Modul AjarPertemuan 6Bab 9Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 9 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan ketentuan dan tata cara salat Jumat, Duha, dan Tahajud secara tertulis dengan benar sebagai bukti pemahaman fikih ibadah salat sunah.
  2. Murid dapat mempraktikkan salah satu dari salat Duha atau salat Tahajud dengan gerakan, bacaan, dan tertib yang benar sebagai unjuk kerja asesmen sumatif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua yang sudah kamu pelajari tentang salat Jumat, Duha, dan Tahajud, mana yang paling berkesan dan mengapa?
  2. Jika seseorang bertanya kepadamu cara melakukan salat Duha, apa yang akan kamu sampaikan pertama kali?
  3. Apa perbedaan penting antara salat Jumat, salat Duha, dan salat Tahajud yang kamu ingat paling baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama, murid menjawab salam dengan tertib. (5 menit)
  • Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah pertemuan terakhir Bab 9 sekaligus pelaksanaan asesmen sumatif untuk mengukur pemahaman dan keterampilan murid tentang salat Jumat, Duha, dan Tahajud.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan kepada 2–3 murid untuk mengaktifkan ingatan: 'Dari semua yang sudah kita pelajari tentang salat Jumat, Duha, dan Tahajud, mana yang paling kamu ingat?' — ini sekaligus berfungsi sebagai asesmen diagnostik awal.
  • Guru menginformasikan dua bagian asesmen hari ini: Bagian 1 adalah tes tertulis (menjelaskan ketentuan dan tata cara), dan Bagian 2 adalah unjuk kerja praktik salat Duha atau Tahajud.
  • Guru menjelaskan teknis pelaksanaan, alokasi waktu tiap bagian, dan kriteria penilaian secara singkat agar murid memahami ekspektasi.
  • Guru mempersilakan murid untuk mengambil posisi duduk yang nyaman dan menyiapkan alat tulis sebelum asesmen dimulai.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal tes tertulis kepada seluruh murid. Soal mencakup pertanyaan tentang: (a) ketentuan salat Jumat (syarat wajib, tata cara, dan hal-hal yang perlu diperhatikan), (b) ketentuan dan waktu pelaksanaan salat Duha, jumlah rakaat, dan niatnya, serta (c) ketentuan dan waktu pelaksanaan salat Tahajud, jumlah rakaat minimal, dan niatnya. (15 menit)
  • Murid mengerjakan soal tes tertulis secara mandiri dan tenang. Guru berkeliling memastikan kondisi kondusif dan murid mengerjakan dengan jujur.
  • Soal tes tertulis terdiri dari: 5 soal pilihan ganda (tentang ketentuan umum ketiga salat), 3 soal isian singkat (melengkapi niat atau urutan tata cara), dan 2 soal uraian singkat (menjelaskan perbedaan salat Duha dan Tahajud, serta alasan pentingnya salat sunah).
  • Guru mengingatkan murid untuk membaca soal dengan seksama sebelum menjawab dan menggunakan waktu dengan baik.
  • Setelah waktu habis, murid mengumpulkan lembar jawaban ke meja guru.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menyampaikan transisi ke Bagian 2: unjuk kerja praktik salat. Murid diminta memilih salah satu: salat Duha atau salat Tahajud yang akan dipraktikkan. (2 menit persiapan)
  • Guru mengatur giliran praktik: karena waktu terbatas, praktik dilakukan secara berkelompok kecil (4–5 murid per kelompok) secara bersamaan di area yang telah disiapkan (sajadah/karpet di kelas atau mushola sekolah jika tersedia). Guru dan/atau murid yang sudah selesai giliran pertama membantu observasi giliran berikutnya.
  • Setiap murid mempraktikkan minimal 2 rakaat salat Duha atau 2 rakaat salat Tahajud yang mencakup: niat (diucapkan dalam hati/pelan), takbiratul ihram, bacaan Al-Fatihah dan surah pendek, gerakan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud, dan salam.
  • Guru menilai setiap murid menggunakan rubrik praktik (aspek: gerakan, bacaan, tertib) sambil mencatat pada lembar observasi.
  • Murid yang menunggu giliran duduk tenang, dapat membaca kembali buku siswa atau merenungkan materi yang baru saja diujikan secara tertulis.
