Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menghafal Hadis tentang Keragaman dan Mempresentasikan Pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 serta Hadis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menghafal Hadis tentang Keragaman dan Mempresentasikan Pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 serta Hadis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menghafal Hadis tentang Keragaman dan Mempresentasikan Pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 serta Hadis

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menghafal Hadis tentang Keragaman dan Mempresentasikan Pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 serta Hadis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenghafal Hadis tentang Keragaman dan Mempresentasikan Pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 serta Hadis
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghafal hadis tentang keragaman dengan lancar.
  2. Murid berani mempresentasikan paparan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan hadis tentang keragaman di depan kelas dengan percaya diri.
  3. Murid dapat membiasakan sikap menghargai keragaman dan perbedaan sebagai sunnatullah dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Di sekolah kita ada teman-teman yang berbeda suku, warna kulit, dan kebiasaan — menurut kalian, mengapa Allah menciptakan manusia berbeda-beda?
  2. Apa yang Rasulullah saw. ajarkan kepada kita tentang cara bersikap kepada orang yang berbeda dari kita?
  3. Kalau kalian harus menjelaskan kepada adik di rumah bahwa semua orang itu sederajat di hadapan Allah, kira-kira kata-kata apa yang akan kalian pakai?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid membaca basmalah bersama-sama.
  • Guru melakukan presensi kehadiran dan menanyakan kondisi murid.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid menyebutkan satu kata yang terlintas ketika mendengar kata 'keragaman', lalu ditampung di papan tulis untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu singkat bagi murid untuk menjawab secara lisan.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: menghafal hadis tentang keragaman dan mempresentasikan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 beserta hadis dengan percaya diri.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan mereka lakukan selama pembelajaran.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan teks hadis tentang keragaman (riwayat Ahmad dari Abu Nadhrah) di papan tulis atau layar proyektor beserta artinya: 'Wahai manusia, sesungguhnya Tuhanmu satu, ayahmu satu. Tidak ada kelebihan orang Arab atas orang non-Arab, tidak ada kelebihan orang non-Arab atas orang Arab, tidak ada kelebihan orang berkulit merah atas orang berkulit hitam, tidak ada kelebihan orang berkulit hitam atas orang berkulit merah, kecuali dengan ketakwaan.'
  • Guru membaca hadis dengan fasih sebanyak dua kali, murid menyimak sambil memperhatikan makhraj dan pelafalan.
  • Guru meminta murid membaca hadis bersama-sama (klasikal) sebanyak tiga kali dengan suara lantang.
  • Guru mengajak murid menelaah makna hadis: bagian mana yang menunjukkan kesetaraan manusia, dan apa yang menjadi satu-satunya pembeda di sisi Allah?
  • Guru menghubungkan pesan hadis dengan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya: keduanya sama-sama menegaskan bahwa keragaman adalah sunnatullah dan takwa adalah ukuran kemuliaan.
  • Murid diberi kesempatan bertanya jika ada kata atau frasa yang belum dipahami.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Latihan hafalan bertahap (Drill and Practice): Guru membagi hadis menjadi tiga segmen pendek, lalu melatih hafalan per segmen dengan metode 'tutup-buka' — murid membaca, kemudian tulisan ditutup dan mereka mencoba mengulang dari ingatan.
  • Setelah tiga segmen dikuasai, seluruh kelas melafalkan hadis lengkap bersama-sama sebanyak tiga kali tanpa melihat teks.
  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Tiap kelompok menyusun paparan singkat (dapat berupa peta pikiran sederhana di kertas, poster mini, atau poin-poin tertulis) yang memuat: (a) teks hadis dan artinya, (b) pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13, dan (c) satu contoh nyata sikap menghargai keragaman di kehidupan sehari-hari.
  • Setiap kelompok berlatih mempresentasikan paparannya di dalam kelompok terlebih dahulu — satu anggota berbicara, anggota lain memberikan masukan singkat.
  • Presentasi kelas: setiap kelompok tampil di depan kelas. Guru mendorong murid lain untuk menyimak dengan seksama dan memberikan apresiasi setelah setiap kelompok selesai.
  • Guru memberikan umpan balik konstruktif setelah setiap presentasi, fokus pada keberanian berbicara, kelengkapan pesan, dan kesesuaian hadis yang dikutip.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang sejenak dan merenungkan: 'Dari hadis dan ayat yang sudah kita pelajari, satu sikap apa yang ingin kamu terapkan mulai hari ini kepada temanmu yang berbeda darimu?'
  • Murid menuliskan jawaban pada secarik kertas atau sticky note (boleh dalam satu kalimat saja), kemudian menempelkannya di papan 'Tekad Hariku'.
  • Beberapa murid sukarela membacakan tekadnya di depan kelas.
  • Guru merangkum refleksi kolektif: mengaitkan nilai takwa sebagai ukuran kemuliaan dengan komitmen nyata dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan di rumah.
  • Murid melakukan penilaian diri (assessment as learning) dengan menjawab tiga pertanyaan singkat secara jujur: (1) Apakah aku sudah hafal hadis dengan lancar? (2) Apakah aku sudah berani presentasi? (3) Apakah aku berkomitmen menghargai keragaman?

