Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Peristiwa Fathu Makkah: Pengertian dan Sebab-sebabnya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Peristiwa Fathu Makkah: Pengertian dan Sebab-sebabnya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Peristiwa Fathu Makkah: Pengertian dan Sebab-sebabnya

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Peristiwa Fathu Makkah: Pengertian dan Sebab-sebabnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPeristiwa Fathu Makkah: Pengertian dan Sebab-sebabnya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan pengertian peristiwa Fathu Makkah berdasarkan fakta sejarah dengan benar
  2. Murid mampu menjelaskan sebab-sebab terjadinya peristiwa Fathu Makkah, termasuk pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah, dengan benar
  3. Murid mampu menemukan nilai-nilai perdamaian yang terkandung dalam peristiwa Fathu Makkah dengan tepat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berjanji dengan teman atau orang tua? Apa yang terjadi jika janji itu dilanggar?
  2. Mengapa kota Makkah sangat penting bagi umat Islam?
  3. Apa yang kalian ketahui tentang perjuangan Rasulullah saw. dalam menyebarkan Islam di Makkah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru memimpin tadarus Al-Qur'an bersama selama 5 menit untuk membangun suasana religius
  • Guru melakukan presensi dan memastikan kesiapan belajar murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah mendengar tentang Fathu Makkah?' dan mencatat respon murid
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik tentang pentingnya menepati janji dan mengaitkannya dengan peristiwa sejarah
  • Guru menayangkan gambar Kakbah atau video singkat tentang Makkah untuk membangun konteks

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan secara singkat latar belakang dakwah Rasulullah saw. di Makkah dan perpindahan ke Madinah
  • Guru menjelaskan pengertian Fathu Makkah sebagai peristiwa pembebasan kota Makkah oleh kaum muslimin pada tahun 8 Hijriah
  • Murid menyimak penjelasan guru tentang Perjanjian Hudaibiyah yang dibuat antara kaum muslimin dan kaum Quraisy
  • Guru menjelaskan sebab-sebab terjadinya Fathu Makkah, yaitu pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy yang membantu Bani Bakr menyerang Bani Khuza'ah (sekutu kaum muslimin)
  • Murid diberi kesempatan bertanya jika ada hal yang belum dipahami
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk diskusi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan: 'Mengapa pelanggaran janji bisa menyebabkan peperangan?' dan 'Apa hubungannya dengan peristiwa Fathu Makkah?'
  • Murid dalam kelompok membuat mind mapping sederhana tentang sebab-akibat terjadinya Fathu Makkah di kertas buram atau worksheet
  • Setiap kelompok menuliskan minimal 3 sebab terjadinya Fathu Makkah dan menghubungkannya dengan pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah
  • Murid mencari nilai-nilai perdamaian dalam sikap Rasulullah saw. saat mempersiapkan Fathu Makkah (tidak membalas dendam, tetap adil)
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memberikan pertanyaan penggali, dan memastikan semua anggota kelompok terlibat

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan mind mapping mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau menambahkan informasi
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap pemahaman murid
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat: 'Apa pelajaran yang bisa saya ambil dari peristiwa Fathu Makkah untuk kehidupan sehari-hari?'
  • Beberapa murid diminta membagikan refleksinya secara lisan
  • Guru mengajak murid menghubungkan nilai perdamaian dan menepati janji dengan perilaku di sekolah dan rumah

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan tentang pengertian dan sebab-sebab Fathu Makkah
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan 3 pertanyaan lisan: 'Apa itu Fathu Makkah?', 'Mengapa Fathu Makkah terjadi?', 'Nilai apa yang bisa diteladani?'
  • Murid mengerjakan kuis singkat tertulis (5 pertanyaan pilihan ganda atau isian singkat)
  • Guru memberikan umpan balik terhadap hasil belajar hari ini
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan bacaan tambahan tentang strategi Rasulullah saw. dalam Fathu Makkah. Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan infografis sederhana bergambar tentang kronologi Fathu Makkah
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompok. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat menggunakan alat bantu visual (gambar, timeline) dan mendapat bimbingan intensif dari guru saat diskusi kelompok
  • Produk: Murid yang cepat membuat mind mapping yang lebih kompleks dengan menambahkan analisis dampak Fathu Makkah. Murid yang membutuhkan dukungan dapat membuat mind mapping sederhana dengan 3 poin utama dan gambar ilustrasi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab informal tentang pengetahuan awal murid mengenai Fathu Makkah dan sejarah Rasulullah saw.
  • Mencatat respon murid untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman awal

