Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan bacaan dan hafalan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta menjelaskan pesan pokoknya secara lisan maupun tertulis sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab.
  2. Murid dapat menjelaskan kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi secara tertulis sebagai bukti pemahaman terhadap ḥadiṡ yang dipelajari pada bab ini.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja pesan penting yang Allah sampaikan dalam Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang bisa kita terapkan sehari-hari?
  2. Mengapa memberi kepada orang lain lebih utama daripada menerima menurut ḥadiṡ yang telah kita pelajari?
  3. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur atas nikmat Allah seperti yang diajarkan dalam Q.S. Aḍ-Ḍuḥā?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid.
  • Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah asesmen sumatif Bab 1 untuk mengukur ketercapaian kompetensi membaca, menghafal, memahami Q.S. Aḍ-Ḍuḥā, dan ḥadiṡ keutamaan memberi.
  • Guru melakukan asesmen awal (diagnostik) dengan menanyakan: Siapa yang sudah merasa siap menunjukkan hafalan dan pemahamannya hari ini? Apa yang paling kalian ingat dari bab ini?
  • Guru menjelaskan mekanisme asesmen: (1) tes lisan hafalan dan bacaan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā, (2) tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan uraian tentang pesan pokok surah dan kandungan ḥadiṡ.
  • Guru memotivasi murid agar tenang, jujur, dan percaya diri dalam mengerjakan asesmen.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal tertulis asesmen sumatif yang terdiri dari: soal pilihan ganda (tentang arti Aḍ-Ḍuḥā, jumlah ayat, klasifikasi surah, pesan pokok) dan soal uraian (menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi).
  • Murid membaca setiap soal dengan cermat dan berkesadaran sebelum menjawab, memastikan pemahaman terhadap perintah soal.
  • Guru mengingatkan murid untuk memeriksa kembali jawaban sebelum mengumpulkan, sebagai bentuk kemandirian dalam mengelola proses belajar.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan bagian tertulis secara mandiri selama 30 menit: menjawab soal pilihan ganda dan menuliskan uraian tentang pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi.
  • Secara bergiliran (paralel dengan pengerjaan tertulis murid lain), guru memanggil murid satu per satu atau berpasangan ke depan kelas untuk mendemonstrasikan bacaan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil dan menunjukkan hafalan surah secara lisan.
  • Guru mencatat penilaian lisan menggunakan rubrik: kelancaran hafalan, ketepatan tajwid (tafkhīm dan tarqīq), serta kemampuan menyebutkan pesan pokok secara lisan.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Setelah seluruh murid selesai asesmen lisan dan tertulis, guru mengajak murid merefleksi proses asesmen: Bagian mana yang terasa mudah? Bagian mana yang masih sulit?
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di balik lembar jawaban: Apa yang akan saya lakukan untuk terus menjaga hafalan dan mengamalkan pesan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā?
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha seluruh murid dan menyampaikan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk mengetahui tindak lanjut pembelajaran.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa mempelajari al-Qur'an dan ḥadiṡ bukan hanya untuk asesmen tetapi sebagai bekal hidup sehari-hari.
  • Guru menyampaikan rencana tindak lanjut: murid yang belum tuntas akan mendapat kesempatan perbaikan (remidial), murid yang sudah tuntas akan mendapat pengayaan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majlis dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih mendapat soal uraian dengan kata kunci pembantu (clue) di lembar terpisah; murid yang cepat mendapat soal pengayaan berupa analisis penerapan pesan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dalam kehidupan nyata.
  • Proses: Untuk asesmen lisan, murid yang memerlukan waktu lebih diberi kesempatan tampil di akhir dengan pendampingan guru; murid yang lancar tampil lebih awal dan dapat membantu memberi penilaian sejawat.
  • Produk: Murid cepat diminta menulis paragraf reflektif tentang pengamalan ḥadiṡ keutamaan memberi; murid yang memerlukan dukungan cukup menjawab soal uraian singkat dengan kalimat sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: Sebutkan satu pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang kamu ingat!
  • Guru meminta murid mengangkat tangan sesuai tingkat kesiapan: sangat siap, cukup siap, atau perlu waktu lagi untuk mengingat materi.

