Modul AjarBab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Bab 1: Menyayangi Anak Yatim

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 untuk Bab 1 "Menyayangi Anak Yatim", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Bab 1: Menyayangi Anak Yatim

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Bab 1 — Menyayangi Anak Yatim

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikBab 1 — Menyayangi Anak Yatim
Alokasi Waktu11 JP (11 x 35 menit = 385 menit)
Jumlah Pertemuan4
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 5.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan fasih
  2. TP 5.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan tepat
  3. TP 5.1.3 Menjelaskan surah pendek Surah al-Ma'un tentang kepedulian terhadap sesama
  4. TP 5.1.4 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam konteks menyayangi anak yatim

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana caramu membunyikan huruf hijaiah saat huruf tersebut sudah saling bersambung dalam satu kata?
  2. Mengapa kita perlu memperhatikan makhraj dan harakat secara tepat ketika melafalkan ayat-ayat dalam Surah al-Ma'un?
  3. Bagaimana bentuk huruf arab ketika berada di awal, tengah, dan akhir kata?
  4. Mengapa ada huruf hijaiah yang tidak bisa menyambung dengan huruf setelahnya saat menulis ayat Al-Qur'an?
  5. Siapakah orang yang disebut mendustakan agama menurut Surah al-Ma'un?
  6. Bagaimana Rasulullah saw. menggambarkan kedekatan orang yang menyayangi anak yatim dengan beliau di surga kelak?
  7. Bagaimana kita menunjukkan kesungguhan dalam membaca dan menulis ayat Al-Qur'an secara fasih dan tepat?
  8. Apa bukti pemahaman kita terhadap pesan kepedulian dalam Surah al-Ma'un dan hadis menyayangi anak yatim saat dievaluasi secara mandiri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Membaca Huruf Hijaiah Bersambung pada Surah al-Ma'un dengan Fasih — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan fasih

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memandu doa bersama, mengecek kehadiran, serta mengondisikan kelas agar siap belajar (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un ayat 1-7 dengan fasih (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik membaca potongan kata bersambung Surah al-Ma'un secara acak pada 3 murid: (1) أَرَأَيْتَ (a-ra-'ai-ta), (2) يَدُعُّ (ya-du'-'u), (3) الْمَاعُونَ (al-mā'ūn) untuk memetakan kesiapan membaca huruf bersambung (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak pelafalan Surah al-Ma'un ayat 1-7 yang dibacakan guru per ayat dengan artikulasi makhraj dan harakat yang jelas sambil memperhatikan teks mushaf/bagan di papan tulis (8 menit).
  • Murid bersama-sama menirukan pelafalan guru kata demi kata yang memuat sambungan huruf hijaiah pada ayat 1-7 dengan bimbingan langsung (acuan lafal: ayat 1 أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ; ayat 2 فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ; ayat 3 وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ; ayat 4 فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ; ayat 5 الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ; ayat 6 الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ; ayat 7 وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ) (12 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan tantangan menggembirakan 'Estafet Ayat al-Ma'un': bergantian saling menyimak dan membaca kartu lafal berisi 4 potongan kata bersambung Surah al-Ma'un: Kartu A (يُكَذِّبُ, الْيَتِيمَ), Kartu B (يَحُضُّ, الْمِسْكِينِ), Kartu C (لِّلْمُصَلِّينَ, سَاهُونَ), Kartu D (يُرَاءُونَ, الْمَاعُونَ) dan saling membetulkan jika ada harakat/huruf yang keliru terbaca (15 menit).
  • Secara mandiri, setiap murid membaca langsung ayat 1-7 Surah al-Ma'un di depan guru atau dalam giliran terarah untuk dinilai kelancaran dan kefasihan pelafalan huruf hijaiah bersambungnya (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mencermati kembali sambungan huruf yang sering tertukar atau kurang tepat saat dibaca (misalnya tasydid pada kata يَدُعُّ dan panjang mad pada الْمَاعُونَ) dan memperbaiki pelafalannya secara sadar (5 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid menyimpulkan kembali cara melafalkan sambungan huruf hijaiah pada Surah al-Ma'un dengan fasih tanpa tergesa-gesa (3 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa cek cepat pembacaan 1 ayat pilihan acak kepada murid, memberikan umpan balik penguatan, serta menutup pertemuan dengan doa bersama kafaratul majelis (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan teks Surah al-Ma'un dengan kode warna pada huruf-huruf bersambung bertasydid dan mad bagi murid yang memerlukan dukungan visual.
  • Proses: Murid yang sudah sangat lancar membaca diberikan tantangan membaca ayat 1-7 secara penuh sambung-menyambung tanpa jeda ragu; murid yang masih terbata-bata dibimbing membaca per penggalan 2-3 kata.
  • Produk: Unjuk kerja membaca mandiri: murid yang masih berkembang membaca ayat 1-3 dengan fasih, sedangkan murid yang sudah mahir membaca ayat 1-7 secara utuh dan fasih.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik membaca lisan 3 potongan kata bersambung Surah al-Ma'un secara acak: (1) أَرَأَيْتَ (a-ra-'ai-ta), (2) يَدُعُّ (ya-du'-'u), (3) الْمَاعُونَ (al-mā'ūn). Kriteria pemetaan: murid membaca kata tersebut tanpa mengeja huruf satu per satu.

