MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Bab 1 — Belajar al-Qur’an dan Ḥadiṡ INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Belajar al-Qur’an dan Ḥadiṡ |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 35 menit = 350 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 6.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil
- TP 6.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi
- TP 6.1.3 Membedakan huruf hijaiah bersambung dalam lafal surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
- TP 6.1.4 Menjelaskan pesan pokok surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat
- TP 6.1.5 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada orang tua, guru, dan teman melalui keteladanan keutamaan memberi
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana caramu membaca huruf hijaiah yang tersambung dalam lafal Q.S. Aḍ-Ḍuḥā agar terdengar tartil?
- Apa yang perlu diperhatikan saat membaca huruf yang bertasydid dan berharakat panjang pada ayat-ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā?
- Bagaimana bentuk huruf hijaiah berubah ketika disambung di awal, tengah, atau akhir kata?
- Mengapa kita harus memperhatikan letak harakat dan posisi huruf di atas atau di bawah garis saat menulis ayat Al-Qur'an?
- Apa pesan utama yang ingin disampaikan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw. dalam Q.S. Aḍ-Ḍuḥā saat beliau merasa sedih?
- Mengapa tangan di atas (orang yang memberi) dikatakan lebih baik daripada tangan di bawah dalam hadis Nabi Muhammad saw.?
- Bagaimana pemahaman kita terhadap cara membaca dan menulis ayat-ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tartil dan rapi dapat membimbing ibadah kita?
- Apa hikmah utama dari pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta hadis keutamaan memberi dalam pergaulan kita dengan orang tua, guru, dan teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Membaca Huruf Hijaiah Bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan Tartil — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik membaca dengan meminta beberapa murid membaca potongan 3 lafal bersambung dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā di papan tulis: (1) وَالضُّحَىٰ (dibaca: waḍ-ḍuḥā), (2) وَاللَّيْلِ (dibaca: wal-laili), dan (3) سَجَىٰ (dibaca: sajā) untuk memetakan kelancaran dan ketepatan makhraj harakat murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru saat melafalkan ayat 1–5 Q.S. Aḍ-Ḍuḥā per penggalan lafal dengan makhraj yang tepat, memperhatikan perubahan bunyi huruf bersambung yang bertasydid dan bertanda mad (10 menit).
- Murid secara serempak dan bergiliran per baris menirukan pelafalan huruf bersambung pada ayat 1–5 Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara berulang mengikuti contoh bacaan guru (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Secara berpasangan, murid memainkan tantangan membaca bergantian 'Talaqqi Sahabat': murid A membaca ayat 1–5 Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan murid B menyimak serta mencocokkan kelancaran bunyi huruf bersambung, lalu berganti peran membaca ayat 6–11 Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (15 menit).
- Secara individu, murid maju ke depan meja guru atau membaca dalam kelompok kecil untuk melafalkan 3 ayat acak yang ditentukan guru dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (pilihan acuan: ayat 1–3, ayat 4–6, atau ayat 7–9) dengan tartil sesuai makhraj dan panjang-pendek bacaan (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mereview kembali lafal huruf bersambung yang masih sering keliru dibaca (misalnya membedakan bunyi ص dan ض, atau ketukan mad thabi'i pada akhir ayat) (5 menit).
- Murid menyebutkan bagian ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang dirasa paling lancar dibaca dan bagian sambungan huruf yang masih perlu dilatih di rumah (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap kemajuan membaca murid serta memotivasi untuk terus merutinkan tadarus al-Qur'an (3 menit).
- Guru menginformasikan materi pertemuan berikutnya, yaitu menulis dan membedakan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (1 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa kafaratul majelis dan salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan mushaf/teks Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan kode warna tajwid bagi murid yang membutuhkan panduan visual panjang bacaan dan harakat.
- Proses: Murid yang belum lancar membaca dibimbing langsung oleh guru per kata (ayat 1–3), sedangkan murid yang sudah lancar diberi kesempatan melafalkan seluruh ayat 1–11 secara mandiri dan fasih.
