MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Membiasakan Perilaku Terpuji sebagai Anak Saleh: Toleransi dan Kepemimpinan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Membiasakan Perilaku Terpuji sebagai Anak Saleh: Toleransi dan Kepemimpinan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menampilkan contoh perilaku toleransi dan saling menghormati terhadap teman, tetangga, dan non-Muslim sebagai wujud akhlak anak saleh dengan benar
- Murid dapat meyakini bahwa membiasakan perilaku terpuji (saling menghargai dan amanah) merupakan implementasi keimanan seorang anak saleh dengan benar
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana perasaan kalian ketika ada teman yang berbeda pendapat atau keyakinan dengan kalian?
- Mengapa seorang anak saleh harus bersikap toleran dan menghormati orang lain meskipun berbeda?
- Apa hubungan antara sikap saling menghargai dengan keimanan kita kepada Allah SWT?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan membimbing murid berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru melakukan ice breaking singkat dengan permainan 'Tepuk Toleransi' untuk membangun suasana menyenangkan
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang toleransi dan saling menghormati sebagai wujud akhlak anak saleh
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah berteman dengan orang yang berbeda agama atau suku?' dan 'Bagaimana kalian memperlakukan mereka?'
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa seorang anak saleh harus bersikap toleran meskipun berbeda?'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan video singkat atau gambar tentang keberagaman di Indonesia (berbagai agama, suku, budaya)
- Murid mengamati dan mencatat hal-hal yang mereka lihat terkait perbedaan dalam video/gambar
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang kalian lihat dari video ini? Apakah semua orang sama?'
- Guru menjelaskan konsep toleransi dan saling menghormati dengan bahasa sederhana dan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari
- Guru mengaitkan sikap toleransi dengan ajaran Islam: Allah SWT menciptakan manusia berbeda-beda agar saling mengenal (QS. Al-Hujurat: 13)
- Murid membaca bersama contoh perilaku toleransi dari buku siswa: menghormati tetangga yang berbeda agama, tidak mengejek teman yang berbeda, bermain bersama tanpa membeda-bedakan
- Guru memberikan penekanan bahwa toleransi adalah bagian dari akhlak anak saleh dan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang per kelompok)
- Setiap kelompok mendapat kartu skenario yang berisi situasi kehidupan nyata, misalnya: 'Temanmu yang non-Muslim sedang merayakan hari besarnya, apa yang akan kamu lakukan?', 'Ada tetangga baru yang berbeda agama pindah ke rumah sebelah, bagaimana sikapmu?', 'Teman sekelasmu yang berbeda suku diejek oleh teman lain, apa yang akan kamu lakukan?'
- Kelompok berdiskusi dan menuliskan contoh perilaku toleransi yang tepat untuk situasi mereka di kertas plano
- Kelompok membuat role play singkat (2-3 menit) yang menunjukkan perilaku toleransi dalam situasi tersebut
- Setiap kelompok mempresentasikan role play mereka di depan kelas
- Kelompok lain memberikan apresiasi dan tanggapan konstruktif
- Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap perilaku toleransi yang ditampilkan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid untuk duduk tenang dan melakukan refleksi pribadi
- Murid menuliskan refleksi di buku catatan mereka dengan panduan pertanyaan: 'Apa yang aku pelajari hari ini tentang toleransi?', 'Bagaimana aku akan menerapkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari?', 'Mengapa toleransi penting bagi seorang anak saleh?'
- Beberapa murid secara sukarela berbagi refleksi mereka
- Guru menghubungkan refleksi murid dengan keimanan: toleransi adalah bukti kita mengimani Allah sebagai Pencipta yang menciptakan keberagaman
- Guru mengajak murid membuat komitmen pribadi: menulis satu tindakan konkret yang akan dilakukan minggu ini untuk menunjukkan toleransi
- Murid menempelkan komitmen mereka di 'Pohon Toleransi' di kelas sebagai pengingat
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan pertanyaan lisan: 'Sebutkan 3 contoh perilaku toleransi yang bisa kalian lakukan!', 'Mengapa toleransi penting bagi anak saleh?'
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: toleransi dan saling menghormati adalah akhlak mulia yang diperintahkan Allah, dan merupakan wujud keimanan anak saleh
- Guru memberikan penguatan positif kepada semua murid atas partisipasi mereka
- Guru memberikan tugas rumah: mengamati dan mencatat 3 contoh perilaku toleransi yang mereka temukan di lingkungan rumah
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberikan artikel sederhana tentang tokoh Muslim yang mencontohkan toleransi (misalnya Rasulullah SAW). Murid yang lambat diberikan gambar ilustrasi konkret dengan keterangan singkat.
