Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Berbakti kepada Guru sebagai Perilaku Terpuji

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Berbakti kepada Guru sebagai Perilaku Terpuji". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Berbakti kepada Guru sebagai Perilaku Terpuji

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Berbakti kepada Guru sebagai Perilaku Terpuji

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBerbakti kepada Guru sebagai Perilaku Terpuji
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian dan cara berbakti kepada guru sebagai perintah Allah Swt. dengan benar.
  2. Murid dapat merumuskan hikmah berbakti kepada guru serta akibat tidak menghormati guru dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang setiap hari mengajarimu membaca, menulis, dan berhitung di sekolah? Apa yang sudah guru lakukan untukmu?
  2. Menurutmu, apa bedanya berbakti kepada guru dengan sekadar bersikap sopan? Mengapa kita perlu berbakti kepada guru?
  3. Apa yang kira-kira terjadi jika kita tidak menghormati guru kita? Bagaimana perasaan gurumu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, membaca basmallah bersama, dan berdoa.
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan menanyakan kabar.
  • Asesmen awal: Guru mengajukan pertanyaan diagnostik singkat secara lisan — 'Siapa yang tahu apa artinya berbakti kepada guru? Siapa yang pernah melakukannya?' Guru mencatat jawaban murid untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik dan memberikan waktu 2-3 menit bagi murid untuk berpikir dan berbagi jawaban singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini secara sederhana: 'Hari ini kita akan belajar apa artinya berbakti kepada guru, bagaimana cara melakukannya, dan apa manfaatnya bagi kita.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid siap mengikuti pembelajaran.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar atau ilustrasi di buku siswa halaman 74 tentang anak yang bersikap hormat kepada gurunya. Murid diajak mengamati dengan penuh perhatian (berkesadaran).
  • Guru membacakan teks tentang pengertian berbakti kepada guru dari buku siswa dan meminta beberapa murid membaca ulang secara bergantian.
  • Guru menjelaskan bahwa berbakti kepada guru adalah menunjukkan sikap sayang, patuh, taat, dan hormat karena guru adalah pewaris ilmu para Nabi, sebagaimana sabda Rasulullah saw.: 'Muliakanlah ahli ilmu! Sesungguhnya mereka adalah pewaris para Nabi.' (HR. al-Khatib dari Jabir).
  • Guru menjelaskan cara-cara berbakti kepada guru: mengucapkan salam saat bertemu, mendengarkan saat guru mengajar, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, berbicara dengan santun, dan mendoakan kebaikan untuk guru (bermakna — dikaitkan dengan kehidupan nyata murid).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Dari penjelasan tadi, apa saja cara berbakti kepada guru yang sudah kalian lakukan?' Murid menjawab secara lisan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok mendapat kartu skenario berisi situasi sehari-hari (contoh: 'Gurumu sedang menjelaskan pelajaran, temanmu malah mengobrol'; 'Kamu mendapat nilai bagus karena rajin belajar atas bimbingan guru'). Kelompok mendiskusikan: apakah tindakan itu mencerminkan berbakti kepada guru atau tidak, dan apa yang seharusnya dilakukan (menggembirakan — diskusi aktif dan kolaboratif).
  • Setiap kelompok menuliskan hasil diskusinya di lembar kerja sederhana: (1) Apa yang terjadi pada skenario? (2) Apakah itu termasuk berbakti kepada guru? (3) Apa hikmahnya jika kita berbakti? (4) Apa akibatnya jika kita tidak menghormati guru? (bermakna — murid merumuskan sendiri hikmah dan akibat).
  • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat. Kelompok lain menanggapi atau menambahkan.
  • Guru memberikan penguatan: menjelaskan hikmah berbakti kepada guru (ilmu menjadi berkah, dimudahkan memahami pelajaran, mendapat ridha Allah Swt.) dan akibat tidak menghormati guru (ilmu tidak berkah, sulit memahami pelajaran, menyakiti hati orang yang berjasa).
  • Murid secara individu mengisi kolom 'Komitmenku' di lembar kerja: menuliskan satu cara berbakti kepada guru yang akan mereka lakukan mulai hari ini (bermakna — dikaitkan langsung dengan tindakan nyata).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu refleksi dengan mengajukan pertanyaan: 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?' dan 'Adakah cara berbakti kepada guru yang belum pernah kamu sadari sebelumnya?' Murid menjawab secara bergantian (berkesadaran).
  • Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana (3 pertanyaan singkat): (a) Apa yang aku pelajari hari ini? (b) Apa yang sudah aku lakukan dengan baik? (c) Apa yang akan aku lakukan lebih baik ke depannya dalam bersikap kepada guruku? (berkesadaran dan bermakna).
  • Guru mengajak murid membaca doa untuk guru bersama-sama sebagai wujud syukur dan penghargaan nyata kepada guru mereka (bermakna — nilai dan karakter).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran: pengertian berbakti kepada guru, cara-caranya, hikmahnya, dan akibat tidak menghormati guru.
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 3 soal lisan/tertulis singkat (lihat bagian Asesmen Akhir).
  • Guru menyampaikan pesan moral: 'Gurumu adalah orang tuamu di sekolah. Setiap kali kamu berbakti kepada guru, kamu sedang memuliakan ilmu dan memuliakan Allah Swt.'
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mencatat satu kebaikan kepada guru yang akan mereka lakukan di rumah atau esok hari pada buku aktivitas.
  • Pembelajaran ditutup dengan hamdalah dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru menyediakan kartu gambar bergambar ilustrasi perilaku berbakti kepada guru disertai keterangan singkat, sehingga pemahaman konsep tidak hanya bergantung pada teks. Untuk murid yang lebih cepat memahami, guru menyediakan bacaan tambahan berisi kisah singkat tentang ulama yang memuliakan gurunya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berdiskusi berpasangan sebelum bergabung ke kelompok besar. Murid yang cepat dapat diminta menjadi fasilitator kelompok atau menambahkan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari mereka dalam presentasi.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan komitmen berbakti kepada guru: menuliskan di lembar kerja, menggambar ilustrasi sikap berbakti, atau menceritakan secara lisan kepada guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang tahu apa artinya berbakti kepada guru? Apa yang sudah kalian lakukan untuk menghormati guru kalian?' Guru mendengarkan dan mencatat jawaban murid sebagai peta pemahaman awal sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru dapat menggunakan teknik 'jempol': murid mengacungkan jempol ke atas jika sudah tahu, ke samping jika ragu-ragu, atau ke bawah jika belum tahu tentang konsep berbakti kepada guru.

