Modul AjarBab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3 Bab 6: Senangnya Belajar Hadis

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 untuk Bab 6 "Senangnya Belajar Hadis", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3 Bab 6: Senangnya Belajar Hadis

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bab 6 — Senangnya Belajar Hadis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBab 6 — Senangnya Belajar Hadis
Alokasi Waktu11 JP (11 x 35 menit = 385 menit)
Jumlah Pertemuan4
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 3.6.1 Membaca hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  2. TP 3.6.2 Menulis hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  3. TP 3.6.3 Menghafal hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  4. TP 3.6.4 Menjelaskan hadis tentang kewajiban salat berjemaah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana bunyi lafal hadis Nabi Muhammad saw. tentang keutamaan salat berjemaah?
  2. Apa saja langkah dan aturan penting saat menyalin tulisan hadis berhuruf Arab agar rapi dan benar?
  3. Bagaimana bunyi sabda Nabi Muhammad saw. tentang keutamaan salat berjemaah dibandingkan salat sendirian?
  4. Berapa derajat kelipatan pahala salat berjemaah yang disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad saw.?
  5. Mengapa Rasulullah saw. sangat menganjurkan kita melaksanakan salat secara berjemaah daripada sendirian?
  6. Berapa kali lipat keutamaan pahala yang dijanjikan Allah bagi orang yang salat berjemaah menurut hadis nabi?
  7. Bagaimana lafal hadis tentang keutamaan salat berjemaah yang sudah kita pelajari?
  8. Mengapa salat berjemaah memiliki derajat pahala yang jauh lebih besar daripada salat sendirian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Membaca dan Menulis Hadis tentang Kewajiban Salat Berjemaah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.6.1 Membaca hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  • TP 3.6.2 Menulis hadis tentang kewajiban salat berjemaah

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik membaca dengan menampilkan 2 potongan kata hadis di papan tulis: (1) صَلَاةُ (bacaan: 'ṣalātu') dan (2) الْجَمَاعَةِ (bacaan: 'al-jamā'ati'), lalu meminta 3 perwakilan murid membaca nyaring untuk memetakan kesiapan membaca huruf hijaiah berharakat (4 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membaca potongan teks hadis salat berjemaah secara tartil dan menyalin tulisannya dari kanan ke kiri dengan harakat lengkap (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menyimak peragaan membaca hadis salat berjemaah kata per kata oleh guru dengan metode Reading Aloud pada teks hadis: صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً (acuan pelafalan: 'ṣalātul jamā'ati tafḍulu ṣalātal fażżi bisab'in wa 'isyrīna darajah') (6 menit).
  • Murid mencermati pemodelan guru tentang kaidah teknis menulis huruf Arab hadis pada papan bergaris: menulis dari kanan ke kiri, posisi huruf di atas garis (ص, ل, د) dan huruf yang menjulur ke bawah garis (ر, ن, و, ى), serta ketelitian memberi harakat lengkap (6 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Secara berpasangan, murid bergantian membaca nyaring teks hadis salat berjemaah (صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً) di mana satu murid membaca dan rekannya menyimak serta membetulkan lafal kata yang keliru secara saling memuliakan (12 menit).
  • Murid memainkan permainan menggembirakan 'Estafet Baca Kata Berantai' secara berkelompok: setiap kelompok melafalkan satu kata hadis secara berurutan dan cepat tanpa terputus (Kata 1: صَلَاةُ, Kata 2: الْجَمَاعَةِ, Kata 3: تَفْضُلُ, Kata 4: صَلَاةَ, Kata 5: الْفَذِّ, Kata 6: بِسَبْعٍ, Kata 7: وَعِشْرِينَ, Kata 8: دَرَجَةً) (10 menit).
  • Secara mandiri, murid menyalin teks hadis صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً pada lembar bergaris pemandu dari arah kanan ke kiri lengkap dengan seluruh harakatnya (14 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid memeriksa kembali hasil tulisan hadis masing-masing dengan menempelkan jari pada tiap kata hadis di buku, membandingkan kelengkapan 8 kata dan harakatnya dengan model tulisan di papan tulis (6 menit).