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok menggunakan checklist
  • Penilaian mind mapping kelompok dengan kriteria: kelengkapan informasi, ketepatan konsep, dan kreativitas penyajian
  • Memberikan pertanyaan penggali saat berkeliling untuk menilai pemahaman
  • Memantau keterlibatan dan kolaborasi dalam kelompok

Akhir:

  • Kuis tertulis 5 soal (3 pilihan ganda, 2 isian singkat) tentang pengertian Fathu Makkah, sebab-sebabnya, dan nilai yang dapat diteladani
  • Pertanyaan lisan kepada beberapa murid untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian refleksi tertulis individu dengan rubrik

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran
  • Penilaian hasil mind mapping kelompok
  • Penilaian presentasi dan komunikasi kelompok

Sumatif:

  • Kuis tertulis tentang pengertian dan sebab-sebab Fathu Makkah
  • Penilaian refleksi tertulis individu
  • Penilaian pemahaman melalui pertanyaan lisan di akhir pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman pengertian Fathu MakkahBelum dapat menjelaskan pengertian Fathu Makkah sama sekaliDapat menyebutkan Fathu Makkah tetapi belum tepat menjelaskan pengertiannyaDapat menjelaskan pengertian Fathu Makkah dengan benar tetapi masih memerlukan bantuanDapat menjelaskan pengertian Fathu Makkah dengan tepat, lengkap, dan mandiri
Pemahaman sebab-sebab Fathu MakkahBelum dapat menyebutkan sebab-sebab Fathu MakkahDapat menyebutkan 1 sebab Fathu Makkah tetapi belum tepatDapat menyebutkan 2-3 sebab Fathu Makkah dengan benar, termasuk pelanggaran Perjanjian HudaibiyahDapat menjelaskan sebab-sebab Fathu Makkah secara lengkap dan menghubungkannya dengan pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah secara runtut
Kolaborasi dalam kelompokTidak terlibat dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusiSesekali terlibat dalam diskusi tetapi kontribusi masih minimalAktif berdiskusi dan memberikan kontribusi dalam kelompokSangat aktif, memberikan ide, mendengarkan teman, dan membantu kelompok mencapai tujuan
Komunikasi dan presentasiTidak dapat menyampaikan hasil diskusi dengan jelasMenyampaikan hasil diskusi tetapi kurang jelas dan terstrukturMenyampaikan hasil diskusi dengan cukup jelas dan terstrukturMenyampaikan hasil diskusi dengan sangat jelas, terstruktur, dan percaya diri
Refleksi dan pengambilan nilaiBelum dapat menuliskan refleksi atau mengambil hikmah dari peristiwa Fathu MakkahMenuliskan refleksi tetapi belum menghubungkan dengan kehidupan sehari-hariMenuliskan refleksi dan dapat menghubungkan dengan 1-2 contoh kehidupan sehari-hariMenuliskan refleksi mendalam dan dapat menghubungkan nilai-nilai Fathu Makkah dengan berbagai aspek kehidupan sehari-hari secara konkret

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dan mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam pembelajaran?
  • Apa yang akan saya ubah atau pertahankan untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah saya pahami tentang Fathu Makkah hari ini?
  • Apa bagian yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang masih membuat saya bingung atau ingin saya pelajari lebih lanjut?
  • Nilai apa dari peristiwa Fathu Makkah yang bisa saya terapkan di kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5, Kemendikbudristek 2021
  2. Al-Qur'an dan Terjemahnya, Kementerian Agama RI
  3. Video pembelajaran tentang Fathu Makkah dari YouTube atau sumber edukatif lainnya
  4. Gambar Kakbah dan peta perjalanan dakwah Rasulullah saw.
  5. Kertas buram/kertas bekas untuk membuat mind mapping
  6. Spidol warna dan alat tulis
  7. Lembar kerja (worksheet) diskusi kelompok
  8. www.qurano.com untuk referensi tambahan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.