- Produk: Unjuk kerja pelafalan: murid yang masih berkembang melafalkan minimal ayat 1–3 dengan benar, sedangkan murid mahir melafalkan ayat 1–11 secara tartil penuh.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Uji petik membaca 3 penggalan lafal huruf bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā: (1) وَالضُّحَىٰ (acuan: waḍ-ḍuḥā, huruf dho bertasydid dan ha mad 2 harakat), (2) وَاللَّيْلِ (acuan: wal-laili, huruf lam bertasydid dan lin ya), (3) سَجَىٰ (acuan: sajā, huruf ja mad 2 harakat).
Proses:- Pengamatan performa membaca berpasangan 'Talaqqi Sahabat' pada ayat 1–11 Q.S. Aḍ-Ḍuḥā, mencatat ketepatan pelafalan huruf bersambung, pemenuhan panjang harakat mad, dan kelancaran tanpa terbata-bata.
Akhir Pertemuan:- Cek kemampuan membaca individu: murid melafalkan minimal 3 ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā pilihan guru (Acuan teks: Ayat 1: وَالضُّحَىٰ; Ayat 2: وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ; Ayat 3: مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ; kriteria: tepat makhraj huruf bersambung, mad 2 harakat dibaca panjang 1 alif, tasydid ditekan secara jelas).
Formatif:- Observasi unjuk kerja membaca huruf hijaiah bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā per kata/ayat dengan rubrik ketertilan makhraj dan mad.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Makharijul Huruf Hijaiah Bersambung | Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan makhraj yang keliru pada lebih dari 5 huruf (misalnya tertukar antara dal/dzal, tsa/sin, atau shad/dhad). | Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan makhraj yang tepat pada sebagian lafal, tetapi masih terdapat 3–5 kekeliruan makhraj huruf. | Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan makhraj yang tepat dengan maksimal 1–2 kekeliruan kecil yang langsung diperbaiki mandiri. | Membaca seluruh huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan konsisten sesuai makhraj huruf tanpa ada kekeliruan. | | Ketartilan Bacaan (Panjang-Pendek/Mad dan Tasydid) | Membaca huruf bersambung tanpa membedakan harakat panjang (mad) dan pendek serta mengabaikan huruf bertasydid pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā. | Membaca huruf bersambung dengan menerapkan mad dan tasydid pada sebagian ayat, namun masih terdapat lebih dari 3 kekeliruan panjang-pendek. | Membaca huruf bersambung dengan menerapkan panjang-pendek bacaan (mad 2 harakat) dan penekanan tasydid secara tepat dengan 1–2 kekeliruan. | Membaca seluruh ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil sempurna, menepati kaidah mad dan tasydid pada setiap huruf bersambung secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi pemodelan (demonstrasi guru) dan talaqqi berpasangan efektif meningkatkan kelancaran murid dalam membaca huruf bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā?
- Bagian ayat mana dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang paling banyak mengalami kesulitan pelafalan oleh murid, dan bagaimana tindak lanjut bimbingannya pada pertemuan selanjutnya?
Murid:- Lafal atau ayat mana pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang sudah dapat kamu baca dengan lancar dan tartil?
- Huruf bersambung mana yang menurutmu masih sulit dibaca panjang-pendeknya, dan apa usahamu untuk melancarkannya?
Pertemuan 2 — Menulis dan Membedakan Huruf Hijaiah Bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi
- TP 6.1.3 Membedakan huruf hijaiah bersambung dalam lafal surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan suasana belajar yang tertib (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: membedakan bentuk huruf hijaiah bersambung dan menuliskan potongan ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid membedakan 3 bentuk huruf tunggal dari kata bersambung pada papan tulis: lafal 'وَالضُّحَىٰ' memuat huruf tunggal apa saja? (acuan benar: wau, alif, lam, dad, ha/ya maqsurah); lafal 'سَجَىٰ' (acuan benar: sin, jim, ya maqsurah); dan lafal 'قَلَىٰ' (acuan benar: qaf, lam, ya maqsurah) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati peragaan guru di papan tulis tentang kaidah perubahan bentuk huruf hijaiah saat berdiri sendiri, di awal, di tengah, dan di akhir pada lafal Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3 (10 menit).