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: hadis tentang keragaman dan Q.S. Al-Hujurat/49:13 sama-sama mengajarkan bahwa semua manusia sederajat dan kemuliaan hanya ditentukan oleh ketakwaan.
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan: menunjuk 3-4 murid secara acak untuk melafazkan hadis tanpa melihat teks.
  • Guru memberikan penguatan positif (pujian verbal) kepada seluruh murid atas keberanian dan usaha mereka hari ini.
  • Guru menyampaikan pesan moral: jadikan keragaman sebagai berkah dan sarana saling mengenal, bukan sumber perselisihan.
  • Guru menyampaikan kegiatan pengayaan bagi yang ingin memperdalam: membaca Q.S. Luqman/31:15 dan kisah Rasulullah saw. tentang sikap menghargai perbedaan.
  • Pembelajaran ditutup dengan membaca hamdalah bersama-sama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir membaca Arab dapat langsung berlatih hafalan dari mushaf tanpa transliterasi. Murid yang masih kesulitan membaca Arab disediakan teks transliterasi Latin di samping teks Arab untuk membantu hafalan.
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung menghafal hadis secara mandiri dan membantu teman kelompoknya yang masih berlatih (tutor sebaya). Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat menggunakan kartu flashcard segmen hadis yang disiapkan guru.
  • Produk: Murid yang percaya diri dapat mempresentasikan secara individual di depan kelas. Murid yang masih malu dapat mempresentasikan bersama satu teman atau dalam format kelompok kecil di depan guru saja.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menyebutkan satu kata yang terlintas ketika mendengar kata 'keragaman' — jawaban ditampung di papan tulis untuk memetakan pemahaman awal dan pengalaman belajar sebelumnya.
  • Guru bertanya lisan: 'Siapa yang masih ingat pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 dari pertemuan sebelumnya?' — untuk mengecek keterhubungan dengan materi lama sebelum masuk ke hafalan hadis.

Proses:

  • Observasi guru selama latihan hafalan bertahap: mencatat murid yang lancar, yang masih terbata-bata, dan yang membutuhkan bimbingan tambahan.
  • Umpan balik langsung (assessment for learning) setelah setiap kelompok presentasi — guru menyebutkan satu hal yang sudah bagus dan satu hal yang perlu diperbaiki.
  • Penilaian sejawat dalam kelompok saat sesi latihan presentasi internal sebelum tampil di depan kelas.

Akhir:

  • Hafalan individual acak: guru menunjuk 3-4 murid untuk melafalkan hadis lengkap tanpa teks — dinilai dengan rubrik hafalan (kelancaran, makhraj, ketepatan teks).
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik 4 level yang mencakup: kelancaran hafalan, kelengkapan pesan, keberanian presentasi, dan ketepatan contoh sikap menghargai keragaman.
  • Penilaian diri murid menggunakan lembar self-assessment tiga pertanyaan yang diisi jujur di akhir sesi refleksi.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid selama latihan hafalan klasikal dan kelompok — guru mencatat siapa yang ikut aktif melafalkan dan siapa yang pasif.
  • Umpan balik lisan langsung oleh guru setelah setiap kelompok selesai presentasi — fokus pada kelancaran hafalan, keberanian, dan ketepatan pesan.
  • Penilaian sejawat antar anggota kelompok saat latihan presentasi di dalam kelompok — menggunakan panduan singkat: apakah temanmu hafal? apakah pesan sudah lengkap?

