Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Makna Hadiah dan Dalil Al-Qur'an tentang Berbagi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Makna Hadiah dan Dalil Al-Qur'an tentang Berbagi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Makna Hadiah dan Dalil Al-Qur'an tentang Berbagi

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Makna Hadiah dan Dalil Al-Qur'an tentang Berbagi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMakna Hadiah dan Dalil Al-Qur'an tentang Berbagi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan makna hadiah beserta ketentuannya sebagai salah satu bentuk berbagi dalam Islam dengan benar
  2. Murid dapat menyebutkan dalil ayat Al-Qur'an dan hadis yang berkaitan dengan zakat, infak, sedekah, dan hadiah serta menjelaskan kandungannya dengan benar
  3. Murid dapat membedakan hadiah dengan zakat, infak, dan sedekah melalui contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memberikan hadiah kepada teman atau keluarga? Bagaimana perasaan kalian saat memberikan hadiah?
  2. Menurut kalian, apakah ada perbedaan antara hadiah dengan sedekah? Apa bedanya?
  3. Dalam Islam, apakah ada dalil yang menganjurkan kita untuk saling memberi hadiah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran murid dan kesiapan belajar
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid memberi atau menerima hadiah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari hadiah sebagai bentuk berbagi
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menayangkan video pendek atau gambar tentang tradisi saling memberi hadiah dalam masyarakat Islam
  • Murid mengamati dan mencatat hal-hal menarik dari tayangan tersebut
  • Guru menjelaskan makna hadiah dalam Islam: pemberian yang diberikan dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan untuk mempererat tali silaturahmi
  • Murid membaca teks tentang ketentuan hadiah: boleh diberikan kepada siapa saja (muslim/non-muslim), tidak ada syarat jumlah tertentu, dan tidak ada waktu khusus
  • Guru membacakan dalil Al-Qur'an QS. Al-Baqarah ayat 267 dan hadis Nabi tentang saling memberi hadiah (HR. Bukhari)
  • Murid mendengarkan penjelasan kandungan ayat dan hadis: anjuran memberi dari yang baik dan hadiah menumbuhkan kasih sayang
  • Guru memfasilitasi tanya jawab untuk memastikan pemahaman murid tentang makna hadiah dan dalilnya
  • Murid berdiskusi kelompok (4-5 orang) membandingkan hadiah dengan zakat, infak, dan sedekah menggunakan tabel perbandingan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok mendapat kartu skenario berisi situasi kehidupan nyata (contoh: ulang tahun teman, lebaran, kunjungan ke tetangga sakit)
  • Murid menganalisis: apakah situasi tersebut lebih tepat memberi hadiah, sedekah, atau infak, lengkap dengan alasannya
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan dan menambahkan dalil Al-Qur'an atau hadis yang mendukung
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap hasil diskusi
  • Murid secara individu membuat rencana konkret: kapan dan kepada siapa mereka akan memberi hadiah dalam seminggu ke depan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk merefleksi pembelajaran dengan pertanyaan: Apa yang kalian pahami tentang hadiah hari ini? Apa manfaatnya bagi kehidupan kalian?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di jurnal belajar: pengalaman belajar hari ini dan komitmen menerapkan budaya memberi hadiah
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksinya secara sukarela
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi dan pemahaman murid
  • Murid menghubungkan pembelajaran hari ini dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila: beriman, bernalar kritis, dan berkomunikasi dengan baik

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: makna hadiah, ketentuannya, dan dalil Al-Qur'an serta hadis tentang berbagi
  • Guru melakukan asesmen akhir melalui kuis lisan atau tertulis singkat
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk mempraktikkan memberi hadiah dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan teks dalil tambahan untuk dianalisis kandungannya. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan teks dengan bahasa yang lebih sederhana dan ilustrasi visual yang lebih banyak
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung mengerjakan analisis skenario secara mandiri lalu membantu teman kelompoknya. Murid yang membutuhkan bimbingan mendapat scaffolding dari guru melalui pertanyaan terpandu dan contoh konkret
  • Produk: Murid yang cepat membuat poster digital atau infografis tentang perbedaan zakat, infak, sedekah, dan hadiah. Murid yang membutuhkan dukungan membuat tabel perbandingan sederhana atau mind map dengan panduan guru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah memberi hadiah? Kepada siapa? Kapan?
  • Guru mencatat respon murid untuk memahami pengalaman awal dan tingkat pemahaman mereka tentang konsep hadiah

