Modul AjarPertemuan 2Bab 9Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Wajib Haji, Larangan Ihram, dan Hikmah Ibadah Haji

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Wajib Haji, Larangan Ihram, dan Hikmah Ibadah Haji". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Wajib Haji, Larangan Ihram, dan Hikmah Ibadah Haji

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 9 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Wajib Haji, Larangan Ihram, dan Hikmah Ibadah Haji

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikWajib Haji, Larangan Ihram, dan Hikmah Ibadah Haji
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan wajib haji dan larangan selama ihram dengan benar
  2. Murid mampu menemukan hikmah pelaksanaan ibadah haji bagi kehidupan pribadi dan persatuan umat Islam dengan tepat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah melihat keluarga atau tetanggamu pergi melaksanakan ibadah haji? Bagaimanakah perasaan kalian melihatnya?
  2. Mengapa Allah Swt. mewajibkan haji hanya bagi orang yang mampu? Apa hikmahnya?
  3. Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat seseorang sedang berihram?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan pertanyaan singkat: 'Siapa yang pernah melihat orang berangkat haji? Apa yang kalian tahu tentang ibadah haji?'
  • Guru menampilkan gambar Kakbah dan jamaah haji yang sedang tawaf untuk memancing keingintahuan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menjelaskan wajib haji, larangan ihram, dan hikmah ibadah haji
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk merangsang rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan syarat wajib haji (Islam, baligh, berakal, merdeka, mampu) dengan contoh konkret yang dekat dengan kehidupan murid
  • Murid mengamati video singkat atau gambar tentang jamaah haji yang sedang berihram
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengidentifikasi larangan-larangan saat ihram (larangan memakai pakaian berjahit bagi laki-laki, memakai wewangian, memotong kuku/rambut, berburu, menikah, dll)
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi pada kertas post-it dan menempelkan di papan
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi tentang larangan ihram yang benar

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid melakukan aktivitas 'Jigsaw': setiap kelompok diberi kartu materi berbeda tentang hikmah ibadah haji (hikmah pribadi: ketakwaan, kesabaran, keikhlasan; hikmah sosial: persatuan umat, kesetaraan, silaturahim)
  • Anggota kelompok asal berpencar menjadi kelompok ahli untuk mempelajari satu hikmah secara mendalam
  • Kelompok ahli kembali ke kelompok asal dan saling mengajarkan hikmah yang telah dipelajari
  • Murid membuat mind map sederhana yang menghubungkan wajib haji, larangan ihram, dan hikmah ibadah haji
  • Beberapa kelompok mempresentasikan mind map mereka di depan kelas

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah mempelajari hikmah ibadah haji?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi dalam buku catatan: 'Hikmah apa yang paling berkesan bagiku dan bagaimana aku bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?'
  • Beberapa murid berbagi refleksi mereka secara sukarela
  • Guru menghubungkan pembelajaran hari ini dengan kehidupan nyata: meskipun belum mampu berhaji, murid dapat menerapkan nilai-nilai persatuan, kesabaran, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid mengidentifikasi satu tindakan konkret yang akan mereka lakukan minggu ini sebagai bentuk penerapan hikmah haji

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan kuis singkat (lisan atau tertulis) tentang syarat wajib haji, larangan ihram, dan hikmah ibadah haji
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: wajib haji bagi yang mampu, larangan ihram harus dihindari, dan hikmah haji dapat diterapkan dalam kehidupan
  • Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang aktif dan memberikan motivasi kepada semua murid
  • Guru memberikan penugasan ringan: mewawancarai orang tua atau tetangga yang pernah berhaji tentang pengalaman dan hikmah yang dirasakan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan materi pengayaan tentang rukun haji atau wukuf di Arafah. Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan, guru menyediakan kartu bergambar tentang larangan ihram dengan ilustrasi yang jelas
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi kesempatan untuk menyelesaikan mind map dengan bantuan guru atau teman. Guru berkeliling memfasilitasi sesuai kebutuhan tiap kelompok
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk hasil akhir: mind map visual, tabel perbandingan, atau narasi singkat tentang wajib haji dan hikmahnya. Murid yang lebih kreatif dapat membuat poster atau komik sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah melihat orang berangkat haji? Apa yang kalian tahu tentang ibadah haji?'
  • Guru mencatat tingkat pemahaman awal murid tentang ibadah haji