Proses:

  • Observasi membaca huruf bersambung pada 4 kartu tantangan: Kartu A (يُكَذِّبُ, الْيَتِيمَ), Kartu B (يَحُضُّ, الْمِسْكِينِ), Kartu C (لِّلْمُصَلِّينَ, سَاهُونَ), Kartu D (يُرَاءُونَ, الْمَاعُونَ). Acuan benar: melafalkan seluruh huruf berharakat, tasydid, dan sukun sesuai kaidah bacaan tanpa merubah bunyi huruf.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman membaca lisan mandiri 1 ayat acak dari Surah al-Ma'un (pilihan antara ayat 1, 2, atau 7; acuan lafal: ayat 1 أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ; ayat 2 فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ; ayat 7 وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ). Kriteria ketercapaian: melafalkan seluruh rangkaian kata bersambung pada ayat tersebut secara tepat tanpa mengulang atau terhenti mengeja.

Formatif:

  • Unjuk kerja membaca kata bersambung Surah al-Ma'un saat kegiatan berpasangan 'Estafet Ayat al-Ma'un' dengan lembar observasi ketercapaian lafal.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kefasihan membaca huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un ayat 1-7Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un masih mengeja huruf demi huruf dan terbata-bata pada lebih dari 4 ayat.Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan fasih pada 1-3 ayat dengan sedikit pengulangan.Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan fasih pada 4-6 ayat tanpa mengeja.Membaca huruf hijaiah bersambung pada seluruh ayat (ayat 1-7) Surah al-Ma'un secara fasih, lancar, tepat harakat dan makhrajnya secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Bagian ayat atau sambungan huruf mana yang paling banyak membuat murid keliru saat melafalkannya?
  • Apakah metode peniruan dan latihan berpasangan efektif meningkatkan kefasihan membaca seluruh murid?

Murid:

  • Potongan kata mana dalam Surah al-Ma'un yang menurutmu paling mudah dibaca?
  • Bagian mana dari bacaan Surah al-Ma'un yang masih perlu kamu latih lagi agar lebih lancar?

Pertemuan 2 — Menulis Huruf Hijaiah Bersambung pada Surah al-Ma'un dengan Tepat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan tepat

