MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Peristiwa Haji Wada: Makna dan Pesan Rasulullah saw. INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Peristiwa Haji Wada: Makna dan Pesan Rasulullah saw. |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu menjelaskan makna peristiwa Haji Wada sebagai ibadah haji terakhir dan perpisahan Rasulullah saw. dengan umatnya dengan benar.
- Murid mampu mengungkapkan pesan-pesan penting Rasulullah saw. dalam Haji Wada yang berkaitan dengan persaudaraan, kesetaraan, dan amanah dengan benar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melepas kepergian orang yang berangkat haji atau umrah? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
- Mengapa menurut kalian Haji Wada disebut sebagai haji perpisahan Rasulullah saw.?
- Pesan apa yang paling penting disampaikan seseorang saat akan berpisah dengan orang yang dicintai?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, tadarus Al-Qur'an bersama, dan berdoa dipimpin oleh salah satu murid.
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat peristiwa Fathu Makkah yang kita pelajari minggu lalu?' untuk mengecek pemahaman awal.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami peristiwa Haji Wada dan pesan-pesan penting Rasulullah saw.
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian melepas kepergian orang yang berangkat haji? Bagaimana perasaan kalian?' untuk membangun keterlibatan emosional murid.
- Guru menghubungkan pengalaman murid dengan topik hari ini: Haji Wada sebagai perpisahan Rasulullah saw. dengan umatnya.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video singkat atau gambar ilustrasi tentang peristiwa Haji Wada (jika tersedia), atau menceritakan peristiwa Haji Wada dengan narasi yang menarik.
- Murid mendengarkan penjelasan guru tentang: (1) Haji Wada terjadi tahun 10 Hijriah, (2) disebut haji perpisahan karena ini adalah haji terakhir Rasulullah saw., (3) dihadiri lebih dari 100.000 sahabat.
- Guru memfasilitasi tanya jawab interaktif: 'Mengapa disebut Haji Wada (perpisahan)?' untuk mengecek pemahaman murid.
- Murid membaca teks singkat di buku atau lembar kerja tentang peristiwa Haji Wada secara mandiri selama 5 menit.
- Guru membimbing murid mengidentifikasi makna penting Haji Wada sebagai momen perpisahan dan penyampaian pesan terakhir Nabi.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang) secara heterogen.
- Setiap kelompok menerima lembar kerja berisi kutipan khutbah Wada (disederhanakan): tentang persaudaraan semua manusia, kesetaraan, larangan diskriminasi, amanah terhadap harta dan kehormatan.
- Tugas kelompok: mendiskusikan dan menuliskan 3 pesan penting dari khutbah Wada yang relevan dengan kehidupan sehari-hari (waktu: 10 menit).
- Murid berdiskusi, bertukar pendapat, dan mencatat hasil diskusi dalam bentuk poin-poin sederhana.
- Setiap kelompok mempresentasikan 1-2 pesan yang mereka temukan di depan kelas (masing-masing kelompok 2 menit).
- Guru memberikan umpan balik positif dan mengklarifikasi jika ada pemahaman yang kurang tepat.
- Guru menghubungkan pesan-pesan tersebut dengan nilai akhlak: persaudaraan (ukhuwah), kesetaraan (al-musawah), dan amanah.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan memberikan waktu hening (1 menit) untuk merenung.
- Murid diminta menuliskan refleksi pribadi di buku catatan: 'Pesan Rasulullah saw. mana yang paling berkesan untukku? Bagaimana aku bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari?'
- Beberapa murid (3-4 orang) diminta secara sukarela membagikan refleksinya kepada teman sekelas.
- Guru memberikan penguatan: 'Haji Wada mengajarkan kita untuk selalu menghormati sesama, tidak membeda-bedakan teman, dan menjaga amanah dalam segala hal.'
- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini secara bersama-sama dengan pertanyaan terbuka: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang Haji Wada?'
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3 pertanyaan lisan atau tertulis singkat untuk mengukur pemahaman murid.
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya: meneladani akhlak Rasulullah saw. dalam kehidupan.
- Murid bersama guru membaca hamdalah dan doa penutup majlis.
