Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Hikmah Berteman Tanpa Membedakan Agama dan Penerapan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Hikmah Berteman Tanpa Membedakan Agama dan Penerapan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Hikmah Berteman Tanpa Membedakan Agama dan Penerapan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Hikmah Berteman Tanpa Membedakan Agama dan Penerapan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikHikmah Berteman Tanpa Membedakan Agama dan Penerapan Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan hikmah berteman tanpa membedakan agama sebagai cerminan akhlak mulia terhadap sesama manusia ciptaan Allah Swt.
  2. Murid dapat menampilkan contoh perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan yang beragam suku, budaya, dan agama sebagai wujud keimanan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah melihat di TV adanya konflik antar umat beragama? Menurut kalian, mengapa hal tersebut bisa terjadi?
  2. Apakah kita bisa mencegah terjadinya perpecahan tersebut dengan cara berteman tanpa membedakan agama?
  3. Apa hikmah yang kalian rasakan ketika berteman dengan teman yang berbeda agama atau suku?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dipimpin oleh salah satu murid.
  • Guru melakukan tadarus Al-Qur'an bersama-sama selama 5 menit untuk menciptakan suasana spiritual.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid berteman dengan teman berbeda agama atau suku.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menemukan hikmah berteman tanpa membedakan agama dan menampilkan contoh perilaku toleran.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang konflik antar umat beragama dan bagaimana mencegahnya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menayangkan video singkat atau menceritakan kisah nyata tentang persahabatan lintas agama yang harmonis (Prinsip: Bermakna).
  • Murid diminta merenungkan sejenak (1 menit) tentang perasaan mereka saat melihat atau mendengar kisah tersebut (Prinsip: Berkesadaran).
  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang) yang beragam.
  • Setiap kelompok membaca teks tentang adab berteman dengan non-Muslim dan hikmah berteman tanpa membedakan agama dari buku siswa.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan 3-5 hikmah berteman tanpa membedakan agama.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan mengamati proses diskusi sebagai asesmen formatif.
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka di kertas plano dengan spidol warna-warni (Prinsip: Menggembirakan).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas secara bergantian.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan tambahan hikmah yang belum disebutkan.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan hikmah-hikmah berteman tanpa membedakan agama.
  • Murid secara individu menuliskan 3 contoh perilaku toleran yang sudah atau akan mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, rumah, dan lingkungan.
  • Beberapa murid diminta maju untuk menceritakan contoh perilaku toleran mereka (Prinsip: Bermakna).
  • Guru memberikan penguatan positif atas contoh-contoh yang dibagikan dan menambahkan contoh lain yang relevan.
  • Murid melakukan simulasi atau role play sederhana tentang situasi di mana mereka harus menunjukkan sikap toleran (misalnya: berteman dengan teman baru yang berbeda agama, menghormati teman yang sedang beribadah) (Prinsip: Menggembirakan).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk duduk tenang dan melakukan refleksi pribadi selama 3 menit.
  • Murid menuliskan refleksi mereka di buku catatan dengan panduan pertanyaan: Apa yang saya pelajari hari ini? Apa yang saya rasakan? Apa yang akan saya lakukan setelah pelajaran ini? (Prinsip: Berkesadaran).
  • Beberapa murid secara sukarela membagikan refleksi mereka kepada kelas.
  • Guru memberikan apresiasi atas refleksi yang dibagikan dan menghubungkan dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
  • Murid membuat komitmen pribadi untuk menerapkan perilaku toleran minimal satu tindakan konkret dalam minggu ini.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang hikmah berteman tanpa membedakan agama dan contoh perilaku toleran.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid mengerjakan kuis singkat atau lembar refleksi tertulis.
  • Guru memberikan penguatan bahwa Allah Swt. menyukai orang-orang yang toleran dan berteman dengan baik kepada semua makhluk-Nya.
  • Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas rumah: mengamati dan mencatat 5 perilaku toleran yang mereka temukan di lingkungan sekitar dalam satu minggu.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami dapat diberikan bacaan tambahan tentang kisah-kisah persahabatan lintas agama dalam sejarah Islam, sedangkan murid yang memerlukan lebih banyak waktu dapat diberikan teks yang lebih sederhana dengan ilustrasi.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat didampingi guru secara langsung saat diskusi kelompok, sementara murid yang mandiri dapat diberi tantangan untuk menemukan lebih banyak hikmah dari berbagai sumber.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan contoh perilaku toleran mereka: menulis, menggambar, atau menceritakan secara lisan sesuai dengan kekuatan masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid berteman dengan teman yang berbeda agama atau suku untuk mengukur pengetahuan awal
  • Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik tentang konflik antar umat beragama

