MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bab 6 — Hidup Damai dalam Kebersamaan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Bab 6 — Hidup Damai dalam Kebersamaan |
|---|
| Alokasi Waktu | 11 JP (11 x 35 menit = 385 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 5.6.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan fasih
- TP 5.6.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan kaidah penulisan yang tepat
- TP 5.6.3 Membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 di awal, tengah, dan akhir kata
- TP 5.6.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara membaca huruf hijaiah yang tersambung dalam rangkaian ayat Al-Qur'an agar terdengar fasih dan tepat bunyinya?
- Pernahkah kalian menemukan huruf hijaiah yang bunyinya berubah atau memanjang ketika disambung dengan huruf lain pada ayat Al-Qur'an?
- Mengapa sebagian huruf hijaiah berubah bentuknya ketika dirangkai di awal, tengah, atau akhir kata?
- Bagaimana arah tarikan garis yang tepat saat kita menyambung huruf hijaiah dari kanan ke kiri?
- Bagaimana sikap kita ketika teman non-muslim yang sedang berpuasa atau beribadah berada di dekat kita?
- Mengapa kita harus tetap berbuat baik, rukun, dan tolong-menolong dengan orang yang berbeda agama?
- Bagaimana kita membuktikan kefasihan membaca dan kerapian menulis huruf hijaiah bersambung yang telah kita pelajari?
- Bagaimana wujud nyata penerapan akhlak saling menghormati dan santun kepada teman atau tetangga yang berbeda agama dalam kehidupan sehari-hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Membaca Huruf Hijaiah Bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.6.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan fasih
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu melatih kemampuan membaca huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan fasih (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid secara acak membaca 2 potongan lafal di papan tulis: (1) قُلْ يٰٓاَهْلَ (dibaca: qul yā ahla) dan (2) لَآ اِكْرَاهَ (dibaca: lā ikrāha) untuk memetakan kelancaran dan ketepatan makhraj murid (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak demonstrasi guru dalam melafalkan 4 potongan ayat huruf bersambung dari Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan makhraj dan harakat yang tepat: (1) قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ (qul yā ahlal-kitābi), (2) تَعَالَواْ إِلَىٰ كَلِمَةٍ (ta'ālau ilā kalimatin), (3) لَآ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ (lā ikrāha fid-dīni), (4) قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ (qad tabayyanar-rusydu) (10 menit).
- Murid secara klasikal dan bergantian menirukan pelafalan potongan ayat tersebut berulang kali hingga makhraj huruf bersambung terucap dengan tepat (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid mengikuti tantangan 'Estafet Lafal Fasih': berpasangan membaca secara bergantian 4 kartu lafal yang dibagikan guru, yaitu: Kartu 1: بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ (bainanā wa bainakum); Kartu 2: أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ (allā na'buda illallāh); Kartu 3: مِنَ الْغَيِّ (minal-gayyi); Kartu 4: بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ (bil-'urwatil-wusqā), saling menyimak dan membetulkan jika ada huruf bersambung yang terbaca keliru atau tersendat (15 menit).
- Murid secara mandiri mempraktikkan membaca satu per satu 4 potongan lafal ayat tersebut di depan guru untuk diukur kefasihannya (tanpa mengeja, harakat tepat, makhraj tepat) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengidentifikasi huruf bersambung mana yang dirasa paling menantang untuk dibaca dengan fasih serta menyadari pentingnya ketelitian harakat saat membaca Al-Qur'an (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan cara membaca huruf hijaiah bersambung dengan memperhatikan perubahan sambungan dan ketepatan harakat (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap latihan membaca hari ini, mengingatkan materi pertemuan berikutnya yaitu menulis huruf bersambung, lalu menutup kelas dengan doa bersama (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu potongan ayat dengan ukuran tulisan lebih besar dan tanda harakat berwarna bagi murid yang membutuhkan bantuan visual.
- Proses: Murid yang belum lancar diberikan bimbingan pelafalan per dua kata (scaffolding drill), sedangkan murid yang sudah mahir langsung membaca kalimat penuh pada ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 secara mandiri.
