Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Hikmah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Hikmah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Hikmah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Hikmah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikHikmah Hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyimpulkan minimal empat hikmah di balik peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah dengan tepat.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap percaya diri, teguh pendirian, dan bertanggung jawab sebagai wujud meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam peristiwa hijrah.
  3. Murid dapat meyakini kebenaran kisah hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah sebagai bagian dari iman kepada rasul-rasul Allah Swt.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bayangkan kamu harus meninggalkan rumah dan kota tempat kamu lahir karena ada bahaya — apa yang akan kamu rasakan dan apa yang akan kamu lakukan?
  2. Menurut kalian, apa yang bisa kita pelajari dari keberanian Nabi Muhammad saw. dan para sahabat saat memilih untuk berhijrah demi menjaga agama Islam?
  3. Apakah ada kejadian dalam hidup kalian sehari-hari yang mengingatkan kalian pada semangat hijrah — yaitu berpindah dari keadaan buruk menuju keadaan yang lebih baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid membaca basmalah bersama, dan melakukan absensi (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal/diagnostik: murid diminta menuliskan satu kata atau kalimat singkat di sticky note/secarik kertas tentang apa yang mereka ingat dari kisah hijrah Nabi Muhammad saw. yang sudah dipelajari di pertemuan sebelumnya. Guru mengamati dan mengkategorikan jawaban secara cepat (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan mencari pelajaran berharga — disebut hikmah — dari peristiwa hijrah, dan kita akan menghubungkannya dengan kehidupan kita sehari-hari.' (2 menit)
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik pertama dan mengajak 2–3 murid berbagi jawaban singkat untuk membangun rasa ingin tahu (3 menit).
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat agar murid tahu apa yang akan mereka lakukan (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau ilustrasi sederhana perjalanan hijrah (peta rute Makkah–Madinah, gambar Gua Tsur, kaum Anshar menyambut) di papan tulis atau layar proyektor sebagai pemantik visual (3 menit).
  • Guru membacakan atau meminta satu murid membacakan teks 'Hikmah Hijrah' dari Buku Siswa Kelas IV halaman terkait, sambil murid lain menyimak dengan tenang. Prinsip Berkesadaran: murid diajak untuk fokus penuh dan hadir secara mental saat mendengarkan (5 menit).
  • Setelah membaca, guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Dari teks yang baru kalian dengar, hikmah apa saja yang kalian tangkap?' Murid diberi waktu berpikir mandiri selama 1 menit sebelum menjawab (Think time). Prinsip Berkesadaran (3 menit).
  • Guru menuliskan jawaban-jawaban murid di papan tulis dalam bentuk daftar sementara, lalu bersama murid mengelompokkan dan merumuskan setidaknya empat hikmah utama: (1) pentingnya keteguhan iman dalam menghadapi cobaan, (2) semangat persaudaraan dan solidaritas (ukhuwah), (3) keberanian membela kebenaran meski harus berkorban, (4) keyakinan bahwa Allah Swt. selalu bersama hamba-Nya yang beriman. Prinsip Bermakna (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Kelompok berisi tabel dua kolom: 'Hikmah Hijrah' dan 'Cara Meneladaninya dalam Kehidupan Sehari-hari'. Prinsip Bermakna (2 menit).
  • Setiap kelompok berdiskusi untuk mengisi tabel: minimal 4 hikmah hijrah dan contoh konkret cara meneladaninya — misalnya, 'teguh pendirian: tidak ikut teman yang mengajak berbuat curang' atau 'bertanggung jawab: menyelesaikan tugas tepat waktu'. Prinsip Bermakna dan Menggembirakan (10 menit).
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi pada kertas plano/karton dan menempelkannya di dinding kelas (Gallery Walk). Dua anggota kelompok menjadi 'penjaga galeri' untuk menjelaskan kepada tamu, dua anggota lainnya berkeliling melihat hasil kerja kelompok lain. Prinsip Menggembirakan (7 menit).
  • Guru berkeliling, mengamati, dan memberikan umpan balik singkat kepada tiap kelompok selama Gallery Walk berlangsung. Guru mencatat murid yang sudah mampu menyebutkan hikmah dengan tepat dan yang masih perlu bimbingan (asesmen proses). Prinsip Bermakna (berlangsung bersamaan dengan langkah sebelumnya).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk masing-masing. Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Dari semua hikmah hijrah yang kalian temukan hari ini, mana yang paling berkesan buat kamu? Mengapa?' Murid diberi waktu 1 menit untuk berpikir sebelum berbagi (2 menit).
  • Beberapa murid (3–4 orang, dipilih secara sukarela atau acak) berbagi jawaban refleksi mereka. Guru menghargai setiap jawaban dan mengaitkannya kembali dengan tujuan pembelajaran hari ini. Prinsip Bermakna dan Berkesadaran (5 menit).
  • Murid secara mandiri mengisi 'Kartu Refleksi Diri' yang berisi tiga pertanyaan singkat: (1) Hikmah apa yang paling penting menurutmu? (2) Satu sikap dari Nabi saw. yang ingin kamu tiru mulai hari ini adalah... (3) Aku yakin/belum yakin bahwa kisah hijrah ini benar-benar terjadi karena... Prinsip Berkesadaran dan Bermakna (5 menit).
  • Guru memandu murid untuk menegaskan kembali keyakinan bersama: kisah hijrah adalah bagian dari sejarah Islam yang nyata dan merupakan bukti keimanan kita kepada Rasulullah saw. sebagai utusan Allah Swt. (2 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: menyebutkan kembali minimal empat hikmah hijrah secara lisan bersama-sama (2 menit).
  • Guru memberikan penguatan pesan moral: membacakan kutipan dari Buku Siswa — kata-kata pertama Nabi Muhammad saw. saat tiba di Quba: 'Tebarkan kedamaian, beri makan yang kelaparan, hormati hubungan kekeluargaan, salatlah saat orang tertidur lelap, maka engkau akan memasuki surga dengan kedamaian.' Murid diajak merenungkan maknanya (2 menit).
  • Guru melakukan asesmen akhir sumatif singkat: murid mengerjakan soal tertulis singkat (3–4 soal) di lembar asesmen yang disiapkan guru (lihat bagian Asesmen Akhir) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati satu sikap di lingkungan sekitar mereka (di rumah atau sekolah) yang mencerminkan salah satu hikmah hijrah, dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya (1 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang masih kesulitan memahami konsep hikmah, guru menyediakan kartu bergambar (flashcard) bergambar ilustrasi setiap hikmah disertai kalimat sederhana sebagai scaffolding. Untuk murid yang sudah cepat memahami, guru menyediakan bacaan pengayaan berupa kisah singkat tentang kaum Muhajirin dan Anshar yang mencerminkan hikmah hijrah.
  • Proses: Selama diskusi kelompok, murid yang memerlukan dukungan lebih ditempatkan dalam kelompok yang juga berisi murid yang sudah lebih paham, sehingga bisa saling membantu (peer learning). Murid yang sangat cepat menyelesaikan tabel dapat diminta untuk menambahkan kolom ketiga: 'Dalil atau kisah dari Al-Qur'an/Hadis yang mendukung hikmah ini.'
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup mengisi tabel dengan 4 hikmah dan 1 contoh meneladani untuk masing-masing. Murid yang sudah berkembang dapat membuat produk berupa mini-poster atau kartu hikmah bergambar yang menunjukkan hikmah hijrah dan cara meneladaninya secara kreatif.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kata atau kalimat singkat di sticky note/kertas tentang apa yang mereka ingat dari kisah hijrah Nabi Muhammad saw. (pertemuan sebelumnya). Guru mengamati secara cepat untuk mengetahui pemahaman awal dan menyesuaikan penekanan materi hari ini.
  • Guru mengajukan satu pertanyaan lisan kepada 2–3 murid: 'Siapa yang masih ingat, ke mana Nabi Muhammad saw. berhijrah dan mengapa?' untuk memancing aktivasi pengetahuan prior knowledge.

