Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Tanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Tanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Tanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Tanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikTanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan tanda-tanda perubahan fisik dan mental pada masa balig bagi anak laki-laki dan perempuan menurut ilmu biologi dengan benar.
  2. Murid dapat membuat paparan sederhana yang membandingkan tanda-tanda balig menurut ilmu fikih dan ilmu biologi dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan bahwa tubuh teman sebaya kalian mulai berubah? Kira-kira apa saja yang berubah dan mengapa itu bisa terjadi?
  2. Ilmu fikih sudah mengajarkan tanda-tanda balig sejak lama — menurut kalian, apakah ilmu biologi menjelaskan hal yang sama atau berbeda?
  3. Jika Allah Swt. menciptakan perubahan tubuh saat seseorang beranjak dewasa, apa hikmah yang bisa kita ambil dari perubahan itu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid membaca basmalah bersama, kemudian mengecek kehadiran.
  • Guru meminta murid tadarus Al-Qur'an selama ± 3 menit (surah pendek pilihan guru) untuk membangun suasana religius dan berkesadaran.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan 2 pertanyaan lisan: (1) 'Siapa yang masih ingat tanda-tanda balig menurut ilmu fikih dari pertemuan lalu?' dan (2) 'Apa yang kalian ketahui tentang pubertas dalam ilmu biologi?' — catat respons murid sebagai peta pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian memperhatikan bahwa tubuh teman sebaya mulai berubah? Apa yang menyebabkannya?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini secara singkat agar murid mengetahui arah belajar mereka.
  • Guru menjelaskan bahwa topik ini bersifat ilmiah dan perlu dijaga dengan sikap saling menghormati karena menyangkut perubahan tubuh yang bersifat pribadi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan dua kartu infografis sederhana di papan tulis: satu kartu bertuliskan 'Tanda Balig Laki-Laki (Biologi)' dan satu lagi 'Tanda Balig Perempuan (Biologi)' — masing-masing masih kosong bagian isinya.
  • Murid membaca materi tentang tanda-tanda balig menurut ilmu biologi dari buku siswa (halaman terkait Bab 4 subbab B) secara mandiri selama ± 5 menit. Guru mengingatkan murid untuk membaca dengan sungguh-sungguh dan mencatat hal yang menarik perhatian mereka. (Prinsip: Berkesadaran)
  • Guru menjelaskan konsep kunci: perubahan fisik (seperti perubahan bentuk tubuh, tumbuhnya bulu di ketiak dan area kemaluan, perubahan suara pada laki-laki, pembesaran payudara pada perempuan, munculnya jerawat) dan perubahan mental (seperti lebih sensitif secara emosi, mulai tertarik pada lawan jenis) menggunakan bahasa yang lugas dan sesuai usia.
  • Guru menjelaskan peran hormon secara sederhana: hormon testosteron pada laki-laki mendorong pembentukan sperma dan perubahan fisik, sedangkan hormon estrogen pada perempuan berkaitan dengan siklus menstruasi dan perkembangan fisik perempuan.
  • Guru mengaitkan bahwa perubahan ini adalah bagian dari tanda-tanda balig yang juga disinggung dalam ilmu fikih (mimpi basah = produksi sperma; haid = siklus menstruasi), sehingga kedua ilmu saling melengkapi dan bersumber dari ilmu Allah Swt. (Prinsip: Bermakna)
  • Murid diberikan kesempatan bertanya. Guru merespons setiap pertanyaan dengan hangat dan menghargai keberanian bertanya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja Kelompok berisi tabel perbandingan dua kolom: 'Tanda Balig Menurut Ilmu Fikih' dan 'Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi', serta baris terpisah untuk laki-laki dan perempuan. (Prinsip: Menggembirakan)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi tabel perbandingan tersebut berdasarkan materi yang telah dipelajari dari buku siswa dan penjelasan guru. Guru berkeliling memantau, memberi petunjuk tanpa langsung memberi jawaban.
  • Setelah tabel selesai, setiap kelompok membuat 'paparan sederhana' berupa poster mini (di kertas A4 atau di lembar LK yang disediakan) yang memuat: judul, tabel perbandingan, dan satu kalimat kesimpulan tentang hubungan ilmu fikih dan ilmu biologi dalam menjelaskan tanda balig. (Prinsip: Bermakna)