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menulis huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan tepat (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat: murid diminta menyambungkan 2 potongan huruf terpisah di papan tulis/kertas, yaitu (1) ي - د - ع (acuan: يَدُعُّ) dan (2) ي - ح - ض (acuan: يَحُضُّ), lalu guru memetakan kesiapan menulis murid (7 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan dan demonstrasi guru di papan tulis tentang kaidah perubahan bentuk huruf hijaiah bersambung (posisi awal, tengah, akhir) serta huruf yang tidak bisa menyambung ke kiri/setelahnya (ا, د, ذ, ر, ز, و) khusus pada kata-kata Surah al-Ma'un (15 menit).
  • Murid secara berkesadaran mengamati 3 contoh pemisahan dan penggabungan huruf pada kata Surah al-Ma'un yang dicontohkan: (1) د - ي - ن menjadi دِينِ, (2) ي - ت - ي - م menjadi يَتِيمَ, (3) م - س - ك - ي - ن menjadi مِسْكِينِ (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memainkan kuis sambung cepat berpasangan (Joyful Challenge): setiap pasangan menerima kartu huruf lepas dan berlomba menyusun serta menuliskannya menjadi kata bersambung di papan tulis mini/kertas buram untuk kata: ف - ذ - ل - ك (acuan: فَذَٰلِكَ) dan ص - ل - ا - ت - ه - م (acuan: صَلَاتِهِمْ) (15 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja menulis huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un yang terdiri atas 4 butir soal: (1) menuliskan huruf terpisah أ - ر - أ - ي - ت menjadi bersambung (acuan: أَرَأَيْتَ); (2) menyambung huruf ك - ذ - ب menjadi bersambung (acuan: كَذَّبَ); (3) menyalin potongan ayat 4 فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ dengan kaidah sambung huruf yang tepat; (4) menyalin potongan ayat 7 وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ dengan kaidah sambung huruf yang tepat (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menukar hasil kerja mandiri dengan teman sebangku untuk saling memeriksa ketepatan sambungan huruf berdasarkan kunci acuan yang ditampilkan guru di papan tulis (10 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan kaidah utama penulisan huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un (huruf yang dapat menyambung dan yang tidak dapat disambung setelahnya) (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap hasil latihan menulis, mengapresiasi kerapian dan ketepatan murid, serta menutup sesi dengan doa penutup dan salam (10 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu panduan garis bantu perubahan huruf di posisi awal-tengah-akhir bagi murid yang memerlukan bimbingan visual.
  • Proses: Murid yang belum lancar menulis diberikan pendampingan langsung melalui latihan menebalkan tulisan bergaris putus-putus (tracing) pada kata Surah al-Ma'un; murid yang sudah mahir menulis mandiri tanpa garis bantu dan diberikan tugas menuliskan ayat penuh Surah al-Ma'un ayat 1-3.
  • Produk: Format penulisan dapat disesuaikan pada buku garis tiga untuk murid yang melatih proporsi atau buku tulis biasa bergaris.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes diagnostik performa menulis 2 kata Surah al-Ma'un dari huruf terpisah: (1) ي - د - ع (acuan: يَدُعُّ); (2) ي - ح - ض (acuan: يَحُضُّ). Kriteria: tepat menyambung kedua kata = siap mandiri; 1 tepat atau belum tepat = memerlukan bimbingan tutorial/kartu bantu.

Proses:

  • Cek ketepatan menulis 4 butir latihan mandiri pada lembar kerja: butir 1 menyambung أ - ر - أ - ي - ت (acuan: أَرَأَيْتَ); butir 2 menyambung ك - ذ - ب (acuan: كَذَّبَ); butir 3 menyalin potongan ayat 4 فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ (acuan: huruf ف-و terpisah dari ي-ل, lalu ل-ل-م-ص-ل-ي-ن bersambung tepat); butir 4 menyalin potongan ayat 7 وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ (acuan: و terpisah, ي-م-ن-ع-و bersambung lalu ن terpisah; ا-ل-م-ا bersambung lalu ع-و bersambung lalu ن terpisah).

Akhir Pertemuan:

  • Pengecekan hasil evaluasi silang antarmurid: murid memeriksa pekerjaan teman berdasarkan 4 acuan kunci jawaban lembar kerja dan mencatat jumlah butir yang ditulis dengan bentuk sambung yang tepat (skor 1-4).

Formatif:

  • Penilaian kinerja menulis huruf bersambung pada lembar kerja mandiri (4 butir)
  • Observasi ketepatan menyambung huruf pada aktivitas kuis berpasangan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Menulis Huruf Hijaiah Bersambung pada Surah al-Ma'unMenuliskan 0-1 dari 4 butir latihan kata/potongan ayat Surah al-Ma'un dengan kaidah sambung huruf yang tepat.Menuliskan tepat 2 dari 4 butir latihan kata/potongan ayat Surah al-Ma'un dengan kaidah sambung huruf yang tepat.Menuliskan tepat 3 dari 4 butir latihan kata/potongan ayat Surah al-Ma'un dengan kaidah sambung huruf yang tepat secara mandiri.Menuliskan seluruh 4 butir latihan kata/potongan ayat Surah al-Ma'un dengan kaidah sambung huruf yang tepat secara konsisten dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Bagian huruf bersambung mana pada Surah al-Ma'un yang masih sering mengalami kesalahan penulisan oleh murid?
  • Apakah alokasi waktu dan metode latihan mandiri sudah efektif membantu murid menulis huruf bersambung secara tepat?