  • Diferensiasi: Murid yang memerlukan dukungan tambahan diperbolehkan membawa catatan niat salat sebagai panduan (scaffolding), namun tetap dinilai pada aspek gerakan dan tertib secara mandiri.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah seluruh murid menyelesaikan unjuk kerja, guru mengajak murid kembali duduk bersama untuk sesi refleksi singkat. (5 menit)
  • Guru memberikan lembar refleksi diri (self-assessment) singkat berisi 3 pertanyaan: (1) 'Bagian mana dari asesmen hari ini yang aku rasa sudah kukerjakan dengan baik?', (2) 'Bagian mana yang masih perlu aku perbaiki?', (3) 'Apa yang akan aku lakukan agar bisa mempraktikkan salat sunah ini di rumah secara rutin?'
  • Murid mengisi lembar refleksi secara jujur dan mandiri. Guru menegaskan bahwa refleksi ini bukan dinilai, melainkan untuk membantu murid mengenali kemajuan belajarnya sendiri.
  • Guru meminta 2–3 murid (sukarela) berbagi satu hal yang mereka pelajari dari proses belajar Bab 9 ini, membangun suasana saling menghargai.
  • Guru memberikan umpan balik umum secara lisan: mengapresiasi usaha seluruh murid dan menyampaikan pesan bermakna bahwa salat bukan sekadar hafalan, melainkan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan bahwa hari ini mereka telah menunjukkan pemahaman dan keterampilan tentang salat Jumat, Duha, dan Tahajud melalui tes tertulis dan praktik. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak membiasakan salat Duha setiap pagi sebelum sekolah dan salat Tahajud minimal di hari-hari tertentu sebagai bentuk taat beribadah kepada Allah Swt.
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya disertai umpan balik tertulis agar murid dapat mengetahui capaiannya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan dapat diberikan kartu panduan ringkas berisi poin-poin ketentuan salat Jumat, Duha, dan Tahajud sebagai alat bantu mengingat sebelum tes tertulis dimulai (bukan saat mengerjakan).
  • Proses: Untuk unjuk kerja praktik, murid yang sudah sangat fasih diminta mempraktikkan dengan lebih detail (termasuk bacaan doa iftitah dan doa setelah salat). Murid yang masih kesulitan difokuskan pada gerakan dan tertib inti saja, dengan scaffolding berupa kartu niat.
  • Produk: Murid yang telah menyelesaikan tes tertulis lebih awal dapat menuliskan refleksi tambahan: 'Tuliskan manfaat salat Duha atau Tahajud dalam kehidupanmu sehari-hari' pada bagian belakang lembar jawaban, sebagai pengayaan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan pemantik di awal pertemuan untuk mengaktifkan skema pengetahuan murid tentang salat Jumat, Duha, dan Tahajud sebelum asesmen sumatif dimulai.
  • Guru mengamati respons murid (verbal dan ekspresi) untuk mengidentifikasi sejauh mana murid siap menghadapi asesmen, sehingga guru dapat memberikan pengingat singkat jika diperlukan.

Proses:

  • Observasi berkeliling selama pengerjaan tes tertulis untuk memastikan murid mengerjakan secara mandiri dan tidak mengalami kebingungan yang tidak perlu.
  • Pencatatan pada lembar observasi praktik per murid mencakup skor gerakan, bacaan, dan tertib selama unjuk kerja berlangsung.
  • Pembacaan lembar refleksi diri murid untuk mendapatkan gambaran tentang kesadaran murid atas capaian dan kekurangannya sendiri.

Akhir:

  • Penilaian tes tertulis: skor dihitung dari jawaban benar pilihan ganda (skor 1 per soal), isian singkat (skor 2 per soal), dan uraian (skor 3 per soal). Total skor dikonversi ke nilai 0–100.
  • Penilaian unjuk kerja praktik salat menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang–Sangat Berkembang) pada aspek gerakan, bacaan, dan tertib. Nilai akhir praktik = (jumlah skor yang diperoleh / skor maksimal 12) x 100.
  • Nilai akhir sumatif Bab 9 merupakan gabungan nilai tes tertulis (bobot 50%) dan nilai unjuk kerja praktik (bobot 50%).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat pendahuluan sebagai cek pemahaman awal (diagnostik sebelum asesmen sumatif dimulai).
  • Observasi guru selama unjuk kerja praktik salat menggunakan lembar observasi berbasis rubrik (aspek: gerakan, bacaan, tertib).
  • Lembar refleksi diri (self-assessment) murid di tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Tes tertulis: 5 soal pilihan ganda, 3 soal isian singkat, dan 2 soal uraian singkat tentang ketentuan dan tata cara salat Jumat, Duha, dan Tahajud (TP 4.9.6.1).
