MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bab 3 — Aku Anak Saleh INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Aku Anak Saleh |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 35 menit = 350 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 5.3.1 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam kehidupan sehari-hari
- TP 5.3.2 Menerapkan akhlak terhadap teman berupa sikap saling menghargai
- TP 5.3.3 Menerapkan akhlak terhadap tetangga berupa sikap saling menghormati dan tolong-menolong
- TP 5.3.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim melalui sikap toleransi dalam keberagaman
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa Rasulullah saw. mengajarkan kita untuk mencintai teman seperti mencintai diri sendiri?
- Apa pesan pokok hadis riwayat al-Bukhari tentang tanda kesempurnaan iman seseorang terkait hubungannya dengan sesama?
- Apa yang biasanya kamu lakukan ketika temanmu memiliki pendapat atau kegemaran yang berbeda denganmu?
- Mengapa kita harus saling menghargai antarteman di kelas dan di sekolah?
- Apa yang harus kita lakukan jika tetangga dekat rumah kita sedang tertimpa musibah atau membutuhkan bantuan?
- Bagaimana sikap kita ketika melihat tetangga atau teman yang berbeda agama sedang menjalankan ibadahnya?
- Bagaimana pesan hadis Rasulullah Saw. membimbing kita saat berinteraksi dan berbuat baik kepada teman sehari-hari?
- Sikap apa yang harus kita tunjukkan ketika hidup berdampingan dengan tetangga dan masyarakat yang berbeda agama?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menjelaskan Hadis tentang Berbuat Baik kepada Teman dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.3.1 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam kehidupan sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, memandu doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan isi dan pesan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam kehidupan sehari-hari (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan: 'Siapa yang tahu arti hadis: Laa yu'minu ahadukum hattaa yuhibba li-akhiihi maa yuhibbu linafsihi?' Murid yang menjawab dicatat tingkat kesiapannya (acuan: hadis riwayat Bukhari & Muslim yang artinya 'Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri') (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menyajikan teks hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim di papan tulis: 'Laa yu'minu ahadukum hattaa yuhibba li-akhiihi maa yuhibbu linafsihi' beserta terjemahannya, lalu murid mencermati dan membaca bersama maknanya secara terpandu (10 menit).
- Murid menyimak penjelasan mendalam guru mengenai 3 pesan pokok hadis: (1) bukti kesempurnaan iman tercermin dari perlakuan baik kepada teman, (2) larangan bersikap egois atau merugikan teman, (3) membiasakan berbagi kebaikan dan saling tolong-menolong sebagaimana kita ingin diperlakukan baik oleh teman (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi berpasangan untuk memainkan tantangan interaktif 'Cocok Kartu Hadis & Perilaku Sehari-hari': setiap pasangan mencocokkan 4 kartu situasi nyata dengan penjelasan pesan hadis yang sesuai: Kartu 1: 'Meminjamkan pensil cadangan saat teman lupa membawa' -> Penjelasan 1: Mencintai teman dengan saling membantu kebutuhan belajarnya; Kartu 2: 'Tidak menyela saat teman sedang berbicara' -> Penjelasan 2: Menghargai teman sebagaimana kita ingin didengar; Kartu 3: 'Membela teman yang diejek dan menasihati pelaku ejekan' -> Penjelasan 3: Melindungi kehormatan teman seperti menjaga diri sendiri; Kartu 4: 'Membagi bekal makanan saat teman tidak membawa uang jajan' -> Penjelasan 4: Berbagi rezeki dan kebahagiaan sebagaimana menyayangi diri sendiri (acuan pasangan: Kartu 1-Penjelasan 1, Kartu 2-Penjelasan 2, Kartu 3-Penjelasan 3, Kartu 4-Penjelasan 4) (15 menit).
- Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja singkat untuk menjelaskan pesan pokok hadis berbuat baik kepada teman berdasarkan 3 pertanyaan terstruktur: (1) Siapakah perawi hadis tentang mencintai saudara/teman seperti diri sendiri? (acuan: H.R. Bukhari dan/atau Muslim), (2) Apa arti dari potongan lafal 'hattaa yuhibba li-akhiihi maa yuhibbu linafsihi'? (acuan: sampai ia mencintai saudaranya/temannya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri), (3) Jelaskan 2 contoh tindakan nyata berbuat baik kepada teman di kelas yang mencerminkan hadis tersebut! (kriteria penerimaan: menyebutkan 2 tindakan konkret positif terhadap teman seperti meminjamkan alat tulis, berbagi makanan, menolong saat jatuh, atau bertutur kata santun) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mendiskusikan temuan lembar kerja dan mengonfirmasi pemahaman tentang hubungan erat antara keimanan seseorang dengan perbuatannya kepada teman dalam keseharian (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik atas pengerjaan lembar kerja dan bersama murid merumuskan simpulan bahwa berbuat baik kepada teman adalah tuntunan iman (3 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam penutup tanpa rangkuman bab, mengingatkan materi berikutnya mengenai adab berteman (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu hadis yang dilengkapi penanda warna pada kata kunci, sedangkan murid cepat diberikan kartu hadis teks utuh.
- Proses: Murid cepat diminta menjelaskan kaitan pesan hadis dengan pencegahan perilaku perundungan secara mandiri, sedangkan murid yang lambat dibimbing guru dalam menelaah arti perkata.
- Produk: Semua murid menjelaskan pesan hadis pada lembar kerja terstruktur dengan tingkat kedalaman elaborasi penjelasan yang disesuaikan kesiapan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik: 'Sebutkan arti dan pesan dari hadis riwayat Bukhari-Muslim tentang mencintai saudara/teman!' (acuan jawaban: hadis menyatakan bahwa seseorang belum sempurna imannya hingga mencintai saudaranya/temannya seperti mencintai dirinya sendiri; mencerminkan ajaran berbuat baik dan tidak merugikan teman).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan menjodohkan 4 pasang kartu situasi dan penjelasan hadis saat kerja berpasangan (acuan pasangan: Kartu 1-Penjelasan 1, Kartu 2-Penjelasan 2, Kartu 3-Penjelasan 3, Kartu 4-Penjelasan 4).
- Pemeriksaan lembar kerja penjelasan hadis mencakup perawi, terjemahan pesan, dan contoh tindakan sehari-hari.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri di akhir kegiatan inti melalui lembar kerja berisi 3 pertanyaan: perawi hadis, arti pesan hadis, dan 2 contoh nyata perbuatan baik kepada teman sesuai hadis (acuan kunci: (1) H.R. Bukhari dan/atau Muslim; (2) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri; (3) 2 contoh konkret seperti meminjamkan alat tulis dan bertutur kata sopan).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik awal mengenai arti hadis
- Observasi aktivitas berpasangan mencocokkan kartu situasi dengan pesan hadis
- Penilaian lembar kerja penjelasan hadis berbuat baik kepada teman
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Hadis Berbuat Baik kepada Teman | Belum mampu menyebutkan arti maupun pesan hadis tentang berbuat baik kepada teman walau dibimbing. | Menjelaskan arti hadis secara sederhana namun belum tepat menguraikan pesan hadis dan contoh penerapannya. | Mampu menjelaskan pesan hadis tentang berbuat baik kepada teman secara tepat sesuai acuan (mencakup makna mencintai teman dan 2 contoh perbuatan sehari-hari). | Mampu menjelaskan makna hadis secara lengkap dan tepat mencakup perawi, terjemahan pesan pokok, serta menguraikan lebih dari 2 contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari secara runtut dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid aktif berpartisipasi dalam permainan mencocokkan kartu hadis?
- Apakah penjelasan mengenai kaitan iman dan perbuatan baik kepada teman sudah dipahami murid secara mendalam?
Murid:- Pelajaran apa yang kamu dapatkan dari hadis tentang berbuat baik kepada teman hari ini?
- Kebaikan apa yang akan kamu lakukan kepada temanmu setelah memahami hadis ini?
Pertemuan 2 — Menerapkan Akhlak terhadap Teman Berupa Sikap Saling Menghargai — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.3.2 Menerapkan akhlak terhadap teman berupa sikap saling menghargai
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menerapkan akhlak terhadap teman berupa sikap saling menghargai dalam interaksi sehari-hari (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid merespons secara lisan 2 studi kasus singkat tentang tindakan menghargai teman: (1) 'Temanmu membawa bekal makanan tradisional yang aromanya asing bagimu, sikap yang benar adalah...' (acuan jawaban tepat: tidak mengejek/mencela, membiarkan atau menghormati makanannya); (2) 'Saat bermain kelompok, temanmu mengusulkan permainan yang berbeda dengan pilihanmu, sikap yang benar adalah...' (acuan jawaban tepat: mendengarkan pendapatnya tanpa memotong, mencari kesepakatan bersama secara santun) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Guru memandu murid mencermati 4 bentuk konkret penerapan sikap saling menghargai teman di sekolah: (1) Menghargai perbedaan pendapat saat berdiskusi (tidak memotong atau mencela bicara teman); (2) Menghargai perbedaan ciri fisik atau asal daerah (tidak memberi julukan buruk/mengejek); (3) Menghargai hak milik teman (meminta izin sebelum meminjam barang dan merawatnya); (4) Menghargai hasil karya atau kemampuan teman (memberi apresiasi dan tidak meremehkan) (10 menit).
