MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Praktik Manasik Haji INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Praktik Manasik Haji |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mempraktikkan urutan manasik haji mulai dari ihram hingga tawaf wada sesuai ketentuannya dengan tepat
- Murid mampu menunjukkan sikap khusyuk dan tertib dalam simulasi manasik haji sebagai cerminan ketaatan kepada Allah Swt
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat orang yang sedang melaksanakan ibadah haji? Apa yang mereka lakukan?
- Bagaimana perasaan kalian jika nanti bisa pergi ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji?
- Menurut kalian, apa yang harus dilakukan jamaah haji agar ibadahnya diterima Allah Swt?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru memeriksa kesiapan murid dan mengecek kehadiran
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengetahuan murid tentang urutan manasik haji yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempraktikkan manasik haji dengan sikap khusyuk dan tertib
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu dan antusiasme murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video pendek tentang pelaksanaan manasik haji di Tanah Suci (3-5 menit) agar murid memiliki gambaran konkret
- Murid mengamati video dengan saksama dan mencatat rangkaian kegiatan manasik haji yang mereka lihat
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: murid menyebutkan urutan manasik haji yang mereka ketahui (ihram, tawaf, sa'i, wukuf, mabit, melontar jumrah, tahallul, tawaf wada)
- Guru menempelkan kartu berisi nama setiap rukun manasik haji di papan tulis secara acak
- Murid secara berkelompok (4-5 orang) berdiskusi untuk mengurutkan kartu manasik haji dengan benar
- Setiap kelompok menunjuk satu perwakilan untuk menyusun kartu di papan tulis sesuai urutan yang tepat
- Guru memberikan konfirmasi dan penguatan tentang urutan yang benar
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok (5-6 orang per kelompok) untuk simulasi manasik haji
- Setiap kelompok mendapat kartu peran (ada yang menjadi jamaah haji, pemandu, penjaga Kakbah) dan properti sederhana (kain putih untuk ihram, gambar Kakbah, batu kecil untuk jumrah)
- Guru menjelaskan tata tertib simulasi: setiap gerakan harus dilakukan dengan tertib, khusyuk, dan sesuai urutan
- Kelompok bergiliran mempraktikkan manasik haji secara berurutan: (1) Berniat ihram dan memakai kain ihram, (2) Tawaf mengelilingi Kakbah 7 kali, (3) Sa'i antara Safa dan Marwa 7 kali, (4) Wukuf di Arafah dengan berdoa khusyuk, (5) Mabit di Muzdalifah, (6) Melontar jumrah 3 kali, (7) Tahallul dengan menggunting rambut, (8) Tawaf wada sebagai perpisahan
- Kelompok lain mengamati dan mencatat sambil menggunakan lembar observasi sederhana (apakah urutannya benar, apakah dilakukan dengan tertib dan khusyuk)
- Guru berkeliling memantau, membimbing, dan memberikan umpan balik langsung kepada setiap kelompok
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua kelompok selesai praktik, guru mengajak murid duduk melingkar untuk refleksi bersama
- Guru memandu murid dengan pertanyaan reflektif: Bagaimana perasaan kalian saat mempraktikkan manasik haji? Apakah kalian merasa khusyuk? Apa yang paling sulit dalam simulasi tadi?
- Murid berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara bergantian
- Guru menanyakan: Mengapa kita harus melakukan manasik haji dengan tertib dan khusyuk? Apa hikmahnya bagi kita?
- Murid menuliskan refleksi pribadi di buku catatan: satu hal yang paling berkesan dan satu komitmen untuk bersikap tertib dalam ibadah sehari-hari
- Beberapa murid diminta membacakan refleksinya secara sukarela
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengurutkan kembali manasik haji secara lisan atau tertulis
- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya melaksanakan ibadah dengan tertib, khusyuk, dan sesuai tuntunan
- Guru mengajak murid berdoa agar suatu saat bisa melaksanakan ibadah haji yang mabrur
- Guru menutup pembelajaran dengan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah memahami urutan manasik haji dengan baik diberi tantangan untuk menjelaskan doa-doa yang dibaca di setiap rukun. Murid yang masih kesulitan diberi kartu bergambar dengan urutan dan keterangan singkat sebagai panduan.
- Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya untuk membimbing teman yang masih kesulitan dalam simulasi. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi kesempatan praktik berulang dengan bimbingan guru.
