MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Nilai-Nilai Akhlak Terpuji yang Bersumber dari Asmaulhusna INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Nilai-Nilai Akhlak Terpuji yang Bersumber dari Asmaulhusna |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengungkap nilai-nilai akhlak terpuji yang sesuai dengan asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś sebagai wujud keyakinan kepada Allah Swt.
- Murid dapat menghubungkan makna asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś dengan sikap bertawakal dan berdoa kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang kalian rasakan ketika menghadapi kesulitan dalam hidup? Kepada siapa kalian meminta pertolongan?
- Bagaimana cara kita menunjukkan rasa percaya kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari?
- Nilai akhlak apa saja yang bisa kita terapkan jika kita yakin bahwa Allah Maha Kuat dan Maha Mengatur segala sesuatu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang sikap tawakal dan berdoa dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengungkap nilai-nilai akhlak terpuji dari asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś.
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan video atau audio asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś beserta artinya.
- Murid mengamati dan mendengarkan dengan saksama sambil mengidentifikasi makna dari setiap nama Allah tersebut.
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: apa makna al-Qawiyyu (Maha Kuat), al-Qayyūm (Maha Mengatur), al-Muhyi (Maha Menghidupkan), al-Mumīt (Maha Mematikan), dan al-Bā'iś (Maha Membangkitkan)?
- Murid menuliskan makna masing-masing asmaulhusna di buku catatan mereka.
- Guru membimbing murid menghubungkan makna asmaulhusna dengan konsep keyakinan kepada Allah Swt.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok).
- Setiap kelompok mendapat tugas mengidentifikasi nilai-nilai akhlak terpuji yang bersumber dari lima asmaulhusna tersebut (misalnya: dari al-Qawiyyu lahir sikap tidak mudah menyerah, dari al-Qayyūm lahir sikap tawakal).
- Murid berdiskusi dan membuat mind mapping atau tabel yang menghubungkan asmaulhusna dengan nilai akhlak dan contoh perilaku konkret dalam kehidupan sehari-hari.
- Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
- Kelompok lain memberikan tanggapan dan menambahkan contoh perilaku lain yang relevan.
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil diskusi murid.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu murid untuk merefleksikan pembelajaran: 'Nilai akhlak mana yang sudah saya terapkan? Mana yang perlu saya tingkatkan?'
- Murid menuliskan komitmen pribadi di buku refleksi: satu sikap konkret yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keyakinan kepada asmaulhusna (misalnya: berdoa sebelum ujian, tawakal setelah berusaha).
- Beberapa murid diminta berbagi komitmen mereka secara sukarela.
- Guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada murid untuk konsisten menerapkan nilai-nilai akhlak terpuji.
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab pertanyaan refleksi secara tertulis (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: nilai-nilai akhlak terpuji yang bersumber dari asmaulhusna dan pentingnya bertawakal serta berdoa kepada Allah.
- Guru memberikan penguatan spiritual: mengingatkan bahwa dengan mengenal nama-nama Allah, kita semakin dekat dengan-Nya.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat memahami, diberikan tambahan tugas mengidentifikasi dalil Al-Quran atau hadis yang relevan dengan asmaulhusna. Untuk murid yang membutuhkan pendampingan, guru menyediakan kartu bergambar dengan contoh perilaku konkret yang sudah jadi.
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan scaffolding berupa panduan pertanyaan terstruktur saat berdiskusi. Murid yang sudah mahir dapat langsung membuat mind mapping secara mandiri.
- Produk: Murid dapat memilih bentuk presentasi: mind mapping, tabel, atau cerita bergambar sesuai gaya belajar mereka.
ASESMENAwal:- Guru menanyakan secara lisan: 'Siapa yang pernah berdoa ketika menghadapi kesulitan? Apa yang kalian rasakan setelah berdoa?'
- Guru meminta murid menuliskan satu sikap tawakal yang pernah mereka lakukan di kertas kecil (exit ticket singkat).
