Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 3: Perilaku Terpuji Adalah Kepribadianku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Perilaku Terpuji Adalah Kepribadianku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 3: Perilaku Terpuji Adalah Kepribadianku

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Perilaku Terpuji Adalah Kepribadianku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Perilaku Terpuji Adalah Kepribadianku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman menyeluruh tentang perilaku berbakti kepada orang tua, berbakti kepada guru, dan menghormati orang lain melalui asesmen tertulis dengan benar.
  2. Murid dapat menceritakan kembali pengalaman nyata dalam berbakti kepada orang tua dan guru serta menghormati orang lain sebagai wujud keyakinan bahwa perilaku terpuji adalah perintah Allah Swt. dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja yang sudah kamu lakukan di rumah untuk membantu orang tua minggu ini?
  2. Mengapa Allah Swt. memerintahkan kita untuk berbakti kepada orang tua dan guru?
  3. Bagaimana perasaanmu saat kamu berhasil menghormati orang lain dengan tulus?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid membaca basmalah bersama-sama untuk membuka pembelajaran dengan penuh kesadaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengkondisikan murid agar siap mengikuti asesmen sumatif (memastikan meja bersih, alat tulis lengkap).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Apa saja yang sudah kamu lakukan untuk menyenangkan hati orang tua dan gurumu selama belajar Bab 3 ini?' — beri waktu 2–3 murid menjawab secara singkat.
  • Diagnostik awal singkat: guru bertanya lisan, 'Sebutkan satu contoh berbakti kepada orang tua, satu contoh berbakti kepada guru, dan satu contoh menghormati orang lain.' Guru mencatat secara cepat kesiapan murid.
  • Guru menjelaskan tujuan pertemuan hari ini: murid akan menunjukkan sejauh mana pemahaman mereka tentang perilaku terpuji melalui tes tertulis dan kegiatan bercerita.
  • Guru mengingatkan murid untuk mengerjakan asesmen dengan jujur sebagai wujud nyata dari akhlak terpuji yang telah dipelajari.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan petunjuk pengerjaan soal asesmen sumatif secara perlahan dan jelas, memastikan semua murid memahami instruksi.
  • Guru mengingatkan kembali secara singkat tiga pokok materi Bab 3: berbakti kepada orang tua, berbakti kepada guru, dan menghormati orang lain — cukup satu kalimat per topik sebagai jembatan ingatan (bukan mengulang materi lengkap).
  • Murid diberi waktu 1–2 menit untuk membaca seluruh soal terlebih dahulu sebelum mulai menjawab, agar mereka memahami alur dan jenis pertanyaan.
  • Murid mengerjakan soal Bagian A (pilihan ganda, 10 soal) yang menguji pemahaman tentang pengertian, ciri-ciri, dan landasan perintah Allah Swt. terkait perilaku terpuji secara mandiri dan tenang.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan soal Bagian B (isian singkat, 5 soal) yang meminta mereka menuliskan contoh nyata cara berbakti kepada orang tua, cara berbakti kepada guru, dan cara menghormati orang lain berdasarkan pemahaman dan pengalaman pribadi mereka.
  • Murid mengerjakan soal Bagian C (uraian, 2 soal): (1) Jelaskan mengapa berbakti kepada orang tua dan guru adalah perintah Allah Swt.; (2) Tuliskan satu pengalaman nyatamu dalam berbakti kepada orang tua atau guru, lalu ceritakan bagaimana perasaanmu saat melakukan hal tersebut.
  • Setelah menyelesaikan tes tertulis, murid yang telah selesai lebih awal diminta melengkapi 'Kartu Refleksi Amalku' — sebuah kartu kecil berisi tabel sederhana: kolom perilaku terpuji, kolom sudah dilakukan (centang), dan kolom perasaan saya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah semua murid selesai mengerjakan soal, guru mengumpulkan lembar jawaban.
  • Guru meminta 2–3 murid (sukarela) untuk berbagi cerita singkat tentang satu pengalaman nyata mereka berbakti kepada orang tua, guru, atau menghormati orang lain — kegiatan ini menjadi wujud TP 3.3.5.2 secara lisan.
  • Guru merespons cerita murid dengan apresiasi hangat dan mengaitkan kembali bahwa perilaku terpuji yang mereka lakukan adalah bukti nyata keimanan dan ketaatan kepada perintah Allah Swt.
  • Murid menuliskan satu kalimat komitmen di kartu refleksi: 'Mulai hari ini saya akan... sebagai bentuk bakti saya kepada...' — dikumpulkan bersama lembar jawaban.
  • Guru mengajak murid berdoa bersyukur atas kemampuan yang telah diberikan Allah Swt. dalam memahami dan mengamalkan perilaku terpuji.

