MODUL AJAR Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B) Topik: Bab 6 — Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S At-Tin dan Hadis tentang Silaturahmi INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Bab 6 — Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S At-Tin dan Hadis tentang Silaturahmi |
|---|
| Alokasi Waktu | 11 JP (11 x 35 menit = 385 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 4.6.1 Membaca Q.S. At-Tin dengan tartil sesuai kaidah huruf hijaiah bersambung
- TP 4.6.2 Menulis ayat-ayat Q.S. At-Tin menggunakan kaidah huruf hijaiah bersambung
- TP 4.6.3 Menghafal Q.S. At-Tin dengan lancar
- TP 4.6.4 Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin tentang kemuliaan penciptaan manusia dan amal kebajikan
- TP 4.6.5 Menjelaskan hadis tentang menjaga hubungan baik dengan sesama melalui silaturahmi
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara kita membaca ayat-ayat dalam Q.S. At-Tin secara tartil dan benar?
- Apa perbedaan bentuk huruf hijaiah ketika berdiri sendiri dengan saat disambung dalam ayat Al-Qur'an?
- Siapa yang sudah hafal sebagian ayat dari Surah At-Tin di rumah?
- Bagaimana cara kita mengulang-ulang bacaan agar ayat Al-Qur'an mudah diingat di luar kepala?
- Mengapa Allah Swt. menyebutkan manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya?
- Apa yang menyebabkan manusia yang mulia bisa jatuh ke tempat yang paling rendah menurut Q.S. At-Tin?
- Bagaimana hubungan silaturahmi dapat menjaga kebaikan dan keberkahan hidup kita sesuai sabda Nabi Muhammad saw.?
- Bagaimana kesiapan kalian untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca, menulis, menghafal Q.S. At-Tin, serta memahami pesan silaturahmi secara mandiri hari ini?
- Mengapa kejujuran dan ketertiban menjadi bukti keimanan kita saat mengerjakan asesmen sumatif?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Membaca Tartil dan Menulis Ayat-Ayat Q.S. At-Tin Sesuai Kaidah Huruf Hijaiah Bersambung — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.6.1 Membaca Q.S. At-Tin dengan tartil sesuai kaidah huruf hijaiah bersambung
- TP 4.6.2 Menulis ayat-ayat Q.S. At-Tin menggunakan kaidah huruf hijaiah bersambung
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik membaca potongan ayat untuk memetakan kesiapan membaca huruf bersambung murid (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):- Murid menyimak demonstrasi guru dalam membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 secara tartil dengan pelafalan makharijul huruf yang tepat dan mencermati kaidah perubahan bentuk huruf hijaiah bersambung (di awal, tengah, dan akhir) pada bagan peraga (15 menit).
- Murid bersama kelompok kecil bermain 'Detektif Tajwid Huruf Bersambung': mengamati kartu potongan lafal Q.S. At-Tin untuk menemukan huruf yang berubah bentuk saat disambung (berpindah dari bentuk tunggal ke sambung) serta menandai bacaan mad thabi'i pada ayat 1-3 (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Murid secara bergiliran membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 secara tartil di hadapan pasangan belajarnya dengan saling menyimak ketepatan harakat dan makhraj (20 menit).
- Murid menuliskan kembali ayat 1-4 Q.S. At-Tin pada lembar kerja bergaris dengan kaidah penulisan dari kanan ke kiri dan perubahan bentuk huruf hijaiah bersambung yang tepat (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama bimbingan guru memeriksa hasil tulisan sambung dan bacaan tartilnya, mengidentifikasi huruf mana yang sudah tersambung sempurna dan huruf mana yang masih terputus atau keliru posisinya (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan kaidah membaca tartil dan teknik menyambung huruf hijaiah pada Q.S. At-Tin (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap capaian latihan membaca dan menulis hari ini serta menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majelis dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar diberikan panduan tulisan bergaris titik-titik (tracing font arab) untuk ayat 1-2, sedangkan murid yang sudah mahir langsung menyalin teks rasm usmani mandiri untuk ayat 1-4.
- Proses: Tutor sebaya dalam kelompok membaca: murid yang sudah tartil mendampingi teman yang masih terbata-bata dalam melafalkan panjang-pendek bacaan.
- Produk: Murid pemula menuliskan sambungan huruf per potongan kata pada Q.S. At-Tin ayat 1-2, sedangkan murid mahir menuliskan ayat 1-4 secara utuh dan rapi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik membaca 3 potongan kata acak dari Q.S. At-Tin: (1) وَالتِّيْنِ, (2) خَلَقْنَا, (3) تَقْوِيْمٍ. Guru mencatat kesiapan murid dalam membaca huruf sambung berharakat (acuan: kelancaran membunyikan huruf bersambung dan panjang harakat mad 2 harakat secara tepat).