Penutup:

  • Murid dan guru menyimpulkan bersama keterampilan utama yang telah dipelajari, yaitu melafalkan hadis salat berjemaah secara tartil serta kaidah menyalin huruf Arab dari kanan ke kiri (3 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen akhir berupa cek membaca singkat: meminta 2 murid membaca mandiri satu kalimat hadis utuh tanpa bimbingan, lalu memberikan umpan balik penguatan terhadap kelancaran dan kerapian tulisan (2 menit).
  • Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya (menghafal teks dan terjemah hadis salat berjemaah) lalu menutup pembelajaran dengan doa kafaratul majelis dan salam penutup (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan teks hadis dengan ukuran font besar dan tanda panah arah penulisan huruf bagi murid yang memerlukan bantuan visual.
  • Proses: Bagi murid yang belum lancar membaca/menulis diberikan bimbingan menyalin perkata menggunakan lembar titik-titik (tracing), sedangkan murid yang sudah mahir diberi tantangan menyalin teks hadis langsung pada buku tulis bergaris tanpa garis bantu pemandu.
  • Produk: Hasil salinan hadis dapat berupa penulisan pada lembar kerja bertitik bantu bagi yang butuh scaffolding, atau penulisan mandiri di buku bergaris dengan harakat sempurna bagi yang mahir.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tes lisan diagnostik: Murid diminta membaca 2 kata cuplikan hadis berharakat di papan tulis: (1) صَلَاةُ (acuan ketepatan: 'ṣalātu') dan (2) الْجَمَاعَةِ (acuan ketepatan: 'al-jamā'ati'). Kriteria: Murid siap jika mampu melafalkan kedua kata berharakat tersebut secara tepat tanpa mengeja.

Proses:

  • Ceklis membaca berpasangan: Mengamati kemampuan murid melafalkan 8 kata hadis: (1) صَلَاةُ (ṣalātu), (2) الْجَمَاعَةِ (al-jamā'ati), (3) تَفْضُلُ (tafḍulu), (4) صَلَاةَ (ṣalāta), (5) الْفَذِّ (al-fażżi), (6) بِسَبْعٍ (bisab'in), (7) وَعِشْرِينَ (wa 'isyrīna), (8) دَرَجَةً (darajah) secara lancar dan berurutan.
  • Pemeriksaan unjuk kerja menulis: Memeriksa hasil salinan teks hadis murid berdasar acuan penulisan kanan ke kiri, posisi huruf di atas/bawah garis, dan kelengkapan harakat pada seluruh 8 kata hadis.

Akhir Pertemuan:

  • Cek lisan dan unjuk kerja mandiri penutup: Guru menguji pelafalan 1 kalimat hadis utuh صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً (acuan: terbaca utuh 8 kata secara benar tanpa jeda ragu) dan memeriksa hasil salinan tulisan hadis murid (acuan: memuat lengkap seluruh 8 kata berharakat dari kanan ke kiri).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja membaca tartil lafal hadis salat berjemaah menggunakan lembar ceklis
  • Penilaian produk salinan tulisan hadis berhuruf Arab berharakat lengkap pada lembar tugas bergaris

