Modul AjarPertemuan 5Bab 10Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 10 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kisah perjuangan keempat Khulafaurrasyidin (Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib) secara urut dan benar melalui asesmen sumatif.
  2. Murid dapat menyusun rangkuman keteladanan Khulafaurrasyidin dalam bentuk mind mapping dan mengaitkannya dengan perilaku terpuji yang dapat dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja keteladanan yang kalian ingat dari keempat Khulafaurrasyidin yang sudah kita pelajari?
  2. Bagaimana kita bisa menerapkan sikap sabar, adil, dan bertanggung jawab seperti para khalifah dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Mengapa penting bagi kita sebagai muslim untuk meneladani perjuangan Khulafaurrasyidin?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, memastikan suasana kelas tenang dan kondusif.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik dan mental murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: melaksanakan asesmen sumatif tentang perjuangan Khulafaurrasyidin dan membuat mind mapping keteladanan.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan tanya jawab singkat: 'Siapa saja empat Khulafaurrasyidin yang telah kita pelajari?' dan 'Apa satu keteladanan yang paling berkesan bagimu?'
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan kesiapan murid menghadapi asesmen.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru memberikan waktu 5 menit untuk murid membaca kembali catatan atau rangkuman materi Khulafaurrasyidin secara mandiri sebagai persiapan asesmen.
  • Guru menjelaskan instruksi asesmen sumatif dengan jelas: bagian A (pilihan ganda dan isian singkat) tentang kisah perjuangan Khulafaurrasyidin, dan bagian B (membuat mind mapping keteladanan).
  • Guru meminta murid untuk tenang, fokus, dan mengerjakan dengan jujur sebagai cerminan akhlak terpuji.
  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada seluruh murid.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mengerjakan asesmen sumatif bagian A (20 menit): menjawab pertanyaan tentang urutan khalifah, masa kepemimpinan, dan kisah perjuangan masing-masing Khulafaurrasyidin secara tertulis.
  • Murid mengerjakan asesmen sumatif bagian B (25 menit): membuat mind mapping yang merangkum keteladanan dari keempat Khulafaurrasyidin dan mengaitkannya dengan perilaku terpuji yang dapat dipraktikkan sehari-hari (misalnya: jujur saat ujian, menolong teman, bertanggung jawab mengerjakan tugas, sabar menghadapi masalah).
  • Guru memantau proses pengerjaan, memberikan motivasi dan bantuan minimal jika ada murid yang kesulitan memahami instruksi (bukan memberikan jawaban).
  • Guru mencatat hasil observasi terhadap sikap kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid selama asesmen sebagai bagian dari penilaian akhlak.

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah asesmen selesai, guru meminta murid untuk merefleksikan proses mengerjakan asesmen: 'Bagaimana perasaanmu setelah mengerjakan asesmen ini? Apakah ada bagian yang sulit?'
  • Guru meminta 2-3 murid secara sukarela untuk berbagi satu keteladanan Khulafaurrasyidin yang paling ingin mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan alasannya.
  • Guru memberikan apresiasi atas kejujuran dan usaha maksimal murid, menekankan bahwa asesmen adalah cara untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kita, bukan untuk menakut-nakuti.
  • Murid menuliskan refleksi singkat di lembar asesmen: 'Apa yang sudah saya pahami dengan baik? Apa yang masih perlu saya pelajari lebih dalam?'

Penutup:

  • Guru mengumpulkan lembar jawaban asesmen dari seluruh murid.
  • Guru menyampaikan apresiasi atas sikap jujur, sabar, dan percaya diri murid selama asesmen sebagai wujud meneladani Khulafaurrasyidin.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan selanjutnya: pembahasan hasil asesmen dan refleksi bersama.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan catatan ringkas yang telah mereka buat sendiri saat mengerjakan mind mapping (bukan saat mengerjakan soal pilihan ganda).
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan asesmen dapat diminta untuk menambahkan ilustrasi atau contoh konkret tambahan pada mind mapping mereka. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat diberikan tambahan 5 menit dengan catatan guru.
  • Produk: Mind mapping dapat dibuat dalam bentuk yang beragam: diagram pohon, diagram awan, atau bentuk kreatif lainnya sesuai preferensi murid, selama menampilkan keteladanan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan jelas.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa saja empat Khulafaurrasyidin?' dan 'Sebutkan satu keteladanan yang kamu ingat!'
  • Observasi kesiapan fisik dan mental murid menghadapi asesmen