- Produk: Bagi murid berkesiapan sedang membaca minimal 2 dari 4 lafal kartu dengan fasih; bagi murid berkesiapan tinggi membaca seluruh 4 lafal kartu secara lancar tanpa jeda ragu.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan diagnostik membaca 2 potongan ayat di papan tulis: (1) قُلْ يٰٓاَهْلَ (acuan bacaan tepat: qul yā ahla, harakat sukun pada lam dan fathah tegak/mad pada ya terbaca jelas), (2) لَآ اِكْرَاهَ (acuan bacaan tepat: lā ikrāha, mad pada lam alif terbaca panjang dan sukun kaf terbaca jelas).
Proses:- Pengamatan unjuk kerja membaca 4 kartu potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256: (1) بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ (acuan: bainanā wa bainakum), (2) أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ (acuan: allā na'buda illallāh), (3) مِنَ الْغَيِّ (acuan: minal-gayyi), (4) بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ (acuan: bil-'urwatil-wusqā). Kriteria fasih: melafalkan bunyi huruf bersambung sesuai makhraj dan harakat tanpa mengeja serta tanpa jeda ragu.
Akhir Pertemuan:- Cek kefasihan membaca cepat secara acak 1 dari 4 potongan lafal target (acuan bacaan: bainanā wa bainakum / allā na'buda illallāh / minal-gayyi / bil-'urwatil-wusqā) sebagai konfirmasi ketercapaian sebelum penutupan kelas.
Formatif:- Tes lisan diagnostik membaca potongan lafal pada kegiatan pendahuluan
- Unjuk kerja membaca lisan 4 potongan ayat huruf bersambung pada kegiatan inti
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kefasihan Membaca Huruf Hijaiah Bersambung | Membaca huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan terbata-bata/mengeja dan kurang dari 2 potongan ayat yang dibaca tepat makhraj serta harakatnya. | Membaca tepat makhraj dan harakat pada 2 dari 4 potongan ayat target (acuan: bainanā wa bainakum, allā na'buda illallāh, minal-gayyi, bil-'urwatil-wusqā) namun masih sesekali mengeja atau terdapat jeda ragu. | Membaca tepat makhraj dan harakat pada minimal 3 dari 4 potongan ayat target secara fasih dan lancar tanpa mengeja. | Membaca seluruh 4 potongan ayat target secara fasih, lancar tanpa mengeja, tepat makhraj dan harakat secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu latihan membaca berpasangan dan mandiri cukup bagi seluruh murid untuk unjuk kefasihan?
- Bagian sambungan huruf mana pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 yang paling banyak memicu kesalahan pelafalan murid?
Murid:- Potongan ayat mana dari Q.S. Ali 'Imran/3: 64 atau al-Baqarah/2: 256 yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu baca?
- Apa yang membantumu membaca huruf bersambung dengan lebih lancar tanpa mengeja hari ini?
Pertemuan 2 — Menulis dan Membedakan Bentuk Huruf Hijaiah Bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.6.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan kaidah penulisan yang tepat
- TP 5.6.3 Membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 di awal, tengah, dan akhir kata
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung di posisi awal, tengah, dan akhir, serta menyalin/menulis potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan kaidah penulisan yang tepat (4 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan 2 kata di papan tulis: 'تَعَالَوۡا' dan 'فَقَدِ', lalu meminta murid mengidentifikasi posisi huruf 'ع' (di tengah kata تَعَالَوۡا) dan posisi huruf 'ق' (di tengah kata فَقَدِ) untuk memetakan kesiapan memahami posisi huruf bersambung (8 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengamati pemodelan guru di papan tulis tentang kaidah penulisan huruf hijaiah dari kanan ke kiri, letak huruf terhadap garis buku, dan perubahan bentuk huruf (awal, tengah, akhir) pada 3 potongan kata dari Q.S. Ali 'Imran/3: 64: 'قُلۡ' (huruf ق di awal, ل di akhir), 'بَيۡنَنَا' (huruf ب di awal, ي di tengah, ن di tengah, ا di akhir), dan 'نَعۡبُدَ' (huruf ن di awal, ع di tengah, ب di tengah, د di akhir) (12 menit).