- Murid berpasangan mengidentifikasi mana perilaku saling menghargai dan yang bukan menghargai berdasarkan 4 kartu situasi berikut: Kartu A 'Menertawakan teman yang terpeleset saat berjalan' (acuan: bukan menghargai); Kartu B 'Mendengarkan sampai selesai ketika teman menyampaikan usulan kelompok' (acuan: menghargai); Kartu C 'Mengembalikan pensil pinjaman tepat waktu dan mengucapkan terima kasih' (acuan: menghargai); Kartu D 'Memanggil teman dengan sebutan fisik yang tidak disukainya' (acuan: bukan menghargai) (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menyelenggarakan aktivitas interaktif 'Tantangan Praktik Sahabat Saleh': setiap kelompok beranggotakan 4 murid menerima Lembar Skenario Penerapan Akhlak yang memuat 4 situasi nyata interaksi antarteman: Skenario 1 'Teman berbeda suku berbicara dengan logat daerahnya di kelas'; Skenario 2 'Teman kalah dalam perlombaan lari di jam olahraga'; Skenario 3 'Teman lupa membawa pensil warna saat tugas menggambar kelompok'; Skenario 4 'Teman memiliki kegemaran membaca buku cerita saat jam istirahat sementara kamu ingin bermain bola' (5 menit).
- Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan tindakan penerapan sikap saling menghargai untuk keempat skenario tersebut pada lembar kerja (acuan tindakan benar: Skenario 1 = mendengarkan dengan ramah tanpa menertawakan atau menirukan logat untuk mengejek; Skenario 2 = memberi semangat dan ucapan simpati tanpa mencemooh kekalahannya; Skenario 3 = meminjamkan pensil warna secara sukarela dengan sopan; Skenario 4 = menghormati pilihannya untuk membaca tanpa memaksa ikut bermain bola) (15 menit).
- Setiap kelompok memainkan peran singkat (role play) memperagakan 1 skenario terpilih yang menunjukkan tindakan penerapan saling menghargai secara konkret di depan teman sekelasnya (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara mandiri menuliskan pada selembar kertas memo: satu komitmen konkret akhlak saling menghargai yang akan langsung ia terapkan kepada teman sebangkunya hari ini (misalnya: tidak meminjam penghapus tanpa izin, mendengarkan saat dia berbicara) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap komitmen murid dan mengingatkan bahwa menghargai teman adalah bukti keimanan seorang muslim (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan 4 contoh penerapan akhlak saling menghargai terhadap teman dalam pergaulan sehari-hari (3 menit).
- Guru menyampaikan agenda pembelajaran untuk pertemuan berikutnya tentang akhlak terhadap tetangga dan toleransi, kemudian menutup pembelajaran dengan doa penutup majelis dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan bergambar yang memuat pilihan tindakan santun; murid yang berpencapaian tinggi diberikan skenario interaksi yang memuat situasi konflik perbedaan pendapat yang lebih kompleks.
- Proses: Pada aktivitas kelompok, murid yang belum lancar mengemukakan tindakan didampingi guru dengan pertanyaan penuntun, sedangkan murid yang mahir memimpin peragaan peran kelompoknya.
- Produk: Penerapan akhlak pada skenario dapat dituangkan dalam bentuk tulisan tindakan poin per poin atau dialog percakapan singkat.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik 2 situasi pergaulan teman: (1) Tindakan saat teman membawa bekal beraroma asing (acuan: tidak mengejek/mencela, membiarkan dan menghormati); (2) Tindakan saat usulan bermain berbeda (acuan: mendengarkan tanpa memotong, bermusyawarah mencari kesepakatan secara santun).