Proses:

  • Observasi selama tahap Memahami: guru memantau apakah murid mampu menyebutkan kembali pengertian dan cara berbakti kepada guru saat sesi tanya jawab.
  • Penilaian lembar kerja kelompok pada tahap Mengaplikasi: guru berkeliling memeriksa apakah setiap kelompok mampu mengidentifikasi skenario dengan tepat dan merumuskan hikmah serta akibat secara benar.
  • Umpan balik langsung dari guru selama presentasi kelompok: guru memberikan apresiasi dan koreksi konstruktif secara lisan.

Akhir:

  • Soal 1 (TP 3.3.3.1): 'Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa artinya berbakti kepada guru dan sebutkan dua cara berbakti kepada guru!'
  • Soal 2 (TP 3.3.3.2): 'Sebutkan dua hikmah jika kita berbakti kepada guru dan satu akibat jika kita tidak menghormati guru!'
  • Soal 3 (TP 3.3.3.1 & 3.3.3.2): 'Mengapa berbakti kepada guru merupakan perintah Allah Swt.? Tuliskan atau ceritakan dengan kalimatmu sendiri!'

Formatif:

  • Observasi sikap murid selama diskusi kelompok: keseriusan, partisipasi aktif, dan kemampuan merespons pertanyaan.
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan dalam mengidentifikasi skenario berbakti/tidak berbakti kepada guru dan kelengkapan rumusan hikmah serta akibat.
  • Penilaian lembar refleksi diri individu: kejujuran dan kedalaman refleksi murid.