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca teks hadis salat berjemaahMampu melafalkan kurang dari 4 kata dari 8 kata teks hadis target secara terbimbing (acuan: صَلَاةُ, الْجَمَاعَةِ, تَفْضُلُ, صَلَاةَ, الْفَذِّ, بِسَبْعٍ, وَعِشْرِينَ, دَرَجَةً).Mampu melafalkan 4 sampai 6 kata dari 8 kata teks hadis target dengan tepat namun masih mengeja atau dibimbing sebagian.Mampu melafalkan seluruh 8 kata teks hadis target secara tartil, tepat harakat, dan lancar secara mandiri.Mampu melafalkan seluruh 8 kata teks hadis target secara sangat lancar, tartil, fasih makhrajnya, serta konsisten tepat tanpa keraguan sedikit pun.
Menulis teks hadis salat berjemaahMampu menyalin kurang dari 4 kata dari 8 kata hadis target dan kaidah arah penulisan kanan-kiri serta peletakan garis belum konsisten tepat.Mampu menyalin 4 sampai 6 kata hadis dari kanan ke kiri dengan bentuk huruf terbaca namun harakat belum lengkap.Mampu menyalin seluruh 8 kata hadis dari arah kanan ke kiri dengan posisi huruf dan kelengkapan harakat yang tepat.Mampu menyalin seluruh 8 kata hadis secara mandiri dari kanan ke kiri dengan bentuk huruf proporsional di atas/bawah garis, rapi, dan seluruh harakat lengkap sempurna.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah metode Reading Aloud dan pemodelan menulis di papan bergaris efektif membantu murid membaca dan menyalin hadis dengan benar?
  • Bagian kata atau huruf mana dari hadis salat berjemaah yang paling banyak mengalami kesulitan lafal atau tulisan oleh murid?

Murid:

  • Bagian mana dari hadis salat berjemaah yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu baca?
  • Apakah kamu sudah bisa menulis huruf hadis dari arah kanan ke kiri dengan rapi dan berharakat lengkap?

Pertemuan 2 — Menghafal Teks dan Terjemah Hadis tentang Kewajiban Salat Berjemaah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.6.3 Menghafal hadis tentang kewajiban salat berjemaah

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru bersama murid menyanyikan lagu pemantik 'Ayo Belajar Hadis' (nada: Menanam Jagung) untuk membangkitkan keceriaan belajar (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik kesiapan hafalan dengan meminta murid melafalkan potongan awal hadis yang ditampilkan di papan tulis: 'صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ...' (acuan kelanjutan: 'بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً') untuk memetakan kesiapan awal murid (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru melafalkan hadis salat berjemaah potong demi potong dengan cermat, lalu murid menirukannya berulang-ulang dengan penuh kesadaran dan ketelitian lafal (15 menit).
  • Murid mencermati pembagian 4 potongan teks dan terjemah hadis: (1) صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ (Salat berjemaah), (2) تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ (lebih utama daripada salat sendirian), (3) بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ (dengan dua puluh tujuh), (4) دَرَجَةً (derajat/tingkatan) (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid berlatih menghafal berpasangan secara bergantian menyambung 4 potongan teks hadis dan terjemahnya hingga lancar tanpa melihat buku teks (20 menit).
  • Murid melaksanakan permainan 'Talking Stick' bergembira: sebuah tongkat digulirkan diiringi lantunan selawat/lagu hadis; saat musik berhenti, murid yang memegang tongkat melafalkan potongan hadis atau terjemah lengkapnya sesuai tantangan guru (acuan teks: 'صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً'; acuan terjemah: 'Salat berjemaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat') (25 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menyadari bagian potongan teks atau terjemah hadis mana yang sudah lancar dihafal dan bagian mana yang masih perlu diulang di rumah (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama seluruh murid melafalkan kembali secara serentak hafalan teks hadis dan terjemahnya secara utuh tanpa melihat teks (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap kelancaran hafalan serta mengingatkan murid untuk menjaga hafalannya dan menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan 4 potongan hadis bergambar petunjuk; murid yang sudah mahir menghafal teks hadis lengkap beserta sanad perawinya ('عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ...').
  • Proses: Pada latihan berpasangan, murid yang belum lancar berlatih menyambung 2 potongan kata per sesi, sedangkan murid mahir menghafalkan langsung seluruh 4 potongan kalimat teks dan terjemahnya.
  • Produk: Unjuk hafalan dapat berupa hafalan penuh teks dan terjemah langsung secara mandiri bagi murid mahir, atau pelafalan terbimbing potongan demi potongan bagi murid yang masih berproses.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik melafalkan sambungan lafal hadis: Guru membaca 'صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ...' lalu murid melanjutkan bagian yang rumpang (acuan jawaban: 'بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً').