Proses:- Observasi peragaan dan lembar kerja kelompok pada 4 skenario penerapan sikap saling menghargai (Skenario 1: tidak mengejek logat daerah; Skenario 2: memberi semangat saat kalah lomba; Skenario 3: meminjamkan alat tulis dengan ramah; Skenario 4: menghormati pilihan teman tanpa memaksa).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman tertulis reflektif: murid menuliskan 1 tindakan konkret penerapan menghargai teman sebangku sesuai kriteria penerimaan operasional: tindakan berfokus pada interaksi langsung dengan teman, memuat sikap menghargai hak/pendapat/kondisi teman, dan dapat dilaksanakan hari ini.
Formatif:- Penilaian kinerja unjuk kerja simulasi/peragaan penerapan akhlak saling menghargai terhadap teman
- Pemeriksaan lembar kerja pemecahan 4 skenario penerapan sikap saling menghargai
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Akhlak Saling Menghargai terhadap Teman pada Skenario Pergaulan | Belum mampu menentukan tindakan penerapan sikap saling menghargai terhadap teman (0-1 dari 4 skenario tepat sesuai acuan tindakan santun). | Mampu menentukan tindakan penerapan sikap saling menghargai terhadap teman secara tepat pada 2 dari 4 skenario dengan bimbingan guru. | Mampu menentukan dan memperagakan tindakan penerapan sikap saling menghargai terhadap teman secara tepat pada minimal 3 dari 4 skenario secara mandiri. | Mampu menentukan dan memperagakan tindakan penerapan sikap saling menghargai terhadap teman secara tepat pada seluruh (4 dari 4) skenario secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas bermain peran efektif membantu murid mempraktikkan sikap saling menghargai antarteman secara konkret?
- Bagaimana keterlibatan murid yang pemalu dalam memperagakan tindakan saling menghargai pada kelompoknya?
Murid:- Sikap menghargai apa yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu lakukan kepada temanmu di kelas?
- Bagaimana perasaanmu ketika temanmu mendengarkan dan menghargai pendapatmu saat belajar bersama?
Pertemuan 3 — Menerapkan Akhlak terhadap Tetangga Berupa Sikap Saling Menghormati dan Tolong-Menolong serta Akhlak terhadap Non-Muslim melalui Sikap Toleransi dalam Keberagaman — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.3.3 Menerapkan akhlak terhadap tetangga berupa sikap saling menghormati dan tolong-menolong
- TP 5.3.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim melalui sikap toleransi dalam keberagaman
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas agar siap belajar (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menerapkan sikap saling menghormati dan tolong-menolong kepada tetangga, serta menerapkan sikap toleransi kepada non-muslim dalam kehidupan sehari-hari (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang 3 situasi pergaulan: (1) Tetangga membagikan makanan, (2) Tetangga non-muslim sedang merayakan hari raya agamanya, (3) Tetangga yang sedang sakit membutuhkan pertolongan. Murid merespons tindakan yang tepat (acuan: (1) Menerima dengan santun dan berterima kasih; (2) Menghormati ketenangan ibadahnya tanpa mengganggu; (3) Menjenguk atau membantu sesuai kemampuan) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati tayangan/bacaan tentang adab bertetangga (saling menyapa, tidak mengganggu, tolong-menolong saat butuh) dan toleransi kepada non-muslim (tidak mencela sesembahan, tidak memaksa keyakinan, berteman rukun dalam urusan kemasyarakatan) (10 menit).
- Murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) berdiskusi untuk menganalisis 4 studi kasus berikut: Kasus A (tetangga meminjam tangga untuk membetulkan atap), Kasus B (tetangga memutar musik sangat keras saat ada tetangga lain istirahat), Kasus C (tetangga non-muslim mengadakan ibadah di rumahnya), Kasus D (teman sekelas non-muslim lupa membawa bekal makan siang saat jam istirahat). Murid menentukan wujud penerapan akhlak yang tepat untuk masing-masing kasus (acuan: Kasus A = menolong meminjamkan alat; Kasus B = menegur dengan sopan atau mengecilkan volume suara demi menghormati hak istirahat tetangga; Kasus C = menjaga suasana lingkungan tetap tenang/toleransi; Kasus D = berbagi bekal makanan yang halal/tolong-menolong) (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid memainkan permainan kartu tantangan aplikasi 'Aku Peduli Sesama' secara berpasangan. Setiap pasangan mengambil 4 kartu skenario nyata berikut dan menuliskan tindakan akhlak penerapannya pada lembar kerja: Skenario 1: 'Pagar rumah tetangga roboh karena tertimpa ranting pohon'; Skenario 2: 'Tetangga non-muslim sedang membersihkan tempat ibadahnya di hari libur'; Skenario 3: 'Tetangga sebelah rumah sedang sakit demam dan tinggal sendirian'; Skenario 4: 'Tetangga berbeda agama menyapa dan mengucapkan salam umum saat berpapasan di jalan' (acuan tindakan: Skenario 1 = bergotong royong membantu membersihkan dan mengangkat ranting; Skenario 2 = menghargai kegiatannya dan tidak mengganggu jalannya ibadah/kebersihan; Skenario 3 = menjenguk, menawarkan bantuan obat/makanan, atau melaporkan ke pengurus lingkungan; Skenario 4 = membalas sapaan dengan ramah dan tersenyum) (20 menit).