Sumatif:

  • Soal lisan/tertulis singkat di akhir pembelajaran untuk mengukur ketercapaian TP 3.3.3.1 dan 3.3.3.2.
  • Penilaian kolom 'Komitmenku': kualitas rencana tindakan nyata murid dalam berbakti kepada guru.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pengertian dan cara berbakti kepada guru (TP 3.3.3.1)Murid belum dapat menjelaskan pengertian berbakti kepada guru dan tidak dapat menyebutkan cara berbakti kepada guru meskipun dengan bantuan.Murid dapat menyebutkan pengertian berbakti kepada guru secara sangat sederhana (misalnya 'patuh kepada guru') namun belum dapat menyebutkan cara-cara berbakti dengan lengkap.Murid dapat menjelaskan pengertian berbakti kepada guru dengan cukup tepat dan menyebutkan minimal 2 cara berbakti kepada guru dengan benar.Murid dapat menjelaskan pengertian berbakti kepada guru secara lengkap (sikap sayang, patuh, taat, hormat), mengaitkannya sebagai perintah Allah Swt., dan menyebutkan minimal 3 cara berbakti kepada guru dengan benar dan runtut.
Merumuskan hikmah berbakti dan akibat tidak menghormati guru (TP 3.3.3.2)Murid belum dapat menyebutkan hikmah berbakti kepada guru maupun akibat tidak menghormati guru meskipun sudah diberikan bantuan.Murid dapat menyebutkan 1 hikmah berbakti kepada guru atau 1 akibat tidak menghormati guru, namun belum keduanya.Murid dapat menyebutkan minimal 2 hikmah berbakti kepada guru dan 1 akibat tidak menghormati guru dengan benar.Murid dapat merumuskan minimal 2 hikmah berbakti kepada guru dan 2 akibat tidak menghormati guru dengan benar, serta mampu menjelaskan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari secara mandiri.
Sikap dan partisipasi selama pembelajaranMurid tidak menunjukkan sikap hormat selama pembelajaran dan tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi maupun tanya jawab.Murid menunjukkan sikap tertib namun partisipasi dalam diskusi masih sangat terbatas, perlu banyak dorongan dari guru.Murid menunjukkan sikap hormat dan berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok serta menyampaikan pendapat dengan bahasa yang santun.Murid secara konsisten menunjukkan sikap hormat, aktif berkontribusi dalam diskusi, menyampaikan gagasan dengan santun dan jelas, serta mampu merespons pendapat teman dengan bijak.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah memahami pengertian dan cara berbakti kepada guru? Bagian mana yang perlu saya jelaskan ulang di pertemuan berikutnya?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok dengan kartu skenario berjalan efektif? Apakah semua murid terlibat aktif?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah membantu murid yang membutuhkan dukungan lebih? Apa yang perlu saya perbaiki?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit sudah cukup untuk mencapai kedua tujuan pembelajaran? Jika tidak, apa yang perlu saya sesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling aku ingat dari pembelajaran hari ini tentang berbakti kepada guru?
  • Apakah aku sudah berbakti kepada guruku selama ini? Apa yang sudah aku lakukan dengan baik dan apa yang ingin aku perbaiki?
  • Satu hal apa yang akan aku lakukan mulai besok sebagai wujud berbakti kepada guruku di sekolah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Moh. Ghozali, Erwin Wasti), Kemdikbudristek 2022, ISBN 978-602-244-670-5 — halaman 74 dan sekitarnya (sub-bab Berbakti Kepada Guru).
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III (Moh. Ghozali, Erwin Wasti), Kemdikbudristek 2022, ISBN 978-602-244-673-6 — halaman 53-56.
  3. Kartu skenario situasi harian (dibuat guru): berisi 4-5 situasi singkat tentang perilaku berbakti atau tidak berbakti kepada guru.
  4. Lembar kerja kelompok (dibuat guru): berisi kolom identifikasi skenario, rumusan hikmah, akibat tidak menghormati guru, dan kolom 'Komitmenku'.
  5. Lembar refleksi diri individu (dibuat guru): berisi 3 pertanyaan refleksi singkat.
  6. Hadis tentang memuliakan ahli ilmu: HR. al-Khatib dari Jabir (tertulis di buku siswa halaman 74).
  7. Papan tulis dan spidol untuk mencatat ringkasan bersama di akhir pembelajaran.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.