- Murid mencermati panduan letak garis buku: huruf yang berada di atas garis dasar (seperti ba, dal, kaf) dan huruf yang ekornya turun ke bawah garis (seperti mim, wau, ra, jim) serta ketepatan penempatan harakat (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Dalam aktivitas permainan 'Pilah dan Rangkai Huruf' yang menggembirakan, murid secara berpasangan membedakan dan menguraikan 4 lafal bersambung menjadi huruf tunggal pada kartu: (1) 'مَا وَدَّعَكَ' -> mim - alif - wau - dal - 'ain - kaf; (2) 'خَيْرٌ لَّكَ' -> kha - ya - ra - lam - kaf; (3) 'فَتَرْضَىٰ' -> fa - ta - ra - dad - ya; (4) 'يَتِيمًا' -> ya - ta - ya - mim - alif (acuan: penguraian huruf tunggal tepat sesuai komponen lafal tersebut) (20 menit).
- Murid secara mandiri menuliskan 3 potongan ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā pada buku bergaris dengan memperhatikan arah penulisan dari kanan ke kiri, kaidah sambung huruf, garis dasar, dan harakat yang tepat: ayat 1 'وَالضُّحَىٰ', ayat 2 'وَالَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ', dan ayat 3 'مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ' (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil tulisan sendiri (self-correction) dengan membandingkan bentuk huruf bersambung miliknya terhadap contoh standar mushaf di buku siswa untuk menemukan huruf mana yang bentuk sambungnya sudah tepat dan mana yang posisinya melenceng dari garis (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan sambungan huruf dan kerapian penempatan harakat murid pada buku tulis (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan aturan utama perubahan huruf hijaiah bersambung dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar bantu titik-titik (follow the line) bagi murid yang masih kesulitan mengontrol proporsi huruf, dan teks kaligrafi sederhana bagi murid yang sudah mahir.
- Proses: Bagi murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan penulisan per satu huruf sambung, sedangkan murid yang cepat menuliskan potongan ayat 4 dan 5 secara mandiri.
- Produk: Murid yang membutuhkan bimbingan menyelesaikan minimal 1 ayat (ayat 1) dengan tepat; murid pada umumnya menyelesaikan 3 ayat (ayat 1-3); murid mahir menyelesaikan hingga ayat 5.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik membedakan huruf tunggal pada 3 lafal potongan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā: (1) 'وَالضُّحَىٰ' -> wau, alif, lam, dad, ha/ya; (2) 'سَجَىٰ' -> sin, jim, ya; (3) 'قَلَىٰ' -> qaf, lam, ya. Kriteria: murid dinyatakan siap jika mampu membedakan dan menyebutkan huruf penyusun minimal 2 dari 3 lafal tersebut secara tepat.
Proses:- Lembar pengamatan unjuk kerja pemilahan/penguraian 4 lafal: (1) 'مَا وَدَّعَكَ' -> mim, alif, wau, dal, 'ain, kaf; (2) 'خَيْرٌ لَّكَ' -> kha, ya, ra, lam, kaf; (3) 'فَتَرْضَىٰ' -> fa, ta, ra, dad, ya; (4) 'يَتِيمًا' -> ya, ta, ya, mim, alif. Indikator ketercapaian: tepat menguraikan seluruh huruf pada minimal 3 dari 4 lafal.