- Setiap kelompok menyimulasikan/memperagakan langsung salah satu skenario penerapan akhlak di hadapan kelompok lain: 2 kelompok memperagakan tolong-menolong/menghormati tetangga (membantu tetangga tertimpa musibah/menjaga ketenangan) dan 2 kelompok memperagakan toleransi kepada non-muslim (menjaga ketenangan saat ibadah tetangga non-muslim/berbagi dalam urusan sosial). Guru memberikan konfirmasi dan umpan balik langsung (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid secara mandiri mengisi lembar jurnal refleksi diri berisi 3 pertanyaan komitmen penerapan akhlak: (1) 'Tindakan tolong-menolong apa yang pernah atau akan segera aku lakukan untuk tetangga dekat rumahku?', (2) 'Bagaimana caraku bersikap jika temanku berbeda agama?', (3) 'Mengapa kita harus rukun dengan tetangga non-muslim?' (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan intisari pembelajaran tentang pentingnya menjaga hak tetangga melalui sikap saling menghormati dan tolong-menolong, serta mewujudkan toleransi kepada non-muslim dalam kehidupan bermasyarakat (5 menit).
- Guru membagikan lembar cek pemahaman akhir berisi 4 butir pernyataan benar/salah beserta pembahasannya singkat (5 menit).
- Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya (Asesmen Sumatif Bab 3) dan menutup kelas dengan doa serta salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu skenario bergambar dengan panduan opsi tindakan, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan skenario kasus kemasyarakatan yang lebih kompleks tanpa opsi petunjuk.
- Proses: Pada kegiatan simulasi, murid yang mandiri langsung bermain peran secara spontan berdasarkan skenario, sementara murid yang masih ragu didampingi guru dalam merancang dialog interaksi tolong-menolong dan toleransi.
- Produk: Murid dapat menuangkan rencana penerapan akhlak bertetangga dan toleransi dalam bentuk poin tindakan tertulis pada kartu jurnal atau lembar komitmen bergambar.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik pada awal pendahuluan memetakan kesiapan murid terkait 3 situasi pergaulan: (1) Tetangga membagikan makanan -> acuan respon: menerima dengan ramah dan mengucap terima kasih; (2) Tetangga non-muslim sedang beribadah -> acuan respon: menjaga ketenangan dan tidak mengganggu; (3) Tetangga sakit -> acuan respon: menjenguk dan menawarkan bantuan.
