MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Perjuangan Khulafaurrasyidin |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan kisah perjuangan keempat Khulafaurrasyidin (Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib) secara urut dan benar melalui asesmen sumatif.
- Murid dapat menyusun rangkuman keteladanan Khulafaurrasyidin dalam bentuk mind mapping dan mengaitkannya dengan perilaku terpuji yang dapat dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja keteladanan yang kalian ingat dari keempat Khulafaurrasyidin yang sudah kita pelajari?
- Bagaimana kita bisa menerapkan sikap sabar, adil, dan bertanggung jawab seperti para khalifah dalam kehidupan sehari-hari?
- Mengapa penting bagi kita sebagai muslim untuk meneladani perjuangan Khulafaurrasyidin?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, memastikan suasana kelas tenang dan kondusif.
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik dan mental murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: melaksanakan asesmen sumatif tentang perjuangan Khulafaurrasyidin dan membuat mind mapping keteladanan.
- Guru melakukan asesmen awal dengan tanya jawab singkat: 'Siapa saja empat Khulafaurrasyidin yang telah kita pelajari?' dan 'Apa satu keteladanan yang paling berkesan bagimu?'
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan kesiapan murid menghadapi asesmen.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memberikan waktu 5 menit untuk murid membaca kembali catatan atau rangkuman materi Khulafaurrasyidin secara mandiri sebagai persiapan asesmen.
- Guru menjelaskan instruksi asesmen sumatif dengan jelas: bagian A (pilihan ganda dan isian singkat) tentang kisah perjuangan Khulafaurrasyidin, dan bagian B (membuat mind mapping keteladanan).
- Guru meminta murid untuk tenang, fokus, dan mengerjakan dengan jujur sebagai cerminan akhlak terpuji.
- Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada seluruh murid.
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengerjakan asesmen sumatif bagian A (20 menit): menjawab pertanyaan tentang urutan khalifah, masa kepemimpinan, dan kisah perjuangan masing-masing Khulafaurrasyidin secara tertulis.
- Murid mengerjakan asesmen sumatif bagian B (25 menit): membuat mind mapping yang merangkum keteladanan dari keempat Khulafaurrasyidin dan mengaitkannya dengan perilaku terpuji yang dapat dipraktikkan sehari-hari (misalnya: jujur saat ujian, menolong teman, bertanggung jawab mengerjakan tugas, sabar menghadapi masalah).
- Guru memantau proses pengerjaan, memberikan motivasi dan bantuan minimal jika ada murid yang kesulitan memahami instruksi (bukan memberikan jawaban).
- Guru mencatat hasil observasi terhadap sikap kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid selama asesmen sebagai bagian dari penilaian akhlak.
Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):- Setelah asesmen selesai, guru meminta murid untuk merefleksikan proses mengerjakan asesmen: 'Bagaimana perasaanmu setelah mengerjakan asesmen ini? Apakah ada bagian yang sulit?'
- Guru meminta 2-3 murid secara sukarela untuk berbagi satu keteladanan Khulafaurrasyidin yang paling ingin mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan alasannya.
- Guru memberikan apresiasi atas kejujuran dan usaha maksimal murid, menekankan bahwa asesmen adalah cara untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kita, bukan untuk menakut-nakuti.
- Murid menuliskan refleksi singkat di lembar asesmen: 'Apa yang sudah saya pahami dengan baik? Apa yang masih perlu saya pelajari lebih dalam?'
Penutup:- Guru mengumpulkan lembar jawaban asesmen dari seluruh murid.
- Guru menyampaikan apresiasi atas sikap jujur, sabar, dan percaya diri murid selama asesmen sebagai wujud meneladani Khulafaurrasyidin.
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan selanjutnya: pembahasan hasil asesmen dan refleksi bersama.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan catatan ringkas yang telah mereka buat sendiri saat mengerjakan mind mapping (bukan saat mengerjakan soal pilihan ganda).
- Proses: Murid yang cepat menyelesaikan asesmen dapat diminta untuk menambahkan ilustrasi atau contoh konkret tambahan pada mind mapping mereka. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat diberikan tambahan 5 menit dengan catatan guru.
- Produk: Mind mapping dapat dibuat dalam bentuk yang beragam: diagram pohon, diagram awan, atau bentuk kreatif lainnya sesuai preferensi murid, selama menampilkan keteladanan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dengan jelas.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Siapa saja empat Khulafaurrasyidin?' dan 'Sebutkan satu keteladanan yang kamu ingat!'