- Murid mencermati demonstrasi guru mengenai huruf-huruf yang tidak bisa menyambung ke huruf setelahnya (seperti huruf ا, د, ذ, ر, ز, و) pada potongan kata Q.S. al-Baqarah/2: 256: 'الرُّشۡدُ' dan 'بِٱلطَّاغُوتِ' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Dalam aktivitas tantangan berpasangan 'Tebak Posisi dan Bentuk', murid secara bergantian membedakan perubahan bentuk huruf pada 4 potongan kata: (1) kata 'تَعَالَوۡا' -> murid membedakan posisi huruf 'ت' (awal), 'ع' (tengah), 'ل' (tengah), 'و' (akhir); (2) kata 'نُشۡرِكَ' -> posisi 'ن' (awal), 'ش' (tengah), 'ر' (tengah), 'ك' (akhir); (3) kata 'ٱلدِّينِ' -> posisi 'د' (tengah/setelah alif tidak bersambung), 'ي' (tengah), 'ن' (akhir); (4) kata 'ٱسۡتَمۡسَكَ' -> posisi 'س' (tengah), 'ت' (tengah), 'م' (tengah), 'س' (tengah), 'ك' (akhir) (18 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Latihan Menulis dengan menyalin 4 potongan ayat berikut sesuai kaidah penulisan (posisi huruf terhadap garis, sambungan tepat, arah tarikan dari kanan ke kiri): (1) 'قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ' (Q.S. Ali 'Imran/3: 64), (2) 'إِلَّا ٱللَّهَ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِۦ' (Q.S. Ali 'Imran/3: 64), (3) 'لَآ إِكۡرَاهَ فِى ٱلدِّينِ' (Q.S. al-Baqarah/2: 256), (4) 'فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ' (Q.S. al-Baqarah/2: 256) (22 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid memeriksa kembali hasil tulisan masing-masing dengan mencocokkan pada kartu kunci model penulisan huruf bergaris yang disediakan guru, mengecek ketepatan kepala huruf, ekor huruf gantung di bawah garis, dan titik huruf (12 menit).
- Murid mengidentifikasi huruf yang dirasa paling sulit disambung (misalnya membedakan bentuk huruf 'ع' saat di tengah kata dibanding saat di awal atau akhir kata) dan menandai bagian tersebut untuk dilatih kembali (8 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan aturan utama menyambung huruf hijaiah (arah penulisan dari kanan ke kiri, huruf yang berubah kepala/ekornya di awal-tengah-akhir, serta huruf yang tidak bisa menyambung ke kiri) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketepatan penulisan potongan ayat dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja dengan panduan garis bantu dan titik-titik samar (tracing) pada potongan ayat 'قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ' dan 'لَآ إِكۡرَاهَ'; murid mahir diberikan potongan ayat yang lebih panjang 'فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ ٱلۡوُثۡقَىٰ' tanpa garis bantu.
- Proses: Murid yang mengalami kesulitan menyambung huruf didampingi guru secara berkala dengan demonstrasi ulang tarikan garis di meja murid, sedangkan murid mahir menulis secara mandiri.
- Produk: Semua murid menyalin potongan ayat yang ditargetkan dengan kaidah penulisan yang tepat; murid yang belum lancar fokus pada ketepatan sambungan 2 potongan ayat awal, sedangkan murid cepat menyelesaikan 4 potongan ayat penuh.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan/tulis mengidentifikasi letak huruf pada 2 kata: kata 'تَعَالَوۡا' dan 'فَقَدِ' (Acuan jawaban benar: pada kata 'تَعَالَوۡا', huruf 'ع' terletak di tengah kata; pada kata 'فَقَدِ', huruf 'ق' terletak di tengah kata).
Proses:- Pengamatan saat aktivitas membedakan bentuk perubahan huruf pada 4 kata: (1) 'تَعَالَوۡا' [ت di awal, ع di tengah, ل di tengah, و di akhir], (2) 'نُشۡرِكَ' [ن di awal, ش di tengah, ر di tengah, ك di akhir], (3) 'ٱلدِّينِ' [د di tengah/setelah alif, ي di tengah, ن di akhir], (4) 'ٱسۡتَمۡسَكَ' [س di tengah, ت di tengah, م di tengah, ك di akhir].