Proses:

  • Observasi keaktifan dalam diskusi kelompok tentang larangan ihram
  • Penilaian hasil post-it yang ditempel kelompok
  • Observasi kemampuan mengajarkan materi dalam aktivitas Jigsaw
  • Penilaian kualitas mind map yang dibuat murid
  • Pertanyaan menyelidik saat berkeliling kelompok untuk menilai pemahaman

Akhir:

  • Kuis lisan atau tertulis dengan 5 soal: 2 soal tentang syarat wajib haji, 2 soal tentang larangan ihram, 1 soal tentang hikmah ibadah haji
  • Penilaian refleksi tertulis: kedalaman pemahaman hikmah dan rencana tindakan konkret
  • Penilaian kemampuan mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari

Formatif:

  • Observasi partisipasi dalam diskusi kelompok
  • Penilaian hasil kerja kelompok (post-it larangan ihram)
  • Penilaian mind map yang dibuat murid
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Kuis tertulis tentang syarat wajib haji, larangan ihram, dan hikmah ibadah haji
  • Penilaian refleksi tertulis murid
  • Penilaian hasil wawancara dengan jamaah haji (tugas rumah)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman syarat wajib haji dan larangan ihramBelum mampu menyebutkan syarat wajib haji dan larangan ihram dengan benarMampu menyebutkan 1-2 syarat wajib haji dan 1-2 larangan ihram dengan bantuan guruMampu menjelaskan 3-4 syarat wajib haji dan 3-5 larangan ihram dengan cukup tepatMampu menjelaskan semua syarat wajib haji (5 syarat) dan minimal 6 larangan ihram dengan tepat dan memberikan contoh konkret
Kemampuan menemukan hikmah ibadah hajiBelum mampu menyebutkan hikmah ibadah hajiMampu menyebutkan 1 hikmah ibadah haji dengan bantuan guruMampu menemukan 2-3 hikmah ibadah haji (pribadi atau sosial) dengan cukup tepatMampu menemukan minimal 4 hikmah ibadah haji (pribadi dan sosial) dengan tepat dan mampu mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari
Kolaborasi dalam kelompokPasif dalam diskusi kelompok, tidak berkontribusiMulai terlibat dalam diskusi kelompok namun masih perlu dorongan guruAktif berdiskusi dan berkontribusi dalam kelompokSangat aktif, memimpin diskusi, membantu teman, dan memberikan ide-ide kreatif dalam kelompok
Kemampuan refleksi dan penerapan nilaiBelum mampu merefleksikan pembelajaran dan mengaitkan dengan kehidupanMampu menulis refleksi sederhana dengan bantuan pertanyaan guruMampu merefleksikan pembelajaran dan menyebutkan 1 rencana tindakan konkretMampu merefleksikan pembelajaran secara mendalam, mengaitkan dengan kehidupan pribadi, dan merumuskan rencana tindakan konkret yang realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami syarat wajib haji dan larangan ihram dengan baik?
  • Metode pembelajaran mana yang paling efektif membantu murid menemukan hikmah ibadah haji?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
  • Apakah alokasi waktu sudah tepat untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Hikmah ibadah haji apa yang paling menyentuh hatimu?
  • Bagaimana kamu bisa menerapkan nilai-nilai dari ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang masih ingin kamu ketahui lebih dalam tentang ibadah haji?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang ibadah haji hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbudristek 2021
  2. Video pembelajaran tentang ibadah haji dan tata cara berihram
  3. Gambar Kakbah dan jamaah haji yang sedang beribadah
  4. Kartu materi tentang larangan ihram dan hikmah ibadah haji
  5. Kertas post-it untuk aktivitas kelompok
  6. Laptop, LCD Projector, dan speaker aktif
  7. Al-Quran dan terjemahan (Surah Ali Imran ayat 97 tentang kewajiban haji)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.