Proses:- Observasi keterbacaan tartil murid saat membaca berpasangan pada Q.S. At-Tin ayat 1-8 menggunakan lembar ceklis makhraj dan panjang-pendek bacaan.
- Pemeriksaan lembar latihan menulis huruf hijaiah bersambung ayat 1-4 untuk memastikan letak penulisan huruf di atas/bawah garis dan ketepatan sambungan huruf awal-tengah-akhir.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman mandiri: Murid membaca 1 ayat pilihan (antara ayat 1, 2, 3, atau 4) secara tartil di hadapan guru dan menyerahkan hasil tulisan Q.S. At-Tin ayat 1-4 (acuan bacaan tepat: makhraj huruf ت, ث, ط, dan س tepat serta mad thabi'i dibaca 2 harakat; acuan tulisan tepat: huruf bersambung sesuai posisi awal, tengah, akhir tanpa huruf tertinggal).
Formatif:- Penilaian kinerja membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 secara tartil sesuai kaidah tajwid dan makhraj.
- Penilaian lembar kerja menulis ayat 1-4 Q.S. At-Tin sesuai kaidah huruf hijaiah bersambung.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Q.S. At-Tin dengan tartil | Membaca Q.S. At-Tin masih terbata-bata, banyak makhraj dan tanda panjang-pendek yang keliru pada sebagian besar ayat. | Membaca Q.S. At-Tin dengan sebagian makhraj tepat, namun masih ada kekeliruan pada panjang-pendek (mad) di 3-4 ayat. | Membaca Q.S. At-Tin secara lancar dan tartil dengan makhraj serta panjang-pendek yang tepat pada minimal 6 ayat. | Membaca seluruh ayat (ayat 1-8) Q.S. At-Tin secara tartil, lancar, dengan makharijul huruf dan hukum bacaan tajwid yang tepat sempurna secara mandiri. | | Menulis ayat Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung | Menuliskan ayat Q.S. At-Tin masih berupa huruf tunggal yang belum disambung atau susunan huruf terbalik dari kiri ke kanan. | Menuliskan ayat Q.S. At-Tin dari kanan ke kiri, namun kaidah sambungan huruf (posisi awal, tengah, akhir) masih banyak keliru pada lebih dari 2 ayat. | Menuliskan ayat 1-4 Q.S. At-Tin dari kanan ke kiri dengan kaidah sambungan huruf yang tepat pada minimal 3 ayat. | Menuliskan seluruh ayat 1-4 Q.S. At-Tin dengan kaidah sambungan huruf awal-tengah-akhir yang tepat, rapi, dan tanda harakat lengkap secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah strategi pemodelan dan permainan 'Detektif Tajwid' efektif membantu murid mengidentifikasi bentuk huruf sambung?
- Bagian ayat mana dari Q.S. At-Tin yang paling sering mengalami kekeliruan penulisan oleh murid?
Murid:- Huruf sambung mana yang menurutmu paling mudah dan paling menantang untuk ditulis?
- Apakah kamu merasa semakin lancar saat membaca Q.S. At-Tin setelah latihan berpasangan hari ini?
Pertemuan 2 — Menghafal Q.S. At-Tin dengan Lancar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.6.3 Menghafal Q.S. At-Tin dengan lancar
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memandu doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu melatih dan menampilkan hafalan Q.S. At-Tin ayat 1–8 dengan lancar (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik kesiapan menghafal dengan membacakan penggalan ayat 1 'Wat-tīni waz-zaitūn' dan meminta seluruh murid serempak menyambung bunyi ayat 2 'Wa ṭūri sīnīn' (acuan jawaban: tepat menyambung lafaz 'Wa ṭūri sīnīn') (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membimbing murid menyimak pelafalan 8 ayat Q.S. At-Tin secara runtut melalui metode talqin-tasmi' (guru melafalkan tanpa melihat teks per 1–2 ayat, murid menirukan hafalan secara berulang) (10 menit).
- Murid mempraktikkan metode tikrar bersama-sama, yaitu mengulang hafalan ayat demi ayat sebanyak 3 kali per ayat secara bertahap mulai ayat 1 hingga ayat 8 hingga hafal urutan ayatnya (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid berpasangan memainkan tantangan menggembirakan 'Estafet Sambung Hafalan Ayat Q.S. At-Tin': pasangan A melafalkan ayat 1, pasangan B menyambung ayat 2, bergantian hingga ayat 8 secara lancar tanpa melihat mushaf Al-Qur'an (15 menit).
- Murid secara mandiri menyetorkan hafalan lengkap Q.S. At-Tin ayat 1–8 di hadapan guru atau teman sebangku yang bertugas menyimak tasmi' (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mengevaluasi kelancaran hafalan yang telah disetorkan, mengidentifikasi ayat yang paling mudah dihafal serta ayat yang masih membutuhkan pengulangan (tikrar) mandiri (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap capaian hafalan murid dan membagikan umpan balik langsung (3 menit).