- Pemeriksaan hasil kerja murid menyalin 4 potongan ayat pada buku bergaris: (1) 'قُلۡ يَٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ', (2) 'إِلَّا ٱللَّهَ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِۦ', (3) 'لَآ إِكۡرَاهَ فِى ٱلدِّينِ', (4) 'فَقَدِ ٱسۡتَمۡسَكَ بِٱلۡعُرۡوَةِ' berdasarkan kriteria kaidah: tarikan dari kanan ke kiri, letak huruf terhadap garis (huruf di atas garis vs huruf yang berekor turun di bawah garis seperti ر, ل, ن, و), dan keterhubungan antarhuruf yang tepat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir sesi: murid mengelompokkan 3 huruf dalam kata 'نَعۡبُدَ' ke dalam kolom posisi (Acuan jawaban benar: huruf ن = posisi awal; huruf ع = posisi tengah; huruf ب = posisi tengah; huruf د = posisi akhir).
Formatif:- Penilaian unjuk kerja membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung (posisi awal, tengah, dan akhir) pada potongan kata
- Penilaian produk salinan potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 berdasarkan kaidah penulisan huruf bersambung
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung (di awal, tengah, dan akhir kata) | Belum mampu membedakan posisi dan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung (kurang dari 2 dari 4 kata acuan dijawab tepat). | Mampu membedakan posisi dan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada 2 dari 4 kata acuan secara tepat. | Mampu membedakan posisi dan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada 3 dari 4 kata acuan secara tepat. | Mampu membedakan posisi dan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada seluruh (4 dari 4) kata acuan secara tepat dan mandiri. | | Menulis huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat sesuai kaidah penulisan | Belum mampu menyalin potongan ayat sesuai kaidah penulisan (kurang dari 2 dari 4 potongan ayat yang memenuhi kaidah arah sambung dan letak garis). | Menyalin 2 dari 4 potongan ayat dengan kaidah penulisan huruf bersambung dan letak garis yang tepat. | Menyalin 3 dari 4 potongan ayat dengan kaidah penulisan huruf bersambung dan letak garis yang tepat. | Menyalin seluruh (4 dari 4) potongan ayat dengan kaidah penulisan huruf bersambung, arah tarikan, dan letak garis secara tepat dan rapi. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu untuk latihan menulis terbimbing dan mandiri sudah mencukupi bagi seluruh murid?
- Huruf hijaiah bersambung mana yang paling banyak mengalami kesalahan penulisan oleh murid?
- Apakah strategi tantangan tebak posisi efektif membantu murid memahami perubahan bentuk huruf?
Murid:- Huruf apa yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu sambung hari ini?
- Apakah kamu sudah bisa menentukan apakah suatu huruf berada di awal, tengah, atau akhir kata?
Pertemuan 3 — Menerapkan Akhlak terhadap Non-Muslim Berdasarkan Nilai Kebersamaan dan Saling Menghormati — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.6.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, membaca basmalah, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan akhlak terhadap non-muslim berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab singkat tentang contoh tindakan akhlak terpuji terhadap tetangga atau teman yang beragama lain (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati tayangan/bacaan tentang adab berteman serta bertetangga dengan non-muslim (seperti bersikap ramah, tidak mengganggu saat mereka beribadah, berbagi makanan yang halal, dan menjenguk yang sakit) (15 menit).
- Murid bersama kelompoknya membaca dan menelaah 4 kartu skenario situasi pergaulan antarumat beragama untuk mengidentifikasi tindakan yang mencerminkan nilai kebersamaan dan saling menghormati (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan permainan kartu peran 'Pilihan Bijak', di mana setiap pasangan mengambil secara acak 1 dari 4 kartu skenario berikut: (1) Skenario A: 'Tetangga non-muslim sedang merayakan hari raya keagamaan mereka dan mengadakan kebaktian di rumahnya', tindakan tepat: menjaga ketenangan dan tidak membuat kegaduhan di dekat rumahnya; (2) Skenario B: 'Teman sekelas non-muslim terjatuh dari sepeda saat jam istirahat dan kakinya terluka', tindakan tepat: segera menolong membangunkannya dan mengantarkannya ke UKS tanpa membeda-bedakan; (3) Skenario C: 'Teman non-muslim membawa bekal dan mengajak makan bersama di meja kelas', tindakan tepat: duduk bersama dengan ramah sambil menikmati bekal masing-masing yang halal; (4) Skenario D: 'Kerja bakti membersihkan selokan lingkungan perumahan bersama warga yang beraneka agama', tindakan tepat: bergotong royong bersama dengan semangat kebersamaan (20 menit).