Proses:

  • Observasi kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid saat mengerjakan asesmen
  • Observasi kemampuan murid dalam menyusun mind mapping secara sistematis dan kreatif
  • Catatan anekdotal terhadap murid yang menunjukkan sikap terpuji atau memerlukan bimbingan

Akhir:

  • Tes tertulis bagian A: penilaian penguasaan kisah perjuangan keempat Khulafaurrasyidin (skor 0-50)
  • Tes tertulis bagian B: penilaian mind mapping keteladanan dengan rubrik (skor 0-50)
  • Penilaian sikap akhlak berdasarkan observasi kejujuran dan kemandirian saat asesmen
  • Refleksi tertulis murid tentang pemahaman dan area yang perlu ditingkatkan

Formatif:

  • Observasi sikap kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid selama mengerjakan asesmen
  • Tanya jawab singkat di awal pembelajaran untuk mengecek kesiapan

Sumatif:

  • Tes tertulis: soal pilihan ganda dan isian singkat tentang kisah perjuangan Khulafaurrasyidin
  • Proyek: pembuatan mind mapping keteladanan Khulafaurrasyidin dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penguasaan Kisah Perjuangan KhulafaurrasyidinMurid belum mampu menjelaskan kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan benar (jawaban benar < 50%)Murid mampu menjelaskan sebagian kecil kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan cukup tepat (jawaban benar 50-65%)Murid mampu menjelaskan sebagian besar kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan tepat dan urut (jawaban benar 66-85%)Murid mampu menjelaskan seluruh kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan tepat, urut, dan detail (jawaban benar > 85%)
Mind Mapping KeteladananMind mapping tidak tersusun, keteladanan tidak lengkap (< 2 khalifah), dan tidak ada kaitan dengan kehidupan sehari-hariMind mapping kurang tersusun, keteladanan dari 2-3 khalifah disebutkan tetapi kaitan dengan kehidupan sehari-hari masih sangat terbatasMind mapping cukup tersusun rapi, keteladanan dari keempat khalifah disebutkan dengan cukup lengkap, dan ada kaitan dengan kehidupan sehari-hari meskipun belum mendalamMind mapping tersusun rapi dan kreatif, keteladanan dari keempat khalifah dirangkum lengkap dan jelas, serta dikaitkan dengan contoh perilaku terpuji konkret dalam kehidupan sehari-hari secara tepat dan mendalam
Sikap Akhlak (Kejujuran dan Kemandirian)Murid terlihat tidak jujur (mencontek) atau sangat bergantung pada bantuan orang lain saat asesmenMurid berusaha jujur tetapi kadang terlihat ragu dan sesekali mencoba melihat pekerjaan teman, belum sepenuhnya mandiriMurid menunjukkan sikap jujur dan mandiri dalam mengerjakan asesmen, fokus pada pekerjaannya sendiriMurid menunjukkan sikap jujur, mandiri, percaya diri, dan sabar dengan konsisten selama asesmen, mencerminkan keteladanan Khulafaurrasyidin

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen yang saya berikan sudah cukup jelas bagi seluruh murid?
  • Bagaimana saya dapat menciptakan suasana asesmen yang menantang namun tetap menyenangkan dan tidak menakutkan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap bagian asesmen sudah sesuai dengan kemampuan murid?
  • Apa saja kesulitan yang dialami murid selama asesmen dan bagaimana saya dapat memberikan dukungan yang lebih baik di pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah asesmen ini sudah mengukur pemahaman mendalam murid tentang Khulafaurrasyidin dan keteladanannya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah saya pahami dengan baik tentang perjuangan Khulafaurrasyidin?
  • Bagian mana yang masih saya rasa sulit dan perlu saya pelajari lebih dalam?
  • Bagaimana perasaan saya saat mengerjakan asesmen ini?
  • Keteladanan mana dari Khulafaurrasyidin yang paling ingin saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?
  • Apakah saya sudah mengerjakan asesmen dengan jujur dan maksimal sebagai wujud akhlak terpuji?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI tahun 2021
  2. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V
  4. Catatan dan rangkuman murid dari pertemuan sebelumnya
  5. Lembar soal asesmen sumatif (pilihan ganda, isian singkat, dan mind mapping)
  6. Alat tulis, pensil warna, dan kertas untuk membuat mind mapping

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.