Murid:

  • Huruf apa pada Surah al-Ma'un yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu sambung?
  • Bagaimana cara kamu mengingat huruf yang tidak bisa menyambung ke huruf sesudahnya?

Pertemuan 3 — Menjelaskan Surah al-Ma'un dan Hadis Berbuat Baik kepada Teman dalam Konteks Menyayangi Anak Yatim — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.3 Menjelaskan surah pendek Surah al-Ma'un tentang kepedulian terhadap sesama
  • TP 5.1.4 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam konteks menyayangi anak yatim

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan makna Surah al-Ma'un tentang kepedulian sesama dan hadis menyayangi anak yatim dalam berbuat baik kepada teman (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan mengajukan 2 pertanyaan lisan: (1) Sebutkan 1 ciri pendusta agama dalam Surah al-Ma'un (acuan: menghardik anak yatim / tidak memberi makan orang miskin / lalai dalam salat / riya / enggan memberi bantuan barang berguna); (2) Apakah arti anak yatim menurut ajaran Islam? (acuan: anak yang ditinggal wafat ayahnya sebelum usia balig) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru melalui tayangan bagan tentang isi pokok Surah al-Ma'un yang menegaskan bentuk kepedulian terhadap sesama (menghindari sikap menghardik anak yatim, menganjurkan memberi makan orang miskin, dan menolong sesama dengan barang berguna) (15 menit).
  • Murid mencermati lafal hadis riwayat Bukhari tentang kedudukan pengasuh anak yatim bersama Rasulullah saw. di surga ('Ana wa kaafilul yatimi fil jannati haakaza...' dengan isyarat jari telunjuk dan jari tengah) beserta maknanya dalam konteks berbuat baik kepada teman yang berstatus yatim (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok berpasangan untuk mengikuti kuis tantangan 'Kartu Cocok Makna' berisi 4 kartu pernyataan untuk dipasangkan dengan tepat: (1) Pernyataan 'Menghardik anak yatim' dipasangkan dengan 'Ciri orang yang mendustakan agama menurut ayat 1-2'; (2) Pernyataan 'Pemberian barang berguna/al-ma'un' dipasangkan dengan 'Wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan sesama'; (3) Pernyataan 'Isyarat jari telunjuk dan tengah Rasulullah saw.' dipasangkan dengan 'Kedekatan kedudukan orang yang memelihara anak yatim dengan Nabi di surga'; (4) Pernyataan 'Menghibur dan tidak merendahkan teman yang yatim' dipasangkan dengan 'Penerapan hadis menyayangi yatim dalam pergaulan sehari-hari' (acuan pasangan: 1-Ciri mendustakan agama, 2-Wujud kepedulian, 3-Kedekatan kedudukan di surga, 4-Penerapan hadis) (15 menit).
  • Setiap murid secara individu mengerjakan Lembar Kerja Pemahaman untuk menjelaskan secara tertulis: (1) Tiga pesan pokok kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'un (acuan: menyayangi/tidak menghardik anak yatim, memberi makan orang miskin, memberi bantuan barang berguna); (2) Makna hadis tentang anak yatim dikaitkan dengan sikap berbuat baik kepada teman (acuan: memuliakan, menyayangi, dan memperlakukan teman yatim dengan santun karena balasannya kedekatan surga bersama Nabi) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mendiskusikan kembali hasil pengerjaan lembar kerja dan mengonfirmasi pemahaman intinya (10 menit).
  • Murid merenungkan dan menuliskan satu kalimat komitmen diri tentang bagaimana mereka akan memperlakukan teman yang membutuhkan atau anak yatim di sekitar mereka berlandaskan Surah al-Ma'un dan hadis Nabi (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik atas pemahaman murid terhadap pesan Surah al-Ma'un dan hadis berbuat baik kepada teman yatim (5 menit).
  • Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya yaitu pelaksanaan asesmen sumatif bab (TP 1 sampai TP 4) dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan lembar bantu ringkasan arti ayat Surah al-Ma'un dan hadis bagi murid yang membutuhkan bantuan bacaan terjemah.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan terarah kata kunci (yatim, miskin, peduli), sedangkan murid yang cepat menjelaskan diminta memperluas uraian contoh sikap baik kepada teman yatim di sekolah.
  • Produk: Murid dapat menuangkan penjelasan dalam bentuk peta konsep poin-poin terstruktur atau uraian paragraf terpadu.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: (1) 'Sebutkan salah satu sifat orang yang mendustakan agama dalam Surah al-Ma'un!' (acuan jawaban: menghardik anak yatim / enggan memberi makan orang miskin / riya / lalai salat / enggan memberi bantuan barang berguna); (2) 'Siapakah yang dimaksud anak yatim?' (acuan jawaban: anak yang belum balig yang ditinggal meninggal dunia oleh ayahnya).

