Modul AjarPertemuan 5Bab 10Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Mukjizat Nabi Muhammad saw.

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Mukjizat Nabi Muhammad saw.". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Mukjizat Nabi Muhammad saw.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 10 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mukjizat Nabi Muhammad saw.

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMukjizat Nabi Muhammad saw.
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian mukjizat dan menyebutkan macam-macam mukjizat Nabi Muhammad saw. dengan benar.
  2. Murid dapat menjelaskan Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw. yang menjadi pedoman hidup umat Islam hingga akhir zaman dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat atau mendengar sesuatu yang sangat luar biasa dan tidak masuk akal? Ceritakan!
  2. Menurutmu, apa yang membuat orang-orang percaya bahwa Nabi Muhammad saw. benar-benar seorang utusan Allah?
  3. Mengapa Al-Qur'an masih bisa kita baca sampai sekarang, padahal Nabi Muhammad saw. sudah wafat lebih dari 1.400 tahun lalu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama. Murid diminta duduk rapi dan siap belajar.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menanyakan kabar secara singkat.
  • Asesmen Awal (diagnostik): Guru menampilkan 3 kartu gambar di papan tulis — gambar Al-Qur'an, gambar bulan, dan gambar air mengalir dari jari — lalu bertanya: 'Siapa yang tahu ketiga gambar ini berhubungan dengan apa?' Murid menjawab secara lisan tanpa dievaluasi benar/salah; guru mencatat respons untuk mengetahui pengetahuan awal murid.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu murid berpikir serta merespons secara singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar tentang mukjizat Nabi Muhammad saw. — apa itu mukjizat, apa saja macam-macamnya, dan mengapa Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran secara singkat agar murid memiliki gambaran utuh tentang proses belajar hari ini.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membaca bersama teks di Buku Siswa halaman 238-239 tentang pengertian mukjizat dan macam-macam mukjizat Nabi Muhammad saw. secara nyaring (bergantian per kalimat).
  • Guru menuliskan kata kunci 'MUKJIZAT' di papan tulis dan meminta murid menyebutkan apa yang sudah mereka pahami dari bacaan tadi. Respons murid ditulis bersama membentuk peta kata sederhana di papan.
  • Guru menjelaskan pengertian mukjizat secara pelan dan jelas: 'Mukjizat adalah perkara luar biasa yang Allah berikan kepada nabi dan rasul-Nya sebagai bukti kebenaran kenabian.' Guru menekankan bahwa mukjizat bukan sulap atau sihir, melainkan kekuasaan Allah.
  • Guru menyajikan daftar 6 mukjizat Nabi Muhammad saw. (Al-Qur'an, Isra' Mi'raj, membelah bulan, makanan berlipat ganda, menyembuhkan mata, air dari jari) menggunakan kartu tempel bergambar di papan tulis, satu per satu, disertai penjelasan singkat yang menarik.
  • Guru memberi penekanan khusus pada Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar: menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah satu-satunya mukjizat yang masih bisa kita lihat, baca, dan rasakan manfaatnya hingga hari ini, berbeda dari mukjizat lain yang hanya disaksikan orang-orang di zaman Nabi.
  • Murid diberi waktu 2 menit untuk diam sejenak, merenungkan satu hal yang paling berkesan dari penjelasan tadi (mindful pause), lalu diminta mengungkapkannya dengan satu kalimat kepada teman sebangku.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil berisi 3-4 orang. Setiap kelompok mendapat satu lembar 'Kartu Mukjizat' yang berisi nama dan gambar salah satu mukjizat Nabi Muhammad saw. (satu mukjizat per kelompok).
  • Setiap kelompok berdiskusi selama 5 menit untuk menjawab dua pertanyaan yang tertulis di kartu: (1) Jelaskan mukjizat yang kamu dapat dengan kata-katamu sendiri. (2) Apa yang membuat mukjizat ini luar biasa?
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dalam waktu 1-2 menit per kelompok. Kelompok lain boleh bertanya satu pertanyaan.
  • Setelah semua presentasi selesai, guru memimpin diskusi kelas singkat: 'Di antara semua mukjizat tadi, mana yang masih bisa kita rasakan manfaatnya hari ini?' Guru mengarahkan murid untuk menyimpulkan bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat yang paling istimewa karena abadi.
  • Murid secara individual mengisi 'Lembar Catatanku' — sebuah bagan sederhana berisi dua kolom: (a) Daftar minimal 4 mukjizat Nabi Muhammad saw. yang kamu ingat, (b) Tuliskan satu alasan mengapa Al-Qur'an disebut mukjizat terbesar dengan bahasamu sendiri.
  • Guru berkeliling mengamati pengerjaan murid dan memberikan umpan balik langsung (lisan) kepada murid yang membutuhkan bantuan.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan bertanya: 'Setelah belajar tentang mukjizat hari ini, apa yang kamu rasakan tentang Nabi Muhammad saw. dan tentang Al-Qur'an yang kamu baca setiap hari?'
  • Murid diminta mengisi 'Kartu Refleksi' yang berisi tiga isian singkat: (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah... (2) Aku merasa kagum dengan mukjizat... karena... (3) Mulai hari ini, aku ingin lebih... (misalnya: rajin membaca Al-Qur'an, mencintai Al-Qur'an, dsb.)
  • Beberapa murid (3-4 orang secara sukarela) berbagi isian kartu refleksinya kepada kelas. Guru merespons dengan apresiasi yang tulus dan hangat.
  • Guru menutup tahap refleksi dengan pesan bermakna: 'Al-Qur'an ada di tangan kita hari ini. Itu artinya mukjizat Nabi Muhammad saw. masih bisa kita rasakan. Setiap kali kita membaca Al-Qur'an, kita terhubung dengan warisan terbesar Rasulullah.'