Proses:

  • Pengamatan ketercapaian hafalan saat permainan Talking Stick dan latihan berpasangan dengan acuan 4 potongan teks dan terjemah: (1) صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ (Salat berjemaah), (2) تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ (lebih utama daripada salat sendirian), (3) بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ (dengan dua puluh tujuh), (4) دَرَجَةً (derajat).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pelafalan hafalan mandiri 1 orang perwakilan baris melafalkan hadis utuh beserta artinya (acuan teks: صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً; acuan terjemah: 'Salat berjemaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat').

Formatif:

  • Unjuk kerja hafalan hadis salat berjemaah berpasangan dan teknik Talking Stick

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelancaran Menghafal Teks Hadis Salat Berjemaah (صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً)Belum mampu melafalkan hafalan teks hadis secara mandiri walau dibimbing (kurang dari 2 potongan lafal benar).Mampu melafalkan hafalan 2 dari 4 potongan teks hadis dengan bantuan dan tuntunan guru.Mampu melafalkan hafalan seluruh 4 potongan teks hadis secara lengkap dan lancar dengan sedikit jeda ragu.Mampu melafalkan hafalan seluruh teks hadis secara lancar, tepat tanpa jeda ragu, dan mandiri.
Ketepatan Menghafal Terjemah Hadis Salat Berjemaah ('Salat berjemaah lebih utama daripada salat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat')Belum mampu melafalkan hafalan terjemah hadis (kurang dari 2 frasa terjemah tepat).Mampu melafalkan hafalan 2 dari 4 frasa terjemah hadis dengan bantuan guru.Mampu melafalkan hafalan seluruh 4 frasa terjemah hadis secara lengkap dan tepat.Mampu melafalkan hafalan seluruh terjemah hadis secara tepat, lancar, runtut, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah metode Talking Stick efektif menciptakan suasana gembira dan memotivasi seluruh murid untuk menghafal hadis?
  • Bagian potongan hadis mana yang paling sering membuat murid keliru atau terhenti saat melafalkan hafalan?

Murid:

  • Bagian mana dari lafal hadis salat berjemaah atau artinya yang paling mudah kamu hafal?
  • Bagian mana yang menurutmu masih sulit dan perlu kamu ulang-ulang hafalannya di rumah?

Pertemuan 3 — Menjelaskan Pesan Pokok Hadis tentang Kewajiban Salat Berjemaah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.6.4 Menjelaskan hadis tentang kewajiban salat berjemaah