Proses:- Observasi kinerja diskusi kelompok dan lembar kerja pengerjaan 4 kartu skenario: (1) Pagar tetangga roboh (acuan: gotong royong membantu membersihkan/memperbaiki); (2) Tetangga non-muslim bersih tempat ibadah (acuan: menghargai tanpa mengganggu); (3) Tetangga sakit tinggal sendiri (acuan: menjenguk/membawakan makanan); (4) Tetangga non-muslim menyapa (acuan: membalas ramah dan sopan). Kriteria: tepat menentukan minimal 3 dari 4 tindakan akhlak aplikatif.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir berupa lembar ceklis 4 butir pernyataan Benar (B) / Salah (S): (1) 'Kita hanya wajib menolong tetangga yang seagama saja' -> acuan: S; (2) 'Membuat kegaduhan saat tetangga non-muslim sedang beribadah bertentangan dengan ajaran Islam' -> acuan: B; (3) 'Membalas sapaan tetangga dengan senyum dan ramah adalah wujud saling menghormati' -> acuan: B; (4) 'Menjenguk tetangga yang sakit merupakan salah satu hak tetangga dan akhlak tolong-menolong' -> acuan: B. Kriteria: minimal 3 dari 4 jawaban benar.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja simulasi penerapan akhlak terhadap tetangga dan toleransi terhadap non-muslim menggunakan rubrik observasi
- Pemeriksaan lembar kerja permainan kartu tantangan skenario penerapan akhlak
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penerapan Akhlak terhadap Tetangga (Saling Menghormati dan Tolong-Menolong) | Belum mampu menentukan tindakan saling menghormati atau tolong-menolong terhadap tetangga sesuai skenario yang diberikan. | Mampu menentukan tindakan saling menghormati atau tolong-menolong terhadap tetangga pada 1 skenario dengan bimbingan guru. | Mampu menerapkan tindakan saling menghormati dan tolong-menolong terhadap tetangga secara tepat pada minimal 2 skenario secara mandiri. | Mampu menerapkan tindakan saling menghormati dan tolong-menolong terhadap tetangga secara tepat pada seluruh skenario secara mandiri dan konsisten. | | Penerapan Akhlak terhadap Non-Muslim (Sikap Toleransi dalam Keberagaman) | Belum mampu menentukan wujud sikap toleransi terhadap non-muslim sesuai skenario keberagaman. | Mampu menentukan wujud sikap toleransi terhadap non-muslim pada 1 skenario dengan bantuan dan arahan guru. | Mampu menerapkan wujud sikap toleransi terhadap non-muslim secara tepat pada minimal 2 skenario keberagaman secara mandiri. | Mampu menerapkan wujud sikap toleransi terhadap non-muslim secara tepat pada seluruh skenario keberagaman secara mandiri dan konsisten. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid aktif terlibat dalam kegiatan simulasi dan diskusi skenario penerapan akhlak bertetangga dan toleransi?
- Apakah skenario yang disajikan cukup kontekstual dan dekat dengan lingkungan tempat tinggal murid?
Murid:- Apa tindakan baru yang akan kamu lakukan kepada tetanggamu setelah mempelajari pelajaran hari ini?
- Bagaimana perasaanmu ketika dapat bersikap rukun dan menghormati tetangga atau teman yang berbeda keyakinan?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 5.3.1 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam kehidupan sehari-hari
- TP 5.3.2 Menerapkan akhlak terhadap teman berupa sikap saling menghargai
- TP 5.3.3 Menerapkan akhlak terhadap tetangga berupa sikap saling menghormati dan tolong-menolong
- TP 5.3.4 Menerapkan akhlak terhadap non-muslim melalui sikap toleransi dalam keberagaman
Pendahuluan:- Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, memeriksa kesiapan 28 murid, serta menata ruang kelas menjadi area kerja tertulis mandiri dan meja penilaian lisan (5 menit).
- Guru menyampaikan tata tertib asesmen sumatif Bab 3 secara berkesadaran, bahwa penilaian terdiri atas pengerjaan lembar kerja tertulis serentak (refleksi akhlak tetangga dan studi kasus toleransi non-muslim) serta tes lisan bergiliran di meja guru (penjelasan hadis dan peragaan sikap menghargai teman) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Sumatif Bab 3 kepada seluruh 28 murid dan menjelaskan petunjuk pengerjaan bagian refleksi diri dan 3 butir studi kasus toleransi (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh 28 murid secara mandiri dan serentak mengerjakan Lembar Kerja Sumatif yang memuat: (a) Refleksi penerapan akhlak kepada tetangga: menuliskan pengalaman nyata menghormati tetangga (kriteria: tidak membuat kegaduhan/menyapa santun) dan tolong-menolong (kriteria: menjenguk sakit/berbagi makanan/membantu saat hajatan atau musibah); (b) Penyelesaian 3 butir studi kasus toleransi non-muslim. Teks butir soal: Butir 1. 'Tetangga non-muslim sedang merayakan hari raya keagamaannya di rumah mereka, apa sikapmu?' (kunci acuan: tidak mengganggu jalannya ibadah/menjaga ketenangan di sekitar rumahnya); Butir 2. 'Seorang teman sekelas berbeda agama terpeleset jatuh dan buku-bukunya berserakan di lorong sekolah, apa yang kamu lakukan?' (kunci acuan: segera menolong membantunya berdiri dan merapikan buku tanpa memandang agamanya); Butir 3. 'Warga lingkungan mengadakan kerja bakti membersihkan selokan bersama warga lintas agama, bagaimana sikapmu?' (kunci acuan: ikut serta bergotong royong membersihkan lingkungan secara adil dan rukun tanpa membeda-bedakan) (40 menit).