Proses:

  • Observasi ketepatan murid saat memasangkan 4 kartu pernyataan makna Surah al-Ma'un dan hadis pada kuis 'Kartu Cocok Makna' (acuan kunci: 1-Ciri mendustakan agama, 2-Wujud kepedulian, 3-Kedekatan kedudukan di surga, 4-Penerapan hadis).
  • Pemeriksaan lembar kerja individu yang mengukur ketepatan menjelaskan 3 pesan kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'un dan 1 penjelasan makna hadis menyayangi teman yatim.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan singkat di penutup: Murid menyebutkan kembali ganjaran bagi penyayang anak yatim menurut hadis Nabi saw. (acuan jawaban: berada dekat bersama Rasulullah saw. di surga seperti jari telunjuk dan jari tengah).

Formatif:

  • Kuis berpasangan 'Kartu Cocok Makna' untuk mengecek pemahaman konsep Surah al-Ma'un dan hadis anak yatim
  • Lembar Kerja Pemahaman Menjelaskan Pesan Surah al-Ma'un dan Hadis Menyayangi Anak Yatim

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pesan kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'unBelum mampu menjelaskan pesan Surah al-Ma'un tentang kepedulian sesama secara tepat (0 poin pesan tepat).Mampu menjelaskan 1 dari 3 pesan kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'un dengan tepat (acuan: tidak menghardik anak yatim, memberi makan orang miskin, tolong-menolong dengan barang berguna).Mampu menjelaskan 2 dari 3 pesan kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'un dengan tepat.Mampu menjelaskan seluruhnya (3 dari 3 pesan) kepedulian sesama dalam Surah al-Ma'un dengan tepat dan lengkap secara mandiri.
Menjelaskan hadis berbuat baik kepada teman dalam konteks menyayangi anak yatimBelum mampu menjelaskan makna hadis menyayangi anak yatim dalam konteks berbuat baik kepada teman.Mampu menyebutkan maksud hadis menyayangi anak yatim namun belum mengaitkannya dengan sikap berbuat baik kepada teman.Mampu menjelaskan makna hadis tentang menyayangi anak yatim dikaitkan dengan perilaku berbuat baik kepada teman secara tepat.Mampu menjelaskan makna hadis menyayangi anak yatim dikaitkan dengan perilaku berbuat baik kepada teman secara tepat, runtut, dan mengaitkan dengan kedudukan tinggi di surga bersama Nabi.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah murid dapat memahami keterkaitan antara pesan Surah al-Ma'un dan hadis tentang memuliakan anak yatim dalam kehidupan sehari-hari?
  • Bagian penjelasan mana yang masih membutuhkan penguatan atau contoh yang lebih dekat dengan dunia murid?

Murid:

  • Apa hal terpenting yang kamu pelajari hari ini tentang sikap terhadap anak yatim dan teman?
  • Perbuatan baik apa yang ingin kamu lakukan setelah mempelajari Surah al-Ma'un dan hadis Nabi hari ini?

Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.1 Membaca huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan fasih
  • TP 5.1.2 Menulis huruf hijaiah bersambung pada Surah al-Ma'un dengan tepat
  • TP 5.1.3 Menjelaskan surah pendek Surah al-Ma'un tentang kepedulian terhadap sesama
  • TP 5.1.4 Menjelaskan hadis tentang berbuat baik kepada teman dalam konteks menyayangi anak yatim