- Pemeriksaan ketepatan dan kerapian produk menulis 3 potongan ayat (Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3): ketepatan bentuk huruf sambung (awal, tengah, akhir), letak harakat, dan proporsi huruf terhadap garis buku.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Murid menuliskan kembali satu kata bersambung yang ditentukan guru yaitu 'فَهَدَىٰ' dan menguraikan huruf penyusunnya. Acuan benar: penulisan huruf bersambung tepat bentuk fa-ha-dal-ya bersambung serta penguraian huruf tunggalnya terdiri dari fa, ha, dal, dan ya/alif maqsurah.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja membedakan/mengurai huruf bersambung menjadi huruf tunggal
- Penilaian produk tulisan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membedakan huruf hijaiah bersambung dalam lafal Q.S. Aḍ-Ḍuḥā | Mampu membedakan dan menguraikan huruf tunggal pada kurang dari 2 lafal dari 4 lafal target yang disediakan. | Mampu membedakan dan menguraikan huruf tunggal pada tepat 2 dari 4 lafal target yang disediakan. | Mampu membedakan dan menguraikan huruf tunggal pada 3 dari 4 lafal target yang disediakan secara tepat. | Mampu membedakan dan menguraikan huruf tunggal pada seluruh 4 lafal target yang disediakan secara tepat dan mandiri. | | Menulis huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (ketepatan kaidah sambung dan harakat) | Menulis huruf sambung ayat 1-3 dengan bentuk huruf dan posisi harakat yang sebagian besar belum tepat sesuai kaidah sambung. | Menulis huruf sambung pada ayat 1 secara tepat, namun pada ayat 2 dan 3 masih terdapat kekeliruan bentuk sambung atau penempatan harakat. | Menulis huruf sambung pada ayat 1, 2, dan 3 dengan bentuk perubahan huruf dan penempatan harakat yang tepat sesuai kaidah. | Menulis huruf sambung pada seluruh ayat 1, 2, dan 3 dengan bentuk huruf sangat tepat, posisi harakat akurat, serta konsisten menempatkan posisi huruf terhadap garis buku. | | Kerapian hasil tulisan huruf hijaiah bersambung | Tulisan belum tertata pada garis dasar buku, ukuran huruf tidak proporsional, dan banyak coretan. | Tulisan mulai tertata pada garis dasar namun ukuran antar-huruf belum seragam dan posisi harakat tidak teratur. | Tulisan tertata rapi mengikuti garis dasar buku, proporsi huruf proporsional, dan peletakan harakat tertata bersih. | Tulisan sangat rapi, bersih, proporsi huruf dan kemiringan sangat teratur serta konsisten di atas maupun di bawah garis dasar buku. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi peragaan garis dasar huruf dan penempatan harakat dapat dipahami murid dengan jelas?
- Huruf sambung mana pada Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang paling banyak mengalami kesalahan bentuk saat ditulis oleh murid?
- Apakah aktivitas permainan pemilahan kartu huruf efektif membantu murid membedakan huruf tunggal dan sambung?
Murid:- Huruf apa yang terasa paling menantang ketika disambung di bagian tengah atau akhir kata?
- Apakah tulisanku sudah mengikuti aturan garis dasar buku dan diberi harakat dengan tepat?
Pertemuan 3 — Menjelaskan Pesan Pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan Hadis tentang Berbuat Baik melalui Keutamaan Memberi — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.4 Menjelaskan pesan pokok surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat
- TP 6.1.5 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada orang tua, guru, dan teman melalui keteladanan keutamaan memberi
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, membaca doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik lisan dengan mengajukan 2 pertanyaan: (1) Apa arti kata Aḍ-Ḍuḥā? (acuan: waktu pagi hari/waktu duha); (2) Siapakah yang disebut 'tangan di atas' dalam hadis tentang memberi? (acuan: orang yang memberi/bersedekah) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta menjelaskan hadis tentang berbuat baik melalui keutamaan memberi (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru tentang latar belakang dan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā: (1) pemeliharaan Allah terhadap Nabi Muhammad saw. dan larangan berputus asa, (2) larangan berbuat sewenang-wenang terhadap anak yatim, (3) larangan menghardik orang yang meminta-minta, dan (4) perintah mensyukuri nikmat Allah (10 menit).
- Murid membaca dan menelaah terjemahan hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang keutamaan memberi: 'Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan di atas adalah yang memberi dan tangan di bawah adalah yang meminta', kemudian mencatat makna berbuat baik kepada orang tua, guru, dan teman melalui memberi (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara berpasangan mengikuti permainan kartu interaktif 'Pasangkan Pesanku': setiap pasangan menerima 4 kartu ayat/potongan hadis dan 4 kartu pesan pokok/makna, lalu menjodohkannya dengan tepat: (1) Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 3 -> 'Allah tidak meninggalkan dan tidak membenci Nabi Muhammad saw.'; (2) Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 9 -> 'Larangan berbuat sewenang-wenang terhadap anak yatim'; (3) Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 10 -> 'Larangan menghardik orang yang meminta-minta'; (4) Hadis tangan di atas -> 'Keutamaan memberi dan berbagi kepada sesama lebih mulia daripada meminta-minta' (acuan pasangan: 1-kartu pesan 1, 2-kartu pesan 2, 3-kartu pesan 3, 4-kartu pesan 4) (15 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan lembar kerja pemahaman yang berisi 2 tugas penjelasan tertulis: (1) Menjelaskan 3 pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (acuan jawaban mencakup 3 dari: Allah selalu melindungi hamba-Nya/tidak meninggalkan Nabi, larangan menindas anak yatim, larangan menghardik peminta-minta, perintah menyebut/mensyukuri nikmat); (2) Menjelaskan makna hadis tentang keutamaan memberi dalam hubungan dengan orang tua, guru, atau teman (acuan jawaban: memberi lebih mulia daripada meminta, wujud bakti/kasih sayang dengan berbagi bantuan/kebaikan secara ikhlas) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama teman sebangku saling menukar lembar kerja untuk memeriksa kelengkapan poin penjelasan dengan panduan kunci acuan yang dibacakan guru (5 menit).