- Murid secara mandiri menuliskan keputusan tindakan penerapan akhlak pada lembar kerja skenario untuk membuktikan kemampuannya menentukan sikap saling menghormati terhadap non-muslim dalam kehidupan nyata (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mendiskusikan manfaat menjaga kerukunan dan persaudaraan sesama warga masyarakat (ukhuwah wathaniyah) serta menyadari pentingnya menghormati perbedaan agama dalam kehidupan sehari-hari (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan prinsip penerapan akhlak mulia kepada non-muslim dalam batasan muamalah dan toleransi (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap hasil kerja murid, mengingatkan rencana pertemuan berikutnya (Asesmen Sumatif Bab 6), dan menutup sesi dengan doa penutup majelis serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu skenario bergambar dengan teks petunjuk sederhana, sedangkan murid yang mahir diberikan skenario dengan pilihan dilema sosial yang lebih kontekstual.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru secara terbimbing saat menelaah kartu peran, sedangkan murid yang mandiri dapat langsung menentukan dan merumuskan tindakan secara berpasangan.
- Produk: Murid dapat menuangkan penerapan akhlak dalam bentuk centang tabel tindakan terpuji atau menuliskan narasi uraian tindakan nyata pada lembar skenario.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik singkat: 'Sebutkan 1 contoh perbuatan baik yang boleh kita lakukan kepada tetangga yang berbeda agama!' (Acuan jawaban benar: menolong saat terkena musibah, menjenguk saat sakit, membagikan makanan halal, bersikap ramah/menyapa dengan sopan, atau menjaga ketenangan lingkungan).
Proses:- Pengamatan langsung saat murid memainkan kartu skenario 'Pilihan Bijak' untuk menilai ketepatan respon murid terhadap 4 situasi nyata: (1) Skenario A (tetangga ibadah) -> acuan: menjaga ketenangan; (2) Skenario B (teman jatuh) -> acuan: menolong tanpa membedakan; (3) Skenario C (makan bersama) -> acuan: bersikap ramah dan saling menghargai; (4) Skenario D (kerja bakti) -> acuan: ikut bergotong royong membersihkan lingkungan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di lembar kerja mandiri: Murid menentukan tindakan penerapan akhlak pada 4 butir pernyataan skenario dengan kriteria ketepatan minimal 3 dari 4 butir tepat sesuai acuan: Skenario 1 (tetangga sakit) -> menjenguk/mendoakan kesembuhan; Skenario 2 (teman beda agama minta bantuan belajar) -> membantu dengan ikhlas; Skenario 3 (saat teman beribadah) -> menghormati dan tidak mengganggu; Skenario 4 (pembagian tugas kelompok piket) -> bekerja sama dengan adil.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja bermain peran skenario 'Pilihan Bijak'
- Lembar observasi penerapan akhlak terhadap non-muslim dalam diskusi dan simulasi
- Pemeriksaan lembar kerja penentuan sikap pada 4 skenario kehidupan sehari-hari
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan akhlak terhadap non-muslim berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati | Belum mampu menentukan tindakan akhlak yang tepat terhadap non-muslim pada skenario situasi sehari-hari (0-1 situasi tepat). | Mampu menentukan tindakan akhlak yang tepat terhadap non-muslim pada 2 skenario situasi sehari-hari dengan bantuan bimbingan guru. | Mampu menentukan dan menerapkan tindakan akhlak terhadap non-muslim berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati pada minimal 3 dari 4 skenario secara mandiri. | Mampu menerapkan tindakan akhlak terhadap non-muslim berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati secara konsisten dan tepat pada seluruh (4) skenario tanpa keraguan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah simulasi kartu peran skenario 'Pilihan Bijak' membantu murid memahami batas toleransi dan adab bergaul dengan sesama warga non-muslim secara konkret?