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, memeriksa kehadiran murid, dan mengondisikan kesiapan belajar (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menjelaskan pesan pokok hadis tentang kewajiban salat berjemaah (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab lisan tentang arti kata berjemaah dan perbandingan pahalanya berdasarkan teks hadis: (1) Apa arti salat berjemaah? [acuan: salat bersama-sama dipimpin satu imam], (2) Berapa derajat keutamaan salat berjemaah dibanding salat sendirian? [acuan: 27 derajat] (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan membaca narasi singkat kisah latar belakang (asbabul wurud) sahabat Mahjan yang ditanya Nabi Muhammad saw. mengapa tidak ikut berjemaah di masjid, serta sabda Nabi: 'Salat berjemaah lebih utama daripada salat sendirian dengan selisih 27 derajat' (15 menit).
  • Guru memandu murid membedah 3 pesan pokok hadis: (1) Anjuran utama mendirikan salat secara berjemaah, (2) Pahala salat berjemaah dilipatgandakan sebesar 27 derajat, (3) Dorongan bagi umat Islam untuk berlomba-lomba mencari kebaikan dan pahala sebanyak-banyaknya (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk memainkan permainan 'Kartu Detektif Pesan Hadis'. Setiap kelompok menerima 4 kartu pernyataan untuk diklasifikasikan ke dalam kolom 'Pesan Pokok Hadis Salat Berjemaah' atau 'Bukan Pesan Pokok Hadis Salat Berjemaah'. Keempat kartu berisi: (1) Salat berjemaah mendapatkan pahala 27 derajat lebih utama dibanding salat munfarid [acuan: Pesan Pokok], (2) Setiap muslim dianjurkan mengutamakan salat secara berjemaah di masjid/musala [acuan: Pesan Pokok], (3) Salat sendiri di rumah pahalanya sama dengan salat berjemaah di masjid [acuan: Bukan Pesan Pokok], (4) Umat Islam dianjurkan mencari pahala sebanyak-banyaknya melalui ibadah berjemaah [acuan: Pesan Pokok] (20 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar aktivitas kerja 'Menjelaskan Pesan Pokok Hadis' dengan menjawab 3 pertanyaan tertulis: (1) Jelaskan apa keutamaan utama salat berjemaah menurut hadis Nabi Muhammad saw.? [acuan: lebih utama 27 derajat dibanding salat sendirian], (2) Mengapa Rasulullah saw. menganjurkan kita salat berjemaah? [acuan: agar mendapatkan pahala berlipat ganda dan mempererat persaudaraan/kebersamaan], (3) Tuliskan 2 contoh tindakan dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan pesan hadis tersebut! [acuan: segera ke musala/masjid saat azan berkumandang; mengajak teman atau keluarga salat bersama] (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama perwakilan kelompok membacakan hasil penjelasan pesan hadis yang telah ditulis dan mendiskusikan bersama guru jika ada pemahaman yang keliru (10 menit).
  • Murid menyampaikan refleksi terbimbing mengenai makna hadis ini bagi peningkatan disiplin ibadah mereka sehari-hari di rumah dan sekolah (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali 3 pesan pokok hadis tentang keutamaan salat berjemaah (27 derajat) (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja murid serta menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya (Pertemuan 4) adalah Asesmen Sumatif Bab 6 untuk menguji kemampuan membaca, menulis, menghafal, dan menjelaskan hadis salat berjemaah (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan kata kunci pesan hadis (27 derajat, berjemaah, pahala berlipat), sedangkan murid yang cepat diberikan teks terjemah lengkap untuk mengeksplorasi hikmah salat berjemaah secara lebih mendalam.
  • Proses: Pada tugas mandiri, murid yang masih lambat didampingi guru dengan panduan pertanyaan bertahap, sedangkan murid yang mahir langsung merumuskan penjelasan dengan kalimat mandiri.
  • Produk: Penjelasan pesan hadis pada lembar aktivitas dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat deskripsi tertulis terstruktur atau peta pikiran keterkaitan pesan pokok.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan kesiapan belajar: (1) Sebutkan arti salat berjemaah! (acuan: salat yang dikerjakan bersama-sama oleh sekurang-kurangnya dua orang yang terdiri dari imam dan makmum), (2) Berapa derajat perbandingan pahala salat berjemaah dengan salat sendirian menurut sabda Nabi? (acuan: 27 derajat).

Proses:

  • Klasifikasi 4 Kartu Detektif Pesan Hadis (acuan kunci: Kartu 1 = Pesan Pokok, Kartu 2 = Pesan Pokok, Kartu 3 = Bukan Pesan Pokok, Kartu 4 = Pesan Pokok). Kriteria ketercapaian: tepat mengelompokkan minimal 3 dari 4 kartu pernyataan.
  • Lembar Aktivitas Mandiri Penjelasan Pesan Hadis (3 butir soal): Butir 1 acuan: menyebutkan keutamaan 27 derajat; Butir 2 acuan: menyebutkan anjuran mendapat pahala berlipat ganda / kebersamaan umat; Butir 3 acuan: menyebutkan minimal 2 contoh perilaku nyata salat berjemaah di masjid/musala/rumah. Kriteria ketercapaian: menjawab benar dan tepat minimal 2 dari 3 butir soal.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk 2 murid secara acak untuk menyebutkan kembali inti pesan hadis tentang salat berjemaah (acuan: salat berjemaah pahalanya 27 derajat lebih utama dibanding salat sendirian, sehingga umat Islam sangat dianjurkan melaksanakannya secara berjemaah).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan diagnostik pada awal pembelajaran untuk mengecek pemahaman awal tentang arti salat berjemaah dan lipatan pahala 27 derajat.
  • Observasi unjuk kerja saat mengklasifikasikan 4 Kartu Detektif Pesan Hadis pada kegiatan kelompok.
  • Penilaian tertulis lembar aktivitas mandiri yang memuat 3 pertanyaan penjelasan pesan pokok hadis beserta contoh penerapannya.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan Pesan Pokok Hadis Salat BerjemaahBelum mampu menjelaskan pesan pokok hadis; belum mampu menyebutkan keutamaan 27 derajat maupun anjuran salat berjemaah meski dibimbing guru.Mampu menjelaskan 1 pesan pokok hadis (misal: menyebutkan angka pahala 27 derajat), namun belum dapat menjelaskan alasan anjuran nabi dan contoh tindakannya.Mampu menjelaskan 2-3 pesan pokok hadis tentang kewajiban salat berjemaah (keutamaan pahala 27 derajat dan anjuran pelaksanaannya) serta memberikan 1-2 contoh tindakan nyata secara tepat.Mampu menjelaskan seluruh pesan pokok hadis tentang salat berjemaah secara lengkap dan runtut (keutamaan 27 derajat, motivasi mencari pahala, serta hikmah persatuan), disertai contoh penerapan ibadah secara mandiri tanpa bantuan guru.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan metode kartu detektif efektif membantu murid memahami pesan pokok hadis?
  • Apakah murid mengalami kesulitan dalam menuangkan penjelasan pesan hadis ke dalam bentuk kalimat tulisan sendiri?

Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang keutamaan salat berjemaah hari ini?
  • Mengapa kita harus berusaha selalu salat berjemaah setelah mengetahui isi hadis ini?

Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.6.1 Membaca hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  • TP 3.6.2 Menulis hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  • TP 3.6.3 Menghafal hadis tentang kewajiban salat berjemaah
  • TP 3.6.4 Menjelaskan hadis tentang kewajiban salat berjemaah