  • Satu perwakilan dari 2–3 kelompok mempresentasikan hasil paparan mereka di depan kelas (± 2 menit per kelompok). Kelompok lain menyimak dan dipersilakan memberi komentar atau pertanyaan singkat. (Prinsip: Menggembirakan)
  • Guru memberikan umpan balik formatif secara langsung: mengapresiasi hal yang benar, meluruskan yang kurang tepat, dan memperkuat pemahaman dengan menghubungkan kembali ke konsep utama.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi kepada seluruh kelas: 'Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang paling berkesan bagi kalian tentang perubahan masa balig?' — murid menjawab secara lisan bergantian atau menuliskannya di sticky note/selembar kertas kecil. (Prinsip: Berkesadaran)
  • Guru mengajak murid merefleksikan kaitan antara ilmu biologi dan keimanan: 'Perubahan tubuh yang kita pelajari hari ini adalah bukti kekuasaan Allah Swt. yang menciptakan manusia dengan sempurna. Apa sikap yang sebaiknya kita tunjukkan saat menghadapi perubahan ini?' (Prinsip: Bermakna)
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi singkat (1–2 kalimat) di bagian bawah LK mereka: misalnya, cara mereka menyikapi perubahan masa balig dengan rasa syukur dan tanggung jawab.
  • Guru mengumpulkan jawaban refleksi dan/atau poster mini kelompok sebagai bukti belajar.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: tanda-tanda balig menurut ilmu biologi mencakup perubahan fisik dan mental pada laki-laki dan perempuan, dan ini sejalan dengan tanda-tanda yang dijelaskan dalam ilmu fikih.
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan mengajukan 2–3 pertanyaan kuis singkat kepada beberapa murid secara acak (misalnya: 'Sebutkan dua perubahan fisik pada anak laki-laki menurut ilmu biologi!' atau 'Apa persamaan tanda balig menurut fikih dan biologi?').
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid yang belum tuntas diminta membaca ulang buku siswa di rumah dan mengisi bagian LK yang masih kosong; murid yang sudah tuntas dapat membaca materi pengayaan tentang 'Persiapan Anak Menghadapi Usia Balig' dari buku siswa.
  • Guru mengingatkan murid bahwa perubahan fisik masa balig adalah anugerah Allah Swt. yang harus disyukuri dan disikapi dengan tanggung jawab.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa kafaratul majelis bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu kata bergambar sederhana yang sudah memuat daftar tanda balig (fisik dan mental) lengkap sebagai bantuan saat mengisi tabel perbandingan. Murid yang sudah cepat memahami dapat mempelajari materi pengayaan tentang dampak perubahan pubertas terhadap kesehatan dan persiapan menghadapi balig dari buku siswa.
  • Proses: Saat diskusi kelompok, guru mendampingi langsung kelompok yang kesulitan dengan pertanyaan pemandu seperti 'Coba cari di buku halaman berapa yang membahas perubahan fisik laki-laki?' Kelompok yang cepat selesai dapat menambahkan kolom ketiga di tabel mereka berisi 'Hikmah/Sikap yang Dianjurkan'.
  • Produk: Murid yang belum siap tampil di depan kelas dapat menyampaikan hasil paparan hanya dalam kelompok kecil (presentasi kepada guru). Murid yang sudah siap dan cepat dapat memperluas paparan dengan menambahkan satu paragraf penjelasan tentang mengapa ilmu fikih dan biologi saling melengkapi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Siapa yang masih ingat tanda-tanda balig menurut ilmu fikih?' untuk mengaktifkan pengetahuan awal murid dari pertemuan sebelumnya.
  • Guru bertanya: 'Apa yang kalian ketahui tentang pubertas dalam ilmu biologi?' untuk memetakan seberapa jauh murid sudah memiliki pengetahuan awal tentang topik ini.
  • Guru mencatat respons murid (bisa di papan tulis atau secara mental) untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan di kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi selama diskusi kelompok: guru berkeliling dan mencatat murid yang aktif berkontribusi, serta murid yang tampak kesulitan untuk segera diberikan bantuan.
  • Pengecekan isian tabel perbandingan LK saat guru berkeliling: apakah murid dapat membedakan tanda balig fikih dan biologi dengan benar.
  • Umpan balik lisan selama dan setelah presentasi kelompok: guru merespons isi paparan, meluruskan konsep yang keliru, dan menguatkan yang sudah benar.
  • Pertanyaan pancingan selama tahap Memahami: 'Apa bedanya mimpi basah menurut fikih dengan produksi sperma menurut biologi?' untuk mengecek kedalaman pemahaman.