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin-poin utama pembelajaran: pengertian mukjizat, macam-macam mukjizat Nabi Muhammad saw., dan keistimewaan Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar.
  • Asesmen Akhir: Guru memberikan 3 soal lisan cepat (kuis singkat) secara klasikal — murid menjawab dengan mengangkat tangan atau menuliskan jawaban di mini whiteboard/selembar kertas: (1) Apa pengertian mukjizat? (2) Sebutkan 3 mukjizat Nabi Muhammad saw.! (3) Mengapa Al-Qur'an disebut mukjizat terbesar?
  • Guru memberikan umpan balik atas jawaban murid dan meluruskan jika ada pemahaman yang keliru.
  • Guru menyampaikan pesan motivasi: mengajak murid untuk semakin mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya pedoman hidup sehari-hari.
  • Murid diminta menyimpan Lembar Catatanku dan Kartu Refleksi sebagai portofolio belajar.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami materi dengan cepat diberikan tantangan tambahan: membaca penjelasan lebih lanjut tentang peristiwa Isra' Mi'raj dari Buku Siswa atau sumber pendamping, lalu menuliskan 2-3 kalimat tentang apa yang mereka pelajari. Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapatkan kartu mukjizat bergambar dengan penjelasan yang lebih ringkas dan sederhana untuk membantu mereka mengingat.
  • Proses: Saat diskusi kelompok, guru mendampingi kelompok yang membutuhkan bantuan lebih intensif dengan pertanyaan pancingan yang lebih spesifik ('Bayangkan kamu ada di sana, apa yang kamu lihat?'). Murid yang sudah cepat memahami dapat berperan sebagai tutor sebaya untuk teman di kelompoknya.
  • Produk: Murid yang telah menguasai materi dapat membuat 'Buku Mini Mukjizat' — melipat dan menggambar pada selembar kertas yang dilipat menjadi 6 halaman kecil, satu halaman untuk satu mukjizat. Murid yang masih berkembang cukup melengkapi bagan Lembar Catatanku dengan panduan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik visual menggunakan 3 kartu gambar (Al-Qur'an, bulan, air dari jari) di awal pembelajaran — murid menjawab secara lisan untuk mengungkap pengetahuan awal tentang mukjizat. Guru mencatat respons untuk menyesuaikan kedalaman penjelasan.
  • Pertanyaan pemantik lisan untuk mengetahui sejauh mana murid sudah mengenal konsep mukjizat sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi aktif guru saat diskusi kelompok: guru berkeliling, mendengarkan percakapan murid, dan mencatat murid yang perlu pendampingan lebih.
  • Pengecekan Lembar Catatanku saat murid mengisinya — guru memberikan umpan balik langsung berupa konfirmasi atau koreksi secara individual.
  • Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menjelaskan mukjizat dengan kata-katanya sendiri dan menjawab pertanyaan teman.
  • Kartu Refleksi: guru membaca isian murid untuk memahami pemaknaan dan respons emosional murid terhadap materi.

Akhir:

  • Kuis lisan 3 pertanyaan klasikal: (1) Apa pengertian mukjizat? (2) Sebutkan minimal 3 mukjizat Nabi Muhammad saw.! (3) Mengapa Al-Qur'an disebut mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw.?
  • Lembar Catatanku yang berisi daftar mukjizat dan penjelasan tertulis murid tentang keistimewaan Al-Qur'an dikumpulkan sebagai bukti hasil belajar.
  • Guru merekap hasil kuis dan Lembar Catatanku untuk menilai ketercapaian TP 3.10.5.1 dan TP 3.10.5.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok dan presentasi menggunakan lembar pengamatan singkat (checklist: aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, mendengarkan teman).
  • Umpan balik lisan guru saat murid mengerjakan Lembar Catatanku selama kegiatan Mengaplikasi.
  • Penilaian sejawat saat sesi presentasi kelompok: murid dari kelompok lain memberikan satu pujian dan satu saran menggunakan format 'Aku suka... dan aku saran...'.