  • Unjuk kerja praktik: murid mempraktikkan salat Duha atau Tahajud minimal 2 rakaat, dinilai menggunakan rubrik 4 aspek: gerakan, bacaan, tertib, dan kelancaran (TP 4.9.6.2).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Ketentuan Salat Jumat (Tes Tertulis)Murid tidak dapat menjelaskan ketentuan salat Jumat atau jawaban sebagian besar salah.Murid dapat menyebutkan 1–2 ketentuan salat Jumat dengan benar namun penjelasan tidak lengkap.Murid dapat menjelaskan sebagian besar ketentuan salat Jumat (syarat, tata cara, waktu) dengan benar.Murid dapat menjelaskan semua ketentuan salat Jumat (syarat wajib, tata cara, hal-hal yang perlu diperhatikan) secara lengkap dan benar.
Penjelasan Ketentuan Salat Duha dan Tahajud (Tes Tertulis)Murid tidak dapat menjelaskan ketentuan salat Duha dan Tahajud atau jawaban sebagian besar salah.Murid dapat menyebutkan waktu pelaksanaan salah satu salat (Duha atau Tahajud) namun penjelasan lain tidak lengkap.Murid dapat menjelaskan ketentuan salat Duha dan Tahajud (waktu, jumlah rakaat, niat) dengan cukup benar.Murid dapat menjelaskan ketentuan salat Duha dan Tahajud secara lengkap dan tepat, termasuk perbedaan di antara keduanya.
Gerakan Salat (Unjuk Kerja Praktik)Sebagian kecil gerakan salat benar; banyak gerakan yang tidak sesuai tuntunan.Separuh gerakan salat benar dan sesuai tuntunan.Sebagian besar gerakan salat benar, hanya sedikit yang perlu diperbaiki.Semua gerakan salat benar, sesuai tuntunan, dan dilakukan dengan tenang dan khusyuk.
Bacaan Salat (Unjuk Kerja Praktik)Sebagian kecil bacaan salat benar; banyak bacaan yang tidak sesuai atau terlewat.Separuh bacaan salat benar dan lancar.Sebagian besar bacaan salat benar dan lancar, hanya sedikit yang perlu diperbaiki.Semua bacaan salat benar, lancar, dan diucapkan dengan jelas.
Tertib (Urutan) Pelaksanaan Salat (Unjuk Kerja Praktik)Urutan gerakan salat tidak berurutan atau banyak langkah yang terlewati.Urutan gerakan salat sebagian sudah benar namun masih ada beberapa langkah yang terlewati atau terbalik.Urutan gerakan salat sebagian besar benar dan runtut, hanya sedikit ketidaksesuaian.Urutan seluruh gerakan salat benar, runtut, dan dilakukan dari awal hingga akhir tanpa melewatkan satu pun langkah.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu mengerjakan tes tertulis secara mandiri? Apakah soal yang diberikan sudah sesuai dengan tingkat kemampuan murid kelas 4?
  • Bagaimana kesiapan murid saat unjuk kerja praktik? Apakah alokasi waktu cukup untuk menilai seluruh murid satu per satu?
  • Apakah proses pembelajaran selama Bab 9 sudah cukup membekali murid untuk menyelesaikan asesmen sumatif ini dengan baik? Apa yang perlu diperkuat di pertemuan remedial?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah efektif mendukung murid yang membutuhkan bantuan tanpa mengurangi tantangan bagi murid yang sudah mahir?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari asesmen hari ini yang aku rasa sudah kukerjakan dengan baik?
  • Bagian mana yang masih terasa sulit dan perlu aku pelajari lagi?
  • Apa yang akan aku lakukan agar bisa mempraktikkan salat Duha atau Tahajud secara rutin di rumah mulai sekarang?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4, Kemendikbud RI, 2021 — Bab 9: Mengenal Salat Jumat, Duha dan Tahajud (hlm. 151–168).
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4, Kemendikbud RI, 2021 — panduan asesmen dan rubrik praktik salat (hlm. 213–238).
  3. Lembar soal tes tertulis (disiapkan oleh guru, berisi soal pilihan ganda, isian singkat, dan uraian).
  4. Lembar observasi praktik salat (rubrik penilaian gerakan, bacaan, dan tertib — disiapkan oleh guru).
  5. Lembar refleksi diri murid (self-assessment, disiapkan oleh guru).
  6. Sajadah/karpet untuk area praktik salat di kelas atau mushola sekolah.
  7. Papan tulis atau proyektor untuk menampilkan petunjuk teknis pelaksanaan asesmen.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.