- Murid mengungkapkan pemahamannya tentang alasan mengapa seorang muslim harus gemar memberi dan bersyukur atas nikmat yang diterima (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan makna hadis keutamaan memberi (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas hasil lembar kerja murid dan menginformasikan persiapan untuk pertemuan berikutnya tanpa menutup bab (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan kata kunci pesan pokok (misal: 'lindung', 'yatim', 'syukur'), sedangkan murid yang cepat diberikan teks terjemahan utuh untuk dianalisis pesan pokoknya.
- Proses: Pada tugas berpasangan, murid berkemampuan tinggi menjadi pemantik diskusi pasangan, sedangkan guru mendampingi pasangan yang memerlukan penelusuran makna kartu.
- Produk: Murid boleh menyajikan penjelasan pesan pokok dalam bentuk poin-poin terstruktur atau paragraf uraian singkat sesuai kenyamanan belajar mereka.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: (1) Apa arti kata Aḍ-Ḍuḥā? (acuan benar: waktu pagi hari / saat matahari naik sepenggalah); (2) Siapakah yang dimaksud 'tangan di atas' dalam hadis keutamaan memberi? (acuan benar: orang yang memberi / dermawan / bersedekah).
Proses:- Observasi ketepatan kerja berpasangan dalam menjodohkan 4 kartu ayat/hadis dengan pesan pokoknya (acuan: 1-perlindungan Allah, 2-sayang anak yatim, 3-tidak menghardik peminta, 4-keutamaan memberi).
- Pemeriksaan lembar kerja mandiri murid dalam menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan makna hadis keutamaan memberi.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir melalui lembar kerja mandiri: (1) Menjelaskan minimal 3 pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (acuan: pemeliharaan Allah/tidak meninggalkan Nabi, larangan menindas anak yatim, larangan menghardik peminta, perintah mensyukuri nikmat); (2) Menjelaskan pesan hadis tentang berbuat baik melalui keutamaan memberi (acuan: tangan di atas/memberi lebih mulia daripada tangan di bawah/meminta, serta keteladanan berbagi kepada orang tua, guru, dan teman).
Formatif:- Penilaian kinerja aktivitas permainan kartu 'Pasangkan Pesanku' (ketepatan menjodohkan 4 pasang kartu)
- Tes tertulis lembar kerja pemahaman (penjelasan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan hadis keutamaan memberi)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (TP 6.1.4) | Belum mampu menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat (hanya 0-1 pesan yang tepat sesuai acuan) | Menjelaskan 2 pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat sesuai acuan | Menjelaskan 3 pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat sesuai acuan (perlindungan Allah, kepedulian yatim/dhuafa, atau syukur nikmat) | Menjelaskan seluruh 4 pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara lengkap dan tepat tanpa kekeliruan (perlindungan Allah, larangan menindas yatim, larangan menghardik peminta, dan perintah mensyukuri nikmat) | | Menjelaskan hadis tentang berbuat baik melalui keutamaan memberi (TP 6.1.5) | Belum mampu menjelaskan makna hadis tangan di atas dan keutamaan memberi | Mampu menjelaskan makna harfiah tangan di atas dan tangan di bawah namun belum mengaitkan dengan keteladanan memberi kepada sesama | Mampu menjelaskan makna hadis bahwa memberi lebih mulia daripada meminta serta mengaitkannya dengan keteladanan berbuat baik kepada orang tua, guru, atau teman secara tepat | Mampu menjelaskan makna hadis keutamaan memberi secara mendalam dan mengaitkan keteladanan memberi kepada orang tua, guru, dan teman secara rinci dan tepat |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah permainan kartu 'Pasangkan Pesanku' efektif membantu seluruh murid memahami pesan pokok ayat dan hadis?