- Observasi kesiapan fisik dan mental murid menghadapi asesmen
Proses:- Observasi kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid saat mengerjakan asesmen
- Observasi kemampuan murid dalam menyusun mind mapping secara sistematis dan kreatif
- Catatan anekdotal terhadap murid yang menunjukkan sikap terpuji atau memerlukan bimbingan
Akhir:- Tes tertulis bagian A: penilaian penguasaan kisah perjuangan keempat Khulafaurrasyidin (skor 0-50)
- Tes tertulis bagian B: penilaian mind mapping keteladanan dengan rubrik (skor 0-50)
- Penilaian sikap akhlak berdasarkan observasi kejujuran dan kemandirian saat asesmen
- Refleksi tertulis murid tentang pemahaman dan area yang perlu ditingkatkan
Formatif:- Observasi sikap kejujuran, kemandirian, dan kesungguhan murid selama mengerjakan asesmen
- Tanya jawab singkat di awal pembelajaran untuk mengecek kesiapan
Sumatif:- Tes tertulis: soal pilihan ganda dan isian singkat tentang kisah perjuangan Khulafaurrasyidin
- Proyek: pembuatan mind mapping keteladanan Khulafaurrasyidin dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Penguasaan Kisah Perjuangan Khulafaurrasyidin | Murid belum mampu menjelaskan kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan benar (jawaban benar < 50%) | Murid mampu menjelaskan sebagian kecil kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan cukup tepat (jawaban benar 50-65%) | Murid mampu menjelaskan sebagian besar kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan tepat dan urut (jawaban benar 66-85%) | Murid mampu menjelaskan seluruh kisah perjuangan Khulafaurrasyidin dengan tepat, urut, dan detail (jawaban benar > 85%) | | Mind Mapping Keteladanan | Mind mapping tidak tersusun, keteladanan tidak lengkap (< 2 khalifah), dan tidak ada kaitan dengan kehidupan sehari-hari | Mind mapping kurang tersusun, keteladanan dari 2-3 khalifah disebutkan tetapi kaitan dengan kehidupan sehari-hari masih sangat terbatas | Mind mapping cukup tersusun rapi, keteladanan dari keempat khalifah disebutkan dengan cukup lengkap, dan ada kaitan dengan kehidupan sehari-hari meskipun belum mendalam | Mind mapping tersusun rapi dan kreatif, keteladanan dari keempat khalifah dirangkum lengkap dan jelas, serta dikaitkan dengan contoh perilaku terpuji konkret dalam kehidupan sehari-hari secara tepat dan mendalam | | Sikap Akhlak (Kejujuran dan Kemandirian) | Murid terlihat tidak jujur (mencontek) atau sangat bergantung pada bantuan orang lain saat asesmen | Murid berusaha jujur tetapi kadang terlihat ragu dan sesekali mencoba melihat pekerjaan teman, belum sepenuhnya mandiri | Murid menunjukkan sikap jujur dan mandiri dalam mengerjakan asesmen, fokus pada pekerjaannya sendiri | Murid menunjukkan sikap jujur, mandiri, percaya diri, dan sabar dengan konsisten selama asesmen, mencerminkan keteladanan Khulafaurrasyidin |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instruksi asesmen yang saya berikan sudah cukup jelas bagi seluruh murid?
- Bagaimana saya dapat menciptakan suasana asesmen yang menantang namun tetap menyenangkan dan tidak menakutkan?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap bagian asesmen sudah sesuai dengan kemampuan murid?
- Apa saja kesulitan yang dialami murid selama asesmen dan bagaimana saya dapat memberikan dukungan yang lebih baik di pembelajaran selanjutnya?
- Apakah asesmen ini sudah mengukur pemahaman mendalam murid tentang Khulafaurrasyidin dan keteladanannya?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah saya pahami dengan baik tentang perjuangan Khulafaurrasyidin?
- Bagian mana yang masih saya rasa sulit dan perlu saya pelajari lebih dalam?
- Bagaimana perasaan saya saat mengerjakan asesmen ini?
- Keteladanan mana dari Khulafaurrasyidin yang paling ingin saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?
- Apakah saya sudah mengerjakan asesmen dengan jujur dan maksimal sebagai wujud akhlak terpuji?
SUMBER BELAJAR- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemendikbud RI tahun 2021
- Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V
- Catatan dan rangkuman murid dari pertemuan sebelumnya
- Lembar soal asesmen sumatif (pilihan ganda, isian singkat, dan mind mapping)
- Alat tulis, pensil warna, dan kertas untuk membuat mind mapping
|