- Bagaimana keterlibatan murid yang masih ragu dalam menentukan sikap toleransi dan kerja sama antarumat beragama?
Murid:- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang cara berbuat baik kepada teman atau tetangga yang berbeda agama?
- Sikap terpuji apa yang akan kamu lakukan mulai besok jika bertemu orang yang berbeda keyakinan di sekitarmu?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.6.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan fasih
- TP 5.6.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan kaidah penulisan yang tepat
- TP 5.6.3 Membedakan bentuk perubahan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 di awal, tengah, dan akhir kata
- TP 5.6.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan nilai kebersamaan dan saling menghormati
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid secara tertib (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab untuk mengukur penguasaan membaca, menulis, membedakan huruf hijaiah bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256, serta penerapan akhlak terhadap non-muslim (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar tes tertulis serta menjelaskan tata cara pengerjaan tugas tertulis serentak, teknis giliran tes lisan membaca di meja guru, dan aturan simulasi kelompok penerapan akhlak (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid secara serentak dan mandiri mengerjakan Tugas 1 pada lembar tes tertulis selama 38 menit: Bagian A menyambung huruf tunggal menjadi kata bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 (Soal 1: ك-ل-م-ة -> كَلِمَةٍ; Soal 2: ت-ع-ا-ل-و-ا -> تَعَالَوْا; Soal 3: د-ي-ن -> دِينِ; Soal 4: ا-ل-ر-ش-د -> الرُّشْدُ; Soal 5: ف-ق-د -> فَقَدِ) dan Bagian B mengidentifikasi posisi perubahan bentuk huruf (Soal 1: Huruf ع pada تَعَالَوْا -> posisi tengah; Soal 2: Huruf م pada كَلِمَةٍ -> posisi tengah; Soal 3: Huruf د pada الرُّشْدُ -> posisi akhir; Soal 4: Huruf ف pada فَقَدِ -> posisi awal; Soal 5: Huruf ن pada دِينِ -> posisi akhir) (28 menit).
- Secara paralel bersamaan dengan murid yang sedang menyelesaikan administrasi tugas tertulis di meja masing-masing, guru memanggil 28 murid bergiliran maju ke meja guru untuk Tugas 2 (tes lisan membaca huruf bersambung selama 1,25 menit per murid; total 35 menit): Murid membaca potongan Q.S. Ali 'Imran/3: 64: 'قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ' dan potongan Q.S. al-Baqarah/2: 256: 'لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَن يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ' (acuan ketepatan: makhraj huruf bersambung tepat, vokal mad tepat, tanpa mengeja/terbata-bata) (35 menit).
- Tujuh kelompok murid (tiap kelompok 4 murid) secara bergiliran menampilkan Tugas 3 unjuk kerja simulasi penerapan akhlak santun dan toleran terhadap non-muslim di depan kelas selama 4 menit per kelompok (7 x 4 menit = 28 menit): Skenario Kelompok 1 (Menyapa tetangga non-muslim yang sedang merapikan pekarangan dengan tutur kata santun 'Selamat pagi, Pak Lukas'); Skenario Kelompok 2 (Menjenguk teman non-muslim yang sakit dan mendoakan kesembuhannya); Skenario Kelompok 3 (Membantu tetangga non-muslim membawakan belanjaan yang terjatuh di jalan); Skenario Kelompok 4 (Tidak mengganggu atau membuat gaduh saat pemeluk agama lain sedang beribadah); Skenario Kelompok 5 (Mempersilakan teman non-muslim beristirahat/beribadah saat kerja bakti bersama); Skenario Kelompok 6 (Berbagi bekal makanan halal secara santun kepada teman non-muslim saat jam istirahat); Skenario Kelompok 7 (Menolak ajakan mengejek tradisi agama lain dan tetap menjaga kerukunan antartetangga) (acuan ketepatan simulasi: memperagakan tutur kata santun, sikap tolong-menolong, dan saling menghormati tanpa diskriminasi) (28 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid melakukan refleksi singkat berkesadaran atas kemandirian dan kesungguhan yang telah mereka tunjukkan saat menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen membaca, menulis, dan bersimulasi (2 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja tertulis murid dan mengumumkan bahwa asesmen Bab 6 telah terlaksana tuntas (2 menit).