Akhir:

  • Kuis lisan 2–3 pertanyaan singkat yang diarahkan kepada beberapa murid secara acak untuk mengecek pencapaian TP 4.4.2.1: misalnya 'Sebutkan dua perubahan fisik pada anak perempuan menurut ilmu biologi!' atau 'Apa perubahan mental yang terjadi saat memasuki masa balig?'
  • Hasil poster mini/paparan sederhana kelompok dinilai dengan rubrik 4 level untuk mengecek pencapaian TP 4.4.2.2: ketepatan isi perbandingan fikih–biologi dan kejelasan penyampaian.
  • Catatan refleksi murid (komitmen pribadi di LK) dikumpulkan sebagai bahan guru memahami pemaknaan murid terhadap materi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi kelompok menggunakan catatan anekdot singkat (aktif/cukup aktif/pasif).
  • Umpan balik langsung saat presentasi kelompok: guru mencatat kebenaran isi tabel perbandingan dan kejelasan penyampaian.
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami untuk mengecek pemahaman konsep tanda balig biologis.
  • Hasil isian LK tabel perbandingan sebagai bukti proses belajar kelompok.

Sumatif:

  • Kuis lisan 2–3 pertanyaan di akhir pembelajaran untuk mengecek penguasaan TP 4.4.2.1 (menyebutkan tanda-tanda perubahan fisik dan mental).
  • Poster mini atau paparan sederhana hasil kelompok sebagai bukti pencapaian TP 4.4.2.2 (membandingkan tanda-tanda balig menurut fikih dan biologi) — dinilai menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan tanda-tanda perubahan fisik pada masa balig menurut ilmu biologi (TP 4.4.2.1)Murid belum dapat menyebutkan tanda-tanda perubahan fisik balig menurut ilmu biologi, atau menyebutkan hal yang tidak relevan.Murid dapat menyebutkan 1–2 tanda perubahan fisik balig menurut ilmu biologi, namun masih terbatas pada satu jenis kelamin saja atau terdapat kesalahan konsep.Murid dapat menyebutkan minimal 3 tanda perubahan fisik balig menurut ilmu biologi untuk laki-laki dan perempuan dengan benar.Murid dapat menyebutkan minimal 3 tanda perubahan fisik balig untuk laki-laki dan perempuan serta menjelaskan peran hormon yang mendasarinya dengan benar.
Menyebutkan tanda-tanda perubahan mental pada masa balig menurut ilmu biologi (TP 4.4.2.1)Murid belum dapat menyebutkan tanda-tanda perubahan mental pada masa balig menurut ilmu biologi.Murid dapat menyebutkan 1 tanda perubahan mental pada masa balig, namun belum membedakan antara laki-laki dan perempuan.Murid dapat menyebutkan minimal 2 tanda perubahan mental pada masa balig (misalnya lebih sensitif secara emosi, mulai tertarik pada lawan jenis) dengan benar.Murid dapat menyebutkan minimal 2 tanda perubahan mental dengan benar dan mengaitkannya dengan sikap yang sebaiknya diambil dalam menghadapi perubahan tersebut.
Membuat paparan perbandingan tanda balig menurut ilmu fikih dan ilmu biologi (TP 4.4.2.2)Paparan yang dibuat tidak memuat perbandingan antara ilmu fikih dan ilmu biologi, atau isi tabel perbandingan sebagian besar tidak tepat.Paparan memuat tabel perbandingan, namun hanya sebagian kecil isi yang tepat dan belum mencakup keduanya (laki-laki dan perempuan) secara lengkap.Paparan memuat tabel perbandingan yang benar untuk laki-laki dan perempuan, dengan minimal 2 tanda dari masing-masing perspektif (fikih dan biologi), dan disertai kalimat kesimpulan singkat.Paparan memuat tabel perbandingan yang lengkap dan benar, disertai kalimat kesimpulan yang menjelaskan hubungan saling melengkapi antara ilmu fikih dan biologi, dan disampaikan dengan jelas serta percaya diri.
Kolaborasi dan partisipasi dalam diskusi kelompokMurid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi pada hasil kelompok.Murid terlibat sesekali dalam diskusi, namun kontribusinya masih minimal atau perlu dorongan dari guru.Murid aktif berdiskusi, menghargai pendapat teman, dan memberikan kontribusi nyata pada pengisian LK dan pembuatan paparan.Murid sangat aktif, memimpin atau menginisiasi diskusi, membantu teman yang kesulitan, dan menghasilkan paparan yang lebih lengkap dari yang diminta.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah dapat menyebutkan minimal 3 tanda perubahan fisik balig menurut ilmu biologi untuk laki-laki dan perempuan? Murid mana yang masih perlu pendampingan?
  • Apakah metode infografis dan tabel perbandingan efektif membantu murid memahami hubungan ilmu fikih dan biologi? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah semua murid merasa aman dan nyaman saat membahas topik perubahan tubuh ini? Adakah murid yang tampak tidak nyaman dan perlu pendekatan khusus?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang memakan waktu paling banyak dan perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang paling berkesan yang kamu pelajari hari ini tentang tanda-tanda balig menurut ilmu biologi?
  • Apakah kamu sudah bisa membedakan tanda balig menurut ilmu fikih dan ilmu biologi? Bagian mana yang masih terasa sulit?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang perubahan tubuh di masa balig? Apa sikap yang ingin kamu tunjukkan saat menghadapi perubahan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Ahmad Faozan & Jamaluddin, Kemendikbudristek 2021) — Bab 4 subbab B (Tanda-Tanda Balig Menurut Ilmu Biologi)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IV SD (Ahmad Faozan & Jamaluddin, Kemendikbudristek 2021) — Bab 4
  3. Kartu infografis buatan guru: 'Tanda Balig Laki-Laki (Biologi)' dan 'Tanda Balig Perempuan (Biologi)' — disiapkan di papan tulis atau karton
  4. Lembar Kerja Kelompok (LKK) berisi tabel perbandingan tanda balig fikih vs. biologi — disiapkan guru
  5. Kertas A4 atau karton kecil untuk poster mini kelompok
  6. Spidol warna dan alat tulis untuk membuat paparan sederhana
  7. Al-Qur'an atau buku Juz 'Amma untuk tadarus pembuka

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.