- Guru menutup pembelajaran dengan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberikan teks khutbah Wada yang lebih lengkap untuk dianalisis lebih dalam. Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan teks dengan poin-poin yang sudah digarisbawahi dan pertanyaan pemandu.
- Proses: Kelompok dibentuk secara heterogen agar murid yang lebih cepat dapat membantu teman yang memerlukan bimbingan. Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan pemandu kepada kelompok yang kesulitan.
- Produk: Murid dapat memilih menyampaikan hasil diskusi dalam bentuk presentasi lisan, poster sederhana, atau catatan tertulis sesuai kemampuan mereka.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan tentang materi sebelumnya (Fathu Makkah) untuk mengecek kesiapan belajar
- Pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kalian ketahui tentang haji?' untuk mengukur pengetahuan awal
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat mendengarkan penjelasan guru (tahap Memahami)
- Penilaian proses diskusi kelompok: kemampuan bekerjasama, mengidentifikasi pesan, dan berargumentasi (tahap Mengaplikasi)
- Pertanyaan lisan spontan kepada beberapa murid untuk mengecek pemahaman mereka selama pembelajaran
Akhir:- Tes tertulis singkat (10 menit): (1) Jelaskan apa yang dimaksud dengan Haji Wada, (2) Sebutkan 2 pesan penting Rasulullah saw. dalam khutbah Wada, (3) Bagaimana cara menerapkan pesan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari?
- Penilaian refleksi tertulis murid tentang pesan yang paling berkesan dan rencana penerapannya
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
- Tanya jawab selama proses pembelajaran
- Penilaian hasil diskusi kelompok tentang pesan-pesan Haji Wada
Sumatif:- Tes tertulis singkat (3 soal uraian) tentang makna Haji Wada dan pesan-pesan Rasulullah saw.
- Penilaian refleksi tertulis murid
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman makna Haji Wada | Belum dapat menjelaskan apa itu Haji Wada | Dapat menyebutkan Haji Wada sebagai haji Rasulullah saw. tetapi belum memahami maknanya sebagai perpisahan | Dapat menjelaskan Haji Wada sebagai haji perpisahan dengan bimbingan | Dapat menjelaskan makna Haji Wada sebagai haji terakhir dan momen perpisahan Rasulullah saw. dengan umatnya secara lengkap dan mandiri | | Kemampuan mengidentifikasi pesan-pesan penting | Belum dapat mengidentifikasi pesan apapun dari khutbah Wada | Dapat menyebutkan 1 pesan dengan bantuan guru atau teman | Dapat mengidentifikasi 2 pesan penting (persaudaraan, kesetaraan, atau amanah) dengan tepat | Dapat mengidentifikasi 3 atau lebih pesan penting dan menjelaskan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari | | Partisipasi dalam diskusi kelompok | Tidak terlibat dalam diskusi kelompok | Mendengarkan diskusi tetapi belum memberikan kontribusi aktif | Berpartisipasi aktif dengan memberikan pendapat dalam diskusi kelompok | Berpartisipasi aktif, memberikan ide, dan membantu teman memahami materi dalam diskusi | | Refleksi dan penerapan nilai | Belum dapat membuat refleksi atau menghubungkan dengan kehidupan pribadi | Dapat membuat refleksi sederhana dengan bimbingan guru | Dapat merefleksikan pembelajaran dan mengidentifikasi 1 cara penerapan dalam kehidupan sehari-hari | Dapat merefleksikan pembelajaran secara mendalam dan merencanakan penerapan konkret pesan Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami makna Haji Wada dengan baik?
- Metode pembelajaran mana yang paling efektif dalam pembelajaran hari ini?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif dalam diskusi?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
- Pesan Rasulullah saw. mana yang paling ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
- Apa yang masih belum kamu pahami tentang Haji Wada?
- Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang pesan-pesan Rasulullah saw. dalam Haji Wada?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5
- Buku Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5
- Al-Qur'an dan Terjemahnya, Kementerian Agama RI
- Video atau ilustrasi tentang peristiwa Haji Wada (dari Youtube atau sumber digital lainnya)
- Lembar kerja diskusi kelompok tentang pesan-pesan khutbah Wada
- Papan tulis, spidol, dan media presentasi
- Kertas untuk refleksi pribadi murid
|