Proses:

  • Observasi aktivitas diskusi kelompok: keaktifan, kemampuan menganalisis, dan kolaborasi
  • Checklist pemahaman: apakah murid dapat membedakan hadiah dengan sedekah/infak/zakat
  • Tanya jawab singkat di setiap tahap pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik sederhana

Akhir:

  • Kuis singkat (5 soal pilihan ganda dan 2 uraian) tentang makna hadiah, ketentuannya, dan dalil Al-Qur'an/hadis
  • Penilaian jurnal refleksi murid
  • Evaluasi rencana konkret murid untuk memberi hadiah (kelayakan dan kesesuaian dengan nilai Islam)

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan memahami dalil
  • Penilaian hasil analisis skenario kelompok
  • Pemantauan jurnal refleksi murid

Sumatif:

  • Kuis tertulis tentang makna hadiah dan ketentuannya
  • Tes lisan menyebutkan dan menjelaskan dalil Al-Qur'an dan hadis tentang berbagi
  • Penilaian produk: tabel perbandingan atau poster tentang perbedaan zakat, infak, sedekah, dan hadiah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman makna hadiah dan ketentuannyaBelum dapat menjelaskan makna hadiah atau masih mencampuradukkan dengan sedekahDapat menjelaskan makna hadiah tetapi belum lengkap menyebutkan ketentuannyaDapat menjelaskan makna hadiah dan sebagian besar ketentuannya dengan benarDapat menjelaskan makna hadiah beserta semua ketentuannya dengan lengkap dan memberikan contoh konkret
Kemampuan menyebutkan dan menjelaskan dalilBelum dapat menyebutkan dalil Al-Qur'an atau hadis tentang berbagiDapat menyebutkan satu dalil tetapi belum dapat menjelaskan kandungannyaDapat menyebutkan dalil Al-Qur'an dan hadis serta menjelaskan kandungannya secara sederhanaDapat menyebutkan dalil Al-Qur'an dan hadis, menjelaskan kandungannya dengan detail, dan mengaitkan dengan kehidupan nyata
Kemampuan membedakan hadiah dengan zakat, infak, dan sedekahBelum dapat membedakan keempat konsep tersebutDapat menyebutkan perbedaan tetapi masih terbatas pada satu aspek sajaDapat membedakan dengan menyebutkan beberapa aspek perbedaan dengan tepatDapat membedakan dengan jelas semua aspek (tujuan, penerima, waktu, syarat) dan memberikan contoh konkret untuk masing-masing
Kolaborasi dalam diskusi kelompokPasif dalam diskusi dan tidak berkontribusiMengikuti diskusi tetapi kontribusi masih minimalAktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan menghargai pendapat temanSangat aktif, memfasilitasi diskusi, membantu teman memahami materi, dan mampu menyimpulkan hasil diskusi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah strategi pembelajaran (diskusi kelompok, analisis skenario) efektif untuk semua murid?
  • Diferensiasi apa yang perlu ditambahkan untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Apakah aku sudah memahami perbedaan hadiah dengan sedekah, infak, dan zakat?
  • Bagaimana aku akan menerapkan budaya memberi hadiah dalam kehidupanku?
  • Apa yang masih membuatku bingung dan ingin aku tanyakan lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V Kemendikbud RI tahun 2021
  2. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI (QS. Al-Baqarah: 267)
  3. Kumpulan Hadis Shahih Bukhari tentang hadiah
  4. Video pendek tentang tradisi memberi hadiah dalam Islam (YouTube)
  5. Kartu skenario situasi kehidupan nyata
  6. Lembar kerja tabel perbandingan zakat, infak, sedekah, dan hadiah
  7. Jurnal refleksi murid
  8. www.quran.com untuk akses ayat dan terjemahan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.