- Guru menutup sesi pembelajaran dengan doa penutup majelis dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan bimbingan menghafal penggalan per 2–4 ayat terlebih dahulu, sedangkan murid yang sudah lancar menghafal langsung 8 ayat utuh.
- Proses: Tutor sebaya berpasangan saat teknik tasmi' bagi murid yang membutuhkan pengulangan terbimbing.
- Produk: Setoran hafalan dapat dilakukan secara langsung di depan kelas atau secara berpasangan di meja masing-masing.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan diagnostik sambung ayat di awal pertemuan: Guru melafalkan ayat 1 ('Wat-tīni waz-zaitūn') lalu meminta murid menyambung ayat 2 (acuan jawaban benar: murid melafalkan 'Wa ṭūri sīnīn').
Proses:- Penilaian performa hafalan saat permainan berpasangan 'Estafet Sambung Ayat' 1 sampai 8 (acuan urutan: Ayat 1 Wat-tīni waz-zaitūn; Ayat 2 Wa ṭūri sīnīn; Ayat 3 Wa hāżal-baladil-amīn; Ayat 4 Laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm; Ayat 5 Ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn; Ayat 6 Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti falahum ajrun gairu mamnūn; Ayat 7 Famā yukażżibuka ba‘du bid-dīn; Ayat 8 Alaisallāhu bi'aḥkamil-ḥākimīn). Indikator: kelancaran tanpa melihat teks Al-Qur'an.
Akhir Pertemuan:- Cek hafalan mandiri di akhir kegiatan: Murid melafalkan hafalan Q.S. At-Tin ayat 1–8 secara berurutan di hadapan guru (acuan kelengkapan: hafal seluruh 8 ayat secara urut tanpa terputus/lupa lebih dari 2 kali).
Formatif:- Unjuk kerja setoran hafalan mandiri Q.S. At-Tin ayat 1–8 dengan lembar observasi kelancaran hafalan.
- Observasi unjuk kerja berpasangan pada permainan sambung ayat hafalan Q.S. At-Tin.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelancaran Hafalan Q.S. At-Tin (Ayat 1–8) | Mampu menghafal kurang dari 4 ayat Q.S. At-Tin dan masih sering terhenti atau membutuhkan bimbingan guru pada sebagian besar ayat. | Mampu menghafal 4 sampai 6 ayat Q.S. At-Tin secara berurutan dengan beberapa kali jeda ragu atau pengulangan lafaz. | Mampu menghafal seluruh 8 ayat Q.S. At-Tin secara berurutan dan runtut dengan maksimal 1–2 kali jeda atau pengulangan lafaz. | Mampu menghafal seluruh 8 ayat Q.S. At-Tin secara berurutan dengan sangat lancar tanpa jeda ragu dan tanpa pengulangan lafaz dari ayat 1 sampai ayat 8. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Berapa persen murid yang sudah mencapai kelancaran hafalan penuh 8 ayat Q.S. At-Tin pada pertemuan ini?
- Metode pengulangan (tikrar atau estafet sambung ayat) manakah yang paling efektif membantu murid mengingat urutan ayat?
Murid:- Ayat ke berapa dari Surah At-Tin yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu hafalkan?
- Berapa kali kamu mengulang membaca suatu ayat hingga ayat tersebut menempel kuat di ingatanmu?
Pertemuan 3 — Menjelaskan Pesan Pokok Q.S. At-Tin dan Hadis tentang Menjaga Hubungan Baik melalui Silaturahmi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.6.4 Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin tentang kemuliaan penciptaan manusia dan amal kebajikan
- TP 4.6.5 Menjelaskan hadis tentang menjaga hubungan baik dengan sesama melalui silaturahmi
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan bacaan dan hafalan Q.S. At-Tin yang sudah dipelajari di pertemuan sebelumnya dengan makna yang terkandung di dalamnya (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat untuk mengecek pemahaman awal murid mengenai makna dasar Q.S. At-Tin dan arti silaturahmi (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati tayangan/teks mengenai 3 pesan pokok Q.S. At-Tin: (1) Manusia diciptakan dalam bentuk fisik dan akal yang sebaik-baiknya (ahsanit-taqwim); (2) Manusia akan dikembalikan ke derajat serendah-rendahnya (asfala safilin) jika tidak beriman dan tidak beramal saleh; (3) Allah Swt. adalah Hakim yang Maha Adil yang akan membalas semua perbuatan (15 menit).