Penutup:

  • Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas kesungguhan dalam mengerjakan asesmen dan kejujuran yang mereka tunjukkan.
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang topik yang perlu diperhatikan (tanpa menyebut nama) berdasarkan observasi selama proses asesmen berlangsung.
  • Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan dibahas dan dikembalikan pada pertemuan berikutnya, beserta rencana tindak lanjut jika ada murid yang perlu remedial atau pengayaan.
  • Guru mengingatkan murid untuk terus mempraktikkan perilaku terpuji di rumah dan di sekolah setiap hari.
  • Pembelajaran ditutup dengan membaca hamdalah bersama-sama dan salam penutup dari guru.

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang memerlukan dukungan tambahan: soal uraian boleh dijawab dalam bentuk poin-poin pendek (tidak harus paragraf). Guru menyediakan daftar kata kunci di papan tulis (berbakti, menghormati, orang tua, guru, perintah Allah) sebagai scaffolding tanpa memberikan jawaban.
  • Proses: Murid yang cepat selesai mengerjakan soal utama dapat langsung mengisi 'Kartu Refleksi Amalku' dan menuliskan minimal 3 contoh tambahan perilaku terpuji yang belum tercantum dalam soal. Murid yang memerlukan waktu lebih diberikan perpanjangan 5 menit tanpa mengurangi bobot penilaian.
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat menceritakan pengalamannya secara lisan di depan kelas (2–3 menit) sebagai bentuk asesmen alternatif untuk TP 3.3.5.2, selain jawaban tertulis pada soal uraian.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: guru meminta 2–3 murid menyebutkan masing-masing satu contoh berbakti kepada orang tua, berbakti kepada guru, dan menghormati orang lain. Guru menggunakan respons ini untuk memastikan kesiapan belajar dan mengidentifikasi murid yang masih memerlukan penguatan.
  • Guru mengamati respons afektif murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mendeteksi tingkat kepercayaan diri dan kesiapan emosional sebelum asesmen dimulai.

Proses:

  • Observasi selama pengerjaan soal: guru berkeliling mengamati apakah murid mengerjakan secara mandiri, apakah ada yang terlihat kebingungan (dicatat untuk tindak lanjut).
  • Pemantauan pengisian Kartu Refleksi Amalku: guru memperhatikan apakah murid mampu mengaitkan materi dengan pengalaman nyata mereka.
  • Penilaian lisan informal: guru mendengarkan cerita sukarela 2–3 murid di tahap Merefleksi dan menilai kemampuan bercerita serta keterkaitan dengan nilai keimanan.

Akhir:

  • Lembar jawaban tes tertulis (Bagian A, B, dan C) dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik yang telah disiapkan.
  • Kartu Refleksi Amalku dikumpulkan sebagai bukti autentik refleksi diri murid.
  • Rekap nilai tes tertulis digunakan sebagai data sumatif untuk menentukan ketercapaian TP 3.3.5.1 dan TP 3.3.5.2.

Formatif:

  • Observasi guru terhadap kemandirian dan kejujuran murid saat mengerjakan soal.
  • Tanya jawab lisan singkat di awal pembelajaran (pertanyaan pemantik dan diagnostik awal).
  • Kartu Refleksi Amalku: diisi murid selama/setelah mengerjakan soal sebagai bukti proses refleksi diri.

Sumatif:

  • Tes tertulis Bagian A: 10 soal pilihan ganda tentang pengertian, ciri-ciri perilaku terpuji, dan landasan perintah Allah Swt. (bobot 40%).
  • Tes tertulis Bagian B: 5 soal isian singkat tentang contoh nyata perilaku berbakti dan menghormati (bobot 30%).
  • Tes tertulis Bagian C: 2 soal uraian — menjelaskan alasan berbakti sebagai perintah Allah Swt. dan menceritakan pengalaman nyata berbakti (bobot 30%).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Perilaku Terpuji (TP 3.3.5.1 — Bagian A & B)Murid menjawab kurang dari 50% soal pilihan ganda dan isian dengan benar; belum dapat membedakan perilaku berbakti kepada orang tua, guru, dan menghormati orang lain.Murid menjawab 50–64% soal dengan benar; dapat menyebutkan contoh perilaku terpuji namun masih sering keliru dalam mengkategorikannya.Murid menjawab 65–84% soal dengan benar; mampu membedakan ketiga jenis perilaku terpuji dan menyebutkan contoh yang tepat.Murid menjawab 85–100% soal dengan benar; mampu membedakan, mengkategorikan, dan menjelaskan ketiga perilaku terpuji dengan tepat dan lengkap.
Pemahaman Landasan Keimanan (TP 3.3.5.1 — Bagian C soal 1)Murid tidak dapat menjelaskan hubungan antara perilaku terpuji dengan perintah Allah Swt., atau jawaban tidak relevan.Murid menyebutkan bahwa perilaku terpuji adalah perintah Allah Swt. namun tidak disertai penjelasan atau alasan yang memadai.Murid menjelaskan dengan cukup jelas bahwa berbakti kepada orang tua dan guru serta menghormati orang lain adalah perintah Allah Swt. dan memberikan alasan yang masuk akal.Murid menjelaskan dengan rinci dan sistematis kaitan perilaku terpuji dengan perintah Allah Swt., disertai contoh atau dalil sederhana yang relevan.
Menceritakan Pengalaman Nyata Berbakti (TP 3.3.5.2 — Bagian C soal 2 & cerita lisan)Murid tidak dapat menceritakan pengalaman nyata berbakti kepada orang tua atau guru, atau cerita yang disampaikan tidak berkaitan dengan materi.Murid menceritakan pengalaman secara sangat singkat dan belum mengaitkan pengalaman tersebut dengan keyakinan bahwa perilaku terpuji adalah perintah Allah Swt.Murid menceritakan pengalaman nyata dengan cukup jelas dan menyebutkan keterkaitan pengalaman tersebut dengan perintah Allah Swt. meskipun belum sepenuhnya mendalam.Murid menceritakan pengalaman nyata secara runtut, jelas, dan ekspresif, serta mengaitkan dengan keyakinan bahwa perilaku terpuji adalah perintah Allah Swt. disertai ungkapan perasaan yang tulus.
Sikap Kemandirian dan Kejujuran Selama AsesmenMurid tidak mengerjakan soal secara mandiri atau terlihat tidak jujur selama proses asesmen.Murid mengerjakan soal secara mandiri namun masih terlihat ragu-ragu dan kurang percaya diri.Murid mengerjakan soal secara mandiri, jujur, dan fokus selama sebagian besar waktu asesmen.Murid mengerjakan soal secara mandiri, jujur, tenang, dan selesai tepat waktu; menunjukkan ketekunan dan kepercayaan diri yang konsisten.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi soal asesmen sudah cukup jelas sehingga semua murid dapat memahaminya tanpa kebingungan?
  • Berapa banyak murid yang menunjukkan pemahaman menyeluruh (level Berkembang dan Sangat Berkembang)? Apa yang perlu dilakukan untuk murid yang masih di level Belum Berkembang atau Mulai?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen, termasuk kegiatan bercerita dan refleksi?
  • Apakah kegiatan bercerita pengalaman nyata berhasil memunculkan ekspresi keimanan yang tulus dari murid? Jika belum, pendekatan apa yang bisa dicoba di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari soal hari ini yang paling mudah dan paling sulit bagimu? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah benar-benar mempraktikkan perilaku berbakti kepada orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-harimu? Berikan satu contohnya.
  • Setelah mengikuti pembelajaran Bab 3 ini, apa satu hal yang ingin kamu lakukan berbeda sebagai bentuk bakti dan hormat kepada orang-orang di sekitarmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Teks Siswa: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Moh. Ghozali, Erwin Wasti — Kemendikbudristek 2022, ISBN: 978-602-244-670-5), Bab III halaman 62–dst.
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Moh. Ghozali, Erwin Wasti — Kemendikbudristek 2022, ISBN: 978-602-244-673-6), Bab III halaman 53–dst.
  3. Lembar Soal Asesmen Sumatif Bab 3 (dibuat oleh guru, mencakup Bagian A: pilihan ganda, Bagian B: isian singkat, Bagian C: uraian).
  4. Kartu Refleksi Amalku (kartu kecil A6 yang disiapkan guru berisi tabel perilaku terpuji, kolom centang, kolom perasaan, dan kolom komitmen).
  5. Papan tulis/whiteboard untuk menuliskan daftar kata kunci sebagai scaffolding bagi murid yang memerlukan dukungan.
  6. Alat tulis: pensil/pulpen untuk murid.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.