Modul AjarPertemuan 2Bab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Memahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Memahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Memahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 6 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Memahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMemahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pesan-pesan pokok Q.S. At-Tīn (ayat 1–8) dengan baik, termasuk kandungan tentang kemuliaan manusia dan balasan amal perbuatan.
  2. Murid dapat membuat paparan sederhana tentang pesan-pesan pokok Q.S. At-Tīn dalam bentuk mind mapping atau presentasi kelompok.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurut kalian, apa yang membuat manusia berbeda dan lebih mulia dibanding makhluk lain ciptaan Allah?
  2. Jika manusia diciptakan dalam bentuk yang paling sempurna, kira-kira apa yang harus dilakukan manusia agar tetap mulia di sisi Allah?
  3. Pernahkah kalian merasa bahwa perbuatan baik yang kalian lakukan pasti ada balasannya? Ceritakan!

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru mengajukan 2–3 pertanyaan lisan singkat, seperti: 'Siapa yang sudah pernah membaca Q.S. At-Tīn?' dan 'Apa saja yang kalian ingat dari surah tersebut?' Guru mencatat respons murid sebagai peta awal pemahaman.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami pesan-pesan pokok Q.S. At-Tīn dan membuat mind mapping bersama kelompok.
  • Guru memancing rasa ingin tahu murid dengan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat manusia lebih mulia dibanding makhluk lain?' dan meminta 2–3 murid berbagi jawaban singkat.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan teks Q.S. At-Tīn ayat 1–8 beserta terjemahannya di papan tulis atau layar proyektor.
  • Guru membacakan Q.S. At-Tīn ayat per ayat dengan tartil sambil menunjuk teks, lalu murid mengikuti bersama-sama (choral reading).
  • Guru menjelaskan makna dan pesan pokok tiap ayat secara ringkas menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak kelas 4: ayat 1–3 (sumpah Allah dengan buah Tin, Zaitun, Gunung Sinai, dan negeri Mekah), ayat 4 (manusia diciptakan dalam bentuk paling sempurna), ayat 5 (manusia bisa jatuh ke derajat paling rendah jika tidak beriman dan beramal saleh), ayat 6 (pengecualian bagi orang beriman dan beramal saleh), ayat 7–8 (Allah adalah hakim yang paling adil).
  • Guru menggunakan analogi sederhana: 'Bayangkan kalian punya ponsel canggih—kalau dipakai dengan baik, fungsinya luar biasa. Kalau dirusak, jadi tidak berguna. Manusia pun begitu—Allah ciptakan kita sempurna, tapi kita harus menjaganya dengan iman dan amal saleh.'
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk mencatat 2–3 poin penting dari penjelasan guru di buku catatan masing-masing (think time).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok kecil (4–5 orang per kelompok) secara acak atau berdasarkan kedekatan tempat duduk.
  • Setiap kelompok mendapat selembar kertas A3 (atau kertas HVS besar) dan spidol warna-warni untuk membuat mind mapping pesan pokok Q.S. At-Tīn.
  • Guru menjelaskan cara membuat mind mapping sederhana: tulis 'Q.S. At-Tīn' di tengah, lalu buat cabang untuk setiap pesan utama (kemuliaan manusia, ancaman penurunan derajat, balasan bagi orang beriman, keadilan Allah). Setiap cabang boleh diberi gambar kecil atau simbol.
  • Murid yang lebih mahir (cepat) didorong untuk menambahkan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari di setiap cabang mind mapping.
  • Murid yang membutuhkan bantuan (lambat) disediakan kartu panduan berisi daftar pesan pokok Q.S. At-Tīn dalam kalimat pendek sebagai scaffolding.
  • Guru berkeliling memantau, memberikan umpan balik singkat ke tiap kelompok ('Cabang ini sudah bagus, coba tambahkan satu pesan lagi di sini'), dan mencatat perkembangan proses sebagai asesmen proses.
  • Setiap kelompok mempresentasikan mind mapping-nya di depan kelas dalam waktu 2–3 menit per kelompok. Kelompok lain menyimak dan boleh memberi satu pertanyaan atau tanggapan.
  • Guru memberikan apresiasi positif setelah setiap presentasi dan meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok presentasi, guru mengajak seluruh kelas melakukan refleksi bersama dengan pertanyaan: 'Pesan mana dari Q.S. At-Tīn yang paling berkesan untukmu? Mengapa?'
  • Murid diberi waktu 2 menit untuk menulis jawaban refleksi singkat di buku catatan atau selembar sticky note (jika tersedia).
  • Beberapa murid (3–4 orang) berbagi jawaban refleksi mereka secara lisan. Guru merespons dengan hangat dan menghubungkan dengan nilai keimanan dan amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru mengajak murid mengevaluasi proses belajar kelompok: 'Apa yang sudah berjalan baik dalam kerja kelompok tadi? Apa yang bisa diperbaiki?'
  • Guru menegaskan kembali pesan utama: Allah menciptakan manusia dengan sempurna, dan tugas kita adalah menjaga kemuliaan itu dengan beriman dan beramal saleh.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pesan-pesan pokok Q.S. At-Tīn secara lisan bersama-sama (2–3 poin utama).
  • Asesmen Akhir: Guru memberikan 3 pertanyaan lisan/tertulis singkat sebagai cek pemahaman akhir (lihat bagian Asesmen Akhir).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta membaca ulang Q.S. At-Tīn beserta terjemahannya di rumah bersama orang tua dan mendiskusikan satu pesan yang paling ingin mereka amalkan.
  • Guru menyampaikan gambaran singkat materi pertemuan berikutnya (menulis Q.S. At-Tīn).
  • Pembelajaran ditutup dengan membaca doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca Q.S. At-Tīn diberikan tantangan tambahan: mencari hubungan antara pesan Q.S. At-Tīn dengan hadis tentang kemuliaan manusia. Murid yang masih kesulitan memahami makna ayat disediakan terjemahan per ayat dalam kartu kecil yang bisa dipegang selama diskusi.
  • Proses: Murid yang cepat memahami materi berperan sebagai 'tutor sebaya' dalam kelompok dan membantu teman yang kesulitan menyusun cabang mind mapping. Murid yang membutuhkan dukungan lebih bisa menggunakan kartu scaffolding berisi daftar pesan pokok Q.S. At-Tīn dalam kalimat sederhana.
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat membuat mind mapping digital menggunakan aplikasi sederhana (Canva, Google Slides) jika fasilitas tersedia, atau menambahkan ilustrasi dan contoh nyata yang lebih lengkap. Murid yang masih berkembang cukup membuat mind mapping dengan 3–4 cabang utama disertai kata kunci saja tanpa harus menambahkan contoh.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan diagnostik: 'Siapa yang sudah pernah membaca Q.S. At-Tīn?' dan 'Apa yang kalian tahu tentang isi surah tersebut?'
  • Guru meminta 3–4 murid menyebutkan satu hal yang mereka ingat tentang Q.S. At-Tīn (boleh tentang isi, ayat, atau artinya).
  • Guru menggunakan respons murid untuk memetakan titik awal pemahaman dan menyesuaikan penekanan penjelasan dalam kegiatan inti.