- Guru memberikan penguatan umum tentang pentingnya menjaga kebiasaan membaca Al-Qur'an dan menerapkan akhlak toleran dalam hidup bermasyarakat, lalu menutup sesi dengan doa dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Proses: Penyediaan meja baris depan dan penataan alur maju-mundur yang tenang untuk murid yang memerlukan dukungan akses fisik/penglihatan tanpa mengubah materi, butir soal, maupun kriteria penilaian.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan administrasi asesmen: Guru mengonfirmasi kelengkapan alat tulis murid dan menanyakan kesiapan menghadapi 3 tugas sumatif Bab 6 secara tenang dan mandiri.
Proses:- Pemantauan keteraturan dan kemandirian murid selama mengerjakan tes tertulis di meja masing-masing.
- Pencatatan langsung pada lembar observasi kefasihan saat murid membaca lisan bergiliran di meja guru.
- Pencatatan rubrik performa unjuk kerja saat tiap kelompok menampilkan simulasi akhlak terhadap non-muslim.
Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja simulasi kelompok: lembar asesmen tertulis (kaidah penulisan dan identifikasi perubahan bentuk huruf bersambung Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256), rekaman pembacaan lisan bergiliran (fasih membaca huruf bersambung), serta performa simulasi kelompok penerapan akhlak santun dan toleran terhadap non-muslim
- tes tertulis serentak: lembar kerja tertulis berisi penulisan huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 sesuai kaidah serta identifikasi perbedaan bentuk huruf di posisi awal, tengah, dan akhir yang dikerjakan seluruh kelas secara bersamaan (40 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran penulisan serta identifikasi huruf)
- tes lisan bergiliran: pelafalan huruf bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 yang dinilai 1,25 menit per murid secara rotasi maju ke meja guru saat kelas menyelesaikan administrasi tugas (35 menit / 1,25 menit = 28 murid, tuntas satu kelas) (35 menit; individual; instrumen: lembar ceklis kefasihan makhraj dan kelancaran membaca)
- penilaian unjuk kerja simulasi kelompok: tampilan sikap tutur kata santun, sikap tolong-menolong, dan saling menghormati dalam simulasi interaksi sehari-hari bersama tetangga/teman non-muslim oleh 7 kelompok (tiap kelompok 4 murid tampil 4 menit; 7 x 4 menit = 28 menit) (30 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja simulasi akhlak terhadap non-muslim)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja simulasi kelompok: lembar asesmen tertulis (kaidah penulisan dan identifikasi perubahan bentuk huruf bersambung Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256), rekaman pembacaan lisan bergiliran (fasih membaca huruf bersambung), serta performa simulasi kelompok penerapan akhlak santun dan toleran terhadap non-muslim
- tes tertulis serentak: lembar kerja tertulis berisi penulisan huruf hijaiah bersambung pada potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 sesuai kaidah serta identifikasi perbedaan bentuk huruf di posisi awal, tengah, dan akhir yang dikerjakan seluruh kelas secara bersamaan (40 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran penulisan serta identifikasi huruf)
- tes lisan bergiliran: pelafalan huruf bersambung pada Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 yang dinilai 1,25 menit per murid secara rotasi maju ke meja guru saat kelas menyelesaikan administrasi tugas (35 menit / 1,25 menit = 28 murid, tuntas satu kelas) (35 menit; individual; instrumen: lembar ceklis kefasihan makhraj dan kelancaran membaca)