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi asesmen sumatif dengan salam, mengajak murid berdoa, serta memeriksa kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif, yaitu mengukur ketercapaian kompetensi menulis hadis secara serentak serta unjuk kerja lisan membaca, menghafal, dan menjelaskan pesan pokok hadis salat berjemaah (4 menit).
  • Guru menjelaskan tata tertib asesmen: seluruh murid mengerjakan lembar tugas menulis hadis secara mandiri, kemudian murid dipanggil satu per satu ke meja guru untuk unjuk kerja lisan selama 2 menit per murid (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Asesmen Sumatif Menulis Hadis dan menjelaskan petunjuk pengerjaannya: murid menyalin potongan hadis salat berjemaah dari arah kanan ke kiri sesuai kaidah penulisan huruf bersambung dan kelengkapan harakat (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara serentak dan mandiri menuliskan teks hadis salat berjemaah pada lembar kerja bergaris yang disediakan: صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً lengkap dengan tanda harakatnya (40 menit).
  • Secara paralel saat murid lain mengerjakan tugas menulis dan membaca mandiri, guru memanggil satu per satu murid ke meja penilaian untuk unjuk kerja lisan terpadu (durasi 2 menit per murid x 25-28 murid = 50 menit total), yang mencakup: (1) membaca teks hadis salat berjemaah: صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً, (2) melafalkan hafalan hadis beserta terjemahnya tanpa melihat teks: 'Salat berjemaah itu lebih utama daripada salat sendirian dengan selisih dua puluh tujuh derajat', dan (3) menjelaskan 2 pesan pokok hadis (acuan: salat berjemaah lebih utama dibanding salat sendiri/munfarid; keutamaan salat berjemaah dilipatgandakan sebesar 27 derajat) (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Seluruh lembar kerja menulis dikumpulkan, kemudian guru memfasilitasi murid untuk memeriksa kembali ketenangan dan ketertiban diri selama proses evaluasi berlangsung (15 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas kedisiplinan, kejujuran, dan kemandirian seluruh murid dalam menuntaskan asesmen sumatif Bab 6 (3 menit).
  • Guru menutup seluruh rangkaian pembelajaran Bab 6 'Senangnya Belajar Hadis' dengan doa kafaratul majelis dan salam penutup (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada perbedaan materi/tuntutan teks hadis; teks hadis salat berjemaah yang diuji seragam untuk semua murid.
  • Proses: Akomodasi akses berupa pembesaran ukuran huruf pada lembar teks bagi murid yang mengalami hambatan penglihatan, tanpa mengurangi kriteria penilaian unjuk kerja dan tulisan.
  • Produk: Produk dan unjuk kerja seragam berupa lembar salinan tulisan hadis bersambung dan rekaman performa lisan membaca, menghafal, serta menjelaskan pesan pokok hadis.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan alat tulis bergaris dan pemahaman tata tertib asesmen sumatif sebelum pengerjaan lembar kerja dimulai.

Proses:

  • Observasi ketertiban dan kemandirian murid selama mengerjakan tugas menulis serta ketepatan giliran unjuk kerja lisan di meja guru.

Sumatif Bab:

  • kombinasi tugas produk tulisan serentak dan unjuk kerja lisan terpadu bergiliran: lembar salinan tulisan hadis salat berjemaah serta rekaman performa membaca, menghafal, dan menjelaskan pesan pokok hadis salat berjemaah
  • produk tulisan: lembar salinan teks hadis tentang kewajiban salat berjemaah sesuai kaidah penulisan huruf hijaiah bersambung yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk menulis huruf hijaiah bersambung)
  • unjuk kerja lisan terpadu: pelafalan membaca teks hadis, pelafalan hafalan hadis tanpa teks, dan penjelasan lisan pesan pokok hadis salat berjemaah secara bergantian ke meja guru selama 2 menit per murid saat aktivitas kelas berlangsung (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan (kelancaran membaca, ketepatan hafalan, dan kejelasan penjelasan pesan pokok))

Sumatif:

  • kombinasi tugas produk tulisan serentak dan unjuk kerja lisan terpadu bergiliran: lembar salinan tulisan hadis salat berjemaah serta rekaman performa membaca, menghafal, dan menjelaskan pesan pokok hadis salat berjemaah
  • produk tulisan: lembar salinan teks hadis tentang kewajiban salat berjemaah sesuai kaidah penulisan huruf hijaiah bersambung yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (45 menit; kelompok; instrumen: rubrik penilaian produk menulis huruf hijaiah bersambung)
  • unjuk kerja lisan terpadu: pelafalan membaca teks hadis, pelafalan hafalan hadis tanpa teks, dan penjelasan lisan pesan pokok hadis salat berjemaah secara bergantian ke meja guru selama 2 menit per murid saat aktivitas kelas berlangsung (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan (kelancaran membaca, ketepatan hafalan, dan kejelasan penjelasan pesan pokok))