Proses:

  • Guru mengobservasi dan mencatat keaktifan tiap murid saat choral reading dan diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (aktif/cukup aktif/belum aktif).
  • Guru memberikan umpan balik langsung (on-the-spot feedback) kepada kelompok saat pembuatan mind mapping: menilai apakah cabang-cabang mind mapping sudah mencakup pesan pokok yang tepat.
  • Guru menilai kualitas presentasi kelompok menggunakan rubrik 4 level (aspek: ketepatan isi, kelengkapan pesan pokok, kejelasan penyampaian, kerja sama).
  • Murid melakukan penilaian diri singkat (self-assessment) saat refleksi: 'Sudahkah saya memahami minimal 3 pesan pokok Q.S. At-Tīn?' dengan jawaban Ya/Belum.

Akhir:

  • Guru mengajukan 3 pertanyaan cek pemahaman secara lisan atau tertulis di lembar singkat: (1) Sebutkan 2 pesan pokok Q.S. At-Tīn! (2) Apa yang dimaksud dengan manusia diciptakan dalam sebaik-baik bentuk (ayat 4)? (3) Apa balasan bagi orang yang beriman dan beramal saleh menurut Q.S. At-Tīn?
  • Hasil mind mapping kelompok dikumpulkan dan dinilai guru menggunakan rubrik yang telah disiapkan.
  • Guru mencatat murid yang belum mampu menjawab pertanyaan akhir untuk ditindaklanjuti pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi kelompok dan sesi tanya jawab
  • Penilaian proses pembuatan mind mapping: kesesuaian isi, kelengkapan cabang, dan kerja sama kelompok
  • Umpan balik lisan guru kepada tiap kelompok saat berkeliling
  • Penilaian presentasi kelompok: kejelasan penyampaian dan ketepatan isi

