MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Menyayangi Anak Yatim INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 1: Menyayangi Anak Yatim |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mendemonstrasikan hafalan dan pemahaman Surah al-Mā'ūn serta makna menyayangi anak yatim secara lisan maupun tulisan sebagai bukti capaian belajar
- Murid dapat menunjukkan sikap empati dan kepedulian terhadap anak yatim sebagai cerminan akhlak mulia yang sesuai dengan ajaran Islam
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana perasaan kalian setelah mempelajari Surah al-Mā'ūn dan kisah-kisah tentang anak yatim?
- Apa yang sudah kalian lakukan untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak yatim atau teman yang membutuhkan?
- Mengapa Allah memerintahkan kita untuk menyayangi anak yatim?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan tanya jawab singkat tentang materi Bab 1 yang telah dipelajari
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif dan pentingnya menunjukkan hasil belajar dengan jujur dan penuh percaya diri
- Guru memberikan motivasi bahwa asesmen adalah kesempatan untuk menunjukkan pemahaman dan bukan sesuatu yang menakutkan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif kepada setiap murid
- Guru membacakan instruksi pengerjaan dengan jelas dan memberikan kesempatan murid bertanya jika ada yang kurang dipahami
- Murid membaca soal dengan seksama dan tenang, menghubungkan pertanyaan dengan materi yang telah dipelajari
- Guru mengingatkan murid untuk mengerjakan dengan berkesadaran penuh, fokus, dan tidak terburu-buru
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengerjakan soal asesmen secara mandiri, mencakup: hafalan Surah al-Mā'ūn, pemahaman arti dan makna surah, serta penerapan sikap menyayangi anak yatim
- Murid mendemonstrasikan hafalan Surah al-Mā'ūn secara lisan satu per satu di hadapan guru (5-7 menit per kelompok kecil)
- Murid menuliskan contoh perilaku menyayangi anak yatim dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahaman mereka
- Guru berkeliling memantau proses pengerjaan dan memberikan dukungan tanpa memberikan jawaban langsung
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah selesai mengerjakan, murid diminta merefleksikan proses pengerjaan: bagian mana yang mudah, mana yang sulit, dan apa yang bisa dipelajari
- Murid menuliskan komitmen pribadi untuk terus mengamalkan Surah al-Mā'ūn dalam kehidupan sehari-hari
- Guru mengajak murid berbagi perasaan mereka setelah menyelesaikan asesmen
- Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid dalam mengerjakan asesmen
Penutup:- Guru mengumpulkan lembar jawaban murid
- Guru memberikan penguatan bahwa asesmen adalah bagian dari proses belajar, bukan akhir dari pembelajaran
- Guru mengajak murid merenungkan hikmah dari mempelajari Surah al-Mā'ūn dan pentingnya menyayangi anak yatim
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang kesulitan menghafal, disediakan soal dengan bantuan teks Arab bertanda baca. Untuk murid yang sudah lancar, diberikan soal pengayaan berupa analisis keterkaitan Surah al-Mā'ūn dengan surah lain
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan tambahan waktu 5-10 menit. Murid yang cepat selesai diminta membuat mind map tentang akhlak kepada anak yatim
- Produk: Murid dapat memilih mendemonstrasikan hafalan secara lisan atau merekam video hafalan di rumah (untuk yang sangat pemalu). Untuk produk tulisan, dapat berupa essay singkat atau diagram sederhana
ASESMENAwal:- Tanya jawab singkat tentang materi Bab 1 yang telah dipelajari: Siapa yang masih ingat isi pokok Surah al-Mā'ūn? Apa saja yang sudah kita pelajari tentang menyayangi anak yatim?
- Cek kesiapan mental murid dengan bertanya: Apakah kalian sudah siap menunjukkan hasil belajar kalian?