Sumatif:

  • Kuis lisan 3 pertanyaan di akhir pembelajaran untuk mengukur ketercapaian kedua tujuan pembelajaran.
  • Lembar Catatanku yang diisi murid secara individual sebagai bukti pemahaman tertulis.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan pengertian mukjizatMurid belum dapat menyebutkan pengertian mukjizat sama sekali, atau jawabannya tidak relevan.Murid menyebutkan bahwa mukjizat adalah sesuatu yang luar biasa, namun belum menyebut bahwa itu dari Allah melalui nabi/rasul.Murid menjelaskan bahwa mukjizat adalah perkara luar biasa dari Allah melalui nabi dan rasul untuk membuktikan kebenaran kenabian, dengan kalimat yang cukup lengkap.Murid menjelaskan pengertian mukjizat dengan kalimat lengkap, jelas, dan tepat, serta mampu membedakan mukjizat dari hal luar biasa lainnya (seperti sulap) dengan argumen sederhana.
Menyebutkan macam-macam mukjizat Nabi Muhammad saw.Murid tidak dapat menyebutkan satu pun mukjizat Nabi Muhammad saw. dengan benar.Murid dapat menyebutkan 1-2 mukjizat Nabi Muhammad saw.Murid dapat menyebutkan 3-4 mukjizat Nabi Muhammad saw. dengan benar.Murid dapat menyebutkan 5 atau lebih mukjizat Nabi Muhammad saw. dengan benar dan dapat menjelaskan secara singkat salah satu di antaranya.
Menjelaskan Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesarMurid tidak dapat menjelaskan mengapa Al-Qur'an disebut mukjizat terbesar, atau jawabannya tidak relevan dengan materi.Murid menyebutkan bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar namun tidak dapat menjelaskan alasannya.Murid dapat menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar karena menjadi pedoman hidup umat Islam hingga akhir zaman dan masih bisa dibaca hingga sekarang.Murid dapat menjelaskan keistimewaan Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar dengan alasan yang lengkap (abadi, menjadi pedoman, bisa dirasakan manfaatnya langsung), dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari secara spontan.
Partisipasi dalam diskusi kelompokMurid tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi; diam atau melakukan aktivitas di luar topik.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi jika diminta atau diajak teman, namun belum berinisiatif.Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat minimal satu kali, dan mendengarkan teman dengan baik.Murid sangat aktif berdiskusi, memimpin atau mengarahkan diskusi kelompok, menyampaikan pendapat lebih dari satu kali, dan mendorong teman lain untuk turut berpendapat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami pengertian mukjizat dan menyebutkan macam-macamnya di akhir pembelajaran?
  • Apakah penjelasan tentang Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar sudah cukup menggugah penghayatan murid, bukan sekadar hafalan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional?
  • Murid mana yang tampak membutuhkan pendampingan lebih lanjut, dan apa yang perlu saya lakukan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah metode kartu tempel dan diskusi kelompok efektif untuk topik ini? Apa yang perlu diperbaiki jika dilakukan lagi?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang mukjizat Nabi Muhammad saw.?
  • Mukjizat mana yang menurutmu paling menakjubkan? Mengapa?
  • Setelah belajar hari ini, apa yang ingin kamu lakukan terhadap Al-Qur'an di rumah?
  • Bagian mana dari pelajaran hari ini yang terasa paling menyenangkan bagimu?
  • Adakah bagian yang masih membingungkan dan ingin kamu tanyakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3 SD/MI, Kemendikbud RI, 2022 (halaman 238-242).
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3 SD/MI, Kemendikbud RI, 2022.
  3. Kartu Mukjizat bergambar (dibuat guru, 6 set untuk 6 kelompok, berisi nama dan ilustrasi masing-masing mukjizat).
  4. Lembar Catatanku (lembar kerja individual berisi bagan dua kolom yang disiapkan guru).
  5. Kartu Refleksi (selembar kertas kecil berisi 3 kalimat rumpang untuk diisi murid).
  6. Papan tulis dan alat tulis untuk peta kata bersama.
  7. Kartu tempel bergambar (untuk visualisasi 6 mukjizat Nabi Muhammad saw. di papan tulis).
  8. Kertas lipat dan alat warna (untuk murid yang mengerjakan diferensiasi produk Buku Mini Mukjizat).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.