Sumatif:

  • Hafalan hadis individual: 3-4 murid ditunjuk acak untuk melafalkan hadis tanpa melihat teks di akhir pertemuan — dinilai menggunakan rubrik kelancaran hafalan.
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik yang mencakup aspek: kelancaran hafalan, kelengkapan pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan hadis, keberanian tampil, dan kesesuaian contoh sikap dengan nilai keragaman.
  • Penilaian diri murid (self-assessment) menggunakan lembar tiga pertanyaan reflektif di akhir sesi Merefleksi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelancaran Hafalan HadisMurid belum dapat melafalkan hadis meskipun dengan bantuan teks atau teman.Murid dapat melafalkan hadis dengan banyak bantuan teman atau guru, masih banyak bagian yang terhenti.Murid dapat melafalkan hadis dengan lancar namun ada 1-2 bagian yang masih perlu diingatkan.Murid dapat melafalkan hadis secara lengkap, lancar, dan tepat tanpa bantuan siapa pun.
Ketepatan Makhraj dan PelafalanPelafalan tidak jelas dan banyak huruf yang dilafalkan tidak sesuai makhrajnya.Sebagian besar huruf dilafalkan kurang tepat makhrajnya, namun teks masih dapat dikenali.Sebagian besar huruf dilafalkan dengan makhraj yang tepat, hanya 1-2 huruf yang masih keliru.Seluruh huruf dilafalkan dengan makhraj yang tepat dan jelas sesuai kaidah tajwid dasar.
Kelengkapan Pesan dalam PresentasiMurid tidak menyampaikan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 maupun hadis dalam presentasinya.Murid menyampaikan salah satu pesan (ayat atau hadis saja) secara sangat singkat.Murid menyampaikan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan hadis dengan cukup lengkap.Murid menyampaikan pesan pokok Q.S. Al-Hujurat/49:13, hadis, dan memberikan contoh nyata sikap menghargai keragaman secara runtut dan jelas.
Keberanian dan Kepercayaan Diri PresentasiMurid menolak tampil atau tidak mengucapkan satu kata pun di depan kelas.Murid mau tampil namun suara sangat pelan, sering berhenti, dan tampak sangat gugup.Murid tampil dengan suara cukup jelas dan dapat menyelesaikan presentasi meskipun sesekali tampak ragu.Murid tampil dengan suara lantang, kontak mata dengan audiens, dan menyelesaikan presentasi dengan percaya diri.
Sikap Menghargai Keragaman (Akhlak)Murid belum menunjukkan pemahaman bahwa keragaman adalah sunnatullah dan tidak menyebutkan contoh sikap menghargai.Murid dapat menyebutkan bahwa keragaman perlu dihargai namun belum dapat mengaitkannya dengan nilai dari ayat/hadis.Murid dapat menjelaskan bahwa keragaman adalah sunnatullah dan menyebutkan satu contoh sikap menghargai perbedaan di kehidupan sehari-hari.Murid dapat menjelaskan makna sunnatullah dalam keragaman, mengaitkannya dengan pesan ayat/hadis, dan berkomitmen menerapkan sikap menghargai perbedaan secara konkret dan tulus.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat giliran yang cukup untuk berlatih hafalan? Jika tidak, apa yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan khusus dalam hafalan, dan strategi apa yang akan saya terapkan?
  • Apakah metode drill and practice yang saya gunakan sudah cukup menyenangkan dan tidak membebani murid?
  • Apakah sesi presentasi sudah memberikan ruang yang aman bagi murid yang pemalu untuk berani tampil?
  • Apakah nilai keragaman sebagai sunnatullah berhasil saya internalisasikan kepada murid, tidak hanya sebagai hafalan tetapi sebagai sikap?

Refleksi Murid:

  • Bagian hadis mana yang paling mudah kamu hafal dan bagian mana yang paling sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperkuat hafalan yang sulit itu?
  • Bagaimana perasaanmu saat presentasi di depan kelas tadi? Apa yang membuatmu percaya diri atau masih kurang percaya diri?
  • Dari pesan Q.S. Al-Hujurat/49:13 dan hadis yang kamu pelajari hari ini, satu sikap nyata apa yang ingin kamu terapkan mulai besok kepada teman-temanmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Kemendikbud RI, 2021
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV, Ahmad Faozan & Jamaluddin, Kemendikbud RI, 2021
  3. Teks hadis tentang keragaman (HR. Ahmad dari Abu Nadhrah) beserta transliterasi dan terjemahannya — disiapkan guru dalam bentuk kartu teks atau tayangan
  4. Poster atau tayangan teks Q.S. Al-Hujurat/49:13 beserta artinya
  5. Aplikasi Al-Qur'an Kemenag (https://quran.kemenag.go.id) sebagai referensi bacaan dan hafalan
  6. Kartu flashcard segmen hadis — disiapkan guru untuk membantu murid yang memerlukan diferensiasi proses
  7. Kertas HVS atau sticky note untuk kegiatan paparan kelompok dan lembar refleksi 'Tekad Hariku'
  8. Spidol warna dan papan tulis atau flipchart untuk menampilkan kata-kata kunci dari sesi pemantik dan peta konsep

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.