- Proses: Murid yang cepat diminta memimpin diskusi kelompok dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat didampingi lebih intensif oleh guru saat kegiatan kelompok dan diberikan scaffolding berupa pertanyaan pemandu.
- Produk: Murid yang cepat membuat poster kreatif tentang toleransi dengan tulisan dan gambar. Murid yang lambat cukup menuliskan 3-5 poin perilaku toleransi dengan gambar sederhana atau stiker.
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengalaman murid berteman dengan orang yang berbeda
- Mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang toleransi melalui pertanyaan spontan
Proses:- Observasi partisipasi dalam diskusi kelompok
- Penilaian role play: penerapan konsep toleransi dalam situasi konkret
- Tanya jawab selama kegiatan Memahami dan Mengaplikasi
- Pengamatan sikap dan interaksi murid saat kerja kelompok
Akhir:- Pertanyaan lisan di kegiatan Penutup: kemampuan menyebutkan contoh perilaku toleransi
- Penilaian refleksi tertulis: kedalaman pemahaman dan kaitan dengan keimanan
- Penilaian komitmen pribadi yang ditempel di Pohon Toleransi
- Tugas rumah: observasi perilaku toleransi di lingkungan
Formatif:- Observasi saat diskusi kelompok: partisipasi, kerja sama, pemahaman konsep
- Penilaian role play: kesesuaian dengan situasi, penerapan nilai toleransi
- Tanya jawab selama pembelajaran
Sumatif:- Penilaian refleksi tertulis: pemahaman konsep, kemampuan mengaitkan dengan keimanan
- Penilaian komitmen pribadi: spesifik, realistis, relevan
- Penilaian tugas rumah: observasi perilaku toleransi di lingkungan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman konsep toleransi dan saling menghormati | Belum dapat menjelaskan makna toleransi dan tidak dapat memberikan contoh | Dapat menjelaskan toleransi dengan bantuan guru namun contoh belum tepat | Dapat menjelaskan toleransi dan memberikan 1-2 contoh yang tepat | Dapat menjelaskan toleransi dengan jelas dan memberikan 3 atau lebih contoh yang tepat dan beragam | | Menampilkan perilaku toleransi dalam role play | Tidak menunjukkan perilaku toleransi dalam role play | Menunjukkan perilaku toleransi namun masih kaku dan tidak natural | Menunjukkan perilaku toleransi dengan cukup baik dan sesuai situasi | Menunjukkan perilaku toleransi dengan sangat baik, natural, dan memberikan contoh yang inspiratif | | Mengaitkan toleransi dengan keimanan | Belum dapat mengaitkan toleransi dengan keimanan | Menyebutkan kaitan namun penjelasan masih sangat sederhana dan perlu bimbingan | Dapat menjelaskan bahwa toleransi adalah bagian dari akhlak anak saleh | Dapat menjelaskan dengan jelas bahwa toleransi adalah implementasi keimanan dan bagian dari ketakwaan kepada Allah SWT | | Kolaborasi dalam kelompok | Tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok | Berpartisipasi namun masih pasif dan jarang memberikan kontribusi | Berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi dalam diskusi kelompok | Berpartisipasi sangat aktif, membantu teman, dan memimpin diskusi dengan baik | | Refleksi dan komitmen | Belum dapat merefleksikan pembelajaran atau membuat komitmen | Membuat refleksi dan komitmen namun masih sangat umum dan tidak spesifik | Membuat refleksi yang menunjukkan pemahaman dan komitmen yang cukup spesifik | Membuat refleksi mendalam yang menunjukkan kesadaran diri dan komitmen yang spesifik, realistis, dan bermakna |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami konsep toleransi dengan baik?
- Metode pembelajaran mana yang paling efektif untuk mengajarkan nilai toleransi?
- Apakah kegiatan role play berhasil membuat murid menginternalisasi nilai toleransi?
- Bagaimana cara saya meningkatkan pembelajaran agar lebih bermakna dan menggembirakan?
- Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari tentang toleransi?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan sikap toleransi di kehidupan sehari-hari?
- Apakah ada hal yang masih belum kamu pahami tentang toleransi?
- Bagaimana toleransi dapat membuatmu menjadi anak saleh yang lebih baik?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI 2021
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI 2021
- Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI (QS. Al-Hujurat: 13)
- Video pembelajaran tentang keberagaman di Indonesia dari YouTube atau media digital
- Kartu skenario situasi kehidupan sehari-hari (dibuat guru)
- Kertas plano, spidol warna, dan alat tulis
- Pohon Toleransi (media visual di kelas untuk menempel komitmen murid)
- Gambar ilustrasi tentang perilaku toleransi
|