Proses:

  • Observasi aktif guru selama diskusi kelompok: apakah murid mampu menyebutkan hikmah hijrah dengan kata-kata mereka sendiri dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata.
  • Pengecekan lembar kerja kelompok (tabel hikmah) saat Gallery Walk: guru memberikan tanda bintang pada kolom yang sudah tepat dan tanda tanya pada kolom yang perlu diperbaiki sebagai umpan balik.
  • Pertanyaan lisan spontan selama kegiatan: 'Kelompokmu menemukan berapa hikmah? Bisa jelaskan salah satunya?' untuk menilai pemahaman individual secara cepat.

Akhir:

  • Soal tertulis individual (dikerjakan di akhir pembelajaran, 5 menit): Soal 1 — Sebutkan minimal empat hikmah hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah! Soal 2 — Tuliskan satu contoh sikap percaya diri, teguh pendirian, atau bertanggung jawab yang bisa kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk meneladani hijrah! Soal 3 — Mengapa kita perlu meyakini kebenaran kisah hijrah Nabi Muhammad saw. sebagai seorang muslim?
  • Penilaian Kartu Refleksi Diri: guru membaca jawaban kartu refleksi murid setelah kelas selesai untuk mengetahui kedalaman pemahaman dan keyakinan murid secara individual.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelompok dan Gallery Walk menggunakan lembar observasi sederhana (tanda centang: aktif berpendapat, mampu menyebutkan hikmah, mampu menghubungkan dengan kehidupan nyata).
  • Umpan balik lisan guru saat berkeliling selama kegiatan Gallery Walk.
  • Kartu Refleksi Diri yang diisi murid pada tahap Merefleksi sebagai asesmen as learning.