- Murid menyimak penjelasan guru dan membaca teks hadis riwayat Bukhari dan Muslim tentang silaturahmi beserta terjemahannya, lalu mengidentifikasi 2 pesan pokok hadis: (1) Perintah menyambung tali silaturahmi sebagai tanda keimanan kepada Allah dan hari akhir; (2) Silaturahmi mempererat kasih sayang dan mendatangkan keberkahan/kelapangan rezeki serta umur (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi ke dalam kelompok berpasangan untuk memainkan permainan edukatif 'Kartu Pasang Pesan': murid memasangkan 5 kartu potongan ayat/hadis dengan 5 kartu penjelasan maknanya secara tepat: Kartu 1 (Q.S. At-Tin ayat 4) -> Makna 1 (Manusia diciptakan dalam bentuk paling sempurna); Kartu 2 (Q.S. At-Tin ayat 5) -> Makna 2 (Manusia direndahkan jika ingkar dan berbuat maksiat); Kartu 3 (Q.S. At-Tin ayat 6) -> Makna 3 (Orang beriman dan beramal kebajikan mendapat pahala tiada putus); Kartu 4 (Q.S. At-Tin ayat 8) -> Makna 4 (Allah adalah Hakim yang Maha Adil atas amal manusia); Kartu 5 (Hadis Silaturahmi) -> Makna 5 (Kewajiban menjaga persaudaraan/silaturahmi sebagai bukti iman) (20 menit).
- Secara mandiri, setiap murid mengerjakan Lembar Kerja Menjelaskan: murid menuliskan penjelasan terurai mengenai pesan pokok Q.S. At-Tin tentang penciptaan manusia dan amal kebajikan, serta penjelasan pesan pokok hadis tentang menjaga hubungan baik melalui silaturahmi (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Perwakilan murid membacakan penjelasannya di hadapan teman sebangku, dan guru memberikan umpan balik langsung terkait kelengkapan penjelasan pesan pokok ayat dan hadis (10 menit).
- Murid dibimbing guru menyimpulkan inti pembelajaran bahwa kemuliaan manusia terletak pada iman, amal kebajikan, dan menjaga persaudaraan/silaturahmi sesama manusia (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid melakukan refleksi singkat mengenai hal baru yang dipahami dan bagian penjelasan yang masih perlu dipelajari kembali (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut pesan belajar untuk pertemuan berikutnya dan menutup sesi dengan doa kafaratul majelis serta salam penutup (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu bantu berhuruf cetak jelas dan teks berharakat bagi murid yang membutuhkan bantuan membaca makna, serta teks uraian mendalam bagi murid yang telah mahir.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pertanyaan pemandu terarah saat menguraikan pesan ayat/hadis, sedangkan murid mahir menjelaskan pesan pokok secara mandiri disertai contoh nyata amal kebajikan dan silaturahmi.
- Produk: Penjelasan murid dituangkan dalam lembar kerja tertulis; murid yang memiliki kendala menulis diizinkan menjelaskan secara lisan langsung kepada guru sesuai poin acuan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan guru sebelum inti pembelajaran: (1) 'Apa arti dari ahsanit-taqwim dalam Q.S. At-Tin?' (Acuan: bentuk yang sebaik-baiknya/sempurna); (2) 'Siapa yang tidak akan dikembalikan ke tempat serendah-rendahnya menurut surah ini?' (Acuan: orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan/amal saleh); (3) 'Apa arti silaturahmi yang kamu ketahui?' (Acuan: menyambung hubungan kasih sayang/persaudaraan dengan sesama).
Proses:- Pengamatan keterlibatan dan ketepatan murid dalam permainan memasangkan 5 kartu ayat/hadis dengan kartu penjelasannya (Acuan kunci: Kartu 1-Makna 1; Kartu 2-Makna 2; Kartu 3-Makna 3; Kartu 4-Makna 4; Kartu 5-Makna 5).
- Pemeriksaan lembar kerja individu menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin (kemuliaan penciptaan manusia, ancaman kehinaan bagi yang ingkar, pahala bagi yang beramal saleh, keadilan putusan Allah) dan pesan hadis silaturahmi (bukti iman, menyambung tali persaudaraan, mendatangkan kebaikan/keberkahan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup berupa pertanyaan langsung kepada 3-4 murid: (1) 'Jelaskan mengapa manusia disebut ciptaan yang mulia dan apa syarat menjaga kemuliaan tersebut?' (Acuan: manusia diciptakan sempurna bentuk dan akalnya, kemuliaan terjaga dengan beriman dan beramal saleh); (2) 'Jelaskan pesan hadis tentang silaturahmi!' (Acuan: barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah menyambung tali silaturahmi/menjaga hubungan baik sesama).
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan di awal pembelajaran untuk mengecek pemahaman makna awal Q.S. At-Tin dan konsep silaturahmi.
- Observasi unjuk kerja permainan memasangkan kartu ayat/hadis dengan makna penjelasannya.