Sumatif:

  • Pertanyaan lisan/tertulis singkat di akhir pembelajaran untuk mengecek pemahaman individu tentang pesan pokok Q.S. At-Tīn
  • Penilaian hasil mind mapping kelompok menggunakan rubrik 4 level

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-TīnMurid belum dapat menyebutkan pesan pokok Q.S. At-Tīn meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan 1 pesan pokok Q.S. At-Tīn dengan bantuan guru atau kartu panduan.Murid dapat menjelaskan 2–3 pesan pokok Q.S. At-Tīn dengan kalimat sendiri secara mandiri.Murid dapat menjelaskan seluruh pesan pokok Q.S. At-Tīn (kemuliaan manusia, ancaman penurunan derajat, balasan bagi orang beriman, keadilan Allah) dengan kalimat sendiri dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Membuat mind mapping pesan pokok Q.S. At-TīnMind mapping tidak memuat pesan pokok Q.S. At-Tīn atau sangat tidak lengkap (hanya 1 cabang atau kurang).Mind mapping memuat 2 cabang pesan pokok dengan informasi yang masih kurang tepat atau tidak lengkap.Mind mapping memuat 3–4 cabang pesan pokok dengan informasi yang tepat dan cukup jelas.Mind mapping memuat seluruh pesan pokok Q.S. At-Tīn secara lengkap dan tepat, disertai kata kunci atau ilustrasi yang memperjelas makna, dan disajikan dengan rapi dan kreatif.
Mempresentasikan mind mapping di depan kelasMurid tidak mau atau tidak mampu menyampaikan isi mind mapping meskipun dengan dorongan guru.Murid menyampaikan isi mind mapping dengan suara pelan dan terbata-bata, konten yang disampaikan masih kurang tepat.Murid menyampaikan isi mind mapping dengan cukup jelas dan lancar, konten yang disampaikan sebagian besar tepat.Murid menyampaikan isi mind mapping dengan jelas, percaya diri, dan lancar; konten tepat dan mampu menjawab pertanyaan atau tanggapan dari teman dengan baik.
Kerja sama dalam kelompokMurid tidak terlibat dalam kerja kelompok dan tidak berkontribusi pada pembuatan mind mapping.Murid terlibat sesekali dalam kerja kelompok dengan kontribusi yang sangat terbatas.Murid aktif berpartisipasi dalam kerja kelompok dan memberikan kontribusi yang cukup berarti.Murid sangat aktif berpartisipasi, membantu teman yang kesulitan, dan berkontribusi signifikan terhadap kualitas hasil mind mapping kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti penjelasan pesan pokok Q.S. At-Tīn dengan baik? Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah strategi mind mapping efektif membantu murid memahami dan mengorganisasi pesan-pesan pokok Q.S. At-Tīn?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk mencakup semua tahap pembelajaran? Bagian mana yang perlu dipercepat atau diperlambat?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan (kartu scaffolding dan tantangan tambahan) efektif menjangkau kebutuhan semua murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dari cara penyampaian materi atau pengelolaan kelas pada pertemuan ini?

Refleksi Murid:

  • Pesan pokok Q.S. At-Tīn apa yang paling berkesan untukmu hari ini? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah bisa menjelaskan dengan kata-katamu sendiri mengapa manusia harus beriman dan beramal saleh?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama membuat mind mapping bersama teman-teman? Apa yang kamu pelajari dari kerja kelompok tadi?
  • Satu hal apa yang ingin kamu lakukan setelah memahami pesan Q.S. At-Tīn ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Kemdikbud)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Kemdikbud)
  3. Teks Q.S. At-Tīn ayat 1–8 beserta terjemahan (dicetak atau ditampilkan di papan/proyektor)
  4. Kertas A3 atau kertas HVS ukuran besar untuk mind mapping
  5. Spidol warna-warni
  6. Kartu panduan scaffolding (kartu kecil berisi daftar pesan pokok Q.S. At-Tīn dalam kalimat sederhana, disiapkan guru untuk murid yang membutuhkan)
  7. Proyektor atau papan tulis (jika tersedia)
  8. Sticky note (opsional, untuk kegiatan refleksi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.