- Bagaimana keterlibatan murid yang pasif saat berdiskusi menjelaskan makna hadis keutamaan memberi?
Murid:- Pesan pokok apa dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang paling berkesan bagi kalian hari ini?
- Apa hal baik yang ingin kalian berikan kepada teman, orang tua, atau guru setelah memahami hadis keutamaan memberi?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil
- TP 6.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi
- TP 6.1.3 Membedakan huruf hijaiah bersambung dalam lafal surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
- TP 6.1.4 Menjelaskan pesan pokok surah pendek Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat
- TP 6.1.5 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada orang tua, guru, dan teman melalui keteladanan keutamaan memberi
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran serta kesiapan murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan dan alur asesmen sumatif Bab 1, yang mencakup dua bagian: tes tertulis dan produk penulisan serentak di meja masing-masing, serta unjuk kerja lisan dan membaca tartil secara bergiliran di meja guru (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Tertulis Asesmen Sumatif Bab 1 kepada seluruh murid dan menjelaskan petunjuk pengerjaan Bagian A (menyalin Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3), Bagian B (membedakan/memilah bentuk huruf bersambung), dan Bagian C (uraian hadis keutamaan memberi) (3 menit).
- Guru menjelaskan mekanisme teknis pelaksanaan tes lisan membaca tartil dan penjelasan lisan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang akan berlangsung bergiliran satu per satu di meja guru selama 2 menit per murid (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid secara serentak dan mandiri mengerjakan Lembar Kerja Tertulis selama 45 menit: (1) Menyalin lafal Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3 secara tepat dan rapi; (2) Membedakan pemilahan huruf bersambung pada 4 kata lafal surah [Kata 1: وَالضُّحَىٰ diurai menjadi و - ا - ل - ض - ح - ى; Kata 2: سَجَىٰ diurai menjadi س - ج - ى; Kata 3: وَدَّعَكَ diurai menjadi و - د - ع - ك; Kata 4: قَلَىٰ diurai menjadi ق - ل - ى]; (3) Menjawab 2 soal uraian hadis keutamaan memberi: Soal a: Jelaskan maksud ungkapan 'tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah' (acuan: orang yang memberi sedekah/bantuan lebih mulia daripada orang yang meminta-minta/menerima bantuan); Soal b: Sebutkan 3 contoh perbuatan memberi kepada orang tua, guru, dan teman (acuan: orang tua = membantu nafkah/merawat saat sakit/patuh; guru = menghormati/membantu membawakan buku/mendoakan; teman = meminjamkan alat tulis/berbagi bekal/membantu saat kesulitan) (45 menit).
- Guru memanggil murid secara bergiliran ke meja guru untuk melaksanakan tes unjuk kerja lisan dan membaca tartil selama masing-masing 2 menit per murid (total 28-30 murid berjalan selama 40 menit secara simultan sementara kelas melanjutkan pengerjaan lembar kerja tertulis dan aktivitas penguatan mandiri bab 1): (1) Membaca tartil 2 ayat pilihan acuan: Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1 (وَالضُّحَىٰ) dan ayat 2 (وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ) dengan kaidah makhraj huruf dan mad thabi'i tepat; (2) Menjawab lisan 1 pertanyaan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (Pertanyaan: 'Apa pesan pokok yang terkandung dalam Q.S. Aḍ-Ḍuḥā terkait larangan terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta?'; Acuan jawaban: Jangan berbuat sewenang-wenang/menindas kepada anak yatim dan jangan menghardik/menolak dengan kasar orang yang meminta-minta) (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru menginstruksikan seluruh murid mengumpulkan lembar kerja tertulis yang telah selesai dikerjakan secara tertib ke meja guru (2 menit).
- Guru memfasilitasi refleksi singkat kelas mengenai pengalaman pengerjaan tugas sumatif, kejujuran dalam menyelesaikan soal, serta kesiapan murid mengamalkan pesan surah dan hadis dalam kehidupan sehari-hari (2 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban, kedisiplinan, dan integritas seluruh murid dalam menempuh asesmen sumatif Bab 1 (2 menit).