- Produk: Murid yang sudah mahir dapat membuat poster bergambar tentang urutan manasik haji. Murid yang masih belajar cukup mengurutkan kartu gambar manasik haji dengan benar.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan tentang pengetahuan awal murid mengenai urutan manasik haji
- Guru menanyakan: Siapa yang masih ingat urutan manasik haji dari pertemuan sebelumnya? Coba sebutkan!
Proses:- Observasi langsung saat murid berdiskusi mengurutkan kartu manasik haji
- Pengamatan sikap dan keterlibatan murid selama simulasi praktik manasik
- Lembar observasi kelompok untuk menilai ketepatan urutan dan sikap khusyuk/tertib
- Umpan balik langsung dari guru selama kegiatan praktik berlangsung
Akhir:- Tes lisan: murid diminta menyebutkan urutan manasik haji dari ihram hingga tawaf wada
- Penilaian kinerja praktik: guru menilai kemampuan murid melakukan simulasi manasik dengan rubrik yang telah disiapkan
- Refleksi tertulis murid di buku catatan tentang pengalaman dan komitmen beribadah dengan tertib
Formatif:- Observasi sikap khusyuk dan tertib selama simulasi manasik haji
- Lembar observasi kelompok saat praktik manasik
- Tanya jawab lisan tentang urutan manasik haji
Sumatif:- Penilaian kinerja: praktik simulasi manasik haji sesuai urutan dan tata cara yang benar
- Penilaian sikap: menunjukkan khusyuk dan tertib selama simulasi
- Penilaian tertulis: mengurutkan manasik haji pada lembar kerja
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan urutan manasik haji | Murid belum mampu mengurutkan manasik haji dengan benar (kurang dari 4 urutan tepat) | Murid mampu mengurutkan 4-5 manasik haji dengan benar namun masih ada yang tertukar | Murid mampu mengurutkan 6-7 manasik haji dengan benar dan hampir tidak ada kesalahan | Murid mampu mengurutkan semua manasik haji (8 urutan) dengan tepat dan lengkap | | Praktik simulasi manasik haji | Murid belum mampu mempraktikkan manasik haji sesuai urutan dan sering memerlukan bantuan | Murid mampu mempraktikkan beberapa manasik haji dengan urutan yang kurang tepat dan masih memerlukan bimbingan | Murid mampu mempraktikkan manasik haji sesuai urutan dengan benar namun kadang masih ragu | Murid mampu mempraktikkan seluruh manasik haji dengan urutan yang tepat, lancar, dan mandiri | | Sikap khusyuk dan tertib | Murid belum menunjukkan sikap khusyuk dan tertib, sering berbicara sendiri atau bermain saat simulasi | Murid mulai menunjukkan sikap khusyuk dan tertib namun masih sering terganggu dan belum konsisten | Murid menunjukkan sikap khusyuk dan tertib selama sebagian besar simulasi berlangsung | Murid menunjukkan sikap khusyuk dan tertib secara konsisten sepanjang simulasi sebagai cerminan ketaatan kepada Allah Swt | | Kolaborasi dalam kelompok | Murid belum mampu bekerja sama dengan anggota kelompok, cenderung bekerja sendiri atau pasif | Murid mulai terlibat dalam kerja kelompok namun kontribusinya masih terbatas | Murid aktif berkolaborasi dengan anggota kelompok dan memberikan kontribusi yang baik | Murid sangat aktif berkolaborasi, membantu teman, dan memastikan semua anggota kelompok terlibat |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam simulasi manasik haji?
- Strategi mana yang paling efektif membantu murid memahami urutan manasik haji?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan suasana khusyuk dalam simulasi ibadah di kelas?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki untuk pembelajaran praktik ibadah berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan bagiku saat mempraktikkan manasik haji?
- Bagaimana perasaanku saat melakukan simulasi ibadah haji dengan khusyuk?
- Apa yang masih sulit bagiku dalam menghafal urutan manasik haji?
- Bagaimana aku bisa menerapkan sikap tertib dan khusyuk dalam ibadah sehari-hari?
- Apa yang ingin aku pelajari lebih dalam tentang ibadah haji?
SUMBER BELAJAR- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI tahun 2021
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V
- Video pelaksanaan manasik haji di Tanah Suci
- Kartu materi manasik haji bergambar
- Properti simulasi: kain putih (ihram), gambar Kakbah, batu kecil (untuk jumrah), gunting plastik (untuk tahallul)
- Lembar observasi praktik manasik haji
- Lembar kerja urutan manasik haji
- Laptop, proyektor LCD, dan speaker aktif
|