- penilaian unjuk kerja simulasi kelompok: tampilan sikap tutur kata santun, sikap tolong-menolong, dan saling menghormati dalam simulasi interaksi sehari-hari bersama tetangga/teman non-muslim oleh 7 kelompok (tiap kelompok 4 murid tampil 4 menit; 7 x 4 menit = 28 menit) (30 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja simulasi akhlak terhadap non-muslim)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Huruf Hijaiah Bersambung (TP 5.6.1) | Membaca potongan Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 terbata-bata dengan lebih dari 4 kesalahan makhraj huruf bersambung. | Membaca potongan Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan 3-4 kesalahan makhraj huruf bersambung. | Membaca potongan Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 lancar dan fasih dengan maksimal 1-2 kesalahan makhraj huruf bersambung. | Membaca seluruh potongan Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256 dengan sangat fasih, makhraj sempurna, dan lancar tanpa jeda ragu. | | Menulis Huruf Hijaiah Bersambung (TP 5.6.2) | Menuliskan dengan benar 1 atau kurang dari 5 potongan kata huruf bersambung (acuan: كَلِمَةٍ, تَعَالَوْا, دِينِ, الرُّشْدُ, فَقَدِ). | Menuliskan dengan benar 2-3 dari 5 potongan kata huruf bersambung (acuan: كَلِمَةٍ, تَعَالَوْا, دِينِ, الرُّشْدُ, فَقَدِ). | Menuliskan dengan benar 4 dari 5 potongan kata huruf bersambung sesuai kaidah penulisan (acuan: كَلِمَةٍ, تَعَالَوْا, دِينِ, الرُّشْدُ, فَقَدِ). | Menuliskan dengan benar dan tepat seluruh 5 potongan kata huruf bersambung sesuai kaidah penulisan (acuan: كَلِمَةٍ, تَعَالَوْا, دِينِ, الرُّشْدُ, فَقَدِ). | | Membedakan Perubahan Bentuk Huruf Bersambung (TP 5.6.3) | Menentukan dengan tepat posisi perubahan 1 atau kurang dari 5 huruf yang diujikan (acuan: ع: tengah, م: tengah, د: akhir, ف: awal, ن: akhir). | Menentukan dengan tepat posisi perubahan 2-3 dari 5 huruf yang diujikan (acuan: ع: tengah, م: tengah, د: akhir, ف: awal, ن: akhir). | Menentukan dengan tepat posisi perubahan 4 dari 5 huruf yang diujikan (acuan: ع: tengah, م: tengah, د: akhir, ف: awal, ن: akhir). | Menentukan dengan tepat seluruh posisi perubahan 5 huruf di awal, tengah, dan akhir kata (acuan: ع: tengah, م: tengah, د: akhir, ف: awal, ن: akhir). | | Menerapkan Akhlak terhadap Non-Muslim (TP 5.6.4) | Memeragakan simulasi dengan tutur kata kurang santun dan belum memperlihatkan sikap saling menghormati. | Memeragakan simulasi dengan tutur kata santun namun sikap saling menghormati/tolong-menolong masih kaku dan membutuhkan dorongan. | Memeragakan simulasi dengan tutur kata santun, sikap tolong-menolong, dan saling menghormati sesuai skenario secara runtut dan natural. | Memeragakan simulasi dengan penghayatan mendalam, tutur kata sangat santun, penuh ketulusan dalam tolong-menolong dan saling menghormati tanpa membeda-bedakan keyakinan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan waktu tes tertulis, tes lisan bergiliran, dan simulasi unjuk kerja telah terlaksana secara efektif dan adil bagi seluruh murid?
- Bagaimana capaian umum murid pada keterampilan menulis dan membaca huruf bersambung dibandingkan dengan pemahaman penerapan akhlak toleransi?
Murid:- Bagian mana dari asesmen membaca, menulis, atau simulasi akhlak hari ini yang paling dapat kamu selesaikan dengan lancar dan percaya diri?
- Sikap akhlak apa yang paling ingin kamu biasakan saat berinteraksi dengan teman atau tetangga yang berbeda agama di sekitar rumahmu?
SUMBER BELAJAR- Mushaf Al-Qur'an / Juz 'Amma
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V
- Kartu lafal potongan ayat Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256
- Mushaf Al-Qur'an / Lembar cetak Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256
- Kartu peraga perubahan bentuk huruf hijaiah dan lembar kerja latihan menulis bergaris
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI, 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI, 2021
- Kartu Skenario Peran 'Pilihan Bijak' (Skenario A, B, C, D)
- Lembar Kerja Siswa 'Penerapan Akhlak dalam Keberagaman'
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI 2021
- Lembar Asesmen Tertulis Sumatif Bab 6
- Lembar Teks Bacaan Q.S. Ali 'Imran/3: 64 dan Q.S. al-Baqarah/2: 256
- Kartu Skenario Simulasi Akhlak terhadap Non-Muslim
|