- Penilaian tugas tertulis menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin dan hadis tentang silaturahmi.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin tentang kemuliaan penciptaan manusia dan amal kebajikan (TP 4.6.4) | Belum mampu menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin atau hanya menyebutkan 1 poin tanpa kejelasan makna. | Mampu menjelaskan 2 dari 4 poin pesan pokok Q.S. At-Tin (penciptaan sempurna, ancaman bagi yang ingkar, pahala amal kebajikan, keadilan Allah) dengan bimbingan guru. | Mampu menjelaskan 3 dari 4 poin pesan pokok Q.S. At-Tin secara tepat dan mandiri. | Mampu menjelaskan seluruh 4 poin pesan pokok Q.S. At-Tin secara tepat, runtut, dan mandiri. | | Menjelaskan hadis tentang menjaga hubungan baik dengan sesama melalui silaturahmi (TP 4.6.5) | Belum mampu menjelaskan pesan hadis tentang silaturahmi meskipun dibimbing. | Mampu menjelaskan pesan hadis silaturahmi secara terbatas (hanya menyebutkan arti harfiah menyambung silaturahmi) dengan bimbingan guru. | Mampu menjelaskan 2 poin pesan pokok hadis (silaturahmi sebagai bukti keimanan dan kewajiban menjaga hubungan baik persaudaraan) secara mandiri. | Mampu menjelaskan seluruh 3 poin pesan hadis (silaturahmi sebagai bukti keimanan, kewajiban menjaga hubungan baik persaudaraan, dan keberkahan yang diperoleh) secara tepat, utuh, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah pembelajaran Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi telah memfasilitasi murid menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin dan hadis silaturahmi dengan baik?
- Bagian materi mana yang masih membutuhkan penjelasan lebih mendalam bagi murid yang berada di tingkat mulai berkembang?
- Apakah manajemen waktu pada kegiatan inti berpasangan dan mandiri sudah berjalan efektif sesuai alokasi?
Murid:- Apa pesan penting dari Q.S. At-Tin yang paling kamu ingat tentang bagaimana menjaga diri agar tetap mulia?
- Mengapa kita harus menyambung dan menjaga hubungan silaturahmi dengan teman dan keluarga?
- Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membantumu memahami isi surah dan hadis?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.6.1 Membaca Q.S. At-Tin dengan tartil sesuai kaidah huruf hijaiah bersambung
- TP 4.6.2 Menulis ayat-ayat Q.S. At-Tin menggunakan kaidah huruf hijaiah bersambung
- TP 4.6.3 Menghafal Q.S. At-Tin dengan lancar
- TP 4.6.4 Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin tentang kemuliaan penciptaan manusia dan amal kebajikan
- TP 4.6.5 Menjelaskan hadis tentang menjaga hubungan baik dengan sesama melalui silaturahmi
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran 28 murid untuk memastikan kesiapan fisik dan mental menghadapi asesmen sumatif (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif terpadu Bab 6 yang mencakup 3 tugas: Tugas 1 tes tertulis (menulis ayat dan menjelaskan pesan pokok), Tugas 2 unjuk kerja lisan (membaca dan menghafal Q.S. At-Tin), serta Tugas 3 lisan terstruktur (menjelaskan hadis silaturahmi) dengan alokasi total 105 menit (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar kerja tertulis dan menjelaskan petunjuk teknis pelaksanaan: Tugas 1 dikerjakan mandiri selama 45 menit secara serentak; bersamaan dengan itu atau setelahnya dilakukan asesmen lisan individual di meja guru sesuai urutan presensi tanpa saling mengganggu (3 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1 (TP 4.6.2 & TP 4.6.4): Seluruh 28 murid mengerjakan lembar tes tertulis mandiri selama 45 menit sementara guru mengawasi ketertiban kelas. Soal 1 menyalin penggalan ayat Q.S. At-Tin berhuruf bersambung: ayat 1 (وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ), ayat 2 (وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ), ayat 3 (وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ), ayat 4 (لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ), ayat 5 (ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ), ayat 6 (اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ), ayat 7 (فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ), ayat 8 (اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ ࣖ). Soal 2 menjawab 2 pertanyaan uraian pesan pokok: (a) Jelaskan bentuk kemuliaan penciptaan manusia menurut Q.S. At-Tin ayat 4! (Kunci: manusia diciptakan Allah dalam bentuk fisik dan akal yang paling sempurna/sebaik-baik bentuk dibanding makhluk lain); (b) Jelaskan amal kebajikan yang menjaga manusia agar tidak jatuh ke derajat terendah menurut Q.S. At-Tin ayat 6! (Kunci: beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh/kebajikan seperti salat, tolong-menolong, dan berbuat baik) (44 menit).