- Guru merangkum capaian Bab 1 'Belajar al-Qur’an dan Ḥadiṡ', menyampaikan agenda pembelajaran untuk bab berikutnya, dan menutup pertemuan dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan lembar instrumen dengan ukuran font lebih besar dan spasi lebih renggang bagi murid yang mengalami hambatan penglihatan tanpa mengubah materi soal maupun acuan jawaban.
- Proses: Memberikan bimbingan pembacaan petunjuk tugas secara lisan bagi murid yang memerlukan penegasan instruksi tanpa memberikan petunjuk isi jawaban.
- Produk: Format lembar jawaban disediakan baris bergaris bantu khusus untuk murid dengan hambatan motorik halus agar tetap dapat menuliskan huruf hijaiah bersambung secara tepat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat tulis, posisi duduk, serta pemahaman murid terhadap tata tertib asesmen sumatif mandiri di awal sesi.
Proses:- Pengamatan keteraturan, kemandirian, dan ketertiban murid selama mengerjakan tes tertulis di kelas serta ketepatan giliran rotasi tes lisan di meja guru.
Sumatif Bab:- Tes tertulis dan tes unjuk kerja lisan terpadu: Lembar kerja tertulis (penulisan dan pemilahan huruf hijaiah bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta uraian hadis keutamaan memberi) dan rekaman penilaian unjuk kerja lisan (membaca tartil dan penjelasan lisan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā)
- Tes tertulis dan penilaian produk serentak: Lembar kerja tertulis yang memuat hasil salinan huruf hijaiah bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi, hasil identifikasi pemilahan bentuk perubahan huruf bersambung, serta uraian penjelasan makna hadis tentang keutamaan memberi kepada orang tua, guru, dan teman (45 menit; kelompok; instrumen: Kunci jawaban, pedoman penskoran objektif-uraian, dan rubrik penilaian kerapian produk tulisan)
- Tes lisan dan unjuk kerja bergiliran: Kinerja pelafalan bacaan huruf hijaiah bersambung pada ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tartil dan jawaban lisan terkait pesan pokok surah yang dinilai 2 menit per murid melalui rotasi ke meja guru sementara kelas menyelesaikan aktivitas penguatan mandiri (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: Rubrik penilaian unjuk kerja membaca tartil dan lembar cek tanya jawab lisan)
Sumatif:- Tes tertulis dan tes unjuk kerja lisan terpadu: Lembar kerja tertulis (penulisan dan pemilahan huruf hijaiah bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta uraian hadis keutamaan memberi) dan rekaman penilaian unjuk kerja lisan (membaca tartil dan penjelasan lisan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā)
- Tes tertulis dan penilaian produk serentak: Lembar kerja tertulis yang memuat hasil salinan huruf hijaiah bersambung Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan rapi, hasil identifikasi pemilahan bentuk perubahan huruf bersambung, serta uraian penjelasan makna hadis tentang keutamaan memberi kepada orang tua, guru, dan teman (45 menit; kelompok; instrumen: Kunci jawaban, pedoman penskoran objektif-uraian, dan rubrik penilaian kerapian produk tulisan)
- Tes lisan dan unjuk kerja bergiliran: Kinerja pelafalan bacaan huruf hijaiah bersambung pada ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tartil dan jawaban lisan terkait pesan pokok surah yang dinilai 2 menit per murid melalui rotasi ke meja guru sementara kelas menyelesaikan aktivitas penguatan mandiri (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: Rubrik penilaian unjuk kerja membaca tartil dan lembar cek tanya jawab lisan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Tartil Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (TP 6.1.1) — Acuan: Membaca lafal ayat 1 (وَالضُّحَىٰ) dan ayat 2 (وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ) | Belum mampu melafalkan kedua ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tepat dan terbata-bata. | Mampu melafalkan 1 dari 2 ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tepat sesuai makhraj dan panjang mad. | Mampu membaca kedua ayat (ayat 1 dan 2) Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan tartil, namun masih terdapat 1 keraguan pada panjang mad. | Mampu membaca seluruh 2 ayat (ayat 1 dan 2) Q.S. Aḍ-Ḍuḥā