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis Hadis Salat Berjemaah (TP 3.6.2)Belum mampu menyalin teks hadis; bentuk huruf terpisah-pisah, arah penulisan keliru, dan harakat tidak lengkap.Mampu menyalin teks hadis dari arah kanan ke kiri, namun sebagian besar kaidah sambung huruf dan harakat masih keliru.Mampu menyalin teks hadis (صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً) dari kanan ke kiri dengan kaidah sambung huruf benar dan harakat lengkap.Mampu menyalin seluruh teks hadis dengan kaidah sambung sempurna, penempatan huruf di atas/bawah garis tepat, sangat rapi, dan seluruh harakat tepat tanpa kesalahan.
Membaca Hadis Salat Berjemaah (TP 3.6.1)Belum mampu melafalkan teks hadis salat berjemaah atau terbata-bata mengeja huruf demi huruf.Mampu membaca teks hadis salat berjemaah namun masih terdapat pengulangan kata dan kesalahan pelafalan harakat.Mampu membaca seluruh teks hadis salat berjemaah (صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً) secara lancar dan tartil sesuai harakat.Mampu membaca seluruh teks hadis salat berjemaah dengan sangat lancar, tartil, fasih makhraj hurufnya, dan tanpa jeda ragu secara mandiri.
Menghafal Hadis Salat Berjemaah (TP 3.6.3)Belum mampu melafalkan hafalan teks matan hadis dan terjemahnya tanpa bantuan teks penuh.Mampu melafalkan sebagian hafalan hadis dan terjemahnya tetapi memerlukan lebih dari 2 kali dorongan/bantuan kata dari guru.Mampu melafalkan hafalan teks hadis dan terjemahnya ('Salat berjemaah itu lebih utama daripada salat sendirian dengan selisih dua puluh tujuh derajat') dengan lancar tanpa melihat teks.Mampu melafalkan seluruh hafalan teks hadis dan terjemahnya dengan sangat lancar, tepat runtut, tanpa ragu, dan mandiri penuh.
Menjelaskan Hadis Salat Berjemaah (TP 3.6.4)Belum mampu menjelaskan pesan pokok hadis salat berjemaah.Mampu menyebutkan 1 pesan pokok hadis (keutamaan salat berjemaah atau selisih 27 derajat) namun belum lengkap penjelasannya.Mampu menjelaskan 2 pesan pokok hadis dengan tepat sesuai acuan: (1) salat berjemaah lebih utama dibanding salat sendiri, dan (2) pahala salat berjemaah dilipatgandakan sebanyak 27 derajat.Mampu menjelaskan kedua pesan pokok hadis secara tepat, runtut, jelas, dan menguraikan perbandingannya secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pengelolaan waktu unjuk kerja lisan terpadu (2 menit per murid) berjalan tertib tanpa mengganggu murid lain yang menulis?
  • Bagaimana ketercapaian kriteria ketuntasan kelas pada keempat indikator kompetensi hadis salat berjemaah?

Murid:

  • Bagian mana dari asesmen sumatif ini yang paling mudah kalian selesaikan: menulis, membaca, menghafal, atau menjelaskan hadis?
  • Apakah kamu merasa puas dengan hasil belajarmu dalam mempelajari hadis salat berjemaah ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek RI, 2022
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek RI, 2022
  3. Papan tulis bergaris, spidol/kapur warna, dan kartu potongan lafal hadis
  4. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek RI, 2022)
  5. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek RI, 2022)
  6. Tongkat kecil (Talking Stick), pengeras suara/audio pemutar instrumen selawat, dan kartu potongan lafal hadis
  7. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III, Kemendikbudristek RI, 2022.
  8. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III, Kemendikbudristek RI, 2022.
  9. Set 4 Kartu Detektif Pesan Hadis dan Lembar Kerja Siswa 'Menjelaskan Pesan Pokok Hadis Salat Berjemaah'.
  10. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek, 2022).
  11. Buku Siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek, 2022).
  12. Lembar Asesmen Sumatif Menulis Hadis bergaris.
  13. Kartu Teks Hadis Riwayat Bukhari tentang Salat Berjemaah.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.