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok: apakah murid aktif menyampaikan pendapat?
- Penilaian sejawat (peer assessment): murid memberikan bintang untuk kelompok lain yang presentasinya menarik dan jelas.
- Umpan balik langsung dari guru saat murid mempresentasikan hasil diskusi.
- Checklist penilaian diri: murid mencentang aspek-aspek yang sudah mereka pahami (makna asmaulhusna, nilai akhlak, contoh penerapan).
Akhir:- Murid menuliskan jawaban refleksi di buku: 'Sebutkan 3 nilai akhlak yang bersumber dari asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś. Bagaimana saya akan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?'
- Guru mengumpulkan dan menilai tulisan refleksi menggunakan rubrik.
- Guru memberikan umpan balik tertulis atau lisan untuk setiap murid.
Formatif:- Observasi selama diskusi kelompok: partisipasi, kemampuan menghubungkan konsep, dan kerja sama.
- Tanya jawab lisan saat presentasi kelompok.
- Penilaian hasil mind mapping atau tabel yang dibuat kelompok.
Sumatif:- Penilaian tulisan refleksi pribadi: kemampuan mengungkap nilai akhlak dan komitmen penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
- Penilaian tertulis individu: menuliskan 3-5 nilai akhlak terpuji yang bersumber dari asmaulhusna beserta contoh penerapannya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan mengungkap nilai-nilai akhlak terpuji | Murid belum mampu menyebutkan nilai akhlak yang sesuai dengan asmaulhusna. | Murid mampu menyebutkan 1-2 nilai akhlak namun masih memerlukan bimbingan guru. | Murid mampu menyebutkan 3-4 nilai akhlak dengan benar dan memberikan contoh sederhana. | Murid mampu menyebutkan minimal 5 nilai akhlak dengan benar, memberikan contoh konkret, dan menjelaskan hubungannya dengan asmaulhusna secara mendalam. | | Kemampuan menghubungkan asmaulhusna dengan sikap bertawakal dan berdoa | Murid belum mampu menghubungkan makna asmaulhusna dengan sikap bertawakal dan berdoa. | Murid mampu menyebutkan sikap bertawakal atau berdoa namun belum menghubungkannya dengan asmaulhusna. | Murid mampu menghubungkan makna asmaulhusna dengan sikap bertawakal dan berdoa dengan contoh sederhana. | Murid mampu menghubungkan makna asmaulhusna dengan sikap bertawakal dan berdoa secara jelas, disertai contoh konkret dari kehidupan sehari-hari dan refleksi pribadi. | | Komitmen penerapan nilai akhlak | Murid belum menuliskan komitmen penerapan nilai akhlak. | Murid menuliskan komitmen namun masih bersifat umum dan kurang spesifik. | Murid menuliskan komitmen yang spesifik dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. | Murid menuliskan komitmen yang spesifik, realistis, disertai rencana tindakan konkret dan refleksi mendalam tentang pentingnya menerapkan nilai tersebut. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mampu memahami hubungan antara asmaulhusna dengan nilai akhlak terpuji?
- Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk memfasilitasi pemahaman murid?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?
Refleksi Murid:- Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
- Nilai akhlak apa yang sudah saya miliki? Mana yang perlu saya tingkatkan?
- Bagaimana saya akan menerapkan sikap bertawakal dan berdoa dalam kehidupan sehari-hari?
- Apa kesulitan yang saya hadapi dalam memahami materi ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI tahun 2021
- Video atau audio asmaulhusna al-Qawiyyu, al-Qayyūm, al-Muhyi, al-Mumīt, dan al-Bā'iś (YouTube atau dokumen pribadi)
- Kertas buram/bekas kalender untuk membuat mind mapping
- Kartu bergambar contoh perilaku akhlak terpuji (untuk diferensiasi)
- Media presentasi digital (PowerPoint/Canva) untuk penayangan materi
- Buku 'Menyingkap Tabir Allah: Asmaulhusna dalam Perspektif Al-Quran' (referensi guru)
|