Proses:- Observasi selama murid mengerjakan soal: apakah fokus, tenang, dan mandiri
- Penilaian saat demonstrasi hafalan lisan: kelancaran, tajwid, dan kepercayaan diri
- Pengamatan cara murid menuliskan jawaban: apakah mereka menghubungkan dengan konteks nyata atau hanya mengingat hafalan
Akhir:- Penilaian hasil tes tulis berdasarkan rubrik: ketepatan hafalan, pemahaman arti, dan relevansi contoh perilaku
- Penilaian demonstrasi hafalan lisan dengan rubrik: kelancaran, ketepatan tajwid, dan kepercayaan diri
- Penilaian refleksi dan komitmen murid: kedalaman refleksi dan kesungguhan komitmen
- Penilaian sikap selama asesmen: kejujuran, kemandirian, dan tanggung jawab
Formatif:- Observasi sikap murid selama mengerjakan asesmen (kejujuran, kemandirian, dan percaya diri)
- Tanya jawab singkat tentang perasaan murid saat mengerjakan asesmen
Sumatif:- Tes tulis mencakup hafalan, pemahaman arti, dan makna Surah al-Mā'ūn
- Tes lisan hafalan Surah al-Mā'ūn dengan tartil
- Tes tertulis tentang contoh perilaku menyayangi anak yatim
- Penilaian sikap empati dan kepedulian berdasarkan refleksi dan komitmen yang dituliskan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Hafalan Surah al-Mā'ūn (lisan) | Belum dapat menghafal atau hanya hafal kurang dari setengah surah dengan banyak kesalahan tajwid | Hafal setengah surah dengan beberapa kesalahan tajwid dan masih terbata-bata | Hafal keseluruhan surah dengan lancar, tajwid sebagian besar benar, sesekali masih melihat teks | Hafal keseluruhan surah dengan sangat lancar, tajwid benar, penuh percaya diri tanpa melihat teks | | Pemahaman arti dan makna Surah al-Mā'ūn | Tidak dapat menjelaskan arti dan makna surah dengan tepat | Dapat menjelaskan sebagian kecil arti dan makna surah dengan bimbingan | Dapat menjelaskan sebagian besar arti dan makna surah dengan tepat | Dapat menjelaskan arti dan makna surah secara lengkap dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari | | Penerapan sikap menyayangi anak yatim | Belum dapat memberikan contoh perilaku menyayangi anak yatim | Dapat memberikan 1-2 contoh perilaku menyayangi anak yatim yang masih umum | Dapat memberikan 3-4 contoh perilaku menyayangi anak yatim yang relevan dengan kehidupan sehari-hari | Dapat memberikan lebih dari 4 contoh perilaku konkret menyayangi anak yatim dan menunjukkan komitmen untuk mengamalkannya | | Sikap selama asesmen (kejujuran, kemandirian, percaya diri) | Sering terlihat melihat pekerjaan teman, ragu-ragu, dan kurang percaya diri | Sesekali masih meminta bantuan teman, namun mulai mengerjakan sendiri | Mengerjakan dengan mandiri, jujur, dan cukup percaya diri | Mengerjakan dengan sangat mandiri, jujur, penuh percaya diri, dan tenang |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instrumen asesmen sudah mengukur pemahaman murid terhadap Surah al-Mā'ūn dan sikap menyayangi anak yatim secara komprehensif?
- Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang membangun kepada murid berdasarkan hasil asesmen ini?
- Apakah suasana asesmen sudah kondusif dan membuat murid merasa aman untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka?
- Strategi diferensiasi apa yang perlu saya tambahkan untuk membantu murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah mengerjakan asesmen ini?
- Apa bagian yang paling mudah dan paling sulit bagimu?
- Apa yang sudah kamu pelajari dari Bab 1 tentang menyayangi anak yatim?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk terus mengamalkan Surah al-Mā'ūn dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Kemdikbudristek 2021
- Al-Qur'an dan Terjemah
- Lembar soal asesmen sumatif
- Lembar observasi penilaian sikap
- Video atau audio murotal Surah al-Mā'ūn (opsional untuk diferensiasi)
- Lembar refleksi murid
|