- Tugas 2 (TP 4.6.1 & TP 4.6.3): Unjuk kerja lisan membaca dan menghafal Q.S. At-Tin secara bergiliran individual di hadapan guru di meja guru. Pelaksanaan untuk murid 1-28 dijadwalkan 1 menit membaca/menghafal per murid ditambah 7 menit transisi/pencatatan skor (total 35 menit). Aspek yang diuji: (1) Membaca ayat 1-8 dengan tartil (ketepatan makhraj dan panjang pendek 2 harakat mad thabi'i pada huruf bersambung); (2) Melafalkan hafalan Q.S. At-Tin ayat 1-8 secara urut dan lancar tanpa bantuan teks. Murid yang tidak sedang diuji fokus merapikan lembar kerja tertulis di meja masing-masing (35 menit).
- Tugas 3 (TP 4.6.5): Penugasan lisan terstruktur menjelaskan hadis tentang silaturahmi secara bergiliran individual di hadapan guru. Pelaksanaan untuk murid 1-28 dijadwalkan 0,5 menit per murid ditambah 11 menit transisi/pencatatan skor (total 25 menit). Guru menanyakan dua butir pertanyaan lisan: (a) Sebutkan makna/arti hadis silaturahmi yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a.! (Kunci: 'Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi/persaudaraan'); (b) Sebutkan 2 contoh menjaga hubungan baik dengan sesama melalui silaturahmi! (Kunci: mengunjungi sanak keluarga/teman, bertegur sapa dengan ramah, saling memaafkan saat berselisih, atau berbagi rezeki/kebaikan) (13 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan seluruh lembar jawaban tertulis Tugas 1 dan lembar penilaian lisan, lalu memfasilitasi murid melakukan refleksi singkat mengenai integritas, ketenangan, dan kepuasan belajar yang dirasakan selama menyelesaikan rangkaian asesmen sumatif bab (4 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan kejujuran seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif Bab 6 (1 menit).
- Guru merangkum ketercapaian bab dan menutup pertemuan dengan doa kafaratul majlis serta salam penutup (0 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses: teks ayat pada lembar tes tertulis dicetak dengan ukuran font arab yang cukup besar (Traditional Arabic 20 pt) agar jelas dibaca oleh semua murid tanpa mengubah teks ayat yang harus disalin.
- Proses: Akomodasi akses: murid yang mengalami kecemasan saat unjuk kerja lisan diberikan jeda napas 5 detik sebelum mulai melafalkan hafalan di depan guru tanpa mengubah indikator dan bobot penilaian yang diukur.
- Produk: Standar produk dan kriteria bukti tetap sama untuk semua murid: lembar salinan ayat dan uraian pesan pokok tertulis, unjuk kerja membaca-menghafal lisan ayat 1-8, serta jawaban lisan makna dan contoh hadis silaturahmi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan asesmen: Guru mengajukan pertanyaan penegasan kesiapan mental dan sarana tulis: 'Apakah alat tulis sudah siap dan kalian siap menunjukkan bacaan serta hafalan terbaik hari ini?' (acuan: kesiapan seluruh murid duduk tertib dengan meja bersih selain alat tulis).
Sumatif Bab:- Penilaian sumatif terpadu Bab 6 meliputi tes tertulis menyalin ayat dan menjelaskan pesan Q.S. At-Tin serta unjuk kerja lisan membaca-menghafal Q.S. At-Tin dan memaparkan hadis silaturahmi: Tugas 1 (TP 2, 4): 28 murid masing-masing mengerjakan lembar kerja tertulis secara mandiri dan serentak selama 45 menit untuk menyalin penggalan ayat Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung serta menjawab soal uraian pesan pokok Q.S. At-Tin; guru berkeliling mengawasi ketertiban kelas. Artefak lembar jawaban tertulis diperiksa dan dinilai sesudah pembelajaran menggunakan rubrik penulisan bersambung dan pedoman penskoran isi pesan pokok, bukan melalui observasi lisan individual bergiliran.
Tugas 2 (TP 1, 3): Unjuk kerja lisan membaca dan menghafal Q.S. At-Tin secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 35 menit. Aspek yang diamati: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 1 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan (total 35 menit). Saat satu murid maju, murid lain menyelesaikan/merapikan lembar kerja mandiri.
Tugas 3 (TP 5): Penugasan lisan terstruktur menjelaskan hadis silaturahmi secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 25 menit. Aspek yang diamati: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 0.5 menit per murid + 11 menit transisi/pencatatan (total 25 menit).