secara tartil, fasih, lancar, dan tepat makhraj serta kaidah panjang bacaannya tanpa ragu. | | Menulis Huruf Hijaiah Bersambung (TP 6.1.2) — Acuan: Menyalin Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 1-3 (وَالضُّحَىٰ - وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ - مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ) | Menyalin tulisan dengan bentuk huruf yang sebagian besar belum tersambung dengan benar dan tidak proporsional. | Menyalin 1 dari 3 ayat dengan penulisan huruf bersambung yang tepat dan rapi. | Menyalin 2 dari 3 ayat dengan penulisan huruf bersambung yang tepat, peletakan harakat benar, dan rapi. | Menyalin seluruh 3 ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dengan kaidah sambung huruf sempurna, harakat tepat, serta goresan sangat rapi dan proporsional. | | Membedakan Huruf Hijaiah Bersambung (TP 6.1.3) — Acuan 4 kata: (1) وَالضُّحَىٰ -> و - ا - ل - ض - ح - ى; (2) سَجَىٰ -> س - ج - ى; (3) وَدَّعَكَ -> و - د - ع - ك; (4) قَلَىٰ -> ق - ل - ى | Membedakan/memilah huruf tunggal dengan benar hanya pada 1 kata dari 4 kata acuan. | Membedakan/memilah huruf tunggal dengan benar pada 2 dari 4 kata acuan. | Membedakan/memilah huruf tunggal dengan benar pada 3 dari 4 kata acuan. | Membedakan/memilah huruf tunggal dengan benar dan lengkap pada seluruh 4 kata acuan tanpa kekeliruan. | | Menjelaskan Pesan Pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā (TP 6.1.4) — Acuan: Memuat larangan menindas/berbuat sewenang-wenang kepada anak yatim dan larangan menghardik peminta-minta | Belum mampu menjelaskan pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā atau penjelasan tidak sesuai dengan kandungan surah. | Menjelaskan pesan pokok hanya menyebutkan salah satu unsur (hanya anak yatim atau hanya peminta-minta). | Menjelaskan pesan pokok mencakup kedua unsur (memuliakan anak yatim dan tidak menghardik peminta-minta) dengan bahasa sederhana. | Menjelaskan pesan pokok mencakup kedua unsur secara utuh, runtut, dan tepat menguraikan sikap yang dilarang dan diperintahkan. | | Menjelaskan Hadis Keutamaan Memberi (TP 6.1.5) — Acuan: Maksud tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah dan 3 contoh memberi kepada orang tua, guru, teman | Hanya mampu menjelaskan 1 unsur acuan secara kurang tepat. | Mampu menjelaskan makna ungkapan tangan di atas, namun belum dapat menyebutkan contoh perbuatan memberi yang relevan. | Mampu menjelaskan makna ungkapan tangan di atas dan menyebutkan 2 dari 3 contoh perbuatan memberi kepada orang tua/guru/teman. | Mampu menjelaskan makna ungkapan hadis secara tepat dan menyebutkan seluruh 3 contoh perbuatan memberi (kepada orang tua, guru, dan teman) secara jelas dan aplikatif. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Bagaimana ketercapaian murid secara menyeluruh terhadap lima TP pada Bab 1 berdasarkan hasil asesmen tertulis dan unjuk kerja lisan?
- Aspek manakah di antara membaca tartil, menulis bersambung, atau pemahaman pesan hadis yang masih membutuhkan pendampingan perbaikan pada murid tertentu?
Murid:- Bagian mana dari asesmen sumatif Bab 1 yang paling mudah dan paling menantang untuk saya kerjakan secara mandiri?
- Sikap apa yang akan saya tingkatkan dalam membaca Al-Qur'an dan membiasakan diri berbagi kepada orang tua, guru, serta teman?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022).
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022).
- Mushaf Al-Qur'an Juz 'Amma / Juz 30 Kementerian Agama RI.
- Kartu lafal / papan peraga ayat-ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā.
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022)
- Mushaf Al-Qur'an / Juz 'Amma (Q.S. Aḍ-Ḍuḥā)
- Papan tulis bergaris, spidol warna, dan kartu kata bertuliskan potongan lafal Q.S. Aḍ-Ḍuḥā
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022)
- Set kartu pasangan 'Pasangkan Pesanku' (potongan ayat/hadis dan narasi pesan pokok)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) pesan pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan Hadis
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022).
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022).
- Mushaf Al-Qur'an dan Lembar Instrumen Asesmen Sumatif Bab 1.
|