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok saat menemukan hikmah berteman tanpa membedakan agama
  • Pengamatan presentasi kelompok dan kemampuan menyampaikan hasil diskusi
  • Penilaian saat murid menuliskan contoh perilaku toleran
  • Observasi saat role play atau simulasi sikap toleran

Akhir:

  • Penilaian hasil tulisan refleksi murid dengan rubrik yang telah ditetapkan
  • Penilaian tulisan 3 contoh perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hari
  • Kuis singkat atau lembar kerja tentang hikmah berteman tanpa membedakan agama

Formatif:

  • Observasi saat diskusi kelompok untuk melihat partisipasi dan pemahaman murid
  • Tanya jawab selama presentasi kelompok
  • Pengamatan saat role play atau simulasi perilaku toleran

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan contoh perilaku toleran (3 contoh konkret)
  • Penilaian refleksi tertulis murid
  • Kuis singkat tentang hikmah berteman tanpa membedakan agama

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menemukan hikmah berteman tanpa membedakan agamaMurid belum mampu menyebutkan hikmah berteman tanpa membedakan agamaMurid mampu menyebutkan 1-2 hikmah berteman tanpa membedakan agama dengan bimbingan guruMurid mampu menyebutkan 3-4 hikmah berteman tanpa membedakan agama secara mandiriMurid mampu menyebutkan lebih dari 4 hikmah berteman tanpa membedakan agama dan menjelaskan kaitannya dengan akhlak mulia
Menampilkan contoh perilaku toleranMurid belum mampu memberikan contoh perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hariMurid mampu memberikan 1 contoh perilaku toleran dengan bimbingan guruMurid mampu memberikan 2-3 contoh perilaku toleran secara mandiri dan relevan dengan kehidupan sehari-hariMurid mampu memberikan lebih dari 3 contoh perilaku toleran yang konkret, relevan, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang toleransi
Kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid pasif dan tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokMurid mulai terlibat dalam diskusi kelompok namun kontribusi masih terbatasMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan mendengarkan pendapat temanMurid sangat aktif berdiskusi, memberikan pendapat, mendengarkan, dan membantu teman lain memahami materi
Refleksi pembelajaranMurid belum mampu merefleksikan pembelajaran dengan jelasMurid mampu menuliskan refleksi sederhana tentang apa yang dipelajariMurid mampu menuliskan refleksi yang mencakup apa yang dipelajari dan apa yang dirasakanMurid mampu menuliskan refleksi lengkap yang mencakup apa yang dipelajari, dirasakan, dan rencana tindakan konkret yang akan dilakukan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami hikmah berteman tanpa membedakan agama?
  • Metode pembelajaran mana yang paling efektif untuk topik ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam diskusi dan refleksi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang berteman tanpa membedakan agama?
  • Apa yang saya rasakan saat mempelajari materi ini?
  • Apa perilaku toleran yang akan saya lakukan setelah pelajaran ini?
  • Apa yang masih sulit saya pahami dari pelajaran hari ini?
  • Bagaimana saya bisa menjadi teman yang lebih baik bagi semua orang?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbudristek RI tahun 2021
  2. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI
  3. Video tentang persahabatan lintas agama atau toleransi beragama dari YouTube atau sumber video edukatif
  4. Kertas plano, spidol warna-warni, dan alat tulis
  5. Lembar kerja siswa untuk menulis contoh perilaku toleran
  6. Lembar refleksi untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.