- tes tertulis serentak: 28 murid masing-masing mengerjakan lembar kerja tertulis secara mandiri dan serentak selama 45 menit untuk menyalin penggalan ayat Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung serta menjawab soal uraian pesan pokok Q.S. At-Tin; guru berkeliling mengawasi ketertiban kelas. Artefak lembar jawaban tertulis diperiksa dan dinilai sesudah pembelajaran menggunakan rubrik penulisan bersambung dan pedoman penskoran isi pesan pokok, bukan melalui observasi lisan individual bergiliran. (45 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik penulisan huruf hijaiah bersambung serta uraian pesan pokok)
- unjuk kerja membaca dan menghafal lisan: Unjuk kerja lisan membaca dan menghafal Q.S. At-Tin secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 35 menit. Aspek yang diamati: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 1 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan (total 35 menit). Saat satu murid maju, murid lain menyelesaikan/merapikan lembar kerja mandiri. (35 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja individual: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8)
- penugasan lisan terstruktur bergiliran: Penugasan lisan terstruktur menjelaskan hadis silaturahmi secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 25 menit. Aspek yang diamati: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 0.5 menit per murid + 11 menit transisi/pencatatan (total 25 menit). (25 menit; individual; instrumen: lembar observasi paparan lisan: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama)
Sumatif:- Penilaian sumatif terpadu Bab 6 meliputi tes tertulis menyalin ayat dan menjelaskan pesan Q.S. At-Tin serta unjuk kerja lisan membaca-menghafal Q.S. At-Tin dan memaparkan hadis silaturahmi: Tugas 1 (TP 2, 4): 28 murid masing-masing mengerjakan lembar kerja tertulis secara mandiri dan serentak selama 45 menit untuk menyalin penggalan ayat Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung serta menjawab soal uraian pesan pokok Q.S. At-Tin; guru berkeliling mengawasi ketertiban kelas. Artefak lembar jawaban tertulis diperiksa dan dinilai sesudah pembelajaran menggunakan rubrik penulisan bersambung dan pedoman penskoran isi pesan pokok, bukan melalui observasi lisan individual bergiliran.
Tugas 2 (TP 1, 3): Unjuk kerja lisan membaca dan menghafal Q.S. At-Tin secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 35 menit. Aspek yang diamati: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 1 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan (total 35 menit). Saat satu murid maju, murid lain menyelesaikan/merapikan lembar kerja mandiri.
Tugas 3 (TP 5): Penugasan lisan terstruktur menjelaskan hadis silaturahmi secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 25 menit. Aspek yang diamati: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 0.5 menit per murid + 11 menit transisi/pencatatan (total 25 menit).
- tes tertulis serentak: 28 murid masing-masing mengerjakan lembar kerja tertulis secara mandiri dan serentak selama 45 menit untuk menyalin penggalan ayat Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung serta menjawab soal uraian pesan pokok Q.S. At-Tin; guru berkeliling mengawasi ketertiban kelas. Artefak lembar jawaban tertulis diperiksa dan dinilai sesudah pembelajaran menggunakan rubrik penulisan bersambung dan pedoman penskoran isi pesan pokok, bukan melalui observasi lisan individual bergiliran. (45 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik penulisan huruf hijaiah bersambung serta uraian pesan pokok)
- unjuk kerja membaca dan menghafal lisan: Unjuk kerja lisan membaca dan menghafal Q.S. At-Tin secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 35 menit. Aspek yang diamati: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 1 menit per murid + 7 menit transisi/pencatatan (total 35 menit). Saat satu murid maju, murid lain menyelesaikan/merapikan lembar kerja mandiri. (35 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja individual: ketepatan makhraj dan panjang pendek; kelancaran hafalan ayat 1-8)