- Bersamaan dengan pengerjaan tertulis, guru memanggil murid satu per satu ke meja guru secara bergiliran (durasi 2 menit per anak, total 30 slot antrean untuk 28 murid) untuk tes lisan dan unjuk kerja terintegrasi: (1) Murid menjelaskan pesan pokok hadis riwayat Al-Bukhari/Muslim tentang berbuat baik kepada teman (kunci acuan: perintah mencintai saudaranya/temannya sebagaimana mencintai diri sendiri, tidak menyakiti, dan berkata baik); (2) Murid memperagakan/mengucapkan langsung kalimat apresiasi dan sikap saling menghargai saat berinteraksi dengan teman (kunci acuan: peragaan ucapan terima kasih/menghargai pendapat teman/meminta maaf dengan santun) (35 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid mengumpulkan seluruh lembar kerja tertulis ke meja guru tepat waktu, lalu secara hening merefleksikan kejujuran dan kemandirian mereka selama menuntaskan asesmen sumatif Bab 3 (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban, kemandirian, dan kejujuran seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif Bab 3 (3 menit).
- Guru merangkum ketercapaian Bab 3 'Aku Anak Saleh', mengingatkan murid untuk konsisten mempraktikkan akhlak saleh kepada teman, tetangga, dan sesama warga, lalu menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan bantuan membaca dapat meminta guru membacakan ulang teks 3 studi kasus secara netral di meja guru tanpa mengubah tingkat kesulitan soal maupun kunci jawaban.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan teknis dan pemahaman aturan asesmen sumatif sebelum pengerjaan mandiri dimulai.
Proses:- Observasi kepatuhan terhadap ketertiban dan kemandirian pengerjaan lembar kerja tertulis serentak.
Sumatif Bab:- Asesmen gabungan unjuk kerja lisan dan observasi interaksi di kelas serta tes studi kasus tertulis dan lembar refleksi diri: Penjelasan lisan pesan hadis dan sikap saling menghargai antarteman di sekolah, dilengkapi lembar refleksi penerapan akhlak kepada tetangga dan lembar jawaban studi kasus toleransi kepada non-muslim
- Penilaian tertulis dan refleksi diri serentak: Lembar kerja berisi refleksi pengalaman penerapan sikap menghormati dan tolong-menolong kepada tetangga di lingkungan tempat tinggal serta penyelesaian 3 butir studi kasus penentuan sikap toleran dan adil kepada warga non-muslim yang dikerjakan serentak oleh 28 murid (45 menit; individual; instrumen: Rubrik penilaian refleksi diri dan kunci pedoman penskoran studi kasus toleransi)
- Tes lisan dan unjuk kerja terintegrasi secara rotasi: Penjelasan lisan mengenai arti dan pesan pokok hadis berbuat baik kepada teman serta peragaan/praktik ucapan saling menghargai saat berinteraksi, dinilai 2 menit per murid secara bergiliran maju ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar kerja tertulis (60 menit / 2 menit = 30 slot antrean, muat untuk 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: Lembar observasi dan rubrik penilaian unjuk kerja lisan)
Sumatif:- Asesmen gabungan unjuk kerja lisan dan observasi interaksi di kelas serta tes studi kasus tertulis dan lembar refleksi diri: Penjelasan lisan pesan hadis dan sikap saling menghargai antarteman di sekolah, dilengkapi lembar refleksi penerapan akhlak kepada tetangga dan lembar jawaban studi kasus toleransi kepada non-muslim
- Penilaian tertulis dan refleksi diri serentak: Lembar kerja berisi refleksi pengalaman penerapan sikap menghormati dan tolong-menolong kepada tetangga di lingkungan tempat tinggal serta penyelesaian 3 butir studi kasus penentuan sikap toleran dan adil kepada warga non-muslim yang dikerjakan serentak oleh 28 murid (45 menit; individual; instrumen: Rubrik penilaian refleksi diri dan kunci pedoman penskoran studi kasus toleransi)