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran 28 murid (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab, tata tertib pengerjaan mandiri, serta alur pembagian waktu: tes tertulis serentak (40 menit) dilanjutkan dengan unjuk kerja pelafalan dan tes lisan bergiliran di meja guru (60 menit) sementara murid lain menyelesaikan refleksi dan membaca mandiri (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Asesmen Tertulis kepada seluruh murid dan menjelaskan petunjuk pengerjaan 2 bagian soal: Bagian I menulis huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un ayat 1-2 dan Bagian II uraian penjelasan hadis menyayangi anak yatim (3 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara serentak mengerjakan Bagian I dan II pada lembar tertulis secara mandiri tanpa membuka buku: Soal 1 menyambung huruf hijaiah terpisah (ا - ر - ء - ي - ت - ال - ل - ذ - ي - ي - ك - ذ - ب - ب - ال - د - ي - ن menjadi أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ); Soal 2 menyalin ayat 2 Surah al-Ma'un (فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ) dengan huruf hijaiah bersambung yang tepat; Soal 3 menjelaskan makna hadis menyayangi anak yatim (acuan: orang yang menanggung/menyayangi anak yatim kedudukannya di surga dekat dengan Nabi Muhammad saw. bagai jari telunjuk dan jari tengah); Soal 4 menyebutkan 2 wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim (acuan: berkata santun, tidak menghardik, berbagi makanan/keperluan, mengasihi) (37 menit).
  • Guru mengumpulkan lembar tertulis, lalu memulai unjuk kerja membaca dan tes lisan bergiliran ke meja guru berdurasi 2 menit per murid untuk 28 murid (total 56 menit berjalan, dialokasikan 57 menit termasuk jeda panggil): murid membaca Surah al-Ma'un ayat 1-3 dengan fasih (acuan pelafalan: makhraj huruf 'ain, dzal, ta tepat tanpa tertukar dan panjang mad thabi'i 2 harakat tepat) serta menjelaskan secara lisan pesan pokok Surah al-Ma'un tentang kepedulian terhadap sesama (acuan: larangan menghardik anak yatim dan perintah memberi makan orang miskin/peduli sesama) (54 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid secara hening menuliskan refleksi ketercapaian belajarnya pada lembar ceklist evaluasi diri terkait kemampuan membaca, menulis, dan menjelaskan pesan Surah al-Ma'un serta hadis yang telah dipelajari selama bab ini (3 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kejujuran, ketertiban, dan kemandirian seluruh murid dalam menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen sumatif Bab 1 (2 menit).
  • Guru merangkum capaian bab dan menutup kegiatan pembelajaran Bab 1 dengan doa penutup majelis serta salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada diferensiasi materi; lembar soal tertulis dan ayat target membaca seragam untuk seluruh murid sesuai acuan sumatif.
  • Proses: Akomodasi akses visual berupa lembar soal dengan ukuran huruf lebih besar bagi murid yang membutuhkan tanpa mengubah teks soal maupun indikator kelulusan.
  • Produk: Format bukti belajar seragam berupa lembar jawaban tertulis dan unjuk kerja pelafalan/lisan langsung di hadapan guru.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja membaca serta lisan bergiliran: lembar asesmen tertulis (menulis huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un dan uraian makna hadis menyayangi anak yatim) serta demonstrasi membaca Surah al-Ma'un dan penjelasan lisan pesan pokok surah
  • tes tertulis serentak: lembar kerja murid berisi salinan tulisan huruf hijaiah bersambung ayat Surah al-Ma'un serta uraian tertulis isi hadis dan wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
  • unjuk kerja pelafalan dan tes lisan bergiliran: kinerja pelafalan membaca ayat Surah al-Ma'un sesuai kaidah tajwid dan penjelasan lisan pesan pokok surah tentang kepedulian terhadap sesama dinilai 2 menit per murid secara rotasi ke meja guru (60 menit / 2 menit = 30 kuota antrean, muat 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja pelafalan dan pemahaman lisan)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja membaca serta lisan bergiliran: lembar asesmen tertulis (menulis huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un dan uraian makna hadis menyayangi anak yatim) serta demonstrasi membaca Surah al-Ma'un dan penjelasan lisan pesan pokok surah
  • tes tertulis serentak: lembar kerja murid berisi salinan tulisan huruf hijaiah bersambung ayat Surah al-Ma'un serta uraian tertulis isi hadis dan wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan kunci jawaban)
  • unjuk kerja pelafalan dan tes lisan bergiliran: kinerja pelafalan membaca ayat Surah al-Ma'un sesuai kaidah tajwid dan penjelasan lisan pesan pokok surah tentang kepedulian terhadap sesama dinilai 2 menit per murid secara rotasi ke meja guru (60 menit / 2 menit = 30 kuota antrean, muat 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja pelafalan dan pemahaman lisan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un (TP 5.1.1)Membaca Surah al-Ma'un ayat 1-3 masih terbata-bata dengan mengeja dan banyak kesalahan makhraj huruf.Membaca Surah al-Ma'un ayat 1-3 lancar tetapi masih terdapat 2-3 kesalahan makhraj huruf (seperti huruf 'ain atau dzal).Membaca Surah al-Ma'un ayat 1-3 dengan fasih tanpa mengeja sesuai makhraj huruf yang tepat.Membaca Surah al-Ma'un ayat 1-3 dengan sangat fasih, makhraj sempurna, dan panjang mad tepat secara mandiri dan konsisten.
Menulis huruf hijaiah bersambung Surah al-Ma'un (TP 5.1.2)Menulis huruf hijaiah bersambung ayat 1 dan 2 Surah al-Ma'un dengan bentuk sambung huruf yang sebagian besar belum tepat.Menulis huruf hijaiah bersambung ayat 1 dan 2 Surah al-Ma'un dengan tepat pada salah satu ayat saja (acuan kunci: أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ atau فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ).Menulis huruf hijaiah bersambung pada kedua ayat (ayat 1 dan ayat 2 Surah al-Ma'un) secara tepat sesuai aturan penulisan huruf sambung.Menulis huruf hijaiah bersambung pada ayat 1 dan 2 Surah al-Ma'un secara sempurna, tepat bentuk awal, tengah, akhir, serta rapi.
Menjelaskan pesan pokok Surah al-Ma'un tentang kepedulian (TP 5.1.3)Belum mampu menjelaskan pesan pokok Surah al-Ma'un tentang kepedulian terhadap sesama secara lisan.Menjelaskan pesan pokok Surah al-Ma'un namun hanya menyebutkan salah satu unsur kepedulian saja (hanya menyebut anak yatim atau hanya orang miskin).Menjelaskan pesan pokok Surah al-Ma'un secara tepat mencakup larangan menghardik anak yatim dan anjuran memberi makan orang miskin.Menjelaskan pesan pokok Surah al-Ma'un secara lengkap dan mendalam mencakup larangan menelantarkan anak yatim, kepedulian kepada orang miskin, serta bentuk empati nyata kepada sesama.
Menjelaskan hadis menyayangi anak yatim (TP 5.1.4)Belum mampu menjelaskan isi hadis maupun wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim.Menjelaskan makna hadis tentang anak yatim secara ringkas namun belum menyebutkan wujud sikap berbuat baik secara tepat.Menjelaskan makna hadis (kedekatan bersama Nabi saw. di surga) dan menuliskan minimal 2 wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim secara tepat sesuai acuan kunci.Menjelaskan makna hadis secara utuh dan tepat disertai lebih dari 2 wujud sikap berbuat baik kepada anak yatim dalam kehidupan berteman secara rinci.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 40 menit untuk tes tertulis dan 57 menit untuk unjuk kerja lisan 28 murid berjalan efektif dan tertib?
  • Bagian kompetensi mana dari keempat TP Bab 1 yang paling banyak dikuasai dengan baik oleh murid dan mana yang membutuhkan penguatan lanjutan?