Sumatif:

  • Soal tertulis singkat di akhir pembelajaran: (1) Sebutkan minimal empat hikmah hijrah Nabi Muhammad saw. ke Madinah! (2) Tuliskan satu contoh sikap dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan hikmah hijrah! (3) Mengapa kita perlu meyakini kebenaran kisah hijrah Nabi Muhammad saw.? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!
  • Penilaian produk kelompok (tabel hikmah) berdasarkan rubrik yang telah disiapkan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimpulkan Hikmah Hijrah (TP 4.5.3.1)Murid belum mampu menyebutkan hikmah hijrah, atau jawaban tidak relevan dengan materi.Murid mampu menyebutkan 1–2 hikmah hijrah dengan benar, namun masih sangat sederhana dan belum disertai penjelasan.Murid mampu menyebutkan 3–4 hikmah hijrah dengan benar dan disertai penjelasan singkat yang relevan.Murid mampu menyebutkan lebih dari empat hikmah hijrah dengan benar, disertai penjelasan yang jelas dan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari.
Meneladani Sikap Nabi saw. (TP 4.5.3.2)Murid belum mampu menunjukkan atau menjelaskan sikap yang mencerminkan keteladanan hijrah (percaya diri, teguh pendirian, bertanggung jawab).Murid menyebutkan salah satu sikap (percaya diri / teguh pendirian / bertanggung jawab) namun belum mampu menghubungkannya dengan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari.Murid menyebutkan dua atau lebih sikap keteladanan dan mampu memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari.Murid menyebutkan ketiga sikap (percaya diri, teguh pendirian, bertanggung jawab), memberikan contoh konkret yang kreatif dan relevan, serta menjelaskan hubungannya dengan peristiwa hijrah secara runtut.
Keyakinan terhadap Kebenaran Kisah Hijrah (TP 4.5.3.3)Murid tidak dapat menjelaskan alasan mengapa kisah hijrah perlu diyakini, atau jawaban tidak berkaitan dengan iman kepada rasul.Murid menyatakan keyakinannya secara singkat (misalnya: 'karena kisah itu ada di buku') namun belum mengaitkan dengan konsep iman kepada rasul-rasul Allah Swt.Murid menyatakan keyakinannya dan mengaitkannya dengan iman kepada Rasulullah saw. sebagai utusan Allah Swt. dengan penjelasan yang sederhana namun tepat.Murid menjelaskan keyakinannya secara runtut, mengaitkan dengan iman kepada rasul-rasul Allah Swt., dan mampu menyebutkan mengapa meyakini kisah hijrah penting bagi seorang muslim dengan bahasa yang lugas dan meyakinkan.
Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid tidak aktif dalam diskusi, tidak memberikan kontribusi pendapat, atau mengganggu jalannya diskusi.Murid sesekali ikut berdiskusi namun kontribusinya masih terbatas dan perlu dorongan dari guru atau teman.Murid aktif berdiskusi, memberikan pendapat yang relevan, dan mendengarkan pendapat teman dengan baik.Murid sangat aktif dalam diskusi, memimpin atau memotivasi anggota kelompok lain, dan mampu menyampaikan hasil diskusi dengan jelas saat Gallery Walk.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menyebutkan minimal empat hikmah hijrah pada akhir pembelajaran? Jika belum, apa faktor penghambatnya dan apa yang perlu saya perbaiki di pertemuan berikutnya?
  • Apakah metode Gallery Walk berjalan efektif dalam mendorong murid untuk saling berbagi dan belajar dari kelompok lain? Apa yang perlu diperbaiki dari pengelolaan kegiatannya?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah cukup membantu murid yang memerlukan dukungan lebih dan memberikan tantangan bagi murid yang sudah cepat berkembang?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil membangun keterhubungan emosional murid dengan materi hikmah hijrah? Bagaimana saya bisa memperkuat relevansi materi ini dengan kehidupan murid ke depannya?

Refleksi Murid:

  • Hikmah hijrah Nabi Muhammad saw. yang paling berkesan buatku hari ini adalah... karena...
  • Satu sikap dari Nabi saw. dan para sahabat yang ingin aku tiru dalam kehidupan sehari-hariku adalah... dan aku akan memulainya dengan cara...
  • Aku yakin bahwa kisah hijrah Nabi Muhammad saw. benar-benar terjadi karena... Keyakinan ini membuatku merasa...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Ahmad Faozan & Jamaluddin, Kemendikbud RI, 2021 (ISBN: 978-602-244-490-9) — Bab 5, halaman 77–92.
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Ahmad Faozan & Jamaluddin, Kemendikbud RI, 2021 (ISBN: 978-602-244-492-3) — Bab 5, halaman 112–115.
  3. Gambar/ilustrasi peta rute hijrah Nabi Muhammad saw. dari Makkah ke Madinah (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor).
  4. Kertas plano atau karton untuk hasil kerja kelompok (Gallery Walk).
  5. Lembar Kerja Kelompok (tabel hikmah hijrah dan cara meneladaninya — dibuat guru).
  6. Kartu Refleksi Diri (dibuat guru, berisi tiga pertanyaan refleksi).
  7. Lembar asesmen akhir tertulis (soal singkat, dibuat guru).
  8. Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal diagnostik.
  9. Spidol warna-warni untuk penulisan di kertas plano.
  10. Proyektor/TV kelas (jika tersedia) untuk menampilkan gambar ilustrasi hijrah.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.