- Tes lisan dan unjuk kerja terintegrasi secara rotasi: Penjelasan lisan mengenai arti dan pesan pokok hadis berbuat baik kepada teman serta peragaan/praktik ucapan saling menghargai saat berinteraksi, dinilai 2 menit per murid secara bergiliran maju ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar kerja tertulis (60 menit / 2 menit = 30 slot antrean, muat untuk 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: Lembar observasi dan rubrik penilaian unjuk kerja lisan)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penjelasan Pesan Hadis Berbuat Baik kepada Teman (TP 5.3.1 - Lisan) | Belum mampu menjelaskan pesan pokok hadis tentang berbuat baik kepada teman. | Menjelaskan sebagian kecil pesan hadis berbuat baik kepada teman dengan bimbingan (menyebutkan 1 acuan: mencintai teman seperti diri sendiri / tidak menyakiti / berkata baik). | Menjelaskan pesan pokok hadis berbuat baik kepada teman secara tepat (menyebutkan minimal 2 acuan: mencintai teman seperti diri sendiri, tidak menyakiti, berkata baik). | Menjelaskan seluruh pesan pokok hadis berbuat baik kepada teman secara lengkap, jelas, dan lancar (mencakup ketiga acuan: mencintai teman seperti diri sendiri, larangan menyakiti, dan anjuran berkata baik). | | Penerapan Akhlak Saling Menghargai kepada Teman (TP 5.3.2 - Praktik Lisan) | Belum mampu memperagakan ucapan atau sikap saling menghargai saat berinteraksi dengan teman. | Memperagakan ucapan saling menghargai kepada teman namun masih kaku dan membutuhkan dorongan stimulus dari guru. | Memperagakan ucapan saling menghargai kepada teman secara tepat sesuai acuan (mengucapkan apresiasi/terima kasih/menghargai pendapat teman dengan santun) secara mandiri. | Memperagakan ucapan saling menghargai kepada teman secara santun, fasih, wajar, dan meyakinkan tanpa ragu-ragu. | | Penerapan Akhlak kepada Tetangga: Menghormati dan Tolong-Menolong (TP 5.3.3 - Refleksi Tertulis) | Belum mampu menuliskan contoh pengalaman penerapan sikap menghormati maupun tolong-menolong kepada tetangga. | Menuliskan refleksi pengalaman penerapan akhlak kepada tetangga hanya pada salah satu aspek (hanya menghormati atau hanya tolong-menolong). | Menuliskan refleksi pengalaman penerapan akhlak kepada tetangga mencakup kedua aspek (menghormati: tidak gaduh/menyapa santun; dan tolong-menolong: menjenguk sakit/berbagi/membantu musibah) secara jelas. | Menuliskan refleksi pengalaman penerapan akhlak kepada tetangga mencakup kedua aspek (menghormati dan tolong-menolong) secara mendalam, konkret, dan realistis dalam kehidupan sehari-hari. | | Penerapan Toleransi dalam Keberagaman kepada Non-Muslim (TP 5.3.4 - Studi Kasus Tertulis) | Tidak ada butir studi kasus toleransi yang dijawab dengan tepat. | Menjawab dengan tepat 1 dari 3 butir studi kasus toleransi non-muslim sesuai acuan. | Menjawab dengan tepat 2 dari 3 butir studi kasus toleransi non-muslim sesuai acuan (Acuan Butir 1: menjaga ketenangan saat tetangga ibadah; Butir 2: menolong teman yang jatuh tanpa membeda-bedakan; Butir 3: bergotong royong bersama warga lintas agama). | Menjawab dengan tepat seluruh 3 butir studi kasus toleransi non-muslim sesuai daftar acuan lengkap. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu tes lisan 2 menit per murid berjalan efektif dan tertib berdampingan dengan pengerjaan tertulis serentak?
- Bagaimana tingkat penguasaan murid pada pemahaman hadis serta penerapan akhlak terhadap tetangga dan toleransi non-muslim?
Murid:- Bagian mana dari tugas asesmen sumatif hari ini yang paling mudah dan paling menantang bagiku?
- Bagaimana aku akan membiasakan sikap saling menghargai, tolong-menolong, dan toleransi di lingkunganku setelah bab ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas V, Kemendikbudristek 2021
- Al-Qur’an dan Terjemah Kementerian Agama RI
- Kartu situasi dan penjelasan hadis buatan guru
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V SD (Kemendikbudristek, 2021)
- Kartu Skenario dan Situasi Penerapan Sikap Saling Menghargai Teman
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI, 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemendikbudristek RI, 2021
- Set kartu tantangan skenario bertetangga dan keberagaman toleransi
- Lembar kerja murid (LKPD) dan lembar jurnal refleksi
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V Kemendikbudristek 2021
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bab 3 (Refleksi Diri dan Lembar Studi Kasus Toleransi)
- Lembar Observasi dan Rubrik Penilaian Lisan Guru
|