Murid:

  • Bagian mana dari tes tadi yang paling mudah dan paling menantang bagiku (membaca, menulis, atau menjelaskan hadis)?
  • Bagaimana perasaanku setelah berhasil menyelesaikan seluruh evaluasi pemahaman Surah al-Ma'un dan hadis menyayangi anak yatim secara mandiri?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Mushaf Al-Qur'an dan Terjemahan Kemenag RI
  4. Kartu lafal potongan kata bersambung Surah al-Ma'un
  5. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemdikbudristek, 2021)
  6. Buku Siswa PAI dan Budi Pekerti Kelas V SD (Kemdikbudristek, 2021)
  7. Mushaf Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama RI
  8. Papan tulis bergaris, kartu huruf hijaiah lepas dan bersambung Surah al-Ma'un, lembar kerja murid
  9. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek RI 2021)
  10. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek RI 2021)
  11. Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama Republik Indonesia
  12. Kartu Cocok Makna materi Surah al-Ma'un dan Hadis Menyayangi Anak Yatim
  13. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kemdikbud RI, 2021
  14. Mushaf Al-Qur'an dan Terjemah Kemenag RI
  15. Lembar Asesmen Tertulis Sumatif Bab 1
  16. Rubrik dan Lembar Penilaian Unjuk Kerja Lisan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.