Proses:

  • Guru mengamati kemandirian dan kejujuran murid saat mengerjakan soal tertulis.
  • Guru menilai kelancaran, ketepatan tajwid, dan pemahaman pesan pokok saat asesmen lisan menggunakan rubrik.
  • Guru mencatat murid yang memerlukan waktu tambahan atau bantuan sebagai data tindak lanjut.

Akhir:

  • Skor tes tertulis (pilihan ganda dan uraian) dinilai berdasarkan kunci jawaban dan rubrik penskoran uraian.
  • Skor tes lisan (hafalan dan bacaan) dinilai berdasarkan rubrik 4 level.
  • Nilai akhir asesmen sumatif Bab 1 merupakan gabungan skor lisan dan tertulis dengan pembobotan: lisan 40%, tertulis 60%.

Formatif:

  • Observasi kesiapan murid saat asesmen awal (diagnostik) di pendahuluan.
  • Pengamatan sikap murid selama mengerjakan: kejujuran, kemandirian, dan manajemen waktu.

Sumatif:

  • Tes lisan: demonstrasi bacaan tartil dan hafalan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā beserta penyampaian pesan pokok secara lisan.
  • Tes tertulis: soal pilihan ganda dan uraian tentang pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Hafalan Q.S. Aḍ-ḌuḥāHafalan kurang dari 5 ayat, banyak kesalahan, dan tidak lancar.Hafalan mencakup 5-7 ayat tetapi masih terbata-bata dan ada beberapa kesalahan.Hafalan lengkap 11 ayat dengan sedikit kesalahan dan cukup lancar.Hafalan lengkap 11 ayat, lancar, tanpa kesalahan, dan dengan tartil yang baik.
Bacaan Tartil dan Tajwid (Tafkhīm & Tarqīq)Bacaan tidak sesuai hukum tajwid, banyak kesalahan makharijul huruf.Bacaan menerapkan sebagian hukum tajwid tetapi masih ada kesalahan tafkhīm/tarqīq.Bacaan menerapkan hukum tafkhīm dan tarqīq dengan benar pada sebagian besar ayat.Bacaan tartil sempurna, hukum tafkhīm dan tarqīq diterapkan dengan tepat pada seluruh ayat.
Penjelasan Pesan Pokok Q.S. Aḍ-ḌuḥāTidak dapat menyebutkan pesan pokok atau jawaban tidak relevan.Menyebutkan 1 pesan pokok dengan penjelasan singkat namun kurang lengkap.Menjelaskan 2-3 pesan pokok dengan bahasa sendiri secara cukup lengkap.Menjelaskan pesan pokok secara lengkap dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Penjelasan Kandungan Ḥadiṡ Keutamaan MemberiTidak dapat menjelaskan kandungan ḥadiṡ atau jawaban tidak relevan.Menyebutkan inti ḥadiṡ tetapi belum mampu menjelaskan kandungannya.Menjelaskan kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi dengan bahasa sendiri secara cukup jelas.Menjelaskan kandungan ḥadiṡ secara lengkap disertai contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen sumatif sudah mengukur seluruh tujuan pembelajaran Bab 1 secara proporsional?
  • Berapa persen murid yang mencapai ketuntasan? Apa faktor yang mempengaruhi murid yang belum tuntas?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk asesmen lisan dan tertulis? Perlu penyesuaian apa untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari asesmen hari ini yang paling mudah bagiku? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit dan perlu kupelajari lagi agar hafalanku lebih lancar?
  • Bagaimana aku bisa mengamalkan pesan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan ḥadiṡ keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI, Kementerian Agama RI.
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI.
  3. Al-Qur'an mushaf standar untuk rujukan bacaan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā.
  4. Lembar soal asesmen sumatif Bab 1 (pilihan ganda dan uraian) yang disiapkan guru.
  5. Rubrik penilaian lisan (hafalan dan bacaan tartil) yang disiapkan guru.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.