, Al-Ṣamad) untuk permainan make a match.
- Papan tulis, spidol, dan selotip untuk menempelkan kartu.
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif yang berisi instruksi pembuatan paparan dan pertanyaan refleksi.
- Buku penghubung untuk tugas bercerita kepada orang tua.
|