- penugasan lisan terstruktur bergiliran: Penugasan lisan terstruktur menjelaskan hadis silaturahmi secara bergiliran individual di hadapan guru pada Pertemuan 4 selama durasi 25 menit. Aspek yang diamati: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama. Jadwal observasi: Pertemuan 4 murid 1-28: 0.5 menit per murid + 11 menit transisi/pencatatan (total 25 menit). (25 menit; individual; instrumen: lembar observasi paparan lisan: kebenaran makna hadis silaturahmi; kejelasan contoh menjaga hubungan baik dengan sesama)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca Q.S. At-Tin dengan tartil (TP 4.6.1) | Membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 dengan lebih dari 4 kekeliruan makhraj huruf dan hukum mad (panjang pendek). | Membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 dengan 3-4 kekeliruan makhraj huruf atau hukum mad (panjang pendek). | Membaca Q.S. At-Tin ayat 1-8 dengan tepat makhraj dan hukum mad, terdapat maksimal 1-2 kekeliruan kecil pada panjang pendek harakat. | Membaca seluruh ayat 1-8 Q.S. At-Tin dengan sangat tartil, makhraj huruf sepenuhnya tepat, dan panjang pendek mad thabi'i konsisten tepat tanpa kekeliruan. | | Menulis ayat-ayat Q.S. At-Tin bersambung (TP 4.6.2) | Menyalin ayat 1-8 Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung yang tepat pada kurang dari 4 ayat (lebih dari 4 ayat salah bentuk sambung). | Menyalin ayat 1-8 Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung yang tepat pada 4-5 ayat dari 8 ayat. | Menyalin ayat 1-8 Q.S. At-Tin dengan kaidah huruf bersambung yang tepat pada 6-7 ayat dari 8 ayat. | Menyalin seluruh 8 ayat Q.S. At-Tin dengan bentuk perubahan huruf di awal, tengah, dan akhir bersambung secara tepat dan rapi tanpa kesalahan. | | Menghafal Q.S. At-Tin dengan lancar (TP 4.6.3) | Menghafal Q.S. At-Tin secara runtut hanya pada 1-3 ayat, atau terhenti dan membutuhkan lebih dari 3 kali bimbingan guru. | Menghafal Q.S. At-Tin secara runtut pada 4-5 ayat dari 8 ayat dengan 2-3 kali bimbingan guru saat jeda lupa. | Menghafal Q.S. At-Tin ayat 1-8 secara runtut dengan lancar, hanya membutuhkan 1 kali pengingat kata awal pada ayat tertentu. | Menghafal seluruh ayat 1-8 Q.S. At-Tin secara mandiri, runtut, lancar tanpa jeda ragu dan tanpa bimbingan sama sekali. | | Menjelaskan pesan pokok Q.S. At-Tin (TP 4.6.4) | Belum mampu menjelaskan kemuliaan penciptaan manusia maupun amal kebajikan sesuai kunci jawaban (kedua jawaban salah atau kosong). | Menjelaskan 1 dari 2 pesan pokok secara tepat sesuai acuan (hanya menjelaskan bentuk fisik sempurna atau hanya menyebut amal saleh). | Menjelaskan 2 pesan pokok secara tepat sesuai acuan: (1) manusia diciptakan dalam bentuk fisik/akal terbaik; (2) amal saleh/iman menjaga martabat manusia dari kehinaan, namun uraian masih sangat singkat. | Menjelaskan seluruh 2 pesan pokok Q.S. At-Tin secara lengkap, jelas, dan tepat sesuai acuan (kemuliaan bentuk fisik-akal dan amal saleh pencegah derajat terendah). | | Menjelaskan hadis tentang silaturahmi (TP 4.6.5) | Belum mampu menjelaskan makna hadis silaturahmi dan tidak mampu menyebutkan contoh menjaga hubungan baik dengan benar. | Menjelaskan makna hadis silaturahmi dengan tepat sesuai acuan tetapi belum mampu menyebutkan 2 contoh menjaga hubungan baik, atau sebaliknya. | Menjelaskan makna hadis silaturahmi secara tepat (beriman kepada Allah dan hari akhir menyambung silaturahmi) dan menyebutkan 1 contoh menjaga hubungan baik dengan sesama secara tepat. | Menjelaskan makna hadis silaturahmi secara lengkap sesuai acuan dan menyebutkan 2 contoh menjaga hubungan baik (mengunjungi sanak/teman, bertegur sapa, saling memaafkan) secara jelas dan tepat. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan waktu tes tertulis serentak (45 menit) dan pengujian lisan individual (35 menit + 25 menit) berjalan tertib dan efisien?
- Bagaimana tingkat penguasaan murid pada kompetensi membaca-menghafal dibanding menulis dan memahami pesan bab ini untuk perencanaan tindak lanjut?
Murid:- Bagian mana dari asesmen hari ini (menulis, membaca/menghafal, atau menjelaskan hadis) yang paling mudah dan paling menantang bagimu?
- Perilaku apa yang sudah kamu lakukan hari ini untuk menunjukkan kejujuran dan ketertiban selama asesmen berlangsung?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021).
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021).
- Mushaf Al-Qur'an / Juz 'Amma.
- Kartu peraga lafal potongan ayat Q.S. At-Tin dan lembar kerja kaligrafi/menulis bergaris.
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek 2021).
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek 2021).
- Mushaf Al-Qur'an atau lembar cetak teks hafalan Q.S. At-Tin ayat 1–8.
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Kemendikbudristek RI, 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Kemendikbudristek RI, 2021
- Mushaf Al-Qur'an dan Terjemah (Kemenag RI)
- Kitab Hadis Shahih Bukhari dan Muslim (hadis tentang silaturahmi)
- Set Kartu Pasang Pesan Q.S. At-Tin dan Hadis Silaturahmi
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Menjelaskan Pesan Pokok
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Kemendikbudristek 2021
- Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Kemendikbudristek 2021
- Mushaf Al-Qur'an dan Terjemah (Q.S. At-Tin [95]: 1-8)
- Lembar Asesmen Tertulis Sumatif Bab 6
- Format Instrumen Observasi Asesmen Lisan Bab 6
|